cover
Contact Name
Fatrica Syafri
Contact Email
alfitrah@iainbengkulu.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
alfitrah@iainbengkulu.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education
ISSN : 25992287     EISSN : 2622335X     DOI : -
Core Subject : Education,
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Institut Agama Islam Negeri (IAIN) BengkuluJurnal ini berisi tentang pendidikan anak usia dini prespektif pendidikan islam. Jurnal ini telah memiliki ISSN : 2599-2287 (Print) dan ISSN : 2622-335X (Online). Jurnal ini terbit 2 kali dalam setahun pada bulan Januari dan Juli. Jurnal ini berisi tentang pendidikan anak usia dini prespektif pendidikan islam.
Arjuna Subject : -
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2022)" : 4 Documents clear
Model Pembelajaran Multiple Intelegences dalam Meningkatkan Kinerja Guru PAUD Khairiah Khairiah; Muridian Wijiati
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/alfitrah.v6i1.6899

Abstract

Abstract: Early childhood education (ECCE) institutions have created difficulties implementing the required learning model to the quality of teacher performance. This paper aims to map and analyze multiple intelligence learning models in improving the performance of ECCE teachers. Using a descriptive qualitative method with a library research approach (literature study). The results show that there are still teachers who have not made updates in the learning process unless it is enough to repeat the material that has been taught the previous year, the teacher leaves the main tasks, functions, and responsibilities, only doing it for personal needs that are not clear.  The teacher also does not attend on time or ends the lesson before the time is up, and the teacher has not been able to create comfortable classroom conditions, on the contrary, there are still teachers who abuse students psychologically, teachers are less creative, and the learning process is more academic by ignoring the development of children of play age. Pembelajaran model multiple intelegences terbukti dapat meningkatkan kinerja guru. Multiple intelligence-based learning is not only able to develop the intellectuality of each student, but can also help improve teacher performance and increase teacher creativity in designing learning based on the development of student intellectuality and creativity, thus causing awareness about the service of all the needs of students in a civilized and equitable manner. Thus, it can be suggested, that if you want the performance of ECCE teachers, then apply the multiple intelligences learning model perfectly.Keywords: Teacher Performance, Multiple Intelligences Learning Model, Early Childhood Education Institution                          Abstrak: Lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD)  telah menciptakan kesulitan menerapkan model pembelajaran yang menjadi persyaratan sebagai kualitas kinerja guru. Tujuan tulisan ini untuk memetakan dan menganalisis model pembelajaran mutiple intelegences dalam meningkatkan kinerja guru PAUD. Menggunakan metode kualitatif dsekriptif dengan pendekatan library reseach (studi kepustakaan). Hasilnya menunjukkan bahwa masih terdapat guru belum melakukan pembaharuan dalam proses pembelajaran kecuali merasa cukup dengan mengulang materi yang sudah diajarkan tahun sebelumnya, guru meninggalkan tugas pokok, fungsi dan tanggungjawabnya, hanya mengerjakan untuk keperluan-keperluan  pribadi  yang  tidak  jelas.  guru  juga  tidak  hadir tepat  waktu  atau  mengakhiri  pelajaran  sebelum  waktunya  habis, guru belum mampu  menciptakan  kondisi  kelas  yang  nyaman malah  sebaliknya  masih terdapat guru  melakukan  kekerasan secara psikologis kepada siswa, guru kurang kreatif, dan proses pembelajaran lebih banyak bersifat akademik dengan mengabaikan perkembangan anak usia bermain. Pembelajaran model multiple intelegences terbukti dapat meningkatkan kinerja guru. pembelajaan berbasis multiple intelegences tidak hanya mampu mengembangkan intelektualitas masing-masing peserta didik, melainkan juga dapat membantu meningkatkan kinerja guru, meningkatkan kreativitas guru dalam merancang pembelajaran yang berbasis pada pengembangan intelektualitas dan kreativitas siswa, sehingga menyebabkan adanya kesadaran tentang terlayaninya semua kebutuhan peserta didik secara beradab dan berkeadilan. Dengan demikian dapat disarankan, jika ingin kinerja guru PAUD, maka terapkanlah model pembelajaran multiple intelegences secara sempurna.Kata Kunci: Kinerja Guru, Model Pembelajaran Multiple Intelegences, Lembaga PAUD
Penanaman Pemahaman Parenting Dan Perkembangan Emosional Anak Pada Guru PAUD Faizon Junaidi
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/alfitrah.v6i1.10255

