cover
Contact Name
Julaili Irni
Contact Email
julailiirni@yahoo.com
Phone
+6282276709657
Journal Mail Official
agroprimatech@gmail.com
Editorial Address
Kampus III, Fakultas Agro Teknologi Prodi Agribisnis Universitas Prima Indonesia Jl. Danau Singkarak Gg. Madrasah, Kel. Sei Agul Medan Barat
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Agroprimatech
ISSN : -     EISSN : 25993232     DOI : 10.34012
Core Subject : Agriculture, Social,
Agroprimatech merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Prodi Agroteknologi Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia. Jurnal ini bertujuan untuk mengembangkan dan meningkatkan publikasi pada bidang pertanian dan teknologi yang dapat menjadi sumber bacaan berstandar nasional. Jurnal ini berupa hasil penilitian secara kualitatif maupun kuantitatif yang terfokus pada bidang teknologi pertanian, biologi, pemberdayaan sumberdaya pertanian, budidaya pertanian, proteksi tanaman, sosial dan budaya masyarakat pertanian serta pengaturan landscape pertanian secara berkelanjutan. Agroprimatech terbit dua kali dalam setahun pada bulan April dan Oktober.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1 (2020): Agroprimatech" : 12 Documents clear
KERAGAMAN KUPU-KUPU (Lepidoptera) DI TANGKAHAN KABUPATEN LANGKAT SUMATERA UTARA irni, Julaili
Agroprimatech Vol. 4 No. 1 (2020): Agroprimatech
Publisher : Prodi Agroteknologi Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (737.624 KB) | DOI: 10.34012/agroprimatech.v3i2.915

Abstract

Kupu-kupu merupakan salah satu serangga cantik di dunia yang dijadikan sebagai lambang keindahan karena memiliki warna dan corak sayap yang sangat menarik. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui keragaman kupu-kupu (lepidoptera) serta mengidentifikasi kupu-kupu yang berhasil didokumentasikan dan dilaksanakan di Tangkahan Kabupaten Langkat, Sumatera Utara pada bulan Desember 2013 – Januari 2014. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan metode jelajah untuk mendapatkan sampel. Penelitian ini menggunakan 18 titik pengamatan pada hutan kering sekunder yang dimulai dari titik 1 di pondok dan berakhir dititik 18 yaitu pantai kupu-kupu serta parameter pengamatan yaitu suhu, kelembapan udara dan intensitas cahaya. Hasil yang diperoleh dari titik pengamatn tersebut ditemukan 38 spesies yang berhasil didokumentasi dan terdiri dari 5 famili yaitu Papilionidae, Nymphalidae, Riodinidae, Pieridae dan Lcyaenidae. Family Nymphalidae memiliki spesies terbanyak yaitu 16 spesies dan paling sedikit dari Family Riodinidae sebanyak 3 spesies. Intensitas cahaya yang terdapat di dalam hutan yaitu 1264 Lux sedangkan di Pantai Kupu-kupu 1850 Lux. Suhu dan kelembaban udara di hutan yaitu 98 % dan 25ºC sedangkan di Pantai Kupu-kupu yaitu 60 %dan 35 ºC.
EFEKTIVITAS DAYA HAMBAT ASAP CAIR TEMPURUNG KELAPA (Cocus nucifera) TERHADAP PERTUMBUHAN JAMUR Ganoderma boninense Agustina, Nur Ariyani
Agroprimatech Vol. 4 No. 1 (2020): Agroprimatech
Publisher : Prodi Agroteknologi Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.768 KB) | DOI: 10.34012/agroprimatech.v3i2.914

Abstract

Asap cair mengandung berbagai senyawa yang dapat di kelompokkan ke dalam kelompok senyawa fenol, asam dan kelompok senyawa karbonil. Kelompok-kelompok senyawa tersebut berperanan sebagai anti mikroba, anti oksidan, pemberi flavor dan pembentuk warna. Karena asap cair dapat berperan sebagai anti mikroba dan anti oksigen, maka asap cair dapat digunakan sebagai bahan pengawet. Manfaat asap cair sebagai anti jamur dapat mengendalikan jamur Ganoderma boninense pada kelapa sawit pada busuk pangkal batang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manfaat asap cair tempurung kelapa dalam menghambat pertumbuhan jamur Ganoderma boninense. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada perlakuan yang paling efektivas menghambat pertumbuhan jamur paling rendah C0 dengan daya hambatnya 0% dan paling tinggi C4 dengan daya hambat 100%. Hal ini menunjukkan bahwa asap cair tempurung kelapa memiliki manfaat dalam menghambat pertumbuhan jamur.
RIMBO LARANGAN KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT MINANG KABAU UNTUK MENJAGA KELESTARIAN SUMBER DAYA ALAM DAN LINGKUNGAN Afrianti, Suratni
Agroprimatech Vol. 4 No. 1 (2020): Agroprimatech
Publisher : Prodi Agroteknologi Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.979 KB) | DOI: 10.34012/agroprimatech.v3i2.917

