cover
Contact Name
Parlindungan Pandapotan Marpaung
Contact Email
parlindungan.reni@gmail.com
Phone
+6282166899866
Journal Mail Official
simbolonsilvi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Surya Kencana No.1 Pamulang Barat-Pamulang Tangerang Banten
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Piston: Journal of Technical Engineering
Published by Universitas Pamulang
ISSN : 25413511     EISSN : 26862247     DOI : http://dx.doi.org/10.32493/pjte.v5i2.19158
Core Subject : Engineering,
Ansor Salim Siregar, Mulyadi Mulyadi, Syaiful Arief Analisis Kegagalan Laminasi Komposit Epoksi/Serat Karbon Pada Sayap Pesawat Tanpa Awak DOI: 10.32493/pjte.v5i2.18596 Parlindungan Pandapotan Marpaung, Herbert H. Rajagukguk Energi Mekanik Penggerak Poros Magnet Rotor Alternator untuk Pembangkit Listrik AC DOI: 10.32493/pjte.v5i2.19158
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2018)" : 18 Documents clear
Correlations between Structural and Hardness of Fe-50%Al Coating Prepared by Mechanical Alloying Didik Aryanto; Toto Sudiro; Agus Sukarto Wismogroho
Piston: Journal of Technical Engineering Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Prodi Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (628.649 KB) | DOI: 10.32493/pjte.v1i2.3185

Abstract

Fe-50%Al coatings were deposited on the surface of low-carbon steel using mechanical alloying technique at different milling times. The correlation between structure and hardness of coating before and after heat treatment was investigated. At the milling time of less than 180 min, the coating has an elongated lamellar structure. The size of elongated lamellar structure decreased with increasing milling times which led to an increase in the hardness value of coating. After heat treatment, the coating transformed to FeAl intermetallic phase with a denser structure and uniform in the composition. It affected the hardness of coating. The hardness value of all samples after heat treatment was higher than coating after milling. The hardness of coating was strongly influenced by the morphology and phase of coating.
Pengaruh Jumlah Sudu Turbin Angin Savonius Terhadap Unjuk Kerja Generator (Single Phase) Magnet Permanen NdFeB Anggito Pringgo Tetuko; Candra Kurniawan; Sunardi Sunardi; Ahmad Wahid; Perdamean Sebayang
Piston: Journal of Technical Engineering Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Prodi Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1099.811 KB) | DOI: 10.32493/pjte.v1i2.3198

Abstract

Telah berhasil dibuat disain dan konstruksi turbin angin savoniuspada generator (single phase)magnet permanen NdFeB. Variasi jumlah sudu turbin masing-masing dibuat sebanyak 4, 8 dan 16 buah, dengan sumber fluida(angin) yangberasaldari turbo fan (220V/50Hz – 98W). Pada penelitian ini akan dilihat korelasi antara kecepaatan angin terhadap kecepatan putar generator, output tegangaan tanpa dan dengan beban lampu LED5W, arus listrik dan daya listrik yang dihasilkan generator tersebut. Hasil unjuk kerjagenerator (single phase)magnet permanen NdFeBterhadap pengaruh jumlah sudu turbin relatif linier, baik terhadap kecepatan putar generator, output tegangan, arus dan daya listrik. Korelasi ini menunjukkan bahwa kondisi optimum diperoleh pada kecepatan angin 6,5 m/s dan jumlah sudu turbin sebanyak 16 buah, masing-masing menghasilkan kecepatan putar generator, output tegangan tanpa dan dengan beban, arus dan daya listrik adalah 120rpm, 44,3V, 109,8V, 100mA dan 4W. Generator (single phase)magnet permanen NdFeByang dihasilkan dapat digunakan sebagai lampu darurat terutama pada jalan tol.
Pembuatan dan Karakterisasi Mullite Berbasis Abu Vulkanik dan Alumina Eko Arief Setiadi; M. Hasan Abdul Malik Karimullah; Isamatul Lisa; Sulanjari Sulanjari; Perdamean Sebayang
Piston: Journal of Technical Engineering Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Prodi Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (685.403 KB) | DOI: 10.32493/pjte.v1i2.3188