Abstract

Anak-anak pada usia dini sangat rentan terhadap gangguan emosional dan perkembangan yang buruk, oleh karena itu penting bagi guru PAUD untuk memahami bagaimana cara melatih anak-anak dalam mengelola emosi mereka dengan baik dan membangun hubungan yang positif dengan orang lain. Dalam artikel ini, akan dijelaskan bagaimana guru PAUD dapat memperkenalkan konsep-konsep tersebut secara interaktif dan menyenangkan kepada anak-anak. Selain itu, artikel ini juga membahas tentang pentingnya meningkatkan pemahaman parenting dan perkembangan emosional pada guru PAUD agar mereka dapat membantu orang tua dalam mendidik anak-anak mereka. Pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang positif dan mendukung bagi anak-anak juga akan dibahas dalam artikel ini. Guru PAUD memiliki peran penting dalam membantu perkembangan anak-anak dan dapat menjadi mitra yang baik bagi orang tua dalam mengasuh anak-anak mereka. Dalam kesimpulan, pentingnya pemahaman parenting dan social-emotional development pada guru PAUD sangat penting dalam membantu anak-anak mencapai potensi penuh mereka. Guru harus menjadi mitra yang baik bagi orang tua dalam mengasuh anak-anak mereka dan menciptakan lingkungan belajar yang positif dan mendukung. Dengan cara ini, anak-anak akan tumbuh dan berkembang dengan baik dalam segala aspek kehidupan mereka.
PENGARUH KUALITAS PERHATIAN ORANG TUA TERHADAP HASIL BELAJAR ANAK USIA DINI Suhirman Suhirman
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/alfitrah.v6i1.10188

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas perhatian orang tua terhadap hasil belajar anak usia dini. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain peneltian ex post facto yang menggunakan pendekatan regresi linear sederhana. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah data primer, yaitu data yang diperoleh langsung dari objek penelitian dengan melakukan observasi, dokumentasi, dan penyebaran angket. Teknik validitas dan reabilitas yang digunakan adalah uji validitas yang menggunakan rumus Product Moment dan uji reliabilitas menggunakan teknik Spearman Brown. Teknik analisis data menggunakan uji prasyarat analisis data (uji normalitas dan uji linearitas), serta regresi linier sederhana. Adapun hasil dari penelitian ini dengan menguji hipotesis menggunakan regresi sederhana dengan variabel X (kualitas perhatian orang tua) dan Y (hasil belajar), berdasarkan perhitungan uji statistik regresi sederhana hipotesis kerja (Ha) dalam penelitian ini diterima, (Ho) ditolak, sehingga disimpulkan bahwa terdapat pengaruh kualitas perhatian orang tua terhadap hasil belajar anak usia dini. Penulis menyarankan jika ingin meningkatkan hasil belajar anak usia dini maka kualitas perhatian orang tua harus diperbaiki.Kata kunci : Kualitas, Perhatian Orang tua, Hasil Belajar. ABSTRACT: This study aims to determine the effect of the quality of parental attention on children's learning outcomes. This type of research is quantitative research with an ex post facto research design that uses a simple linear regression approach. Data collection techniques in this study were primary data, namely data obtained directly from the object of research by observing, documenting, and distributing questionnaires. The validity and reliability techniques used are the validity test using the Product Moment formula and the reliability test using the Spearman Brown technique. Data analysis techniques used data analysis prerequisite tests (tests for normality and linearity tests), as well as simple linear regression. As for the results of this study by testing the hypothesis using simple regression with the variables X (quality of parental attention) and Y (learning outcomes), based on simple regression statistical test calculations the working hypothesis (Ha) in this study is accepted, (Ho) is rejected, so it is concluded that there is an influence on the quality of parental attention to children's learning outcomes. Researchers suggest that if you want to improve children's learning outcomes, the quality of parental attention must be improved.Keywords: Quality, Parental Attention, Learning Outcomes.
PENDIDIKAN KARAKTER DAN BUDAYA BANGSA DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Nurlaili Nurlaili
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/alfitrah.v6i1.10489

Abstract

Artikel ini membahas tentang Pendidikan karakter dan Budaya bangsa dalam pembelajaran pada anak usia dini Al-Anwar Kota Bengkulu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Pendidikan karakter dan budaya bangsa dalam pembelajaran pada anak usia dini. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan penelitian tentang Pendidikan karakter dan Budaya bangsa dalam pembelajaran pada anak usia dini telah dilaksanakan dengan baik, meskipun masih terdapat kesulitan guru dalam mengevaluasi pembelajaran pendidikan karakter dan budaya bangsa, yang merupakan bagian penting dalam sistem pembelajaran.  Semua guru PAUD Al-Anwar telah mengajarkan karakter dan budaya bangsa. Tujuan pendidikan karakter adalah menanamkan berbagai kebiasaan baik kepada peserta didik agar berperilaku dan bertindak sesuai dengan nilai-nilai budaya dan karakter bangsa. Pendidikan karakter dan budaya bangsa mengantarkan siswa untuk belajar memaknai kearifan.

Page 1 of 1 | Total Record : 4