cover
Contact Name
Toni Markos
Contact Email
markos_wita@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Fakultas Ushuluddin Dan Studi Agama UIN Imam Bonjol Padang
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Ulunnuha
ISSN : 20863721     EISSN : 26856050     DOI : https://doi.org/10.15548
Core Subject : Religion,
Jurnal Ulunnuha adalah jurnal yang diterbitkan oleh Prodi Tafsir Hadis Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama UIN Imam Bonjol Padang. Jurnal ini fokus memuat tulisan yang diangkatkan dari hasil penelitian, pemikiran, gagasan konseptual atau kajian analitis kritis yang berkaitan dengan al-Qur`an dan Hadis atau kajian al-Qur’an dan Hadis yang bersifat interdisipliner dengan ilmu-ilmu lain.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 1 (2019)" : 8 Documents clear
KARAKTERISTIK KITAB AL-ASAS FI AL-TAFSIR KARYA SA’ID HAWA Mhd. Idris
Jurnal Ulunnuha Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/ju.v8i1.294

Abstract

Kitab al-asas fi al-tafsir adalah sebuah karya monumental Said Hawa yang lahir pada tahun 1935 M. Melalui kitabnya ini, Said Hawa menunjukkan usahanya menafsirkan Alquran dengan pendekatan ilmu munasabah serta kecenderungan tasawuf dalam penafsirnnya. Kitab tafsir ini terdiri dari 11 jilid. Kitab ini ditulis ketika ia menjalani masa tahanan politik semasa pemerintahan Hafiz al–Asad dalam kurun waktu lima tahun sekitar 1973–1978 M. Karakteristik kitab ini terletak pada analisis aspek munasabah dengan konsep kesatuan Alquran (al–Wahdah al–Quraniyyah). Selain itu, orientasi penulisan tafsir ini berorientasi untuk menjelaskan aspek aqidah (ushuluddin), fiqh, ruhiyyah,  dan sulukiyyah. Dua hal terakhir berkenaan dengan kajian tasawuf dan prilaku menempuh jalan tasawuf. Kitab al-asas fi al-tafsir ini dapat ditegaskan mengusung teori munasabah sebagai karakter metodologis secara umum dan corak sufistik sebagai karakter substansi penafsiran.
KRITIK HADITS DALAM KAWASAN KAJIAN SEJARAH Rahmi Rahmi; Taufiqurrahman Taufiqurrahman
Jurnal Ulunnuha Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/ju.v8i1.297

Abstract

The position of hadith criticism is explicitly directed at the criticism of sanad (external criticism; naqd al-khariji) and matan criticism (internal criticism; naqd al-dakhili) basically based on the existence of hadith as the second source which needs to be maintained so that there is an assessmentcritics of the narrators have a purpose to determine the acceptance or rejection of their narrations which are equipped with comprehensive data about the rawi assessed. in this case it is very possible for various approaches, such as the historical approach as a study area, even the approaches of other social sciences as an effort to understand the behavior formed by certain positions in society. in other words, Scientific Kum Doktriner; do not see the doctrinal aspects of sich, but also the scientific aspects.
STUDI HADIS MUSLIM (KASUS HADIS MAUQUF TENTANG PRAKTIK NIKAH MUT’AH PADA MASA SAHABAT) Muhammad Fauzhan 'Azima
Jurnal Ulunnuha Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/ju.v8i1.289

