cover
Contact Name
Bahar
Contact Email
bahararahman@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
puslit.stmikbjb@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jutisi: Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi
ISSN : 20893787     EISSN : 26850893     DOI : -
Core Subject : Science,
Jutisi: Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi adalah Jurnal Ilmiah bidang Teknik Informatika dan Sistem Informasi yang diterbitkan secara periodik tiga nomor dalam satu tahun, yaitu pada bulan April, Agustus dan Desember. Redaksi Jutisi: Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi menerima sumbangan tulisan hasil penelitian atau atau artikel konseptual bidang Teknik Informatika dan Sistem Informasi.
Arjuna Subject : -
Articles 951 Documents
Perancangan Sistem Informasi Aplikasi Jaringan Doa Untuk Umat Kristen Berbasis Web Menggunakan Vue.js Dan Laravel Ginting, Yoel; Pandia, Henry
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 14, No 1: April 2025
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/jutisi.v14i1.2658

Abstract

In the Christian tradition, communal prayer is an important moment where the community gathers to pray for each other and strengthen spiritual bonds. Usually, these meetings are held face-to-face, in churches, homes, or other places of worship. However, with the development of technology and changes in lifestyle, solutions are needed that allow people to stay connected even without meeting in person. To answer this need, the Prayer Network application is designed as a web-based platform by utilizing the latest technologies such as Vue.js for developing the user interface (frontend) and Laravel as a framework for managing the logic and database of the application (backend). By following the stages of the System Development Life Cycle (SDLC) BlackBox model and using the Unified Modeling Language (UML) as a tool to visualize system requirements. with BlackBox testing to ensure the application runs as expected. The test results show that this application makes it easy for users to submit and pray for requests flexibly. Thus, this application is a relevant digital solution in strengthening prayer communities in the modern era.Keywords: Prayer Network; Prayer Community; System Development Life Cycle; Unified Modeling Language Diagram; Web AbstrakDalam tradisi umat Kristen, doa bersama merupakan momen penting dimana komunitas berkumpul untuk saling mendoakan dan memperkuat ikatan spiritual. Biasanya, pertemuan ini dilakukan secara tatap muka, di gereja, rumah, atau di tempat ibadah lainnya. Namun, dengan perkembangan teknologi dan perubahan gaya hidup menuntut solusi yang memungkinkan umat untuk tetap saling terhubung meski tanpa pertemuan secara langsung. Untuk menjawab kebutuhan ini, aplikasi Jaringan Doa dirancang sebagai sebuah platform berbasis web dengan memanfaatkan teknologi terkini seperti Vue.js untuk pengembangan antarmuka pengguna (frontend) dan Laravel sebagai kerangka kerja pengelola logika dan basis data dari aplikasi (backend). Dengan mengikuti tahapan model System Development Life Cyrcle (SDLC) tipe waterfall dan menggunakan Unified Modeling Language (UML) sebagai alat bantu untuk memvisualisasikan kebutuhan sistem. dengan pengujian BlackBox testing memastikan aplikasi berjalan sesuai harapan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa aplikasi ini memberikan kemudahan bagi pengguna dalam mengajukan dan mendoakan permohonan secara fleksibel. Dengan demikian, aplikasi ini menjadi solusi digital yang relevan dalam memperkuat komunitas doa di era modern. 
Penerapan Business Intelligence dalam Dashboard Data Alumni Universitas Mulawarman Mellyka, Ghalda; Islamiyah, Islamiyah; Widagdo, Putut Pamilih
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 14, No 1: April 2025
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/jutisi.v14i1.2419

