cover
Contact Name
Hadrian Erlanda
Contact Email
hadrian2011@live.com
Phone
-
Journal Mail Official
hadrian2011@live.com
Editorial Address
-
Location
Kota bukittinggi,
Sumatera barat
INDONESIA
Human Care Journal
ISSN : 26855798     EISSN : 2528665X     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Human Care akan menerbitkan artikel tentang, keperawatan, kesehatan masyarakat, kebidanan, fisioterapy, farmacologi dan analis kesehatan, ilmu kedokteran jurnal ini akan terbit 3 kali dalam satu tahun pada bulan Februari, Juni dan Oktober, jurnal Human Care diterbitkan oleh Stikes Fort De Kock bekerja sama dengan organisasi profesi kesehatan dan organisasi peneliti kesehatan Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2018): Human Care Journal" : 7 Documents clear
AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK METANOL KULIT JENGKOL (Pithecellobium jiringa) DENGAN TIGA WAKTU MASERASI Alfin Surya; Yulia Yesti
HUMAN CARE JOURNAL Vol 3, No 2 (2018): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1018.761 KB) | DOI: 10.32883/hcj.v3i2.105

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan aktivitas antioksidan berdasarkan perbedaan waktu maserasi pada ekstrak metanol  dari  tanaman Pithecellobium jiringa (kulit jengkol). Penelitian ini mengunakan metode DPPH (2,2 diphenyl-1-picrylhydrazyl) sehingga menghasilkan IC50 : pada 24 jam sebesar 51,1387mg/mL, pada 48 jam sebesar 40,2855mg/mL sedangkan  pada 72 jam sebesar 22,5788 mg/mL. Hasil IC50 terbaik dari penelitian ini diperoleh pada waktu maserasi 72 Jam yaitu dengan 22,5788 mg/mL sudah dapat menghambat 50% DPPH sebagai sumber radikal
ANALISIS PERAN KELUARGA SEBAGAI PENGAWAS MINUM OBAT (PMO) PASIEN TB PARU Wiwit Febrina
HUMAN CARE JOURNAL Vol 3, No 2 (2018): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.702 KB) | DOI: 10.32883/hcj.v3i2.66

Abstract

Menurut laporan WHO tahun 2013, diperkirakan terdapat 8,6 Juta kasus TB pada tahun 2012. Upaya pengendalian TB dilakukan dengan menerapkan strategi DOTS. Salah satu dari komponen DOTS (Directly Observed Treatment Short-course) adalah paduan OAT (Obat Anti Tuberkulosis) jangka pendek dengan pengawasan langsung. Untuk menjamin keteraturan pengobatan diperlukan seorang Pengawas Minum Obat (PMO). Keluarga dapat dijadikan sebagai PMO, karena dikenal, dipercaya dan disetujui, baik oleh petugas kesehatan maupun penderita, selain itu harus disegani, dihormati dan tinggal dekat dengan penderita serta bersedia membantu penderita dengan sukarela. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi yang dilakukan di Puskesmas Ophir. Penelitian ini dilakukan dengan wawancara mendalam terhadap partisipan untuk mengeksplor peran keluarga sebagai Pengawas Minum Obat (PMO). Partisipan diambil secara purposive sampling berjumlah 8 orang terdiri dari 3 orang PMO, 3 Orang Pasien TB Paru, 1 Orang petugas TB Paru Puskesmas, 1 Orang Kepala Puskesmas. Hasil penelitian ini didapatkan adanya empat tema yaitu peran sebagai motivator sudah optimal, peran dalam mengingatkan pemeriksaan ulang sputum sudah optimal, peran pengawasan pengobatan sudah maksimal, sedangkan peran sebagai edukator belum maksimal. Disimpulkan bahwa peran keluarga sebagai PMO bagi pasien TB Paru dalam mengawasi, memotivasi, memastikan pemeriksaan ulang sputum, dan memberikan edukasi kepada pasien TB, akan membantu proses kesembuhan bagi pasien TB Paru. Puskesmas perlu meningkatkan sosialisasi dan penyuluhan terhadap PMO dan pasien TB Paru mengenai penyakit TB Paru serta melakukan monitoring dan evaluasi terkait feedback dari program TB Paru di masyarakat. Kata kunci : Peran Keluarga, Pengawas Minum Obat (PMO), TB Paru
PEMANFAATAN LIMBAH BATANG PISANG KEPOK (Musa acuminata balbisiana Colla) SEBAGAI BAHAN PENYERAP ION LOGAM Zn mega elfia; Harni Sepryani
HUMAN CARE JOURNAL Vol 3, No 2 (2018): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.799 KB) | DOI: 10.32883/hcj.v3i2.99

