cover
Contact Name
Toni Markos
Contact Email
markos_wita@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Fakultas Ushuluddin Dan Studi Agama UIN Imam Bonjol Padang
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Ulunnuha
ISSN : 20863721     EISSN : 26856050     DOI : https://doi.org/10.15548
Core Subject : Religion,
Jurnal Ulunnuha adalah jurnal yang diterbitkan oleh Prodi Tafsir Hadis Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama UIN Imam Bonjol Padang. Jurnal ini fokus memuat tulisan yang diangkatkan dari hasil penelitian, pemikiran, gagasan konseptual atau kajian analitis kritis yang berkaitan dengan al-Qur`an dan Hadis atau kajian al-Qur’an dan Hadis yang bersifat interdisipliner dengan ilmu-ilmu lain.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2 (2019)" : 8 Documents clear
STUDI TERHADAP PENAFSIRAN FAKHR AL-DÎN AL-RÂZÎ TENTANG ‘ISHMAH NABI IBRAHIM AS Johari Jamal
Jurnal Ulunnuha Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/ju.v8i2.1252

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk menemukan dan mendapatkan pemahaman yang konfrehensif terkait dengan penafsiran al-Râzî terhadap ‘ishmah Nabi Ibrahim as. Untuk mencapai tujuan tersebut, penulis melakukan penelitian  kepustakaan (library research), dengan pendekatan tafsir maudhû’i. Sejauh penelitian yang penulis lakukan terhadap penafsiran al-râzî, maka penulis berkesimpulan bahwa dalam pemahamannya, ‘ishmah al-anbiyâ’ merupakan terpeliharanya seorang nabi yang tidak hanya selamat dari kematian atau ancaman para musuh-musuhnya dalam menyampaikan risalah, melainkan lebih dari itu, seperti terpelihara dari melakukan perbuatan-perbuatan salah, tercela yang berujung kepada sebuah dosa, baik dosa yang tergolong kecil maupun dosa besar.  Setelah dikritisi lebih dalam, yang menjadi keistimewaan al-Râzî dalam hal ini adalah, mengemukan sisi negatif yang dituduhkan kepada nabi Ibrahim as, kemudian menjawabnya sesuai dengan porsi tuduhan tersebut, al-Râzî  memberi solusi dari setiap tuduhan tersebut.
KESEHATAN REPRODUKSI MENURUT AL-QURAN SURAT AL-BAQARAH/2 AYAT 222-223 Dewi Murni
Jurnal Ulunnuha Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/ju.v8i2.1254

Abstract

Tulisan ini membahas kesehatan reproduksi di dalam surah al-Baqarah/2 ayat 222. Ayat ini memberikan penjelasan tentang pentingnya menjaga kesehatan reproduksi melalui hubungan seksual antara suami istri. Ini berangkat dari persoalan maraknya penyakit yang menyerang wilayah reproduksi. Hal ini lebih  disebabkan oleh sikap masyarakat yang antipati dan negatif terhadap hak-hak reproduksi. Oleh sebab itu, penting melihat persoalan ini secara normatif dalam sumber ajaran Islam. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, yakni menyajikan data-data yang berasal dari perpustakaan untuk dideskripsikan secara analitis. Untuk mendukung data primer dari Qs. al-Baqarah/2: 222, studi ini menggunakan sumber sekunder seperti kitab tafsir, dan karya-karya yang terkait dengan kesehatan reproduksi dijadikan sebagai sumber sekunder. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Allah SWT melarang seorang suami melakukan hubungan seksual bersama istrinya dalam keadaan haid. Karena hubungan seksual yang dilakukan pada saat haid akan mendatangkan berbagai macam penyakit. Bila itu terjadi maka secara efektif akan mempengaruhi kehidupan sang perempuan.
EKOLOGI KELUARGA BERBASIS AL-QURAN DAN UPAYA PENCEGAHAN WOMEN TRAFFICKING Ina Salma Febriany
Jurnal Ulunnuha Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/ju.v8i2.1255

