cover
Contact Name
Fauziah Astrid
Contact Email
fauziah.astrid@uin-alauddin.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalisa@uin-alauddin.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Jurnalisa : Jurnal Jurusan Jurnalistik
ISSN : 24606766     EISSN : 26860570     DOI : -
Journalisa Journal is a scientific publication for research topics and studies on journalism and mass media. The form of publiation that we receive will be reviewed by reviewers who have a concentration in the field of journalism, specifically mass media and Communication.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 1 (2017)" : 10 Documents clear
MALE GAZE DALAM FOTOGRAFI MODEL: OBJEKTIFIKASI DAN KOMERSIALISASI TUBUH PEREMPUAN Rivi Handayani
Jurnal Jurnalisa: Jurnal Jurusan Jurnalistik Vol 3 No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jurnalisa.v3i1.3086

Abstract

Kajian paper ini menggunakan teori psikoanalistik “male gaze” oleh Laura Mulvey untuk menganalisis objektifikasi perempuan dalam genre fotografi model. Metode yang digunakan adalah wawancara respatoris. Informan terdiri dari fotografer dari tiga daerah yaitu Yogyakarta, Makassar dan Kendari untuk mendapatkan data yang subjektif. Hasil kajian menunjukkan bahwa photographer mempunyai kekuasaan terhadap perempuan sebagai objek foto. Perempuan adalah suatu objek seksual hasil konstruk kaum laki-laki untuk ditonton laki-laki lain. Laki-laki sebagai Fotografer mengabungkan tatapannya dengan tatapan spektator dalam mengobjektifikasi perempuan. Dengan dimediasi oleh teknologi kamera objektifikasi terhadap perempuan tersebut ternormalisasikan. Sebagai konsekuensinya representasi perempuan  masih dikonstruksi oleh hegemoni laki-laki; perempuan berusaha terus-menerus untuk meyesuaikan diri untuk hidup dalam dunia laki-laki. Dominasi laki-laki terhadap perempuan dalam fotografi model adalah bentuk dari kekuatan phallocentrism.
PERSEPSI MAHASISWA MENGENAI LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING FAKULTAS DAKWAH DAN KOMUNIKASI UIN ALAUDDIN MAKASSAR Syamsidar Syamsidar
Jurnal Jurnalisa: Jurnal Jurusan Jurnalistik Vol 3 No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jurnalisa.v3i1.3057

Abstract

Layanan bimbingan dan konseling merupakan layanan yang ada pada setiap jenjang pendidikan termasuk jenjang perguruan tinggi. Hal ini dilakukan dengan melihat banyaknya problema yang dihadapi oleh seorang mahasiswa dalam perkembangan studinya, baik yang berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan pembelajaran dan pemilihan studi, maupun dalam pengelolaan dirinya sebagai mahasiswa. Dalam kaitan dengan permasalahan tersebut, seorang mahasiswa dituntut untuk dapat mengelola hidupnya dan dapat mengatur kehidupannya sendiri. Namun, dalam merealisasikan kemandirian dan perkembangan, mahasiswa tidak selalu mulus dan lancar. Banyaknya hambatan dan problema yang dihadapi dalam proses kehidupan sehingga  membutuhkan layanan bimbingan dan konseling.
EKSISTENSI JURNALISME DI ERA MEDIA SOSIAL Dian Muhtadiah Hamna
Jurnal Jurnalisa: Jurnal Jurusan Jurnalistik Vol 3 No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jurnalisa.v3i1.3090

Abstract

Social media that appear lately indeed change the panorama of journalism in Indonesia. Especially concerning the process of gathering news, the process of making news, and the process of spreading the news. Future Journalism-the old and the new-should refer to how people use the news and what they need from journalists.
JURNALISTIK DAKWAH (SEBUAH MODEL KOMUNIKASI ISLAMI) Suf Kasman
Jurnal Jurnalisa: Jurnal Jurusan Jurnalistik Vol 3 No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jurnalisa.v3i1.3058

Abstract

One of the functions of journalism is as defenders of truth and fairness. Many people refer to it as a universal function  and ideal. A journalist is never asked to provide information, but it is its own initiative. They offer an event that, in the presence of a reporter (messenger), will bridge the relationship between man, nature, and not the relationship between conqueror or conquered, or God's servant, but the relationship of togetherness in submission to Allah. Its existence is equivalent to the ministry, bureau, or other parts, which both have their own methods for achieving the goals of da’wah. The development dissemination of Islam tends to increase through electronic media, as well as  print media. Journalism as a tool  has a very powerful effect though it may appear slower, but leaves a deep impression.The existence of journalistic da’wah not only as a information tools of education and entertainment, but its main purpose is a religious leader as mission developing “Amar Ma’ruf Nahi Munkar”, in Al-Qur’an S. Ali Imran (3): 104.
ANALISIS WACANA TERHADAP TEKS BERITA PEMBUBARAN HTI PADA MEDIA ONLINE LIPUTAN6.COM TERBITAN MEI-JULI TAHUN 2017 Faika Burhan
Jurnal Jurnalisa: Jurnal Jurusan Jurnalistik Vol 3 No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jurnalisa.v3i1.3091