Abstract

Teknik yang dapat digunakan untuk mengurangi tingkat pencemaran lingkungan oleh logam berat antara lain teknik adsorpsi dengan menggunakan resin sintetik penukar ion, teknik osmosis maupun penggunaan karbon aktif. Cara tersebut  masih relatif mahal dan  jika digunakan untuk penanganan limbah industri dalam jumlah besar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi dan mengeksploitasi limbah hasil-hasil pertanian yang berpotensi sebagai bahan penyerap ion logam berat. Pada penelitian ini dipelajari tentang penggunaan batang pisang kepok (Musa acuminata balbisiana Colla) dalam penyerapan ion logam Zn(II). Maka dari itu dilakukan pendekatan dengan melibatkan pengaruh pH larutan, konsentrasi ion logam Zn (II) dan ukuran partikel dari serbuk batang pisang kepok (Musa acuminata balbisiana Colla). Hasil penelitian didapatkan kondisi optimum penyerapan terhadap logam Zn (II). Penyerapan optimum terjadi pada pH 3, konsentrasi larutan ion logam 100 mg/L dan ukuran partikel 100 µm. Pada kondisi optimum tersebut diperoleh kapasitas penyerapan batang pisang kepok (Musa acuminata balbisiana Colla) terhadap ion logam Zn (II) adalah 1,58 mg/g. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa batang pisang kepok (Musa acuminata balbisiana Colla) dapat digunakan sebagai bahan penyerap ion logam Zn (II).
ANALYSIS OF IMPLEMENTATION CONTINUUM OF CARE PROGRAM TO INFANTS AND CHILD UNDER 5 YEARS HEALTH SERVICE novi zetri utami
HUMAN CARE JOURNAL Vol 3, No 2 (2018): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.453 KB) | DOI: 10.32883/hcj.v3i2.121

Abstract

Deaths of children under 5 years are caused by pneumonia, diarrhea, malaria, disease complications, premature, asphyxia, sepsis, accident, congenital abnormalities, and nutritional disorders. To reduce the number of such deaths, the WHO and other world organizations advocating for Continuum Of Care. The research by methods qualitative research, with a phenomenological approach. The study was conducted in the working area of the health department of Bukittinggi city, in September-October 2017. Informants election by purposive sampling. Data collection was conducted through interviews and processed and analyzed qualitatively. The results are known inputs such as policy refers to the vision and mission of the mayor, the amount of power is not sufficient, the availability of sufficient funds, the availability of sufficient infrastructure. Proces is implementation of the program should be increased. And output obtained, the Continuum Of Care program in the primary health center Bukittinggi 2016 has not been achieved, because the target is too high and the lack of participation of the community to visit health facilities as well as enhanced cooperation with the relevant sectors. It was concluded that Continuum Of Care program the primary health center has not reached Minimum Service Standard Bukittinggi City and is expected to improve the service even better.
SCREENING DAN ISOLASI MIKROB POTENSIAL UNTUK PRODUKSI BIOETANOL DARI TANAH GAMBUT CAGAR BIOSFER GIAM SIAK KECIL-BUKIT BATU RIAU Rosa Devitria; Dini Fatmi
HUMAN CARE JOURNAL Vol 3, No 2 (2018): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.338 KB) | DOI: 10.32883/hcj.v3i2.101