Abstract

Mulawarman University's tracer study has not applied the business intelligence process and does not provide public access to alumni data. Therefore, it is necessary to design a dashboard to visualize alumni data with the application of business intelligence. Dashboards not only present information related to alumni but can also increase accessibility and support better decision-making in managing alumni data. The method used is the Business Intelligence Roadmap to visualize alumni data and measure the quality of graduates through six phases, namely justification, planning, business analysis, design, construction, and deployment. The results of system functionality testing show that the dashboard features function properly and meet the needs of the tracer study division, as evidenced through User Acceptance Testing (UAT).Keyword: Business Intelligence; Tracer Study; Alumni Quality; Dashboard; Data Visualization AbstrakTracer study Universitas Mulawarman belum menerapkan proses Business Intelligence dan tidak menyediakan akses publik terhadap data alumni. Oleh karena itu, diperlukan perancangan dashboard untuk memvisualisasikan data alumni dengan penerapan Business Intelligence. Dashboard tidak hanya menyajikan informasi terkait alumni, tetapi juga dapat meningkatkan aksesbilitas dan mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik dalam pengelolaan data alumni. Metode yang digunakan adalah Business Intelligence Roadmap untuk memvisualisasikan data alumni dan mengukur kualitas lulusan melalui enam fase yaitu justifikasi, perencanaan, analisis bisnis, desain, konstruksi, dan penyebaran. Hasil pengujian fungsionalitas sistem menunjukkan bahwa fitur dashboard berfungsi dengan baik dan memenuhi kebutuhan divisi tracer study, sebagaimana dibuktikan melalui User Acceptance Testing (UAT). 
Digital Context Influences Batam Students’ Educational Ethics Wijaya, Jonathan; Deu, Indasari; Tjahyadi, Surya
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 14, No 1: April 2025
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/jutisi.v14i1.2473

Abstract

The rapid development of digital technology can cause serious problems, namely, the use of digital technology with an unethical attitude. The objective of this study is to analyze the use of digital technology can affect the unethical attitude of students in Batam city. By collecting 360 total data samples, all collected data will be analyzed using SPSS software by using extraction method: principal component analysis, factor analysis was conducted, and it was found that there are 3 factors: the development of the digital context has eliminated professional ethical attitudes, inappropriate use of digital technology, and the educational community's response to unethical attitudes. We conclude that the influence of the digital context with the development of digital technology can affect the unethical attitudes of Batam city students so that it requires provisions and policies from educational institutions to direct training to avoid the negative influence of the use of digital technology.Keywords: Digital Context; Digital Technology; Ethic; Principal Component Analysis AbstrakPerkembangan teknologi digital yang semakin pesat dapat menimbulkan masalah yang serius, yaitu penggunaan teknologi digital dengan sikap yang tidak beretika. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis penggunaan teknologi digital dapat mempengaruhi sikap tidak etis mahasiswa di kota Batam. Dengan mengumpulkan 360 total sampel data, semua data yang terkumpul akan dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS dengan menggunakan extraction method: principal component analysis: analisis faktor dilakukan, dan ditemukan bahwa ada 3 faktor: perkembangan konteks digital telah menghilangkan sikap etika profesional, penggunaan teknologi digital yang tidak tepat, dan respon komunitas pendidikan terhadap sikap tidak etis. Kami menyimpulkan bahwa pengaruh konteks digital dengan perkembangan teknologi digital dapat mempengaruhi sikap tidak etis mahasiswa kota Batam sehingga diperlukan ketentuan dan kebijakan dari institusi pendidikan untuk mengarahkan pelatihan agar terhindar dari pengaruh negatif penggunaan teknologi digital. 
Evaluasi Learning Management System Timedoor Academy Pro dengan Metode Usability Testing Athazaina, Naudy Taj; Paramitha, A.A. Istri Ita; Purnama, I Nyoman
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 13, No 3: Desember 2024
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/jutisi.v13i3.2175