Abstract

Sebagai hadis yang bersumber dari sahabat, hadis mauquf tidak selalu seirama dengan hadis Nabi (hadis marfu’). Terkadang muatan hadis mauquf terlihat bertentangan dengan matan hadis marfu’. Pada bab nikah mut’ah misalnya, ditemukan hadis mauqufyang menginformasikan terjadinya praktik nikah mut’ah pada masa sahabat (pasca wafatnya Rasulullah). Informasi ini terlihat tidak sejalan dengan hadis marfu’ yang justru memuat pengharaman abadi nikah mut’ah oleh Rasulullah. Dua hadis ini sama-sama termaktub dalam Sahih Muslim(salah satu kitab kompilasi hadis yang diklaim penyusunnya hanya memuat hadis sahih), sehingga penelitian terhadap hadis tersebut sekaligus menjadi batu ujian bagi konsistensi Imam Muslim (penyusun Sahih Muslim) dalam menerapkan kriteria kesahihan hadisnya. Berangkat dari latar belakang masalah ini, penulis tertarik meneliti kualitas hadis mauquftentang praktik nikah mut’ah pada masa sahabat serta konsistensi Imam Muslim dalam menerapkan kriteria kesahihan hadisnya terhadap hadis mauquf yang secara lahir terlihat menyalahi hadis marfu’ tersebut. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hadis mauquf tentang praktik nikah mut’ah pada masa sahabat dalam Sahih Muslimberkualitas maqbul (sanadnya berstatus hasan li gairih dan matannya bernilai sahih). Kualitas maqbul hadis mauquf tentang praktik nikah mut’ah pada masa sahabat ini menjadi indikasi konsistensi Imam Muslim dalam menerapkan kriteria kesahihan hadisnya terhadap hadis mauquf tersebut.
AGAMA DALAM PERSFEKTIF AL-QUR’AN Rahmat Hidayat
Jurnal Ulunnuha Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/ju.v8i1.296

Abstract

الدين هو تيقن شخص على ذات قدير الذي يحيط كل عالم, والمكلمون يقسم الأديان على قسمين دين سموي و دين أرضي. فإن الدين السموي هو دين الوحي و الدين الأرضي هو عادة الناس التى تكون تيقنا أو دينا فكان يقع على فعل الشرك. فإن المتكلمون فى الإندونسي يقسم الدين السموي على ثلاثة أقسام يهودي و نصراني و إسلامي خلافا على الكتب التي تنتشر فى شرق الأوسط فإن الدين السموي واحد تعنى الإسلام دين الأنبياء و الرسل من أدم إلى محمد صلى الله عليه و سلم. فهذه الرسالة أنا أريد أنظر إلى القرأن عن الدين و موقف القرأن عن دين الأنبياء و الرسل و موقفه عن دين السموي هل يدخل اليهودي والنصراني فى الدين السموي.
SIMBOLISME DALAM TRADISI KATAM KAJI MASYARAKAT PAUH NAGARI KAMANG MUDIAK KABUPATEN AGAM Gusnanda Gusnanda
Jurnal Ulunnuha Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/ju.v8i1.290

Abstract

Masyarakat muslim di Indonesia  memiliki keunikan dan keistimewaan tersendiri dalam mempraktikkan ajaran agamanya. Termasuk tentang bagaimana cara memotivasi anak-anak untuk belajar al-Qur’an, seperti yang terdapat dalam tradisi Katam Kaji masyarakat Pauh. Tidak hanya itu, dalam tradisi tersebut terkandung juga nilai-nilai budaya dan ajaran Islam yang diekspresikan dalam bentuk simbolik dan praktik. Keduanya memiliki makna dan fungsi tersendiri bagi masyarakat setempat. Makna simbolik itu terdapat dalam atribut yang digunakan ketika acara berlangsung, seperti: pakaian kebesaran, gelar adat, dan mushaf al-Qur’an. Sedangkan makna praktik yang menjadi esensi dari tradisi ini terkandung dalam setiap interaksi dan komunikasi yang terbangun selama acara berlangsung.
دراسة منهج النواوي البنتني فى تفسير مراح لبيد Abdul Khobir; Syafruddin Syafruddin; Mhd. Idris
Jurnal Ulunnuha Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/ju.v8i1.288