Abstract

Kehidupan masyarakat minang kabau Sehari- hari banyak bergantung kepada alam, alam sebagai sumber penghidupan juga sebagai sumber ilmu pengetahuan sehingga ada pepapatah minang kabau yang mengatakan bahwasanya “Alam Takambang jadi Guru” dalam Bahasa Indonesia di baca Alam terkembang Jadi Guru, di minang kabau kelestrian alam dan lingkungan terutama hutan sangat dijaga dengan baik hal ini dilakukan sejak zaman nenek moyang dahulunya, sehingga ada salah satu kearifan lokal masyarakat minang kabau yang dinamakan Rimbo Larangan, Rimbo Larangan yaitu melindungi rimbo atau dalam Bahasa Indonesia disebut Rimba/hutan. Tujuan tulisan ini adalah untuk melihat Tata cara mengakan kearifan lokal rimbo larangan yang ada di sumatera barat, Bentuk-Bentuk Larangan Yang Dibuat Untuk Rimbo Larangan, Factor Factor Yang Mempengaruhi Bertahannya Kearifan Lokal Rimbo Larangan, metode yang digunakan untuk membuat tulisan ini adalah dengan cara Review jurnal, buku dan tulisan ilmiah lainnya yang berkaitan tentang Rimbo Larangan Kearifan Lokal Masyarakat Minang Kabau Untuk Pelestarian Sumber Daya Alam.
EFEKTIVITAS EKSTRAK BABADOTAN (Ageratum conyzoides L) DALAM PENGENDALIAN GULMA PADA PERKEBUNAN KELAPA SAWIT anggraini, sari
Agroprimatech Vol. 4 No. 1 (2020): Agroprimatech
Publisher : Prodi Agroteknologi Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.957 KB) | DOI: 10.34012/agroprimatech.v3i2.918

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak babadotan (Ageratum conyzoides L.) dalam pengendalian gulma pada tanaman kelapa sawit dan untuk mengetahui kosentrasi ekstrak babadotan (Ageratum conyzoides L.) yang paling efektif dalam pengendalian gulma pada tanaman kelapa sawit. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok non Faktorial dengan menggunakan uji ANAVA terdiri dari 11 variasi konsentrasi yaitu kontrol, 10 %, 20 %, 30 %, 40 %, 50 %, 60 %, 70 %, 80 %, 90 %, 100 %. Hasil vegetasi menunjukkan bahwa gulma yang di temukan terdapat 10 jenis spesies gulma yang terdiri dari Ottochloa nodusa, Boeraria alata, Ageratum conyzoides, Asystasia intrusa, Setaria barbata, Melastoma malabathricum, Diplazium esculentum, Mimosa pudica, Licopodium seanum, Cyclosorus aridus. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa aplikasi pemberian ekstrak babadotan tidak memperlihatkan ciri fisik keracunan pada gulma di perkebunan kelapa sawit.
DAMPAK KERUSAKAN SUMBER DAYA ALAM AKIBAT PENAMBANGAN BATUBARA DI NAGARI LUNANG, KECAMATAN LUNANG SILAUT, KABUPATEN PESISIR SELATAN, PROVINSI SUMATERA BARAT Afrianti, Suratni
Agroprimatech Vol. 4 No. 1 (2020): Agroprimatech
Publisher : Prodi Agroteknologi Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (690.727 KB) | DOI: 10.34012/agroprimatech.v3i2.916