Abstract

Tulisan ini membahas tentang konsep ekologi keluarga berbasis al-Quran dalam upaya  pencegahan perilaku perdagangan perempuan yang akhir-akhir ini marak terjadi.Praktik perbudakan perempuan dalam tinjauan sejarah sekarang muncul dalam kemasan modern, yakni perdaganganperempuan. Ini tidak saja didorong oleh faktor kejahatan kemanusiaan dalam bentuk komoditas seks dan eksploitasi perempuan, namun juga didorong oleh faktor internal, yakni minimnya fungsi ekologi keluarga dalam menciptakan lingkungan yang kondusif, baik sosial, pendidikan, hukum, maupun ekonomi . Fenomena ini menuntut solusi. Dalam hal ini penulis menawarkan konsep ekologi keluarga berbasis al-Qur’an sebagai alternatif. Untuk melihat persoalan ini, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode tafsir tematik dengan teknis analis data deskriptif-analitis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konsep ekologi keluarga berbasis al-Quran menawarkan solusi konstruktif bagi pencegahan women trafficking. Kata kunci utama dalam konsep ini adalah nilai-nilai ketuhanan (spiritual dan moral), nilai-nilai kemanusiaan, kebersamaan, keadilan, kesetaraan, saling keterkaitan, kepemimpinan, kemandirian, profesionalitas, dan kebijakan pemerintah.Kata kunci ini merupakan solusi konstruktif bagi pencegahan women trafficking dalam lima level ekologi keluarga. Ia dilakukan secara sistematis, kolektif, bertumpu pada nilai-nilai, serta adanya kebijakan pemerintah yang berpihak pada perempuan.
مقارنة بين علوم الحديث ابن الصلاح الشهير بمقدمة ابن الصلاح وبين فروعه Zulhendri Rais
Jurnal Ulunnuha Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/ju.v8i2.1248

Abstract

إن كتاب علوم الحديث الشهير بمقدمة ابن الصلاح، وقد تميز ابن الصلاح في تأليفه من تاليفات علوم الحديث، وقد سلك في كتابه منهجا مميزا، ولذا رغب الباحث في هذا البحث أن يعرض و يبين منهجا هذا المنهج لإبن الصلاح في علوم الحديث, وذكر مقارنة بين ابن الصلاح وفروعها كسيوطي والعراقي وأضاف بتعريف ألفيتيهما. بعد عرض مميزات كل من الألفيتين يتضح لنا أن لا غنى لنا لطالب العلم عنهما معا، فألفية العراقي لأصلتها ووضوحها، وذكر أراء العلماء فيها تترجها على ألفية السيوطي، ولا أدل على ذلك من اهتمام العلماء بها شرحا وتعليقا، بخلاف ألفية السيوطي إذ لم يشرحها يوى مصنفها والثلاثة من المتأخرين، وألفية السيوطي بجمعها وزوائدها وإيجازها وترتيبها تفوق ألفية العراقي.
PENDEKATAN ILMU BALAGHAH DALAM SHAFWAH AL-TAFÂSÎR KARYA ‘ALI AL-SHABUNY Juhdi Rifai
Jurnal Ulunnuha Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/ju.v8i2.1256

Abstract

Artikel ini mengkaji pendekatan ilmu balaghah dalam kitab Shafwah al-Tafâsir karya Imam ‘Ali al-Shabuniy. Salah satu bentuk i’jâz al-Qur’an terletak pada susunan yang fashih dan mengandung unsur Balaghah. Karena itu, diperlukan pendekatan ilmu Balaghah dalam menafsirkan al-Qur’an. Kebutuhan ilmu Balaghah untuk menafsirkan al-Qur’an sudah disadari pada awal perkembangan Islam. Kitab Shafwah al-Tafasir memiliki keunikan tersendiri ketika menggunakan Ilmu Balaghah dalam menjelaskan.  Al-Shabuni menyajikannya secara sederhana dan sistematis. Untuk mendalami pendekatan ilmu balaghah dalam kitab Shafwah al-Tafâsir, penelitian ini mengunkan metode kualitatif deskriptif, dengan mengambil surat al-Fatihah sebagai objek kajiannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa al-Shabuni ketika menafsirkan surah al-Fatihah, menyebutkan beberapa unsur ilmu Balagha, yaitu: ada ungkapan jumlah khabriyah, tetapi yang dimaksud adalah jumlah insyâiyyah; iltifat; taqdîm dan ta’khîr, yang berfungsi sebagai qahr atau hashr ; alif lam pada lafadz al-hamdu bermakna li al-istighrâq ; jâr-majrûr pada lafadz lillâhi bermakna ikhtishah (pengkhususan); ada lafadz yang dibuang mahdzûf ; adanya bentuk tashrîh setelah ibhâm; Ada bentuk fi’il amr (kata kerja perintah) yang bermakna terus-menerus dan selamanya; dan Saja’ mutawâzy.
EPISTEMOLOGI TAFSIR MUHAMMADIYAH DALAM TAFSIR AT-TANWIR Muhammad Taufiq
Jurnal Ulunnuha Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/ju.v8i2.1249