Abstract

Telah berhasil dibuat keramik berbasis mullite dari abu vulkanik dan Al2O3 dengan metode paduan mekanik dan sintering. Preparasi dimulai dengan proses milling abu vulkanik dan Al2O3. Ukuran diameter rata-rata serbuk hasil milling diperoleh nilai 3,54 µm. Serbuk hasil milling kemudian dikompaksi dan disinter dengan variasi suhu 900, 1000 dan 1100 °C. Hasil uji densitas dan porositas menunjukkan bahwa semakin tinggi suhu sintering maka nilai densitas akan semakin tinggi sedangkan porositasnya semakin rendah. Hasil analisa XRD menunjukkan bahwa terdapat tiga fasa sampel yaitu mullite sebagai fasa dominan serta hematit dan SiO2 sebagai fasa sekunder. Hasil nilai kekerasan sampel menunjukkan bahwa semakin tinggi suhu sintering maka nilai kekerasannya juga semakin tinggi. Nilai optimum sampel diperoleh pada sampel yang disinter pada suhu 1100 °C dengan nilai densitas, porositas dan kekerasan masing-masing sebesar 2,54 g/cm3, 5,21% dan 283,16 HV.
Kata Pengantar dan Daftar Isi Vol. 1 No. 2 Silviana Simbolon
Piston: Journal of Technical Engineering Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Prodi Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (546.173 KB) | DOI: 10.32493/pjte.v1i2.3233

Abstract

Pembuatan dan Pengujian Bulk Density, Fluks Magnetik, dan Mikrostruktur pada Hybrid Magnet Berbasis NdFeB / BaFe12O19 Djuhana Djuhana; Muljadi Muljadi; Sunardi Sunardi; Priyo Sardjono
Piston: Journal of Technical Engineering Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Prodi Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (747.059 KB) | DOI: 10.32493/pjte.v1i2.3199

Abstract

Telah dilakukan pembuatan hybrid magnet permanen berbasis NdFeB dengan penambahan BaFe12O19 ( 5, 10, 15, dan 20 % wt). Aplikasi hybrid magnet permanen NdFeB untuk komponen motor dan generator listrik skala kecil. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruhnya penambahan BaFe12O19 terhadap densitas, fluks magnetik dan mikrostruktur dari hybrid magnet NdFeB. Proses preparasi bahan baku mulai dari pencampuran serbuk NdFeB tipe MQP-B+ dengan BaFe12O19, digerus dan dicampur bahan perekat Epoxy Resin sebanyak 6 %wt dan dicetak dengan gaya 8 tonf sehingga membentuk pellet dengan diameter 18,5 dan tebal 4,3 mm. Sampel yang telah dicetak kemudian dikeringkan pada kondisi vacuum (±15 mbar) dengan temperatur 80°C ditahan selama 1 jam. Karakterisasi yang dilakukan meliputi pengukuran bulk density, microstructurer menggunakan Optical Microscope dan sifat magnet dengan menggunakan Gaussmeter. Dari hasil karakterisasi secara keseluruhan diperoleh kondisi optimum pada komposisi hybrid magnet NdFeB adalah 95% NdFeB, 5 %wt BaFe12O19 . Sifat-sifat hybrid magnet NdFeB tersebut adalah bulk density = 4,469  g/cm3, Fluks magnetik = 1029,85 Gauss, ukuran bulir (grain size) sekitar 4,1 – 5,2 µm.
Rancang Bangun dan Unjuk Kerja Generator Mini Magnet Permanen NdFeB Fluks Radial sebagai Lampu Indikator Emergency Achmad Maulana Soehada Sebayang
Piston: Journal of Technical Engineering Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Prodi Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (803.067 KB) | DOI: 10.32493/pjte.v1i2.3190