Abstract

The internet development has advanced the education sector in Indonesia, encouraging the use of Learning Management Systems (LMS) for distance learning. Timedoor Academy Pro is one of the EduTech companies that uses LMS, but the LMS has never been tested on users and often confuses users. Therefore, a usability evaluation was conducted using Performance Measurement, Retrospective Think Aloud, and System Usability Scale (SUS) techniques to identify usability problems and evaluate system quality. Respondents were categorized into mentor users and students into advanced and beginner respondents. The evaluation results showed that the Timedoor Academy Pro LMS was not effective as seen from errors when respondents worked on task scenarios, and was not efficient as seen from differences in task completion time from the Mann-Whitney statistical test, and users were dissatisfied with the SUS score of 52 for mentors and 46 for students. Recommendations for improvement include changing the page layout, navigation menu, minimizing task steps, and adding features according to HCI guidelines and respondent suggestions.Kata kunci: Usability Testing; Learning Management System; Performance Measurement; Retrospective Think Aloud; System Usability Scale AbstrakPerkembangan internet memajukan sektor pendidikan di Indonesia, mendorong penggunaan Learning Management System (LMS) untuk pembelajaran jarak jauh. Timedoor Academy Pro menjadi salah satu perusahaan EduTech yang menggunakan LMS, namun LMS tersebut belum pernah diuji kepada pengguna dan sering membuat bingung pengguna. Sehingga, dilakukan evaluasi usability menggunakan teknik Performance Measurement, Retrospective Think Aloud, dan System Usability Scale (SUS) untuk mengidentifikasi masalah usability dan mengevaluasi kualitas sistem. Responden dikategorikan menjadi pengguna mentor dan siswa yang dikelompokkan menjadi responden mahir dan pemula. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa LMS Timedoor Academy Pro belum efektif dilihat dari terdapat kesalahan saat responden mengerjakan task scenario, dan belum efisien dilihat dari terdapat perbedaan waktu pengerjaan task scenario dari pengujian statistik mann-whitney, serta pengguna merasa kurang puas dengan skor SUS 52 untuk mentor dan 46 untuk siswa. Rekomendasi perbaikan meliputi perubahan tata letak halaman, menu navigasi, meminimalisir langkah tugas, dan penambahan fitur sesuai panduan HCI dan saran responden. 
Implementasi Deep Learning untuk Pelabelan Lahan pada Citra Satelit Area Desa Leles Altafunnisa, Alifia Nadiva; Jumadi, Jumadi; Nurlatifah, Eva
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 14, No 1: April 2025
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/jutisi.v14i1.2607

Abstract

Efficient land management in rural areas is essential for environmental sustainability and community well-being. This study develops a deep learning model to classify land types in satellite imagery, focusing on two main categories: residential areas and vacant land. The dataset consists of 2,080 cropped images from Google Earth, divided into 790 images for training, 790 for validation, and 500 for testing. The model is trained using transfer learning with the ResNet50 architecture and optimized over 50 epochs. Training results show an accuracy of 99% for training and 98% for validation, while evaluation on the test dataset achieves an accuracy of 91.4%. The model successfully identifies most images correctly, although 43 out of 500 images were misclassified. These findings demonstrate the significant potential of deep learning in supporting more accurate land management based on satellite imagery, contributing to more efficient spatial planning.Keywords: Google earth image; Deep learning; Satellite imagery. AbstrakPengelolaan lahan yang efisien di daerah pedesaan penting untuk keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini mengembangkan model Deep Learning untuk mengidentifikasi jenis lahan pada citra satelit, dengan kategori utama: pemukiman dan lahan kosong. Dataset terdiri dari 2.080 gambar hasil cropping citra Google Earth, yang dibagi menjadi 790 gambar untuk pelatihan, 790 untuk validasi, dan 500 untuk pengujian. Model dilatih menggunakan transfer learning dengan arsitektur ResNet50, yang dioptimalkan selama 50 epoch. Hasil pelatihan menunjukkan hasil training 99% dan validasi 98%, sementara evaluasi pada data pengujian mencapai 91,4%. Model berhasil mengidentifikasi sebagian besar gambar dengan benar, meskipun masih terdapat 43 dari 500 gambar yang tidak sesuai dengan label aslinya. Penelitian ini menunjukkan bahwa Deep Learning memiliki potensi besar dalam mendukung pengelolaan lahan berbasis citra satelit yang lebih akurat untuk mendukung perencanaan tata ruang yang lebih efisien. 
Pengembangan Dashboard Surat Permintaan dengan Metode RAD Menggunakan Tableau Rumi, Joshua; Junaedi, Ifan; Yulianto, Akmal Budi
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 14, No 1: April 2025
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/jutisi.v14i1.2498

