cover
Contact Name
Sunu Bagaskara
Contact Email
sunu.bagaskara@yarsi.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
melok.roro@yarsi.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Journal Psikogenesis
  • Jurnal-Online-Psikogenesis
  • Website
Published by Universitas Yarsi
ISSN : 23033177     EISSN : 25977547     DOI : -
Jurnal Psikogenesis is a semiannualy publication produced by Fakultas Psikologi Universitas YARSI since 2012 (e-ISSN: 2597-7547, p-ISSN: 2303-3177). The journal reflects the wide application of all aspects of psychology related to health. It also addresses the social contexts in which psychological and health processes are embedded. The main emphasis of the journal is on original research, theoretical review papers, meta-analyses, and applied studies.
Arjuna Subject : -
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2012): Desember" : 4 Documents clear
KEBAHAGIAAN PADA PEREMPUAN Miwa Patnani, M.Si., Psi
Jurnal Online Psikogenesis Vol 1, No 1 (2012): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jps.v1i1.36

Abstract

Abstract.Every people in the world, both men and women, want to reach happiness all the time. With the variety of roles that women lived, seems indeed tend to be more prone to have depression and mental disorders. Therefore, it is very important to discuss how to improve the happiness of women, so that women are able to undergo a variety of their role optimally. In order to increase the happiness of women, first thing to do is understanding an overview of happiness on women, including those things that become a source of happiness, and the happiness of the component that most frequently present in a woman's happiness. This research aims to know the description of happiness in women based on age differences, marital status and employment status. The benefits of this research are getting a picture of happiness on females, so that later it can be deduced what are things that can be done to increase the happiness in women. This research is qualitative research with the research subject is a number of 22 women aged 18-62 years in the area of Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, and Bekasi. The selection of subjects is carried out by using an incidental sampling technique. Data collecting tool used was a demographics data questionnaires and happiness questionnaires. Happiness questionnaire in this study was used to measure the source of happiness, feeling of happiness levels and components of happiness. The results showed that the most important source of happiness on the women is family. The level of the highest feeling of happiness was found in women with the age range of 30-39 years. Meanwhile, for the components of happiness were consistently in supporting the happiness is a positive cognition and control.Keywords: source, happiness, women.Abstrak.Kebahagiaan adalah hal yang ingin dicapai oleh semua orang, baik laki-laki maupun perempuan. Dengan berbagai peran yang dijalani, perempuan tampaknya memang cenderung lebih mudah mengalami depresi dan gangguan mental. Oleh karena itu, sangat penting untuk didiskusikan adalah bagaimana upaya meningkatkan kebahagiaan pada perempuan agar kaum perempuan mampu menjalani berbagai perannya dengan optimal. Untuk dapat meningkatkan kebahagiaan pada kaum perempuan, terlebih dahulu harus dipahami gambaran kebahagiaan pada kaum perempuan, termasuk hal-hal apa saja yang menjadi sumber kebahagiaan dan komponen kebahagiaan yang paling sering ada dalam kebahagiaan seorang perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kebahagiaan pada kaum perempuan berdasarkan perbedaan usia, status pernikahan dan status pekerjaan. Manfaat dari penelitian ini adalah diperolehnya gambaran tentang kebahagiaan pada kaum perempuan, sehingga nantinya dapat disimpulkan apa saja hal-hal yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kebahagiaan pada kaum perempuan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan subyek penelitian adalah sejumlah 22 orang perempuan berusia 18 – 62 tahun di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, and Bekasi. Pemilihan subyek dilakukan dengan menggunakan teknik incidental sampling. Alat pengumpul data yang digunakan adalah kuesioner data demografi dan kuesioner kebahagiaan. Kuesioner kebahagiaan dalam penelitian ini mengukur sumber kebahagiaan, tingkat rasa bahagia dan komponen kebahagiaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber kebahagiaan pada kaum perempuan yang paling penting adalah keluarga. Tingkat rasa bahagia yang paling tinggi ditemukan pada kaum perempuan dengan rentang usia 30-39 tahun. Sementara untuk komponen kebahagiaan yang konsisten dalam mendukung kebahagiaan adalah kognisi yang positif dan pengendalian.Kata kunci: sumber, kebahagiaan, perempuan.
KOMUNIKASI YANG RELEVAN DAN EFEKTIF ANTARA DOKTER DAN PASIEN Endang Fourianalistyawati, M.Psi, Psi
Jurnal Online Psikogenesis Vol 1, No 1 (2012): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.432 KB) | DOI: 10.24854/jps.v1i1.37

Abstract

Abstract.Communication between doctors and patients on one occasion is not always able to complete all of the efforts in the provision of information, advice, motivation of the patient, or patient compliance in order to resolve health problems. One of the aspects that contribute major impact on patient non-compliance is ineffective communication from the physician to the patient. In this paper the author discusses about how effective communication need to be raised by the physician to the patient. Effective communication is expected to overcome the obstacles caused by both sides, both doctors and patients, so that patients understand and follow the advice given by the doctor, and improve patient compliance in the treatment and resolve health problems.Keywords: Effective Communication, Effective physician-patient communicationAbstrak.Komunikasi antara dokter dan pasien dalam satu kesempatan tidak selalu dapat menyelesaikan semua upaya dalam pemberian informasi, nasehat, motivasi pasien, atau bahkan kepatuhan pasien dalam rangka menyelesaikan masalah kesehatannya. Salah satu aspek yang berperan besar terhadap ketidakpatuhan pasien adalah komunikasi yang tidak efektif dari dokter kepada pasien. Dalam makalah ini penulis membahas mengenai bagaimana bentuk komunikasi efektif yang perlu dimunculkan oleh dokter kepada pasiennya. Komunikasi efektif diharapkan dapat mengatasi kendala yang ditimbulkan dari kedua belah pihak, baik dokter maupun pasien, sehingga pasien memahami dan mengikuti saran yang disampaikan oleh dokter tersebut, serta meningkatkan kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan dan menyelesaikan masalah kesehatannya.Kata kunci : Komunikasi efektif, Komunikasi efektif dokter-pasien
KOMUNIKASI KESEHATAN : SEBUAH TINJAUAN* Metta Rahmadiana
Jurnal Online Psikogenesis Vol 1, No 1 (2012): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jps.v1i1.38