Abstract

هذا البحث تتحدث عن تفسير مراح لبيد الذي ألفه الشيخ النواوي البنتني. هذا التفسير من التفسير المعاصر الذي لابد فيه من البحث للأسباب منها: أن النواوي البنتني من مفسري الإندونسيا و لا يكتب أحد تفسيرا للقرآن كاملا من إندونسي بلغة العربية إلا النواوي البنتني، و دراسة المنهج بحث مهتم للمبتدئ، لأن هذا الموضوع ينمو علوما متنوعا، كذالك دراسة منهج التفسير .وقال في مقدمته أنه خاف أن يدخل فى الرأي، و يشرع فى تفسيره لسورة الفاتحة بدون ذكر مصادرها  كما كان  كثير من تفسير بالمأثور.و بعد أن اطلع الباحث تفسير مراح لبيد و مصادره و كتب المتعلقة بهذا البحث فوجد الحصول أن منهج تفسير النواوي البنتني هو الإجمالي لأنه إنما يزداد قليلا على أقوال تفاسيره نفسه.
REKONSTRUKSI SEJARAH SHALAT SEBAGAI LEMBAGA KEAGAMAAN ISLAM (Telaah kitab Tafsir Ibnu Katsir) Oktari Kanus
Jurnal Ulunnuha Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/ju.v8i1.291

Abstract

This research was conducted in order to reveal the details and details of the history of prayer history in the interpretation of Ibn Kathir. In this study, several important conclusions can be taken, First, prayer actually has been long before Islam came, as evidenced by the practices of prayer performed by Pagan around the Ka'bah in certain different ways and relationships with the way of Islamic prayer compilation comes. Second, from the interpretation data that the writer can convey the period of the stipulation of prayer in the interpretation of Ibn Kathir into two, namely the obligation prayer before Isra` and Mi`raj, and obliation prayer by Isra` and Mi`raj. To pray before Isra` and Mi`raj, the Messenger of Allah had performed the evening prayer through Surat al-Muzzammil sentence 1 and prayed in the morning and evening with the anatomy of the raka`at prayer only two raka`at-dua raka`at, because of Isra `and Mi`raj as the beginning of the five-day prayer period, raka`at prayer still consists of two raka`at, the prayer provisions are fourteen raka`at fix the Prophet's compilation in Medina, by providing the two prayers raka`at is given to those who is on the way (Safar) and prayer with four raka`at is intended for the settled. Third, the night prayer required to complete the beginning of prophethood became the sunna of the compilation of Muslims already in Medina, due to the factor of seeing the enthusiasm of Muslims who performed the evening prayers so that they were burdensome.
PENAFSIRAN KISAH LUQMAN DALAM AL-QUR’AN: Relevansinya dengan Pendidikan Keimanan dalam Keluarga Rusydi AM
Jurnal Ulunnuha Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/ju.v8i1.293

Abstract

Kisah atau sejarah adalah salah satu bagian dari kandungan yang terdapat dalam al-Qur’an.  Pengungkapan berbagai bentuk kisah itu bukan tanpa makna dan nilai, karenaAllah tegaskan bahwa pada kisah-kisah itu terdapat ibrah (pelajaran) yang dapat ditangkap oleh orang-orang yang punya nyali  tinggi yang al-Qur’an menyebutnya dengan istilah ulul albab.Salah suatu kisah itu adalah tentang Luqmanul Hakim terdapat dalam surat ke31, yaitu Surat Luqman. Luqman banyak memberikan berbagai petunjuk kepada anaknya, hal itu  dapat dilihat pula dalam berbagai perspektif; akidah, ibadah, dan akhlak. Pengungkapan kisah Luqman ini dalam al-Qur’an dapat dijadikan acuan dan pedoman dasar bagi keluarga Muslim,--terutamauntuk dikembangkan dan  diaplikasikan bagi keluarga masing-masing yang muaranya   untuk menampakkan  dan memainkan peran   keluarga dalam pendidikan generasi muda, terutama dalam pembentukan keluarga yang Islami, tentu saja dalam perspektif dunia pendidikan. Hal itu, secara spesifik dapat dikategorikan tentang materi pendidikan, metode pendidikan, bahkan seni mendidik.

Page 1 of 1 | Total Record : 8