Abstract

Penelitian ini berjudul Analisis Wacana terhadap Teks Berita Pembubaran HTI pada Media Online Liputan6.Com Terbitan Bulan Mei-Juli 2017. Penelitian ini membahas peran media online dalam masyarakat sebagai pemberi informasi untuk membentuk opini publik. Hal tersebut mengingat keberadaan media online yang dianggap menjadi pilihan tercepat pembaca untuk mengetahui informasi teraktual. Penelitian ini difokuskan pada analisis tentang wacana teks berita Media Online Liputan6.Com dalam menyampaikan berita tentang Pembubaran ORMAS Hizbut Tahrir Indonesia terbitan bulan Mei hingga Juli tahun 2017. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Data-data akan dianalisis menggunakan model analisis Theo Van Leeuwen. Analisis Van Leeuwen secara umum menampilkan bagaimana pihak-pihak dan aktor ditampilkan  atau terkadang dihilangkan dalam pemberitaan. Dalam teori tersebut, terdapat teknik eksklusi dan inklusi yang digunakan untuk menghadirkan atau memarjinalkan salah satu pihak. Teknik ekslusi terbagi menjadi pasivasi dan penggantian anak kalimat, sedangkan teknik inklusi terbagi menjadi tujuh, yakni diferensiasi-indeferensiasi, objektivikasi-abstraksi,  nominasi-kategorisasi, nominasi-identifikasi, determinasi-indeterminasi, asimilasi-individualisasi, dan asosiasi-disasosiasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa judul-judul berita yang dimuat oleh media online Liputan6.com menggunakan strategi inklusi dengan menghadirkan semua aktor dalam pemberitaan. Melalui pilihan kata dan tata bahasa yang digunakan, Liputan6.com terlihat berupaya menghasilkan berita yang sesuai dengan prinsip pragmatik jurnalistik yaitu ekspresif, prosesibilitas, ekonomis dan provokatif. Melalui judul-judul berita tersebut, tergambar penegasan dan penolakan Pemerintah terhadap keberadaan ormas HTI di Indonesia sebagai ormas yang bertentangan dengan ideologi negara. Melalui strategi inklusi yang terjadi secara berulang-ulang dalam beberapa judul berita beserta penempatan struktur kalimat, terlihat keberpihakan Liputan6.com terhadap Pemerintah.
DINAMIKA PEMBELAJARAN BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI PADA LEMBAGA PENDIDIKAN TINGGI Usman Usman
Jurnal Jurnalisa: Jurnal Jurusan Jurnalistik Vol 3 No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jurnalisa.v3i1.3065

Abstract

Seiring dengan kemajuan zaman, penerapan teknologi modern dan kekinian semakin digalakkan dalam berbagai sektor kehidupan, termasuk dalam dunia pendidikan dan pembelajaran baik di kelas konvensional maupun di luar kelas secara online, sehingga diharapkan bahwa semakin modern teknologi tersebut maka semakin mudah bagi para pendidik dalam dalam mencapai tujuan pembelajarannya. Pembelajran bebasis teknologi informasi pada lembaga pendidikan tinggi telah menjadi perhatian serius bagi pengelola lembaga pendidikan, sebab bila lembaga pendidikan terutama lembaga pendidikan tinggi tidak menerapkan atau mengaplikasikan program pembelajaran online dengan dukungan teknologi terkini maka perguruan tinggi tersebut akan tergeser dan ditinggalkan oleh para peserta didiknya. Program pembelajaran berbasis teknologi informasi dengan berbagai dinamikanya menjadikan pembelajaran semakin menarik dan menantang, karena peserta didik dan pendidik tidak lagi dibatasi oleh ruang dan waktu sebagaimana dalam pembelajaran konvensional dalam proses pembelajarannya. Pembelajaran kini menggunakan media komputer berbasis online yang aplikasinya biasa disebut e-learning atau web-learning.
EKSISTENSI MEDIA INTERNAL SEBAGAI ALAT KEHUMASAN (STUDI KASUS MAJALAH EMPATI PSMP TODDOPULI MAKASSAR) A.Fauziah Astrid
Jurnal Jurnalisa: Jurnal Jurusan Jurnalistik Vol 3 No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jurnalisa.v3i1.3096

