cover
Contact Name
Redaksi IJHD
Contact Email
ijhd@upnvj.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
ijhd@upnvj.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jakarta. Jl. Raya Limo, Kecamatan Limo, Kota Depok, Kodepos 16515 No. Telp: 021-7532884
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Indonesian Journal of Health Development
ISSN : -     EISSN : 26567423     DOI : https://doi.org/10.52021/ijhd.v6i1
Core Subject : Health,
Indonesian Journal of Health Development (IJHD) merupakan jurnal akses terbuka (Open Access) yang bertujuan untuk menyebarkan hasil penelitian terkini di bidang kesehatan. IJHD mempublikasikan artikel ilmiah yang mencakup Keperawatan, Kesehatan Masyarakat, Gizi, dan Fisioterapi, dengan cakupan nasional maupun internasional. Jurnal ini terbit secara berkala dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari dan September, serta telah memiliki nomor registrasi ISSN Online 2656-7423. IJHD mendukung prinsip keterbukaan ilmiah dan mengizinkan distribusi artikel secara bebas untuk mendukung pengembangan keilmuan artikel yang diterbitkan melalui proses seleksi ketat dengan Double-Blind Review dan evaluasi editorial. IJHD juga telah terindeks dalam berbagai basis data ilmiah nasional dan internasional dengan menerima artikel dalam dua bahasa, yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, guna menjangkau lebih luas komunitas akademik dan praktisi di bidang kesehatan.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 1 (2023): IJHD" : 6 Documents clear
MANFAAT SENAM REUMATIK PADA LANSIA Azizati Salmas Marsiami
Indonesian Journal of Health Development Vol 5 No 1 (2023): IJHD
Publisher : Fakultas Ilmu kesehatan UPN Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52021/ijhd.v5i1.111

Abstract

Penyakit rheumatoid arthritis dapat dikategorikan secara luas berupa penyakit sendi, keterbatasan fisik, gangguan tulang belakang, dan gangguan yang disebabkan oleh trauma. Kebanyakan penderita rheumatoid arthritis paling banyak mengeluh nyeri pada persendian, untuk itu cara mengatasi nyeri tersebut biasanya masyarakat menggunakan terapi farmakologi yaitu obat-obatan dan non farmakologi menggunakan mesase, relaksasi, serta menggunakan senam rematik yang mampu memperlancar peredaran darah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh senam rematik terhadap penurunan nyeri sendi pada lansia yang mengalami rheumatoid arthritis di UPT Puskesmas Pagelaran Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu Tahun 2022. Metode penelitian Quasi eksperimen dengan rancangan one group pretest-posttest, jumlah populasi 30 orang dengan teknik purposive sampling. Alat yang digunakan dalam pengumpulan data pada varian independen adalah menggunakan SOP senam rematik sedangkan variabel dependent alat pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan menggunakan skala nyeri NRS (numeral ranting skale). Hasil penelitian ada pengaruh senam rematik terhadap penurunan nyeri sendi pada lansia yang mengalami rheumatoid arthritis ditunjukan dengan nilai p value = 0,000. Saran kepada UPT Puskesmas Pagelaran mampu menerapkan terapi non farmakologi guna untuk memandirikan pasien sehingga UPT Puskesmas pagelaran tersebut sebisa mungkin mengurangi obat-obatan farmakologi.
PENGARUH BERAT BADAN BAYI BARU LAHIR DENGAN KEJADIAN RUPTUR PERINIUM PADA PERSALINAN NORMAL DI TPMB ENI MUSFIROTUN DESA PENDEM KECEMATAN JUNREJO KOTA BATU Mufida Annisa Rahmawati
Indonesian Journal of Health Development Vol 5 No 1 (2023): IJHD
Publisher : Fakultas Ilmu kesehatan UPN Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52021/ijhd.v5i1.112