Abstract

This research aims to develop a web-based monitoring dashboard using Tableau software designed to optimize the management of Request Letters within PT XYZ's work units. The primary issue identified is the weak monitoring capability in the company's internal management information system, leading to procedural inconsistencies and delays in task execution. The dashboard provides real-time data visualization, supports analysis, and enhances efficiency and adherence to operational procedures. The development methodology utilized is Rapid Application Development (RAD), consisting of requirement analysis, design, and implementation phases. Equipped with status monitoring and data downloading features, the dashboard facilitates data-driven decision-making, significantly contributing to enhanced effectiveness and quality in document management within PT XYZ’s work unit. Consequently, this research substantially contributes to improving document management and organizational governance, resulting in more efficient and well-structured business processes.Kata kunci: Tableau; Dashboard; Rapid Application Development AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dashboard monitoring berbasis web menggunakan perangkat lunak Tableau yang dirancang untuk mengoptimalkan pengelolaan Surat Permintaan di unit kerja PT XYZ. Permasalahan utama yang dihadapi adalah lemahnya pemantauan dalam sistem informasi manajemen internal perusahaan, yang menyebabkan ketidaksesuaian prosedur dan keterlambatan dalam pelaksanaan tugas. Dashboard ini menyajikan data secara real-time, mendukung analisis, serta meningkatkan efisiensi dan kepatuhan terhadap prosedur kerja. Metode pengembangan yang digunakan adalah Rapid Application Development (RAD), meliputi tahapan analisis kebutuhan, desain, dan implementasi. Dengan fitur pemantauan status dan pengunduhan data, dashboard ini memfasilitasi pengambilan keputusan berbasis data, sehingga memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan efektivitas dan kualitas pengelolaan dokumen di unit kerja PT XYZ. Dengan demikian, penelitian ini berkontribusi signifikan dalam memperbaiki pengelolaan dokumen dan tata kelola, sehingga prosesnya menjadi lebih efisien dan tersusun dengan baik. 
Analisis Penerimaan Aplikasi Instagram Pada Generasi Z Menggunakan Pendekatan UTAUT 2 Leba, Olivia Devi Chesia; Tambotoh, Johan J.C.
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 14, No 1: April 2025
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/jutisi.v14i1.2570

Abstract

With its high popularity, Instagram has become one of the main platforms for Generation Z, but there are challenges in understanding the acceptance pattern of this application among them. This research analyzes the acceptance of using Instagram applications in Generation Z by conducting theoretical tests using Unified Theory of Acceptance and Use of Technology 2 (UTAUT 2). This research shows that factors such as Habit, Hedonic Motivation, and Price Value have a direct and indirect influence on Use Behavior through Behavioral Intentions. Other factors such as Performance Expectancy, Effort Expectancy, Social Influence, and Facilitating Conditions do not have a significant impact on the behavior of Instagram application users. Of the 100 respondents, habit and hedonic motivation are significant in behavioral intention and use behavior, while price value is moderate. The model (SRMR 0.088) shows habit and entertainment motivation as the main factors of Instagram use, guiding developers and marketers to increase Gen Z engagement.Keywords: Instagram; Gen Z; Unified Theory of Acceptance and Use of Technology 2 AbstrakDengan popularitasnya yang tinggi, Instagram menjadi salah satu platform utama bagi Generasi Z, namun terdapat tantangan dalam memahami pola penerimaan aplikasi ini pada kalangan tersebut. Penelitian ini membahas mengenai analisis penerimaan penggunaan aplikasi Instagram pada generasi Z dengan melakukan uji teori menggunakan Unified Theory of Acceptance and Use of Technology 2 (UTAUT 2). Penelitian ini menunjukkan bahwa faktor seperti Habit, Hedonic Motivation, dan Price Value memiliki pengaruh langsung maupun tidak langsung terhadap Use Behavior melalui Behavioral Intentions. Faktor lain seperti Performance Expectancy, Effort Expectancy, Social Influence, dan Facilitating Conditions tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap perilaku pengguna aplikasi Instagram. Dari 100 responden, Habit dan Hedonic Motivation signifikan terhadap Behavioral Intention dan Use Behavior, sementara Price Value moderat. Model (SRMR 0,088) menunjukkan kebiasaan dan motivasi hiburan sebagai faktor utama penggunaan Instagram, memberikan panduan bagi pengembang dan pemasar untuk meningkatkan keterlibatan Gen Z.Kata kunci: Instagram; Gen Z; Unified Theory of Acceptance and Use of Technology 2
Text Generation untuk Profil Mata Kuliah pada Penilaian Outcome-Based Education Menggunakan Text-to-Text Transfer Transformers Nurrohman, Nurrohman; Maylawati, Dian Sa'adillah; Al-Amin, Muhammad Insan
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 14, No 1: April 2025
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/jutisi.v14i1.2579