Abstract

Kehadiran media internal menjadi perpanjangan tangan sebuah instansi swasta maupun negeri. Keberadaan media internal seperti Majalah Empati di PSMP Toddopuli Makassar sejak 2010 memperlihatkan eksistensi media cetak. Pengelola majalah mampu mempertahankan eksistensi karyanya dengan melihat pembaca, quantity, frequency, policy, title, proses percetakan, style, free issue or cover price, iklan, distribusi. Selain itu, konten dari sebuah majalah walaupun isinya terbatas pada pemberitaan institusi, tetapi isi atau konten dari media internal menjadi pilihan pembaca untuk melanjutkan membaca atau tidak.
KONSEP BERITA DALAM AL-QUR’AN (IMPLIKASINYA DALAM SISTEM PEMBERITAAN DI MEDIA SOSIAL) Iftitah Jafar
Jurnal Jurnalisa: Jurnal Jurusan Jurnalistik Vol 3 No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jurnalisa.v3i1.3052

Abstract

This paper aims at revealing the concept of news in the Qur’an. Even though the Qur’an is not the book of science it contains some scientific clue includes journalistic. One of journalistic aspects is news. The Qur’an provides some basic concept of news which covers key terms of news, its classification, and its implication in the news release. Qur’anic concept of news refers to these key words namely: 1. Al-naba’, al-ḥadȋth, and al-‘ifk. News can be classified among others, in four classifications: 1. News of ancient people, the prophets and their communities, 2. News of scientific contents of the Qur’an, and 3. News of the unseen. Social media plays some important role includes: 1. As a medium of friendship, 2. As a medium as ideas sharing, 3. As a medium of business, and 4. As a medium of Da‘wa. The implication of social media covers: 1. News should have a clear source, 2. News should be true, and 3. News should be met with the fact.  
KRITIK SOSIAL (DALAM PERSPEKTIF DAKWAH) Alamsyah Alamsyah
Jurnal Jurnalisa: Jurnal Jurusan Jurnalistik Vol 3 No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jurnalisa.v3i1.3071

Abstract

Dakwah merupakan upaya mengajak manusia ke jalan Tuhan yang termanifestasi dalam pencerminan segala bentuk kemaslahatan dan pencegahan kemungkaran. Dakwah disamping menjadi tugas yang sarat dengan dimensi Ilahiyat juga berimplikasi Insaniyat. Mewujudkan sesuatu yang ma’ruf menjadi intrinsic manusia dan menjadi fokus dakwah. Mencegah kemungkaran juga menjadi obsesi setiap orang yang sadar akan nilai-nilai universal.Dinamika dalam kehidupan sosial dengan berbagai dimensi dan implikasinya, membuat dakwah semakin tertantang dan tangan dakwah semakin  kompleks. Tanpa tantangan, dakwah akan statis dan mustahil akan mampu memberikan solusi terhadap masalah-masalah yang rumit dihadapi dalam kehidupan sosial. Tantangan pada hakekatnya, merupakan bagian dari kritik sosial yang muncul sebagai kreatifitas untuk produktifitas. Kritik sosial  sangat mempengaruhi format kebijakan dalam menentukan arah kehidupan bermasyarakat dan bernegara.Kritik sosial adalah sifat berbeda pendapat yang muncul dari penilaian yang kritis terhadap situasi. Hal ini sangat diperlukan demi mencegah timbulnya kesewenang-wenangan. Dalam konteks demikian, kritik sosial sekadar teknik untuk secara terbuka saling menunjukkan sikap yang sebenarnya dalam beramar ma’ruf nahi munkar.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI DAN INFORMASI DALAM PENGEMBANGAN DAKWAH M Ishaq Shamad
Jurnal Jurnalisa: Jurnal Jurusan Jurnalistik Vol 3 No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jurnalisa.v3i1.3053

Abstract

Tulisan ini menyajikan beberapa aspek penting kaitan antara teknologi komunikasi dan informasi dengan peningkatan dan pengembangan dakwah, termasuk dakwah melaui pendidikan. Dalam kehidupan manusia di era global saat ini, manusia selalu berhubungan dengan teknologi, yang pada hakikatnya adalah alat untuk mendapatkan nilai tambah dalam menghasilkan produk yang bermanfaat. Teknologi sekarang ini perkembangannya sudah sangat pesat. Situasi masyarakat membawa kepada keadaan yang sejalan dengan kecenderungan global yang ditandai dengan era informasi, era keterbukaan, era demokratisasi, deregulasi dan desentraralisasi. Namun demikian euphoria kebebasan dan perubahan  ini jangan sampai membawa  bangsa tenggelam di dalam perubahan-perubahan yang amat cepat, tetapi bagaimana  sebagai individu dan kelompok baik pada tingkat lokal, nasional maupun global memposisikan diri dalam menghadapi gejolak perubahan tersebut.

Page 1 of 1 | Total Record : 10