Abstract

Penambangan batubara memberikan manfaat yang cukup besar terhadap peningkatan pembangunan daerah dan penyerapan tenaga kerja, sealin itu juga menberikan dampak terhadap terjadi perubahan kualitas lingkungan hidup baik lingkungan fisik, kimia, biologi maupun sosial ekonomi dan budaya masyarakat. Metode pegumpulan data ini adalah dengan mengumpulkan data skunder dari Dokument UKL/Upl, Review jurnal, buku dan tulisan ilmiah lainnya kemudian di deskriptifkan menjadi sebuah tulisan, dimana dari analisis tersebut menggambarkan bahwa tambang batubara terutama tambang terbuka akan menimbulkan dampak terjadinya perubahan bentang alam, erosi tanah, polusi udara dan air serta dampak terhadap keanekaragaman hayati setempat. Dampak dari perubahan tersebut dapat bersifat positif yang menguntungkan masyarakat tetapi juga dapat menimbulkan dampak negatif yang menurunkan kualitas lingkungan hidup.
STUDI MORFOMETRIK IKAN PIMPIANG DI SUNGAI KUMU DESA RAMBAH KABUPATEN ROKAN HULU PROVINSI RIAU Purnama, Arief Anthonius
Agroprimatech Vol. 4 No. 1 (2020): Agroprimatech
Publisher : Prodi Agroteknologi Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (497.42 KB) | DOI: 10.34012/agroprimatech.v3i2.919

Abstract

Penelitian tentang kajian morfometrik ikan pimpiang di Sungai Kumu Desa Rambah Kecamatan Rambah Hilir Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau ini telah dilakukan dari bulan November 2018 sampai Januari 2019. Bertujuan untuk mengetahui keragaman jenis ikan dan karakter morfologi dari ikan pimpiang. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan teknik pencuplikan sampel secara purposive sampling. Proses pengukuran karakter morfologi ikan pimpiang dengan menggunakan jangka sorong. Penelitian ini menemukan 15 individu ikan pimpiang yang terdiri dari 2 spesies. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan pada tiga stasiun penelitian bahwa rata-rata karakter morfologi Oxygaster anomalura dan Parachela oxygastroides memperlihatkan sedikit variasi. Karakter morfologi Oxygaster anomalura memiliki kisaran panjang total 105,37-164,05 mm dengan rata-rata ± 128,23 mm, dan tinggi badan 15,14-32,89 mm dengan rata-rata ± 22,40 mm. Sedangkan karakter morfologi Parachela oxygastroides memiliki kisaran panjang total 105,27-119,60 mm dengan rata-rata ± 113,14 mm, dan tinggi badan 21,13-24,93 mm dengan rata-rata ± 22,93 mm.
EFEKTIVITAS DAYA HAMBAT ASAP CAIR TEMPURUNG KELAPA (Cocus nucifera) TERHADAP PERTUMBUHAN JAMUR Ganoderma boninense Agustina, Nur Ariyani
Agroprimatech Vol. 4 No. 1 (2020): Agroprimatech
Publisher : Prodi Agroteknologi Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agroprimatech.v3i2.914

Abstract

Asap cair mengandung berbagai senyawa yang dapat di kelompokkan ke dalam kelompok senyawa fenol, asam dan kelompok senyawa karbonil. Kelompok-kelompok senyawa tersebut berperanan sebagai anti mikroba, anti oksidan, pemberi flavor dan pembentuk warna. Karena asap cair dapat berperan sebagai anti mikroba dan anti oksigen, maka asap cair dapat digunakan sebagai bahan pengawet. Manfaat asap cair sebagai anti jamur dapat mengendalikan jamur Ganoderma boninense pada kelapa sawit pada busuk pangkal batang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manfaat asap cair tempurung kelapa dalam menghambat pertumbuhan jamur Ganoderma boninense. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada perlakuan yang paling efektivas menghambat pertumbuhan jamur paling rendah C0 dengan daya hambatnya 0% dan paling tinggi C4 dengan daya hambat 100%. Hal ini menunjukkan bahwa asap cair tempurung kelapa memiliki manfaat dalam menghambat pertumbuhan jamur.
KERAGAMAN KUPU-KUPU (Lepidoptera) DI TANGKAHAN KABUPATEN LANGKAT SUMATERA UTARA irni, Julaili
Agroprimatech Vol. 4 No. 1 (2020): Agroprimatech
Publisher : Prodi Agroteknologi Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agroprimatech.v3i2.915

