cover
Contact Name
Titi Susanti
Contact Email
titisusanti@ugm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
titisusanti@ugm.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Diplomatika: Jurnal Kearsipan Terapan
ISSN : 25979981     EISSN : 25980009     DOI : -
Core Subject : Science, Social,
Focusing on archives management, records management, and information and documentation management as it is viewed from the Indonesian perspective, Diplomatika provides a platform for the presentation, analysis, and criticism of provocative work, publishing articles that transcend disciplines and advance the study of archival science and information science.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2018): March" : 6 Documents clear
Strategi Publikasi Arsip kepada Masyarakat Melalui Naskah Sumber Arsip Studi pada Arsip Universitas Gadjah Mada Herman Setyawan
Diplomatika: Jurnal Kearsipan Terapan Vol 1, No 2 (2018): March
Publisher : Program Studi Kearsipan, DBSMB SV UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/diplomatika.31779

Abstract

AbstractThrough the concept of archival study, documents are managed through the stages of records management and archival administration. In the concept of records management, records created through birth and adoption then undergo active life stages of use and maintenance. After the records is useless, the document will enter the stage of death, but there is a reborn/reincarnated archive, the archive that has a continuing value. Archives that have continuing value are not just stored, you should be utilized for the community. Therefore, the existence of archives should be published to heterogeneous communities through popular publications that are easy to read and easy to understand, one of which is with the source script.Intisari Melalui konsep archival study, dokumen dikelola melalui tahap records management dan archival administration. Dalam konsep records management, arsip yang tercipta melalui pembuatan dan penerimaan kemudian memasuki tahap hidup aktif berupa penggunaan dan pemeliharaan. Setelah arsip tidak berguna maka arsip akan memasuki tahap kematian, namun ada arsip yang terlahir kembali/reinkarnasi, yaitu arsip yang memiliki nilai keberlanjutan. Arsip yang memiliki nilai keberlanjutan tidak sekedar disimpan, namun harus didayagunakan untuk masyarakat. Oleh karena itu, keberadaan arsip harus dipublikasikan kepada masyarakat yang heterogen melalui publikasi populer yang mudah dibaca dan mudah dipahami, salah satunya adalah dengan naskah sumber.
Penerapan Disaster Recovery and Contigency Planning pada Perlindungan Arsip Vital di BPN DIY Lastria Nurtanzila
Diplomatika: Jurnal Kearsipan Terapan Vol 1, No 2 (2018): March
Publisher : Program Studi Kearsipan, DBSMB SV UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/diplomatika.32123

Abstract

AbstractProtection of vital records in an organization is a must. The position of the vital records in the organization's performance enables the organization to do some protection to its vital records. This study aims to analyze the application of disaster recovery and contingency plan in the protection of vital records in the Yogyakarta Land Regency. This research uses qualitative approach with case study research method. Data analysis is used to identify any vital rechords managed by BPN DIY, as well as possible disasters. Disaster Recovery and Contingency Plan concept is used to perform strategy mapping in disaster management for protection of vital records at  BPN DIY. The results of this study are expected to gives recommendations to government for the implementation of disaster management strategies (pre disaster, during disasters and post disaster) to vital records in government agencies.IntisariPerlindungan arsip vital dalam suatu organisasi merupakan keharusan. Posisi arsip vital dalam kinerja organisasi memungkinkan organisasi untuk melakukan perlindungan terhadap arsip vitalnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Disaster Recovery and Contingency Plan dalam perlindungan arsip vital di Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian studi kasus. Analisis data digunakan untuk mengidentifikasi setiap arsip vital yang dikelola oleh BPN DIY, serta kemungkinan terjadinya bencana. Konsep Disaster Recovery and Contingency Plan digunakan untuk melakukan pemetaan strategi dalam penanggulangan bencana untuk perlindungan arsip vital di BPN DIY. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi kepada pemerintah untuk pelaksanaan strategi penanggulangan bencana terhadap arsip vital di lembaga pemerintah (pra bencana, selama bencana dan pasca bencana).  
Pelestarian Warisan Budaya Di Local Studies Center Dengan Pemanfaatan Media Sosial Widiatmoko Adi Putranto; Indah Novita Sari
Diplomatika: Jurnal Kearsipan Terapan Vol 1, No 2 (2018): March
Publisher : Program Studi Kearsipan, DBSMB SV UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/diplomatika.32193

