cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jitkwh@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan
ISSN : 20868510     EISSN : 26555875     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (JITK) merupakan wadah atau sarana yang menerbitkan tulisan ilmiah hasil-hasil penenlitian maupun non hasil penelitian dibidang ilmu dan teknologi yang belum pernah diterbitkan atau sedang dalam proses penerbitan di jurnal-jurnal ilmiah lain. Redaksi berhak merubah tulisan tanpa mengubah maksud atau subtansi dari naskah yang dikirimkan. Naskah yang belum layak diterbitkan dalam Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan, tidak dikembalikan kepada pengirimnya, kecuali atas permintaan penulis yang bersangkutan.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2012)" : 7 Documents clear
POSITIVE DEVIANCE SEBAGAI METODE PENDEKATAN MENGONTROL KADAR GULA DARAH PENDERITA DIABETES MELITUS Yati, Mari; Dewi, Nur Setia
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 3, No 2 (2012)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.274 KB) | DOI: 10.33666/jitk.v3i2.75

Abstract

Pemantauan Diabetes melitus merupakan pengendalian kadar gula darah untuk mencapai nilai yang terkontrol. Manajemen pengelolaan DM terdiri dari empat pilar, yaitu edukasi, pengelolaan makan, latihan jasmani dan intervensi farmakologis. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan metode Positive Deviance untuk mengaplikasikan empat pilar DM yang dengan benar.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Positive Deviance terhadap kadar gula darah pada penderita diabetes melitus.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif eksperimental dengan desain pra eksperimental one group pretest-posttest design. Populasi pada penelitian ini yaitu penderita DM berusia 50- 65 tahun di Puskesmas Padangsari Kecamatan Banyumanik, Semarang.Metode pengambilan sampel dengan menggunakan random sampling yang melibatkan 22 responden. Rata-rata kadar gula darah 22 responden sebelum intervensi 229.55 mg/dl sedangkan rata-rata kadar gula darah 22 responden setelah intervensi 173.73 mg/dl. Uji pengaruh Positive Deviance terhadap kadar gula darah menggunakan uji tanda sampel berpasangan diperoleh p=0,001 yang berarti p < 0,05 artinya ada pengaruh Positive Deviance terhadap kadar gula darah.?Kata kunci: penderita DM, kadar gula darah, positive deviance
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG GIZI DAN POLA MAKAN BALITA DENGAN STATUS GIZI BALITA DI DESA BRINGINSARI KECAMATAN SUKOREJO KABUPATEN KENDAL Rohana, Nana
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 3, No 2 (2012)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.888 KB) | DOI: 10.33666/jitk.v3i2.71

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang gizi, pola makan balita dengan status gizi balita di Desa Bringinsari Kecamatan Sukorejo Kabupaten Kendal. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel sejumlah 68 orang dengan teknik proportionate random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner, formulir recall dan timbangan gantung. Hasil penelitian ini adalah : menunjukkan tingkat pengetahuan ibu balita di Desa Bringinsari sebagian besar kurang baik sebesar 41 orang (60,29%), pola makan balita di Desa Bringinsari sebagian besar kurang baik sebesar 35 balita (51,48%), status gizi balita di Desa Bringinsari sebagian besar gizi kurang sebesar 39 balita (57,35%). Ada hubungan antara pengetahuan ibu tentang gizi dan pola makan balita (p value 0,000), ada hubungan antara pola makan balita dengan status gizi balita (p value 0,001), ada hubungan antara pengetahuan ibu tentang gizi dan status gizi balita (p value 0,003). Perlunya pemantauan status gizi pada balita secara berkala sehingga keadaan status gizi balita dapat diketahui dan segera dilakukan penanggulangan apabila terjadi penurunan status gizi.?Kata kunci : Pengetahuan ibu tentang gizi balita, pola makan balita, status gizi balita
PENGARUH PEMBERIAN EDUGAME TENTANG MENARCHE TERHADAP KESIAPAN MENGHADAPI MENARCHE DI SDN KANDRI 01 GUNUNGPATI SEMARANG Kustriyani, Menik; Musfirotun, Esti
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 3, No 2 (2012)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.688 KB) | DOI: 10.33666/jitk.v3i2.76