Abstract

Bioetanol merupakan salah satu bahan bakar  alternatif yang diproduksi melalui proses fermentasi  dengan bantuan mikroorganisme. Produksi bioetanol dunia meningkat seiring dengan gejolak harga minyak. Minat untuk memproduksi etanol melalui fermentasi bahan baku yang murah, seperti lignoselulosa dari limbah pertanian, kehutanan, dan tanaman yang mempunyai kandungan biomassa tinggi makin meningkat. Produksi bioetanol dilakukan melalui tiga tahapan proses yaitu hidrolisis, fermentasi dan destilasi. Pada proses fermentasi, dilakukan dengan bantuan mikrob. Penelitian ini bertujuan untuk memproduksi bioetanol dari limbah tandan kosong kelapa sawit dengan bantuan bakteri yang diisolasi dari tanah gambut Cagar Biosfer Giam Siak Kecil Bukit Batu Riau.  Dari hasil penelitian diperoleh kadar bioetanol didapatkan sebesar 0,642% pada fermentasi selama 4 hari dan 5,61% pada fermentasi selama 6 hari.
ANALISIS INPUT (MAN AND METHOD) PELAKSANAAN ANC DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS IV KOTO lydia mardison putri
HUMAN CARE JOURNAL Vol 3, No 2 (2018): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.5 KB) | DOI: 10.32883/hcj.v3i2.180

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis input pelaksanaan ante natal care (ANC) diwilayah kerja Puskesmas Kecamatan IV Koto Kabupaten Agam, karena sesuai dengan penelitian sebelumnya Lydia (2016) dalam penelitian di wilayah kerja Puskesmas IV Koto menemukan ANC tidak berkualitas atau tidak sesuai dengan standar pelayanan ANC terpadu Permenkes No 97 Tahun 2014 adalah penyebab utama kejadian abortus yang terus meningkat diwilayah itu. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif dengan pendekatan sistem, pengumpulan data menggunakan tehnik triangulasi sumber dan analisa data menggunakan Huberman model. Hasil penelitian menemukan bahwa tenaga kesehatan / Sumber daya kesehatan masih ada yang belum mampu memberikan pelayanan sesuai dengan standar (ANC terpadu). Kesimpulan Analisis input (man and methode) pelaksanaan ANC di wilayah kerja puskesmas Kecamatan IV Koto masih ada tenaga kesehatan yang belum mencapai kualitas yang diharapkan, ini disebabkan oleh tahun lama kerja sangat mempengaruhi seseorang dalam memberikan pelayanan ANC tidak sesuai dengan SOP yang tersedia, untuk itu butuh bimbingan teknis dari dinas kesehatan untuk menjamin kualitas pelayanan yang diberikan.
KAJIAN FAKTOR PENYEBAB KEMATIAN BAYI DI KOTA PADANG shantrya dhelly susanty
HUMAN CARE JOURNAL Vol 3, No 2 (2018): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.277 KB) | DOI: 10.32883/hcj.v3i2.80

Abstract

Kematian bayi adalah kematian yang terjadi antara saat setelah bayi lahir sampai bayi belum berusia tepat satu tahun(0-12 bulan). Jumlah kematian bayi  tahun 2014 di Kota Padang adalah 108 bayi, tahun 2015 kematian bayi sebanyak 96 bayi. Penelitian ini dengan metode mixed methods, dengan sequential explanatory design. Tujuan untuk mengetahui faktor-faktor penyebab kematian bayi(0-12 Bulan) di Kota Padang bulan Januari –Agustus tahun 2016. Sampel penelitian secara total populasi. Informan ibu yang mengalami kematian bayi dan kepala bidang KIA di Puskesmas. Analisis data digunakan analisis univariat, bivariat, multivariat  dan analisis kualitatif Hasil penelitian ini terdapat  hubungan status gizi ibu, usia kehamilan < 37 minggu, dan BBLR dengan penyebab kematian bayi. Sedangkan kualitas ANC tidak ada hubungan. Variabel paling berpengaruh BBLR. Hasil wawancara fasilitas kesehatan sudah lengkap, kegiatan dan program yang dilakukan belum optimal. Suami dan keluarga memberikan dukungan kehamilan dan persalinan.Kesimpulan terdapat  hubungan status gizi, usia kehamilan < 37 minggu, dan BBLR dengan penyebab kematian bayi. Variabel berpengaruh adalah BBLR. Hasil wawancara fasilitas kesehatan sudah lengkap , kegiatan dan program yang dilakukan belum optimal.Diharapkan kepada Puskesmas lebih menjalankan promosi kesehatan,  meningkatkan pelayanan, dan kegiatan  untuk menurunkan kematian bayi.Kata kunci : bayi faktor ; kematian penyebab

Page 1 of 1 | Total Record : 7