Abstract

The massive development of information technology today gives essential impact in various management practices including the approach of preservation in many cultural institutions. This paper aims to study how local studies center as one of the cultural institutions may reconsider new challenges and possibilities in using social media towards the dynamics of users’ behavior and perspective as one of the approaches to preserve its collections. Local studies center has numerous collections of information resources in different forms such as book, archive or even object which are rare, historical and unique. Besides its positions as cultural heritage, those collections can give valuable contribution for public benefits. As one of the approaches to support preservation efforts, local studies center can use social media as one of the mediums to promote its collections. However, instead of viewing social media usage as a technical concept or reformatting tool only, its management should be considered as a part of developing interactive communication and relationship with the users, opening wider access and improving awareness regarding the existence of cultural heritage.Perkembangan besar-besaran dalam teknologi informasi saat ini memberikan dampakpenting dalam berbagai praktik manajemen termasuk pendekatan pelestarian di banyak lembaga kebudayaan. Makalah ini bertujuan untuk mempelajari bagaimana Local Studies Center sebagai salah satu lembaga kebudayaan dapat mempertimbangkan kembali tantangan dan kemungkinan baru dalam menggunakan media sosial terhadap dinamika perilaku dan perspektif pengguna sebagai salah satu pendekatan untuk melestarikan koleksi.Local Studies Center memiliki banyak koleksi sumber informasi dalam berbagai bentuk seperti buku, arsip atau bahkan objek yang langka secara historis dan unik. Selain posisinya sebagai warisan budaya, koleksi tersebut dapat memberikan kontribusi yang berharga untuk keuntungan publik. Sebagai salah satu pendekatan untuk mendukung upaya pelestarian,Local Studies Center dapat menggunakan media sosial sebagai salah satu media untuk mempromosikan koleksinya. Namun, alih-alih melihat penggunaan media sosial sebagai konsep teknis atau alat pemformat ulang saja, dalam manajemennya harus dianggap sebagai bagian dari pengembangan komunikasi interaktif dan hubungan dengan pengguna, membuka akses yang lebih luas dan meningkatkan kesadaran mengenai keberadaan warisanbudaya. 
Konsep Penataan Koleksi Museum untuk Mempermudah Pemahaman Wisatawan dalam Wisata Edukasi Arsip dan Koleksi Perbankan di Museum Bank Mandiri Jakarta Nuryuda Irdana; Sthanu Kumarawarman
Diplomatika: Jurnal Kearsipan Terapan Vol 1, No 2 (2018): March
Publisher : Program Studi Kearsipan, DBSMB SV UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/diplomatika.35174

Abstract

AbstractMuseum is one of the element that reserve cultural heritage which connecting people from past to present. Collection management is a way to create museum as a trusted information resources place. As a part of educational tourism, Bank Mandiri Museum administrators have to able to managing archives and collections in the museum. This research used inductive reasoning method. Observation, interview and also literature studies were data collecting methods that used in this research. The results of this research show that the storyline built by Bank Mandiri are the storyline of bank services, operation, documents, securities, facilities and bank equipments from time to time. Whereas for archives and collections management, Bank Mandiri Museum uses three approaches, that are thematic, taxonomic and also chronologic. IntisariMuseum merupakan salah satu elemen untuk melestarikan heritage yang menghubungkan masyarakat dari masa lalu ke masa kini. Manajemen koleksi merupakan jalan untuk merancang museum sebagai sumber informasi yang dapat dipercaya. Sebagai bagian dari wisata edukasi, pengelola Museum Bank Mandiri telah menata arsip dan koleksi yang dimiliki museum. Penelitian ini menggunakan metode inductive reasoning. Observasi, wawancara dan kanjian literatur merupakan metode untuk mengumpulkan data yang digunakan dalam penelitian ini. Hasil dari kajian ini menunjukkan bahwa storyline yang dibangun oleh Bank Mandiri merupakan storyline dari pelayanan bank, operasi, dokumen, keamanan, fasilitas dan alat yang digunakan di bank dari masa ke masa. Sedangkan untuk manajemen arsip dan koleksi, Museum bank mandiri menggunakan tiga pendekatan, yaitu tematik, taksonomi dan kronologi.    
Penerapan Layanan Arsip Peraturan Pemerintah Sebagai Arsip Dinamis Inaktif Berdasarkan Klasifikasi Keamanan Dan Akses Arsip Di Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia Dewi Rahmawati
Diplomatika: Jurnal Kearsipan Terapan Vol 1, No 2 (2018): March
Publisher : Program Studi Kearsipan, DBSMB SV UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/diplomatika.35175

