cover
Contact Name
Isnanita Noviya Andriyani
Contact Email
isnanita.87@gmail.com
Phone
+628562906161
Journal Mail Official
almanar@journal.staimsyk.ac.id
Editorial Address
Jl. Pringgokusuman No.12 Gedongtengen
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Al-Manar : Jurnal Komunikasi dan Pendidikan Islam
ISSN : 22527265     EISSN : 26158779     DOI : -
Jurnal AL Manar: Jurnal Komunikasi dan Pendidikan Islam ini harus meliput tentang pendidikan Islam baik sebagai bentuk dakwah dengan integritas pendidikan sebagai realitas sosial yang dinamis dan terus berubah. Jurnal ini juga bertujuan menjembatani kesenjangan antara pendidikan Islam dan dakwah baik secara tekstual maupun kontekstual untuk Studi Islam; dan menyelesaikan dikotomi dalam pendidikan dan dakwah Islam. Maka, jurnal ini mengundang titik temu beberapa disiplin ilmu dan cendekiawan. Dengan kata lain, kontributornya meminjam dari berbagai disiplin ilmu, termasuk humaniora dan ilmu sosial yang memuat kajian studi ilmiah tentang hasil-hasil penelitian, pengembangan dan kajian ke-Islaman dalam bentuk hasil penelitian, gagasan konseptual, tinjauan literatur, dan pengalaman praktis.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2017): Juni" : 9 Documents clear
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN TEMBANG MACAPAT BERFORMAT VIDEO INTERAKTIF PADA MATA PELAJARAN BAHASA DAERAH DI SEKOLAH DASAR NEGERI MINOMARTANI II Diyah Mintasih
Jurnal Al-Manar Vol 6, No 1 (2017): Juni
Publisher : STAI Masjid Syuhada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (94.95 KB) | DOI: 10.36668/jal.v6i1.24

Abstract

Tembang Macapat merupakan salah satu puisi tradisi yang hidup dan berkembang di wilayah kebudayaan Jawa yang diajarkan di sekolah dasar sebagai salah satu wujud nyata pelestarian warisan budaya Nusantara. Kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa upaya pelestarian Tembang Macapat menghadapi kendala minimnya media pembelajaran sehingga perlu adanya pengembangan media pembelajaran. Pengembangan media ini dilakukan dalam dua tahap, pertama adalah identifikasi dan diskusi tentang makna syair Tembang Macapat serta pengambilan gambar video interaktif. Tahap kedua uji coba media pembelajaran dalam penelitian tindakan kelas. Metode penelitian menggunakan pendekatan penelitian riset and development. Hasil tindakan di SDN Minomartani II Sleman pada prasiklus nilai rata-rata 65, siklus I 75, siklus II 88,7. Persentase ketuntasan klasikal prasiklus 32% (9 siswa), siklus I 57% (16 siswa), siklus II 85,7% (24 siswa). Penelitian di SD Negeri Karangasem IV Sleman nilai rata-rata pratindakan 44,71, siklus I 72,14, siklus II 81,14. Frekuensi ketuntasan pratindakan 3 siswa (8,82%), siklus I 25 siswa (71,43%), siklus II 31 siswa(88,57%). Berdasarkan penelitian yang dilakukan, diperoleh temuan penggunaan video interaktif sebagai media pembelajaran Tembang Macapat dapat meningkatkan pemahaman Tembang Macapat pada siswa sekolah dasar.
METODOLOGI PENELITIAN, CORAK DAN PENDEKATAN TAFSIR AL QUR’AN Azis Abdullah
Jurnal Al-Manar Vol 6, No 1 (2017): Juni
Publisher : STAI Masjid Syuhada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.847 KB) | DOI: 10.36668/jal.v6i1.19