Abstract

Abstract:Communication is a stimulating process in the form of a symbol and a verbal and non-verballanguage, to influence the behavior of others. Health communication is a part of human communication with the main focus on how individuals deal with health issues and how they attempt to maintain their health. Health communication utilizes communication services to positively influence the health behavior of individuals, families and communities. Health communication includes information on disease prevention, health promotion, and health care policy and to increase individual awareness about health issues, health problems, health risks and health solutions. Media advocacy, media,entertainment and internet media are various forms of health communication with the aim to improve and maintain health.Keywords: communication, health communicationAbstrak:Komunikasi adalah proses rangsangan stimulus dalam bentuk lambang atau simbol bahasa atau gerak non verbal, untuk mempengaruhi perilaku orang lain. Komunikasi kesehatan merupakan bagian dari komunikasi antar manusia dengan fokus utama pada bagaimana individu menghadapi isu-isu kesehatan serta bagaimana upaya memelihara kesehatannya. Komunikasi kesehatan memanfaatkan jasa komunikasi untuk mempengaruhi secara positif perilaku kesehatan individu, keluarga dan komunitas masyarakat. Komunikasi kesehatan meliputi informasi tentang pencegahan penyakit, promosi kesehatan, kebijakan pemeliharaan kesehatan serta meningkatkan kesadaran individu tentang isu-isu kesehatan, masalah kesehatan, resiko kesehatan serta solusi kesehatan. Media advokasi, media massa, media entertainmen dan internet merupakan ragam bentuk komunikasi kesehatan. dengan tujuan untuk meningkatkan dan mempertahankan derajat kesehatan.Kata Kunci : komunikasi, komunikasi kesehatan
PENYUSUNAN SKALA KEPUTUSASAAN UNTUK PASIEN PENYAKIT KRONIS (Studi Pada Pasien Gagal Ginjal Kronis yang Menjalani Terapi Hemodialisis) Riselligia Caninsti
Jurnal Online Psikogenesis Vol 1, No 1 (2012): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jps.v1i1.5

Abstract

Abstract: The influence of hopelessness in one's life is seen when he facing a difficult situation, such as when he was diagnosed with a critical illness. This hopelessness scale was conducted for patients with chronic disease in order to help doctors, psychologists, nurses and other health practitioners to explore the psychological condition of patients associated with hopelessness. There for, they can provide appropriate treatment to maintain the emotional stability of the patient and enhance their potentials and capabilities. This hopelessness scale is based on the theory of Farran, Herth, Popovich who sees hopelessness in three components: 1) Affective component or how you feel, 2) Cognitive component or way of thinking, 3) Behavioral component or how to act. This study used quantitative approach. The participants in this research were patients with chronic renal failure undergoing hemodialysis therapy. They were selected by non probability sampling method: the purposive sampling. The reliability of hopelessness scale tested by used Cronbach Alpha through SPSS 17.0, with a reliability coefficient 0.973 for the entire test. It showed that 97.3% of the measuring instrument is derived from the true variance of hopelessness, while 2.7% is error variance (error that occur in the measurement).Keyword: hopelessness scale, chronic renal failure, hemodialysis therapy, reliability. Abstrak: Pengaruh keputusasaan dalam kehidupan seseorang terlihat ketika orang tersebut menghadapi situasi sulit, salah satunya ketika ia didiagnosa menderita penyakit kritis. Penyusunan skala keputusasaan yang ditujukan bagi pasien penyakit kronis bertujuan untuk membantu para dokter, psikolog, perawat dan praktisi kesehatan lainnya dalam menggali kondisi psikologis pasien yang terkait dengan keputusasaan. Dengan demikian, diharapkan para praktisi kesehatan mampu memberikan penanganan yang tepat untuk menjaga stabilitas emosi pasien, sekaligus mendorong potensi dan kemampuan pasien. Skala keputusasaan ini, disusun berdasarkan teori Farran, Herth, Popovich yang memandang keputusasaan dalam tiga komponen: 1) Affective component, yaitu cara merasakan sesuatu, 2) Cognitive component atau cara berpikir, 3) Behavioral component atau cara bertindak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan skala keputusasaan yang disusun pada penelitian ini. Subjek penelitian adalah pasien gagal ginjal kronis yang menjalani terapi hemodialisis. Subjek diambil berdasarkan metode non probability sampling, yaitu purposive sampling. Uji reliabilitas skala keputusasaan menggunakan Alpha Cronbach melalui program SPSS 17.0, dengan hasil koefisien reliabilitas sebesar 0.973 untuk keseluruhan tes, hal ini menunjukkan 97,3 % dari alat ukur ini berasal dari true variance keputusasan, sedangkan 2,7 % lainnya merupakan error variance (kesalahan yang terjadi dalam pengukuran).Kata Kunci: skala keputusasaan, gagal ginjal kronis, hemodialisis, reliabilitas.

Page 1 of 1 | Total Record : 4