cover
Contact Name
Fatmala Sari Okaviani
Contact Email
fatmala.oktaviani@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
gentabahterakepri@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. bintan,
Kepulauan riau
INDONESIA
Genta Bahtera : Jurnal Ilmiah Kebahasaan dan Kesastraan
ISSN : 25032135     EISSN : 26561085     DOI : -
Core Subject : Education,
GENTA BAHTERA: Jurnal Ilmiah Kebahasaan dan Kesastraan is a journal of language studies published by Language Agency of Kepulauan Riau (Kantor Bahasa Kepulauan Riau). It is a research journal which publishes various research reports, literature studies, and scientific writings on phonetics, phonology, morphology, syntax, discourse analysis, pragmatics, anthropolinguistics, language and culture, dialectology, language documentation, forensic linguistics, comparative historical linguistics, cognitive linguistics, computational linguistics, corpus linguistics, neurolinguistics, language education, translation, language planning, psycholinguistics, sociolinguistics, and other scientific fields related to language studies.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 1 (2021): Juni" : 5 Documents clear
PILIHAN KODE SANTRI WANITA DI MADRASAH TAKHASHUSHIYYAH PADA RANAH PERTEMANAN DI PESANTREN ISLAM Eka Susylowati
GENTA BAHTERA: Jurnal Ilmiah Kebahasaan dan Kesastraan Vol 7, No 1 (2021): Juni
Publisher : Kantor Bahasa Kepulauan Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47269/gb.v7i1.128

Abstract

Abstrak: Keanekaragaman bahasa yang digunakan oleh masyarakat santri dapat merep-resentasikan adanya masyarakat multietnik dan multilingual. Tujuan dari penelitian ini untuk mengungkapkan pilihan kode pada santri wanita di madrasah takhashushiyyah di Pesantren Islam Al-Mukmin Ngruki di Kabupaten Sukoharjo. Penelitian ini termasuk pene-litian deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan sosiolinguistik. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, rekaman, dan wawancara. Data dalam penelitian ini berupa tuturan santri wanita di lingkungan pesantren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat variasi kode yang digunakan oleh santri wanita yaitu bahasa Indonesia (BI), bahasa Inggris (B.Ing), bahasa Arab (B.Ar), bahasa Jawa (BJ), bahasa Sunda (BS), ba-hasa Melayu (BM), dan bahasa campur (BC) berupa alih kode dan campur kode. Implika-si dari penelitian ini adanya gejala bilingualisme/multilingualisme melalui penggunaan bahasa Indonesia, bahasa Arab, bahasa Inggris, terbukti tidak menggeser bahasa daerah apalagi memusnahkan bahasa daerah sebagai bahasa ibu. Loyalitas yang tinggi terhadap bahasa daerah yang digunakan oleh santri wanita di lingkungan Pesantren Islam Al-Muk-min Ngruki merupakan salah satu upaya pemertahanan dan pemeliharaan identitas lokal di zaman modernitas yang penuh dengan dinamika.Kata kunci: Pilihan Kode, Santri Wanita, Pertemanan, PesantrenAbstract: The diversity of languages used by students can represent a multiethnic and mul-tilingual society. The purpose of this study is to explain the choice of codes for female santri at the Takhashushiyyah Islamic Boarding School in the Al-Mukmin Ngruki Islamic Board-ing School in Sukoharjo Regency. This research was a qualitative descriptive study using a sociolinguistic approach. Data were collected by using the method of observation, record-ing, and interviews. The data in this study were in the form of speeches from female stu-dents in the Islamic boarding school environment. The results of this study indicated that there were variations in the code used by female students, namely Indonesian (BI), English (B. Ing), Arabic (B.Ar), Javanese (BJ), Sundanese (BS), and Malay. (BM), and mixed language (BC) in the form of code switching and code mixing. The implication of this research showed that bilingualism/multilingualism through the use of Indonesian, Arabic and English were proven not to shift regional languages, nor destroy local languages as mother tongues. High loyalty to the regional languages used by female students in the Al-Mukmin Ngruki Islamic Boarding School is one of the efforts to maintain and preserve local identities in modern times full of dynamics.Keywords: Code choice, Female Santri, Friendship, Islamic Boarding School
KATA KASAR DAN MAKIAN BERBAHASA JAWA DALAM TUTURAN CAK PERCIL DI YOUTUBE Anggik Budi Prasetiyo
GENTA BAHTERA: Jurnal Ilmiah Kebahasaan dan Kesastraan Vol 7, No 1 (2021): Juni
Publisher : Kantor Bahasa Kepulauan Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47269/gb.v7i1.148