Abstract

Persalinan adalah proses pengeluaran hasil konsepsi yang dapat hidup diluar kandungan melalui vagina kedunia luar. Berat badan lahir normal pada bayi baru lahir adalah 2500-4000 gram, apabila lebih dari 4000 gram dapat menyebabkan beberapa komplikasi seperti distosia bahu dan robekan jalan lahir. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif, sedangkan jenis penelitianya adalah analitik korelatif yang dilakukan dengan tujuan menjelaskan pengaruh, perkiraan, menguji berdasarkan teori yang ada atau mengungkapkan pengaruh yang korelatif antara variabel penelitian. Penelitian ini dilaksanakan di TPMB Eni Musfirotun pada bulan Februari sampai Juni 2022. Metode pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling yaitu teknik penentuan sampel bila semua anggota populasi dijadikan sampel. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis dengan pndekatan statistic, menggunakan metode regresi linear sederhana. Nilai t hitung variable pengetahuan ibu tentang gizi (X) sebesar 5.525> Ttabel 2,048 yang artinya terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu tentang gizi (X) dengan status gizi pada balita (Y). Nilai f hitung sebesar 30.529> nilai Ftabel sebesar 3.34, artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara pengetahuan ibu tentang gizi (X) nilai koefisien regresi sebesar 52,2% artinya hubungan variabel terikat dengan variabel bebas sebesar 52,2%, sedangkan 47,8% lainnya dipengaruhi oleh factor lan yang tidak diteliti.
SPIRITUALITAS DAN TINGKAT KECEMASAN PERAWAT DALAM MERAWAT PASIEN HEMODIALISIS DENGAN COVID-19 Santi Herlina
Indonesian Journal of Health Development Vol 5 No 1 (2023): IJHD
Publisher : Fakultas Ilmu kesehatan UPN Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52021/ijhd.v5i1.113

Abstract

The anxiety of health workers, especially nurses during a pandemic, is an important problem, especially for nurses, whose interaction intensity with patients is quite high. One of them is in the hemodialysis unit, where the average patient is an outpatient with more interaction between parties outside the hospital, so the risk of carrying the virus is quite high which will be at risk of transmitting it to the hemodialysis nurse. The average hemodialysis patient is an outpatient so that contact with outsiders is quite high which will be at risk of carrying the virus. The aim of this study analyzing spirituality with the anxiety level of nurses when caring for hemodialysis patients infected with Covid-19. The design in this study was cross sectional which was carried out on 19 hemodialysis nurses who treated Covid-19 patients with a total sampling technique. Data was collected using two instruments, namely the Spiritual Well-Being Scale (TSWBS) and the Beck Anxiety Inventory (BAI). The results of the analysis show that there is no relationship between spirituality and the anxiety level of nurses when caring for hemodialysis patients who are infected with Covid-19 with a p value of 0.340. Suggestions for further research increase the number of samples and analyze other factors that influence nurse anxiety such as family support.
HUBUNGAN ANTARA KUALITAS TIDUR DENGAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA Siti Khadijah; Farahdina Bachtiar; Eko Prabowo; Purnamadyawati Purnamadyawati
Indonesian Journal of Health Development Vol 5 No 1 (2023): IJHD
Publisher : Fakultas Ilmu kesehatan UPN Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52021/ijhd.v5i1.114

Abstract

Pendahuluan: Tidur adalah suatu kebutuhan manusia yang harus dipenuhi. Kebutuhan tidur setiap individu dapat dikelompokan berdasarkan usia, baik dalam bentuk kuantitas maupun kualitas tidur. Kualitas tidur merupakan kondisi dimana seseorang mengistirahatkan tubuhnya dan ketika terbangun dapat lebih bugar, nyaman dan kondisi lebih baik. Jika tidur mengalami gangguan, maka dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah. Metode: Desain penelitian ini merupakan penelitian korelasional dengan pendekatan Cross-sectional Study dengan jumlah sampel sebanyak 67 responden. Pengambilan data untuk kualitas tidur menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) dan untuk tekanan darah menggunakan Spynomanometer. Hasil: Berdasarkan hasil uji hipotesis menggunakan Spearman rho didapatkan bahwa nilai p < 0,05, sehingga dapat dikatakan terdapat hubungan antara kualitas tidur dengan tekanan darah pada lansia.
ACTIVITY DAILY LIVING DAN QUALITY OF LIFE PASIEN KANKER YANG MENJALANI KEMOTERAPI Fiora Ladesvita; Selvy Juwita Sari
Indonesian Journal of Health Development Vol 5 No 1 (2023): IJHD
Publisher : Fakultas Ilmu kesehatan UPN Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52021/ijhd.v5i1.115

Abstract

Kanker merupakan penyakit akibat keganasan sel yang ditandai dengan pembelahan sel yang abnormal, terjadi terus menerus dan tidak terkontrol. Salah satu terapi pengobatan penyakit kanker yaitu kemoterapi yang bertujuan untuk menekan pertumbuhan sel kanker menjadi lebih ganas. Dampak kemoterapi menyebabkan penurunan kemampuan aktivitas hidup pasien yang berakibat pada kualitas hidup. Tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan aktivitas kehidupan sehari-hari dengan kualitas hidup penderita kanker. Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 63 orang melalui teknik purposive sampling. Data yang diambil diperoleh dari data primer dengan insturmen kualitas hidup dan kemampuan aktivitas. Hasil penelitian melalui uji korelasi Spearman, diperoleh bahwa ada hubungan antara aktivitas hidup sehari-hari dengan kualitas hidup penderita kanker (p value = 0,014). Efek samping yang terjadi akibat kemoterapi akan mempengaruhi kualitas hidup pasien kanker.
TINGKAT STRES, KECEMASAN DAN PENYESUAIAN DIRI PADA LANSIA YANG DI TINGGAL PASANGAN HIDUP Duma Lumban Tobing
Indonesian Journal of Health Development Vol 5 No 1 (2023): IJHD
Publisher : Fakultas Ilmu kesehatan UPN Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52021/ijhd.v5i1.116