Abstract

Rancang bangun generator mini tipe fluks radial telah berhasil dibuat dimana rotor didesain dengan menggunakan bahan magnet permanen NdFeB berbentuk rectangular sebanyak 8 buah (kerapatan fluks magnet 1,28 T). Stator dibuat dengan menggunakan 7 buah kumparan dari kawat tembaga dengan diameter sebesar 0,3 mm dan jumlah lilitan sebanyak 218. Unjuk kerja generator minifluks radial diukur sebagai fungsi kecepatan putar rotor (540 sampai 660 rpm) terhadap output tegangan, arus listrik, daya listrik dan intensitas cahaya yang dihasilkan. Hasil unjuk kerja generator listrik tanpa beban menunjukkan output tegangan maksimum adalah sebesar 219 volt pada kecepatan putar rotor 660 rpm. Pada saat kecepatan putar yang sama dan diberi beban lampu pijar 10 W diperoleh output tegangan, arus listrik, daya listrik dan intensitas cahaya masing-masing sebesar 185 V, 0,36 A, 66,6 W dan 280 Cd. Dengan demikian generator minifluks radial ini dapat diaplikasikan sebagai lampu indikator emergensi (tanda bahaya), khususnya di jalan tol (daerah licin).
Pengaruh Penambahan Doping Mn/Cu pada Barium Heksaferit sebagai Material Penyerap Gelombang Silviana Simbolon; Anggito Pringgo Tetuko; Candra Kurniawan; Perdamean Sebayang; Krista Sebayang
Piston: Journal of Technical Engineering Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Prodi Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1103.79 KB) | DOI: 10.32493/pjte.v1i2.3191

Abstract

Pada penelitian ini, telah dilakukan analisa efek doping Mn2+/Cu2+ sebanyak 0.1%mol terhadap struktur barium heksaferit sebagai material absorbsi gelombang mikro. Sintesis material dilakukan dengan metode mechanical alloying menggunakan planetary ball mill. Powder yang telah di-milling dikalsinasi pada temperature 1000 °C selama 2 jam. Powder hasil kalsinasi di kompaksi dengan tekanan 1.5 kgf/cm2 membentuk pellet dan di sinter pada temperatur 1150 °C selama 2 jam. Dari hasil eksperimen, menunjukkan penambahan ion Mn2+/Cu2+0.1 %mol mengakibatkan nilai densitas bulk meningkat jika dibandingkan dengan  barium heksaferit. Efek penambahan ion Mn2+/Cu2+ menurunkan nilai koersivitas (Hjc) dan menaikkan nilai remanensi (Mr) yaitu BaFe12O19 memiliki Hjc = 6.45 KOe dan Mr = 0.91 KG, BaFe11.9Mn0.1O19 memiliki Hjc = 3.27 KOe dan Mr = 1.62 KG sedangkan BaFe11.9Cu0.1O19 memiliki Hjc = 1.75 KOe dan Mr = 1.79 KG. Pengukuran refflection loss gelombang mikro menggunkan VNA menunjukkan bahwa penambahan ion Mn2+/Cu2+ pada barium heksaferit memiliki rentang frekuensi yang berbeda. Frekuensi BaFe11.9Mn0.1O19 sekitar 4 – 10 GHz dan BaFe11.9Cu0.1O19 sekitar 4 – 8 GHz. Hal ini menunjukkan bahwa besar penyerapan gelombang yang cukup signifikan dengan adanya penambahan doping Mn/Cu 0.1 %mol jika dibandingkan terhadap barium hexaferit.
Pemanfaatan Tandan Kosong Kelapa Sawit sebagai Bahan Baku Kertas Karbon Fredina Destyorini; Nanik Indayaningsih
Piston: Journal of Technical Engineering Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Prodi Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1109.157 KB) | DOI: 10.32493/pjte.v1i2.3184