Abstract

The evaluation of Course Learning Outcomes (CPMK) in Outcome-Based Education (OBE) is still conducted manually, making it time-consuming and prone to errors. Additionally, the achievement profile of CPMK is often overlooked. This study aims to automate the generation of course profiles based on CPMK using Text Generation technology. The method employed is Transformers with the T5 (Text-to-Text Transfer Transformer) algorithm. Experiments were conducted using three variants of the T5 model: T5 Base, T5 Base with fine-tuning, and T5 XL, evaluated using the Bilingual Evaluation Understudy (BLEU) and Recall-Oriented Understudy for Gisting Evaluation (ROUGE) metrics. The results show that T5 XL achieved the best performance, with an average BLEU score of 0.592 and a ROUGE-L score of 0.721. T5 Base with fine-tuning recorded a BLEU score of 0.417 and a ROUGE-L score of 0.468, while T5 Base without fine-tuning had a BLEU score of 0.327 and a ROUGE-L score of 0.246. Additionally, more structured prompts yielded better evaluation results. This study demonstrates that T5 XL enhances the efficiency and accuracy of CPMK evaluation in OBE.Keywords: Outcome Based Education; Text Generation; Text-To-Text Transfer Transformers; Penilaian AbstrakEvaluasi capaian pembelajaran mata kuliah (CPMK) dalam Outcome-Based Education (OBE) masih dilakukan secara manual, memakan waktu, dan rentan terhadap kesalahan. Selain itu, profil pencapaian CPMK sering diabaikan. Penelitian ini bertujuan mengotomasi pembuatan profil mata kuliah berbasis CPMK menggunakan teknologi Text Generation. Metode yang digunakan adalah Transformers dengan algoritma T5 (Text-to-Text Transfer Transformers). Eksperimen dilakukan dengan tiga varian model T5: T5 Base, T5 Base dengan fine-tuning, dan T5 XL, dievaluasi menggunakan metrik Bilingual Evaluation Understudy (BLEU) dan Recall-Oriented Understudy for Gisting Evaluation (ROUGE). Hasil menunjukkan T5 XL memiliki performa terbaik dengan BLEU rata-rata 0,592 dan ROUGE-L 0,721. T5 Base dengan fine-tuning mencatat BLEU 0,417 dan ROUGE-L 0,468, sedangkan T5 Base tanpa fine-tuning memiliki BLEU 0,327 dan ROUGE-L 0,246. Selain itu, prompt yang lebih terstruktur menghasilkan evaluasi lebih baik. Penelitian ini membuktikan bahwa T5 XL meningkatkan efisiensi dan akurasi evaluasi CPMK dalam OBE. 
Optimalisasi Proses Bisnis Kentaro Club Menggunakan Business Process Reengineering dan BPMN Azmi, Fawwaz; Suharso, Wildan
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 14, No 1: April 2025
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/jutisi.v14i1.2499