Abstract

Kata kasar dan makian dalam bahasa Jawa merupakan salah satu varian bahasa yang mengarah pada perwujudan rasa kecewa, marah, jengkel, dan juga untuk menimbulkan kesan lucu. Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan dan mendeskripsikan bentuk-bentuk dan referensi kata kasar dan makian yang ada dalam suatu tuturan. Sumber data dalam penelitian ini adalah video pewayangan yang di dalamnya terdapat lawakan Cak Percil yang ada di Youtube. Data dalam penelitian ini adalah kata-kata yang diindikasikan mengandung sesutau yang dianggap kasar dan dimaksudkan untuk memaki. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Pendekatan yang digunakan untuk mengungkap kata kasar dan makian adalah sosiolinguistik. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan teknik simak dan catat dengan menerapkan teknik padan sebagai model penganalisisan data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat dua bentuk kata kasar yaitu kata kasar yang mengenai bagian .suatu aktivitas dan bagian tubuh. Sedangkan, kata makian diwujudkan dalam tiga bentuk yaitu kata makian yang mengenai suatu keadaan, bagian tubuh, dan binatang.
KARAKTERISTIK BERITA MEDIA DARING DI ERA PANDEMI COVID-19: ANALISIS WACANA KRITIS MAKRO-SEMANTIK VAN DIJK Nico Harared; Muhammad Rinzat Iriyansah
GENTA BAHTERA: Jurnal Ilmiah Kebahasaan dan Kesastraan Vol 7, No 1 (2021): Juni
Publisher : Kantor Bahasa Kepulauan Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47269/gb.v7i1.131

Abstract

Abstrak: Dalam kajian analisis wacana, analisis wacana kritis model Van Dijk adalah salah satu model yang menilik bahasa berkaitan dengan kekuasaan, ideologi, serta politik. Ber-landaskan hal ini, penting dilakukan analisis wacana kritis model Van Dijk terhadap pem-beritaan di media daring terkait Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik media daring selama pandemi Covid-19 yang ditinjau dari analisis struktur makro-semantik. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif, dengan metode capture dan cetak sebagai metode pengumpulan data. Data dalam penelitian ini diambil dari berita Covid-19 di beberapa situs berita di media daring, seperti Kompas.com, Tribunternate, Kumparan, CNBC Indonesia, CNN Indonesia, Gridhealth, dan CBS news. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara struktur makro-semantik, wacana berita media daring meliputi tujuh kategori model Van Dijk, yaitu; actor description, authority, burden, consensus, evidentiality, self-glorification dan disclaimer. Hal ini menandakan bahwa karakteristik media daring selama pandemi tetap merujuk pada teori analisis wacana kritis model Van Dijk.Kata Kunci: analisis wacana kritis, media daring, Covid-19, Van DijkAbstract: Critical discourse analysis of Van Dijk model is one of the analyses that seek lan-guage through power, ideology and politics. Based on this, it is important to conduct critical discourse analysis of Van Dijk model to online news report program during Covid-19 pan-demic from macro structure analysis. This research uses descriptive qualitative research design, with observation method or capture as data collection method. This research takes the data from online news report during Covid-19 pandemic, namely Kompas.com, Tri-bunternate, Kumparan, CNBC Indonesia, CNN Indonesia, Gridhealth, and CBS news. Result analysis shows as macro semantics structure, online news report during Covid-19 pandem-ic covers seven types critical discourse analysis of Van Dijk model; such as, actor descrip-tion, authority, burden, consensus, evidentiality, self-glorification and disclaimer. The result shows online news report during Covid-19 pandemic still refers to critical discourse analy-sis of Van Dijk model.Keywords: critical discourse analysis, online media, Covid-19, Van Djik
LEGENDA WADU NTANDA RAHI: SEBUAH KAJIAN STRUKTURALISME GENETIK Siti Maryam
GENTA BAHTERA: Jurnal Ilmiah Kebahasaan dan Kesastraan Vol 7, No 1 (2021): Juni
Publisher : Kantor Bahasa Kepulauan Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47269/gb.v7i1.142