Abstract

Usia anak untuk menarche saat ini cenderung lebih awal dibandingkan dengan generasi sebelumnya, siswi yang masih duduk di sekolah dasar pun sekarang sudah ada yang menstruasi. Sehingga mereka harus mempunyai kesiapan untuk menghadapi menarche. Kesiapan tersebut bisa diberikan dengan cara melakukan edugame tentang menarche. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian edugame tentang menarche terhadap kesiapan menghadapi menarche di SDN Kandri 01 Gunungpati Semarang. Jenis penelitian yang digunakan pra eksperimen dengan one group pretest-posttest, pengambilan sampel dengan teknik total sampling, sehingga didapatkan 43 responden. Pengumpulan data kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Responden mayoritas berumur 10 tahun 39,5%, kelas IV dan V mempunyai jumlah siswi yang sama yaitu ada 16 siswi 37,2%, sebelum diberikan edugame tentang menarche nilai minimum 20, nilai maksimum 34 dan mayoritas responden tidak siap ada 31 siswi 72,1%, setelah diberikan edugame tentang menarche nilai minimum 28, nilai maksimum 37 dan mayoritas responden siap ada 25 siswi 58,1%. Penelitian menunjukkan ada pengaruh pemberian edugame tentang menarche terhadap kesiapan menghadapi menarche dengan nilai p value = 0.000 < 0.05 dengan kategori siap setelah pemberian edugame tentang menarche. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan agar data ini dijadikan dasar dalam mempersiapkan remaja putri menghadapi menarche.?Kata Kunci: edugame, menarche, kesiapan
PENGARUH PERSEPSI MUTU PROSES PEMBELAJARAN KELAS TERHADAP KEPUASAN MAHASISWA DI PROGRAM STUDI DIII KEBIDANAN STIKES WIDYA HUSADA SEMARANG TAHUN 2012 Yati, Rina; Erawati, Ambar Dwi; Wahyuning, Sri
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 3, No 2 (2012)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.016 KB) | DOI: 10.33666/jitk.v3i2.72

Abstract

Pendidikan DIII Kebidanan dalam menyelenggarakan pendidikan berorientasi kepada perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta pengembangan profesi dan penyusunannya mengaju kepada kompentensi inti bidan di Indonesia. Berdasarkan kompetensi tersebut maka diharapkan lulusan pendidikan diploma kebidanan mengusai ilmu pengetahuan, teknologi, keterampilan dan sikap serta perilaku bidan profesional. Untuk dapat menghasilkan tenaga bidan yang mempunyai kompetensi yang sesuai dengan yang diharapkan tersebut maka sangatlah dibutuhkan pengelolaan pendidikan yang bermutu. Pengelolaan pendidikan yang bermutu memberikan kepuasan kepada mahasiswa. Jenis penelitian ini adalah observasional dengan metode survey analitik melalui pendekatan cross sectional. Pengumpulan data dilakukan dengan metode angket menggunakan kuesioner terstruktur. Populasi adalah seluruh mahasiswa D3 Kebidanan STIKES Widya Husada (320) pengambilan sampel dengan teknik non proportionale random sampling. (178). Analisis univariat menggunakan distribusi frekuensi, Analisis bivariat menggunakan tabulasi silang, chi square sedangkan analisis multivariat? menggunakan multiple regresi logistic. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar responden memiliki persepsi mutu proses pembelajaran dimensi kehandalan (57,86%), ketanggapan (50%), kepastian (67,41%), empati (50,56) baik. Namun dalam hal dimensi wujud (55,05%) menyatakan tidak baik, kepuasan mahasiswa (60,11%) baik. Hasil analisis bivariat menunjukan adanya hubungan signifikan antara ?kehandalan (p=0,001), ketanggapan (p=0,001), kepastian (p=0,006), empati (p=0,002), wujud (p=0,0001) dengan kepuasan mahasiswa. Hasil multivariat menunjukan bahwa persepsi mutu dimensi wujud yang memiliki pengaruh paling besar pada kepuasan mahasiswa.Direkomendasikan pada STIKES Widya Husada untuk meningkatkan mutu proses pembelajaran dari lima aspek dimensi mutu? terutama dalam aspek wujud fisik. berupa luas ruangan, kebersihan, kelengkapan alat laboratorium,kerapian ruangan kelas dan laboratorium serta kesejukan ruangan.?Kata Kunci : kepuasan mahasiswa, proses pembelajaran, mutu pembelajaran
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMILIHAN ALAT KONTRASEPSI PADA WANITA USIA SUBUR DI PUSKESMAS NGESREP KELURAHAN NGESREP KECAMATAN BANYUMANIK SEMARANG Wulandari, Priharyanti
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 3, No 2 (2012)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.466 KB) | DOI: 10.33666/jitk.v3i2.77