Abstract

This study focuses on redesigning business processes at Kentaro Club, a taekwondo club in Kota Serang, to address inefficiencies in manual member registration and tuition payment processes. The methods used include observation, interviews, business process analysis, and redesign using Business Process Reengineering (BPR) and Business Process Modeling and Notation (BPMN). The manual processes showed throughput efficiency of 61.29% for member registration and 82.35% for tuition payments. The proposed web-based process, featuring payment gateway integration and digital e-cards, improved throughput efficiency to 100%. ROI calculations revealed a time reduction of 59.6% for member registration and 50.88% for tuition payments. This new system enhances service speed, accuracy, and supports the digitalization of Kentaro Club's operations, providing an efficient and effective technology-based business model.Keywords: Business Process Reengineering; Efisiensi; Return On Investment; BPMN; Taekwondo Club   AbstrakPenelitian ini berfokus pada perancangan ulang proses bisnis di Kentaro Club, sebuah klub taekwondo di Kota Serang, untuk mengatasi inefisiensi pada pendaftaran anggota dan pembayaran SPP manual. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, analisis proses bisnis, dan perancangan ulang menggunakan Business Process Reengineering (BPR) serta pemodelan BPMN. Proses manual menunjukkan efisiensi throughput sebesar 61,29% pada pendaftaran anggota dan 82,35% pada pembayaran SPP. Proses usulan berbasis web, dengan fitur seperti payment gateway dan e-card digital, berhasil meningkatkan efisiensi throughput menjadi 100%. Perhitungan ROI menunjukkan pengurangan waktu sebesar 59,6% untuk pendaftaran anggota dan 50,88% untuk pembayaran SPP. Sistem baru ini meningkatkan kecepatan layanan, akurasi, dan mendukung digitalisasi operasional Kentaro Club, memberikan model bisnis berbasis teknologi informasi yang efisien dan efektif. 
Penerapan Convolutional Neural Network untuk Mengklasifikasikan Citra Sampah Organik dan Non Organik Sari, Ayuni Tia; Jumadi, Jumadi; Nurlatifah, Eva
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 14, No 1: April 2025
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/jutisi.v14i1.2534

Abstract

Waste is a major environmental problem in Indonesia that is increasing with population growth. This research aims to apply a Convolutional Neural Network (CNN) based classification model to separate organic and non-organic waste, reduce time, and increase the efficiency of the waste sorting process. By using the CRISP-DM method, there are main components, namely Business Understanding, Data Understanding, Data Preparation, Modeling, Evaluation, and Deployment. The dataset used consists of 4500 images from Kaggle for training and validation data, and 300 manual images for testing data. The designed model uses VGG-16 architecture with Adam optimizer and learning rate 0.001. The evaluation results show that the model accuracy is 64.33% with a significant error rate in non-organic waste classification. The model is integrated into a Flask-based website application to make it easier for users to upload images and get prediction results. The results of this research are expected to reduce time and increase the efficiency of the waste separation process.Keywords: Waste image classification; Waste management; Deep learning AbstrakSampah menjadi masalah lingkungan utama di Indonesia yang semakin meningkat seiring pertumbuhan populasi. Penelitian ini bertujuan untuk penerapan model klasifikasi berbasis Convolutional Neural Network (CNN) untuk memisahkan sampah organik dan non-organik, mengurangi waktu, dan meningkatkan efisiensi proses pemilahan sampah. Dengan menggunakan metode CRISP-DM, terdapat komponen utama yaitu: Business Understanding, Data Understanding, Data Preparation, Modeling, Evaluation, dan Deployment. Dataset yang digunakan terdiri dari 4500 gambar dari Kaggle untuk data training dan validation, serta 300 gambar manual untuk data testing. Model yang dirancang menggunakan arsitektur VGG-16 dengan Adam optimizer dan learning rate 0,001. Hasil evaluasi menunjukkan akurasi model sebesar 64.33% dengan tingkat kesalahan signifikan pada klasifikasi sampah non-organik. Model diintegrasikan ke dalam aplikasi website berbasis Flask untuk memudahkan pengguna mengunggah gambar dan mendapatkan hasil prediksi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat mengurangi waktu dan meningkatkan efisiensi proses pemisahan sampah.