Abstract

Kupu-kupu merupakan salah satu serangga cantik di dunia yang dijadikan sebagai lambang keindahan karena memiliki warna dan corak sayap yang sangat menarik. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui keragaman kupu-kupu (lepidoptera) serta mengidentifikasi kupu-kupu yang berhasil didokumentasikan dan dilaksanakan di Tangkahan Kabupaten Langkat, Sumatera Utara pada bulan Desember 2013 – Januari 2014. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan metode jelajah untuk mendapatkan sampel. Penelitian ini menggunakan 18 titik pengamatan pada hutan kering sekunder yang dimulai dari titik 1 di pondok dan berakhir dititik 18 yaitu pantai kupu-kupu serta parameter pengamatan yaitu suhu, kelembapan udara dan intensitas cahaya. Hasil yang diperoleh dari titik pengamatn tersebut ditemukan 38 spesies yang berhasil didokumentasi dan terdiri dari 5 famili yaitu Papilionidae, Nymphalidae, Riodinidae, Pieridae dan Lcyaenidae. Family Nymphalidae memiliki spesies terbanyak yaitu 16 spesies dan paling sedikit dari Family Riodinidae sebanyak 3 spesies. Intensitas cahaya yang terdapat di dalam hutan yaitu 1264 Lux sedangkan di Pantai Kupu-kupu 1850 Lux. Suhu dan kelembaban udara di hutan yaitu 98 % dan 25ºC sedangkan di Pantai Kupu-kupu yaitu 60 %dan 35 ºC.
DAMPAK KERUSAKAN SUMBER DAYA ALAM AKIBAT PENAMBANGAN BATUBARA DI NAGARI LUNANG, KECAMATAN LUNANG SILAUT, KABUPATEN PESISIR SELATAN, PROVINSI SUMATERA BARAT Afrianti, Suratni
Agroprimatech Vol. 4 No. 1 (2020): Agroprimatech
Publisher : Prodi Agroteknologi Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agroprimatech.v3i2.916

Abstract

Penambangan batubara memberikan manfaat yang cukup besar terhadap peningkatan pembangunan daerah dan penyerapan tenaga kerja, sealin itu juga menberikan dampak terhadap terjadi perubahan kualitas lingkungan hidup baik lingkungan fisik, kimia, biologi maupun sosial ekonomi dan budaya masyarakat. Metode pegumpulan data ini adalah dengan mengumpulkan data skunder dari Dokument UKL/Upl, Review jurnal, buku dan tulisan ilmiah lainnya kemudian di deskriptifkan menjadi sebuah tulisan, dimana dari analisis tersebut menggambarkan bahwa tambang batubara terutama tambang terbuka akan menimbulkan dampak terjadinya perubahan bentang alam, erosi tanah, polusi udara dan air serta dampak terhadap keanekaragaman hayati setempat. Dampak dari perubahan tersebut dapat bersifat positif yang menguntungkan masyarakat tetapi juga dapat menimbulkan dampak negatif yang menurunkan kualitas lingkungan hidup.
RIMBO LARANGAN KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT MINANG KABAU UNTUK MENJAGA KELESTARIAN SUMBER DAYA ALAM DAN LINGKUNGAN Afrianti, Suratni
Agroprimatech Vol. 4 No. 1 (2020): Agroprimatech
Publisher : Prodi Agroteknologi Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agroprimatech.v3i2.917

Abstract

Kehidupan masyarakat minang kabau Sehari- hari banyak bergantung kepada alam, alam sebagai sumber penghidupan juga sebagai sumber ilmu pengetahuan sehingga ada pepapatah minang kabau yang mengatakan bahwasanya “Alam Takambang jadi Guru” dalam Bahasa Indonesia di baca Alam terkembang Jadi Guru, di minang kabau kelestrian alam dan lingkungan terutama hutan sangat dijaga dengan baik hal ini dilakukan sejak zaman nenek moyang dahulunya, sehingga ada salah satu kearifan lokal masyarakat minang kabau yang dinamakan Rimbo Larangan, Rimbo Larangan yaitu melindungi rimbo atau dalam Bahasa Indonesia disebut Rimba/hutan. Tujuan tulisan ini adalah untuk melihat Tata cara mengakan kearifan lokal rimbo larangan yang ada di sumatera barat, Bentuk-Bentuk Larangan Yang Dibuat Untuk Rimbo Larangan, Factor Factor Yang Mempengaruhi Bertahannya Kearifan Lokal Rimbo Larangan, metode yang digunakan untuk membuat tulisan ini adalah dengan cara Review jurnal, buku dan tulisan ilmiah lainnya yang berkaitan tentang Rimbo Larangan Kearifan Lokal Masyarakat Minang Kabau Untuk Pelestarian Sumber Daya Alam.

Page 1 of 2 | Total Record : 12