Abstract

Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi dalam pemilihan alat KB dan keputusan ber-KB, yaitu sosial budaya, agama/keyakinan, dukungan keluarga dan pengetahuan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemilihan alat kontrasepsi pada wanita usia subur di Puskesmas Ngesrep. Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelasi, dengan jumlah sample sebanyak 66 responden dan diambil dengan menggunakan tehnik menggunakan purposive sampling. Teknik analisis data dalam penelitian menggunakan analisis Chi Square dengan ? = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara keyakinan dengan pemilihan alat kontrasepsi (?value = 0,015 < 0,05). Tidak ada hubungan antara dukungan keluarga dengan pemilihan alat kontrasepsi? (?value = 1,000 > 0,05). Ada hubungan antara pengetahuan dengan pemilihan alat kontrasepsi (?value = 0,019 < 0,05). Tidak ada hubungan antara social ekonomi dengan pemilihan alat kontrasepsi (?value = 0,120 > 0,05).?Kata Kunci : Pemilihan Alat Kontrasepsi, Wanita Usia Subur
FAKTOR RISIKO KEJADIAN DIARE AKUT DEHIDRASI RINGAN/ SEDANG DAN DEHIDRASI BERAT PADA ANAK USIA 6-24 BULAN DI RSUD TUGUREJO SEMARANG WIDYANINGSIH, TRI SAKTI
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 3, No 2 (2012)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.37 KB) | DOI: 10.33666/jitk.v3i2.73

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor risiko kejadian diare akut dehidrasi ringan/ sedang dan dehidrasi berat pada anak usia 6-24 bulan di RSUD Tugurejo Semarang. Penelitian ini menggunakan studi deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 135 responden. Hasil penelitian menemukan faktor yang berhubungan dengan kejadian diare akut adalah status gizi (p=0,031), kebersihan tangan dan kuku (p=0,000), pendidikan ibu (p=0,009), pengetahuan ibu (p=0,02), kebiasaan ibu mencuci tangan sebelum memberi makan anak (p=0,012), penggunaan sumber air bersih (p=0,004), jarak jamban dengan septitank (p=0,014) dan penghasilan keluarga (p=0,001). Faktor risiko yang paling dominan terhadap kejadian diare akut yaitu imunisasi campak, pendidikan ibu dan penggunaan sumber air bersih.?Kata kunci :? faktor risiko, diare akut dehidrasi, anak usia 6-24 bulan
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENDIDIKAN, PENGETAHUAN, SIKAP DENGAN PERILAKU IBU BALITA DALAM PENCEGAHAN PENYAKIT DIARE DI PUSKESMAS BANCAK KABUPATEN SEMARANG Wani, Ar; Retnaningsih, Dwi; Huri, Mas
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 3, No 2 (2012)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.058 KB) | DOI: 10.33666/jitk.v3i2.74

Abstract

Penyakit diare merupakan salah satu penyebab utama kematian balita. Ibu balita mempunyai peranan yang penting dalam pencegahan penyakit diare. Penelitian dengan uji Spearman Rank menunjukkan bahwa nilai r dari pada pendidikan adalah 0,688 dengan nilai p = 0,000, nilai r untuk tingkat pengetahuan adalah 0,365 dengan nilai p = 0,000 , dan  nilai r untuk sikap adalah 0,373 dengan nilai p = 0,000. Ada hubungan yang signifikan dengan arah positif kuat antara tingkat pendidikan dengan perilaku ibu balita. Ada hubungan yang signifikan dengan arah positif lemah antara tingkat pengetahuan dengan perilaku ibu balita Ada hubungan yang signifikan dengan arah positif lemah antara sikap dengan perilaku ibu balita dalam pencegahan penyakit diare. Semakin baik tingkat pendidikan, pengetahuan, sikap ibu balita dalam pencegahan diare, maka akan semakin baik pula perilakunya dalam pencegahan penyakit diare. Kata Kunci pendidikan, pengetahuan, sikap dan perilaku ibu balita

Page 1 of 1 | Total Record : 7