cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Borneo Nursing Journal (BNJ)
ISSN : 26548453     EISSN : 26855054     DOI : -
Core Subject : Health,
Borneo Nursing Journal (BNJ) adalah jurnal yang diterbitkan dua kali dalam satu tahun oleh Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yarsi Pontianak. Adapun ruang lingkup/topik dalam BNJ adalah bidang Keperawatan.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 1 (2019)" : 6 Documents clear
HUBUNGAN MUTU PELAYANAN KESEHATAN DENGAN KEPUASAAN PASIEN RAWAT JALAN PENGGUNA KARTU BPJS DI RUMAH SAKIT DAERAH IDAMAN KOTA BANJARBARU Adisurya Saputra; Nurlita Ariani
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol 1 No 1 (2019)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.313 KB)

Abstract

Mutu pelayanan kesehatan menunjukkan tingkat kesempurnaan pelayanan kesehatan dalam menimbulkan rasa puas pada diri pasien. Meningkatnya kesadaran masyarakat akan kesehatan mengakibatkan tuntutan terhadap peningkatan pelayanan kesehatan. Sedangkan isu-isu dan beberapa kasus yang beredar mengakibatkan persepsi masyarakat bahwa terdapat perbedaan pelayanan terhadap pasien peserta BPJS.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan mutu pelayanan kesehatan dengan kepuasaan pasien pengguna kartu BPJS di Rumah Sakit Idaman Kota Banjarbaru.Jenis penelitian ini adalah survey eksplanatory dengan pendekatan cross sectional. Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah purposive sampling yaitu teknik pengambilan sampel dengan pertimbangan tertentu. Jumlah sampelnya adalah 90. Penelitian ini menunjukkan ada hubungan antara mutu pelayanan kesehatan dimensi reliability (0,000 kurang dari 0,005), dimensi assurance (0,000 kurang dari 0,05), dimensi tangible (0,006 kurang dari 0,05), dimensi empathy (0,000 kurang dari 0,05), dimensi responsiveness (0,000 kurang dari 0,05) dengan kepuasan pasien. Penelitian ini adanya hubungan mutu pelayanan kesehatan (reliability, assurance, tangible, empathy, dan responsiveness) dengan kepuasan pasien rawat jalan Rumah Sakit Idaman Kota Banjarbaru tahun 2018. Saran yang dapat diberikan yaitu mempertahankan mutu pelayanan rawat jalan Rumah Sakit Idaman Kota Banjarbaru melakukan survei kepuasan pasien berkala dan berkesinambungan.
HUBUNGAN PENERAPAN METODE TIM KEPERAWATAN TERHADAP KUALITAS DOKUMENTASI ASUHAN KEPERAWATAN DI RUANG ASOKA RSUD. ULIN BANJARMASIN Noormailida Astuti; Norhalimah Norhalimah
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol 1 No 1 (2019)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.373 KB)

Abstract

Peningkatan kualitas asuhan keperawatan sesuai dengan tuntutan masyarakat dan perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK), perlu pengembangan dan pelaksanaan metode keperawatan profesional yang efektif dan efisien. Metode tim keperawatan merupakan metode penugasan keperawatan yang mana pelayanan dilakukan oleh sekelompok perawat dan kelompok klien. Metode tim adalah pengorganisasian pelayanan keperawatan menggunakan tim terdiri atas kelompok klien dan perawat, Tujuan penelitian mengetahui pengaruh penerapan metode tim keperawatan terhadap kualitas dokumentasi asuhan keperawatan di ruang asoka RSUD Ulin Banjarmasin. Metode dalam penelitian ini deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Hasil penelitian berdasarkan uji statistik spearman’s rank menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara penerapan metode tim keperawatan terhadap kualitas dokumentasi asuhan keperawatan di Ruang Asoka RSUD Ulin Banjarmasin dengan nilai ρ = 0,001 (ρ kurang dari 0,05). Keterbatasan penelitian sampel yang hanya diambil dari 1 buah ruang rawat inap, Saran bagi peneliti lain untuk melakukan penelitian lanjutan yang berhubungan dengan metode tim atau metode lainnya dengan teknik penelitian yang berbeda.
HUBUNGAN ANTARA STATUS KEPEGAWAIAN DENGAN KETIDAKAMANAN KERJA (JOB INSECURITY) PADA PERAWAT DI RSUD DATU SANGGUL RANTAU DAN RSUD H. BADARUDDIN TANJUNG Yuhansyah Yuhansyah; Akhmad Munawar Fuadi; Neni Ampi Juwita Sirait
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol 1 No 1 (2019)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (430.307 KB)

Abstract

Ketidakamanan kerja (job insecurity) merupakan suatu persepsi subyektif terhadap pentingnya aspek-aspek pekerjaan, ancaman terhadap aspek pekerjaan, pentingnya keseluruhan pekerjaan, ancaman terhadap keseluruhan pekerjaan dan ketidakberdayaan terhadap masalah pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status kepegawaian dengan ketidakamanan pada perawat di RSUD Datu Sanggul Rantau dan RSUD. H. Badaruddin Kasim Tanjung.Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Variabel independen status kepegawaian dan variabel dependen ketidakamanan kerja. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 256 responden terdiri dari 151 PNS dan 105 Non PNS. Instrument penelitian berupa kuesioner skala ketidakamnan kerja, uji statistik menggunakan kolerasi spearman rho. Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan negatif dan signifikan antara status kepegawaian dengan ketidakamanan kerja dengan nilai 0,045 kurang dari 0,05
PENGARUH PEMBERIAN SEDUHAN TEH ROSELLA PADA KETAJAMAN PENGLIHATAN (visus) PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II DI PUSKESKESMAS 9 NOPEMBER BANJARMASIN TAHUN 2014 M. Sobirin Mohtar; Solikin Solikin; Hardiono Hardiono
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol 1 No 1 (2019)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.746 KB)