Abstract

The systematic records process of Peraturan Pemerintah is also balanced with the application of security classification and records access. This classification is to protect the information and physical records from damage and lose so that the records are available, easy to read, intact, authentic, trustworthy, and save. There are three methods used in writing this final report. Participation observation that was done by joining in process of records managing in Ministry of State Secretary of Indonesia from processing to records service in Bagian Arsip. Interview that was done by asking and answering to records managers who manage and give the records service in Ministry of State Secretary of Indonesia. The third is literature review which is used as reference and to collect the data in writing this final project. The records services of Peraturan Pemerintah in Kementrian Sekretariat Negara Republik Indonesia has been appropriate to the security classification and records access. However, there is less coordination between Bagian Arsip, PPID, and Asisten Deputi Hukum on providing clarity in charge of records service of the original draft file. Pengolahan arsip Peraturan Pemerintah secara sistematis diimbangi dengan penerapan klasifikasi keamanan dan akses arsip. Klasifikasi ini bertujuan untuk melindungi fisik dan informasi arsip dari kerusakan dan kehilangan agar dapat tetap tersedia, mudah dibaca, utuh, otentik, andal serta terjaga keamanannya. Terdapat tiga metode yang digunakan dalam penyusunan tugas akhir ini. Observasi partisipasi yang dilakukan dengan turut serta langsung dalam proses pengelolaan arsip di Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia dari pengolahan sampai layanan arsip di Bagian Arsip. Wawancara yang dilakukan dengan tanya jawab kepada arsiparis yang mengelola dan memberikan layanan arsip di Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia. Studi pustaka yang digunakan sebagai referensi dan pengumpulan data dalam penulisan tugas akhir. Layanan arsip Peraturan Pemerintah di Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia sudah berdasarkan pada klasifikasi keamanan dan akses arsip. Namun terdapat kendala yang menghambat yaitu kurangnya koordinasi antara Bagian Arsip, PPID, dan Asisten Deputi Hukum dalam memberikan kejelasan penanggungjawab layanan arsip berkas naskah asli.
Strategic Communication dalam Mempertahankan Eksistensi Arsip UGM sebagai Pilot Project Lembaga Kearsipan Perguruan Tinggi di Indonesia Musliichah Musliichah
Diplomatika: Jurnal Kearsipan Terapan Vol 1, No 2 (2018): March
Publisher : Program Studi Kearsipan, DBSMB SV UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/diplomatika.35202

Abstract

AbstractArsip UGM is one of university archives in Indonesia that established on 2004. Arsip UGM is pilot project of university archives in Indonesia. On the first periode, much activities must be done by Arsip UGM to save Arsip UGM reputation. One of the important part to save organization reputation is communication. This article want to riset what is strategic communication that Arsip UGM done on first periode to save the Arsip UGM reputation in UGM and national. Arsip UGM has develop publicity archives as communication program. Publicity archives as strategic communication to save Arsip UGM reputation. IntisariArsip UGM merupakan salah satu kantor arsip universitas di Indonesia berdiri pada tahun 2004. Arsip UGM merupakan pilot project pengembangan kearsipan di Universitas yang ada di Indonesia. Pada periode pertama, banyak agenda yang harus dilakukan oleh Arsip UGM to menyelamatkan reputasi Arsip UGM. Salah satu hal penting untuk menyelamatkan reputasi organisasi adalah komunikasi. Artikel ini melakukan penelitian bagaimana strategi komunikasi yang dilakukan oleh Arsip UGM yang dilakukan pada periode pertama untuk menyelamatkan reputasi Arsip UGM baik di UGM dan Nasional. Arsip UGM telah membuat publikasi arsip sebagai program komunikasi. Publikasi arsip sebagai strategi komunikasi untuk menyelamatkan reputasi Arsip UGM.

Page 1 of 1 | Total Record : 6