Abstract

Abstrak: Penelitian ini mengkaji sebuah karya sastra yang dibangun dari sebuah legenda Bima bertajuk “Wadu Ntanda Rahi” yang terjemah bahasa Indonesianya yaitu “Batu Melihat Suami.” Penelitian ini menggunakan teori strukturalisme genetik dengan mema-sukan faktor genetik dalam memahami karya sastra sehingga dapat dimanfaatkan secara teoretis maupun praktis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran Legenda Bima Wadu Ntanda Rahi dalam perspektif strukturalisme genetik yang dicetuskan oleh Goldmann. Adapun jenis penelitian ini yaitu kualitatif. Metode pengumpulan data dilaku-kan dengan observasi, studi lapangan dan studi kepustakaan. Hasil penelitian ini menun-jukan Wadu Ntanda Rahi mengandung unsur karya sastra berdasarkan 4 kategori struk-tural genetik yaitu kategori fakta kemanusiaan, kategori produk subjek kolektif, kategori pandangan dunia dan kategori struktur sosial. Dalam legenda ini, empat kategori tersebut “telah menjadi bagian kehidupan masyarakat suku Mbojo (Bima) sejak dahulu hingga saat ini.KataKunci: legenda, Bima, strukturalisme genetikAbstract: This research examines a literary work built from a legend of Bima titled “Wadu Ntanda Rahi” which translates indonesian namely “Batu Menanti Suami.” This research used the theory of genetic structuralism by incorporating genetic factors in understanding literary works so that it can be utilized theoretically as well as practically. The purpose of this research is to find out the picture of the Legend of Bima Wadu Ntanda Rahi in the perspective of genetic structuralism insanized by Goldmann. The type of research was qualitative. Data collection methods were carried out by observation or field studies and literature studies. The results of this study showed that Wadu Ntanda Rahi contained elements of literary works based on 4 categories of genetic structural namely the category of human facts, the product category of the collective subject, the category of world view and the category of social structure. In this legend, the four categories have been part of the life of the Mbojo (Bima) people since long ago until now.Keywords: legend, Bima, genetic structuralism
KEKERASAN DAN UPAYA PERLAWANAN PEREMPUAN DALAM CERPEN GETIR PESISIR DAN ASHIMA TITIP RINDU UNTUK CALCUTTA KARYA INDAH DARMASTUTI Ferdian Achsani; Dian Uswatun Hasanah; Syahroma Eka Suryani
GENTA BAHTERA: Jurnal Ilmiah Kebahasaan dan Kesastraan Vol 7, No 1 (2021): Juni
Publisher : Kantor Bahasa Kepulauan Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47269/gb.v7i1.123

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan bentuk permasalahan dan kekerasan serta upaya perempuan dalam melawan kekerasan yang dialami oleh tokoh-tokoh perempuan dalam dua judul cerpen Getir Pesisir dan Ashima Titip Rindu Untuk Calcutta karya Indah Darmastuti. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode deskriptif kualitatif yang digunakan untuk menggambarkan bentuk kekerasan dan perlawanannya. Pengumpulan data menggunakan teknik studi pustaka meliputi membaca dan mencatat dokumen cerpen milik Indah Darmastuti yaitu Getir Pesisir dan Ashima Titip Rindu Untuk Calcutta yang berkaitan dengan masalah penelitian. Data dianalisis menggunakan teknik analisis interaktif  meliputi tahap reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil  penelitian menunjukkan bahwa bentuk permasalahan dan kekerasan yang dialami tokoh perempuan pada dua judul cerpen tersebut adalah berupa kekerasan fisik dan kekerasan psikologis. Sedangkan bentuk perlawanan yang dilakukan dalam cerpen Getir Pesisir yaitu perlawanan yang pasif dan bentuk perlawanan dalam cerpen Ashima Titip Rindu untuk Calcutta adalah perlawanan yang dapat mempengaruhi lingkunga sekitarnya.Kata Kunci: feminisme, kekerasan, masalah perempuan, upaya perlawanan perempuan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5