Abstract

ABSTRAK Menyesuaikan diri dengan kematian pasangan adalah salah satu tantangan perkembangan pada lanjut usia. Lansia yang kehilangan pasangan bisa mengalami berbagai perubahan, termasuk mental dan emosional. Stres kehilangan pasangan dapat menimbulkan masalah psikososial yaitu kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat stres dan kecemasan dengan penyesuaian diri pada lansia yang ditinggal pasangan hidup di Kelurahan Grogol. Penelitian ini menggunakan rancangan korelasional dengan pendekatan cross sectional untuk mengetahui korelasi antara dua variabel, variabel independen tingkat stress dan kecemasan serta variabel dependen penyesuaian diri pada lansia yang ditinggal pasangan hidup. Pengambilan data dilakukan melalui observasi langsung dengan menggunakan instrumen Perceived Stress Scale (PSS-10), Geriatric Anxiety Scale (GAS) dan instrument penyesuaian diri lansia yang ditinggal pasangan hidup. Sampel pada penelitian ini berjumlah 32 responden yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Analisa data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi square (p < 0,05). Hasil penelitian ditemukan responden paling banyak perempuan sebanyak 18 responden (56,3%) berusia 60-70 tahun sebanyak 19 responden (59,4%), tingkat pendidikan terbanyak pada katagori tingkat pendidikan rendah sebanyak 19 responden (59,4%), sebagian besar responden sudah ditinggal pasangan hidup ≥ 3 tahun sebanyak 19 responden (49,4%). Sebagian besar mengalami stress sedang sebanyak 18 responden (56,3%), kecemasan sedang sebanyak 19 responden (59,4%) dan memiliki penyesuaian diri negativf sebanyak 19 responden (59,4%). Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat stress dengan penyesuaian diri pada lansia yang ditinggal pasangan hidup dengan nilai p-value 0,041 (p < 0,05) dan adanya hubungan signifikan antara kecemasan dengan penyesuaian diri pada lansia yang ditinggal pasangan hidup dengan nilai p-value 0,018 (p < 0,05). Peneliti menyarankan agar lansia dapat membentuk self help group sebagai group pendukung. Kata Kunci: Kecemasan, Lansia ditinggal pasangan hidup, Penyesuaian diri, Stres ABSTRACT Adjusting to the death of a partner is one of the developmental challenges in old age. The elderly person who has lost a partner can experience various changes, including mental and emotional. The stress of losing a partner can cause psychosocial problems, namely anxiety. This study aims to determine the relationship between stress and anxiety levels with adjustment in the elderly who are left by their spouses in Grogol Village. This study used a correlational design with a cross-sectional approach to determine the correlation between the two variables, the independent variables stress and anxiety levels, and the dependent variable adjustment in the elderly who are left by their spouses. Data collection was carried out through direct observation using the Perceived Stress Scale (PSS-10) instrument, the Geriatric Anxiety Scale (GAS), and the adjustment instrument for the elderly who have been left by a spouse. The sample in this study amounted to 32 respondents who were taken using a purposive sampling technique. The data analysis used was univariate and bivariate analysis using the chi-square test (p <0.05). The results of the study found that most respondents were women, 18 respondents (56.3%) aged 60-70 years, 19 respondents (59.4%), with the highest level of education in the category of low education level, 19 respondents (59.4%), some Most of the respondents had been left by their spouse for ≥ 3 years as many as 19 respondents (49.4%). Most of them experienced moderate stress as many as 18 respondents (56.3%), moderate anxiety as 19 respondents (59.4%), and had negative self-adjustment as many as 19 respondents (59.4%). Bivariate analysis showed that there was a significant relationship between stress levels and adjustment in the elderly who were left by a spouse with a p-value of 0.041 (p <0.05) and there was a significant relationship between anxiety and adjustment in the elderly who were left by a spouse with a p-value value 0.018 (p < 0.05). Researchers suggest that the elderly can form a self-help group as a support group. Keywords: Anxiety, Elderly left by a spouse, Adjustment, Stress

Page 1 of 1 | Total Record : 6