Abstract

Epistemologi tafsir merupakan disiplin ilmu yang berusaha untuk mengungkap pertanyaan-pertanyaan mendasar tentang teori ilmu pengetahuan tentang tafsir. Bagaimana sebuah karya tafsir dapat diuji kebenarannya berdasarkan norma epistemik. Artikel ini mencoba mengeksplor karya tafsir Muhammadiyah merupakan salah satu karya dari sederet karya-karya tafsir kontemporer yang lahir di zaman sekarang. Visi, gerakan dan wacana yang dikembangkan tafsir at-Tanwir adalah tafsir responsif atas masalah yang terjadi dalam kehidupan masyarakat. Penelitian ini menggunakan studi kepustakaan dengan metode deskriptis analitis mengungkap epistemologi tafsir karya Muhammadiyah, yang berjudul  Tafsir At-Tanwir. Tafsir ini disusun secara kolektif oleh kader Muhammadiyah yang berasal dari berbagai perguruan Tinggi Muhammadiyah dan tokoh Muhammadiyah dari Perguruan Tinggi Islam di Indonesia. Tafsir ini bukanlah kompilasi terhadap kitab-kitab tafsir yang ada, namun memiliki manhaj tersendiri sehingga tafsir ini menjawab persoalan yang terjadi dengan mengacu pada pola tarjih dalam Muhammadiyah. Dari sisi metode tafsir ini menggabungkan beberapa metode seperti tahlili, muqarran, dan tematik. Sumber tafsir yang digunakannya sangat beragam seperti sumber al-Qur>an, hadis, asba>b an-nuzu>l, ijtihad mufassir, kitab-kitab tafsir klasik seperti al-Maraghi dan Ibnu katsir yang dijadikan sebagai landasan awal dalam menafsirkan ayat Al-Qur’an. tafsir ini memberikan kontribusi terhadap penafsiran Muhammadiyah yang masih sangat minim sejak berdirinya Muhammadiyah tahun 1912.
PERNIKAHAN BEDA AGAMA DALAM PERSPEKTIF AL-QURAN DAN HUKUM POSITIF DI INDONESIA Nurlizam Nurlizam
Jurnal Ulunnuha Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/ju.v8i2.1258

Abstract

Studi ini melihat penafsiran al-Quran tentang ayat-ayat pernikahan beda Agama di Indonesia. Fenomena sosial masyarakat Muslim Indonesia yang multikultural. Adanya peningkatan toleransi dan penerimaan antar pemeluk agama yang berbeda, memungkinkan mereka untuk saling berinteraksi, termasuk dalam bentuk jalinan pernikahan. Hal ini didorong pula oleh minimnya pengetahuan, pemahaman dan pengamalan agama dan hukum positif yang berlaku di Indonesia. Berdasarkan persoalan diatas, penelitian ini berupaya menyingkap penafsiran ayat-ayat terkait pernikahan beda agama dalam hubungannya dengan hukum positif yang berlaku di Indonesia. Studi ini mengambil metode analitis-komparatif sebagai langkah awal untuk menelusuri jejak pemahaman pernikahan beda agama dalam al-Quran dan hukum positif. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya sinergi antara pemahaman ayat dan hukum positif yang berlaku di Indonesia dengan ayat-ayat tentang.
MUSLIMAH KARIER DALAM PANDANGAN ISLAM Syofrianisda Syofrianisda
Jurnal Ulunnuha Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/ju.v8i2.1251

Abstract

Women are half a part of a society. He is also a male partner in prospering the earth and realizing an empowerment. With the collaboration between the two, life can go on and go straight, society can develop and the banner of justice and goodness will fly. Islam has taken care of women's civil rights as a whole, preserving their worthiness in carrying out their duties, conducting various transactions such as buying and selling, mortgaging, giving, willing, and several other forms of transactions. Islam also safeguards women's individual property rights more perfectly than teachings other than Islam. Islam also recognizes its full and independent authority in managing its assets and possessions without interference from anyone who might seize his property and ownership rights without his permission and permission even if the person is his husband. Islam has made it easier for women to become career women specifically in their behavior, business management and work. He can independently invest and produce, sell and buy, give and rent or give alms and other forms of sharia muamalah with the principles of freedom, independence of business without any intervention from outside parties.

Page 1 of 1 | Total Record : 8