Abstract

Limbah perkebunan berupa tandan kosong kelapa sawit (TKKS) dapat dimanfaatkan sebagai bahan karbon yang bernilai guna lebih tinggi. Pada penelitian ini dibahas tentang proses pembuatan dan karakterisasi kertas karbon dengan memanfaatkan serat TKKS sebagai bahan bakunya. Kertas karbon yang dihasilkan dapat diaplikasikan sebagai Gas Diffusion Layer (GDL) PEMFC. Pembuatan kertas karbon pada penelitian kali ini terdiri dari 2 tahap yaitu pembuatan bahan karbon dari serat TKKS dan pembuatan kertas karbon. Pada tahap pertama, bahan karbon dihasilkan dari proses karbonisasi dan pirolisis serat TKKS hingga suhu 1300oC. Bahan karbon yang dihasilkan selanjutnya digunakan sebagai bahan dasar untuk pembuatan kertas karbon pada tahap kedua. Pembuatan kertas karbon dilakukan dengan cara mencampurkan bahan karbon yang dihasilkan pada tahap pertama dengan polimer ethylene vinyl acetate (EVA) dan poly ethylene glycol (PEG) sebagai binder ke dalam pelarut xylene. Proses pencampuran dilakukan pada suhu 90oC hingga membentuk slurry, dan dilanjutkan dengan proses pencetakan pada cetakan kaca. Berdasarkan hasil pengujian konduktivitas listrik terlihat bahwa nilai konduktivitas listrik karbon TKKS meningkat seiring dengan pertambahan suhu pirolisis. Nilai konduktivitas listrik serbuk karbon TKKS 500oC sebesar (1,02x10-6)-(3,90x10-5)S/cm; 700oC sebesar (0,021-0,025) S/cm; 900oC sebesar (2,95- 2,96) S/cm; dan untuk 1300oC sebesar (7,97-8,03) S/cm. Penggunaan bahan polimer yang tidak konduktif menyebabkan kertas karbon yang dihasilkan memiliki nilai konduktivtas listrik yang lebih rendah dibandingkan bahan karbonnya.
Karakteristik Hidrokimia Akibat Pengaruh Formasi Batuan pada Mata Air Panas Di Desa Wukirharjo, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur Sepridawati Siregar; Desi Kiswiranti; M. Jamaluddin
Piston: Journal of Technical Engineering Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Prodi Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (811.949 KB) | DOI: 10.32493/pjte.v1i2.3192

Abstract

Penelitian dilakukan di desa Wukirharjo, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur tentang pengaruh formasi batuan terhadap karakteristik hidrokimia sumber mata air panas dengan suhu mencapai 500°C di Wana Wisata Prataan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan parameter fisika dan kimia yang terdapat pada sumber mata air panas dan selanjutnya dianalisis hubungan kandungan logam yang dimiliki sumber mata air panas terhadap formasi batuan di daerah Kecamatan Parengan. Pengujian bau dan rasa langsung dilakukan di lokasi penelitian dengan sedikit berbau sulfur dan tidak berasa, sedangkan nilai pH adalah 6,5yang termasuk pada kategori asam. Kandungan sulfur pada mataair panas ini cukup tinggi yaitu 153 mg/L dan nilai kesadahan 65,8mg/L tetapi masih dibawah baku mutu air bersih yang ditetapkan. Sumber mata air panas yang tersingkap di daerah Wukirharjo tersusun atas batugamping dan batupasir kuarsa yang termasuk dalam zona rembang. Dimana zona ini merupakan formasi ngrayong yang terbentuk karena adanya silika yang didominasi oleh logam Fe dengan konsentrasi 10,554 mg/L dan Al dengan konsentrasi 4,552 mg/L. Sumber mata air panas ini memiliki TDS rendah dengan nilai 8,3mg/L dan digolongkan sebagai air lunak (soft water), sehingga masih layak sebagai air pemandian.
Kata Pengantar dan Daftar Isi Vol. 1 No. 2 Silviana Simbolon
Piston: Journal of Technical Engineering Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Prodi Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pjte.v1i2.3233

Abstract

Page 1 of 2 | Total Record : 18