Abstract

Diabetes mellitus tipe II mempunyai banyak komplikasi, salah satunya komplikasi mikrovaskuler yang dapat meyerang mata. Keluhan yang sering terjadi selain TRIAS adalah visus menurun. Kandungan dalam teh rosella seperti Flavonoid, Vitamin A danC yang telah terbukti menyehatkan mata ternyata juga berpengaruh pada visusnya.Penelitian ini bertujuanmenganalisa pengaruh pemberian seduhan teh rosella pada visus pasien diabetes melitus tipe II di Puskesmas 9 Nopember Banjarmasin tahun 2014. Desain penelitian iniQuasy Eksperimendengan rancangan Non Equivalent Control Grupdengan ujiPaired Sample T-Test.Hasilnyakelompok eksperimen saat pretest nilai rerataOD:0.3733 dan OS:0.5487, sedangkan posttest didapatkan peningkatanhasil OD:0.4867 dan OS:0.7887 dengan nilai ρ pada OD:ρ=0.002 dan OS:ρ=0.005 jadi keduanya kurang dari α(0.05). Kelompok kontrol saat pretest nilai rerataOD:0.3267dan OS:0.2667 sedangkan posttest didapatkan penurunan OD:0.2733 dan OS:0.2200 dengan nilai ρ pada OD:ρ=0.015dan OS:ρ=0.014 kurang dari α(0.05) yang artinya lebih siginifikan kelompok eksperimen dari pada kelompok kontrol. Bunga Rosella memiliki banyak kandungan yang sangat baik untuk kesehatan mata seperti beberapa kandungan vitamin dan antioksidannya, dengan banyaknya kandungan tersebutteh rosella telah terbukti menyehatkan mata dan ternyata juga berpengaruh pada ketajaman penglihatannya, dapat disimpulkan ada pengaruh pemberian seduhan teh rosella pada ketajaman penglihatan pasien DM tipe II.
TINGKAT KETERGANTUNGAN LANSIA BERDASARKAN USIA DAN JENIS KELAMIN DI PANTI SOSIAL TRSENA WERDA NIRWANA PURI SAMARINDA Dwi Widyastuti; Ayu Ayu
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol 1 No 1 (2019)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.777 KB)

Abstract

Menua merupakan proses dan tahap akhir dari kehidupan manusia. Seiring dengan bertambahnya usia, jaringan dan organ mengalami penurunan yang menyebabkan mudahnya lansia terserang penyakit. Penurunan kemampuan fisik lansia mengakibatkan tingkat ketergantungan lansia semakin tinggi dalam pemenuhan kebutuhan dasar harian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat ketergantungan lansia berdasarkan usia dan jenis kelamin. di PSTW Nirwana Puri Samarinda. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian adalah 102 orang lansia. Sampel penelitian sebanyak 51 orang lansia dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Index Barthel, dan analisis data menggunakan analisis univariat. Adapun kategori yang ditentukan adalah ketergantungan berat, ketergantungan ringan dan mandiri. Kesimpulan tingkat ketergantungan di semua golongan usia berada dalam mandiri dan kategori ringan yaitu 49%, terdapat satu lansia dengan rentang usia 60-74 (2%) mengalami ketergantungan berat disebabkan penyakit stroke. Tingkat ketergantungan lansia berasarkan jenis kelamin ditemukan ketergantungan berat dialami oleh lansia perempuan.
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG GIZI PADA ANAK BALITA DI UPT PUSKESMAS REMAJA KOTA SAMARINDA Yuhansyah Yuhansyah Yuhansyah; Mira Mira
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol 1 No 1 (2019)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan gizi untuk anak pada awal masa kehidupannya merupakan hal yang sangat penting. Masalah status gizi pada balita dipengaruhi oleh beberapa faktor langsung dan tidak langsung. Faktor penyebab langsung dipengaruhi oleh makanan anak dan penyakit infeksi, sedangkan faktor tidak langsung diantaranya adalah sosial ekonomi dan terbatasnya pengetahuan keluarga terutama ibu mengenai status gizi pada anak balita. Penelitian ini bertujuan untuk melihat tingkat pengetahuan ibu tentang gizi pada anak balita di UPT Puskesmas Remaja Kota Samarinda. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan jenis penelitian deskritif kuantitatif. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 54 orang. Instrument penelitian berupa kuesioner tingkat pengetahuan ibu tentang gizi pada anak balita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan ibu paling banyak berada pada kategori cukup dengan jumlah 21 orang (38,9%). Keterbatasan penelitian ini yaitu belum tergambarnya secara mendalam tingkat pengetahuan ibu tentang gizi sehingga perlu penelitian metode kualitatif agar dapat tergambar lebih jelas tingkat pengetahuan ibu tentang gizi pada anak balita.

Page 1 of 1 | Total Record : 6