Abstract

Al Qur’an merupakan cahaya Tuhan yang Allah turunkan kepada Rasul-Nya, agar mengeluarkan manusia dari kegelapan kepada cahaya. Penafsiran Al Qur’an sudah dilakukan sejak pertama kali di al Qur’an diwahyukan. Mufassir utama dan pertama adalah Allah swt, kemudian dalam perkembangan tafsir Al-Qur’an dari dulu hingga sekarang secara garis besarnya penafsiran meliputi ijmali (global), tahlili (analisis), muqarin (perbandingan dan maudhu’i (tematik). Metode tafsir sebagai kerangka atau kaidah menafsirkan Al Qur’an, dan seni atau teknik dalam penerapannya. Penafsiran Al Qur’an sebagai kunci membuka warisan pengetahuan, tanpa tafsir Al Qur’an tidak akan sampai ke pintu perbendaharan Oleh karena itu, tafsir sangat penting bagi kehidupan keberagaman umat Islam, karena ia berfungsi efektif dalam kerangka memahami dan menggali khazanah dan kekayaan kandngan al-Qur’an serta juga membantu manusia menangkap rahasia-rahasia Allah dan alam semesta, yang tampak atau tersembunyi. Juga dapat membebaskan dari belenggu perbudakan baik oleh manusia atau harta. Di samping kepentingan pengungkapan kandungan al-Qur’an, tafsir wajib dikuasai seseorang yang berminat menjadi ulama, karena tafsir dan ulumul Quran merupakan ilmu-ilmu yang menjadi ciri keulamaan.
KAJIAN PSIKOLOGIS BERPIKIR DALAM AL-QUR’AN DAN HADITS Alfiana Chofifah
Jurnal Al-Manar Vol 6, No 1 (2017): Juni
Publisher : STAI Masjid Syuhada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (733.286 KB) | DOI: 10.36668/jal.v6i1.25

Abstract

Berpikir adalah proses menyajikan atau memanipulasi pengalaman-pengalaman secara lebih lengkap, misalnya dalam melakukan proses memanggil kembali informasi, membayangkan dan mempertimbangkan sesuatu. Berpikir berarti memproses informasi secara mental atau secara kognitif. beberapa pandangan dasar dalam berpikir Berpikir adalah kognitif, yaitu timbul secara internal dalam pikiran tetapi dapat diperkirakan dari perilaku, Berpikir merupakan sebuah proses yang melibatkan beberapa manipulasi pengetahuan dalam sistem kognitif, dan Berpikir diarahkan dan menghasilkan perilaku yang memecahkan masalah. Menurut Piaget, cara berpikir logis berkembang secara bertahap, kira-kira pada usia dua tahun dan pada sekitar tujuh tahun. Piaget berpendapat bahwa cara berpikir anak-anak berbeda dengan cara berpikir orang dewasa. Berpikir dalam perspektif al-qur’an dan hadits pengertian berpikir (tafkiir. Secara etimologi, tafkir (berpikir) adalah salah satu kerja akal tingkat tinggi. Karena, orang yang berpikir menghadirkan di dalam otaknya gambaran menyeluruh mengenai tema atau masalah yang hendak dibahas dan dianalisis, sebagai tahapan pertama untuk menentukan bingkai umum masalah yang dipikirkan. Inovasi dalam berpikir perspektif Al-Qur’an dan Hadits, Kemampuan manusia untuk berpikir inilah yang menjadikannya sebagai makhluk-Nya yang diberi amanat untuk dapat beribadah kepada-Nya serta diberi tanggung jawab dalam segala pilihan dan keinginannya.
MENGGAGAS MODEL PERGURUAN TINGGI AGAMA ISLAM BERBASIS PESANTREN Cahya Edi Setyawan
Jurnal Al-Manar Vol 6, No 1 (2017): Juni
Publisher : STAI Masjid Syuhada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.03 KB) | DOI: 10.36668/jal.v6i1.21

Abstract

Berbicara tentang perguruan tinggi agama islam (PTAI) tak akan terlepas dari pesantren. PTAI tumbuh dari embrio pesantren. Pertumbuhan itu untuk mengcover kebutuhan akan ilmu pengetahuan dan intelektualitas. Betapa tidak banyak PTAI yang besar dan mencetak generasi besar baik dalam kancah nasional maupun internasional. Perkembangan ilmu keagamaan dipesantren mempengaruhi perkembangan keilmuan nasional dan perkembangan Negara dari segala aspek terutama aspek pendidikan, social, politik, dan ekonomi. Dari perkembangan pesantren mencapai PTAI mendapat respon baik dari pemerintah. Pemerintah banyak memberikan sokongan moril dan materiil untuk mendukung perkembangannya. Pesantren banyak memberikan kontribusi untuk Negara melalui intelektual-intelektual muda yang terbentuk didalam pendidikan pesantren.
PSIKOLOGI DAN KEPRIBADIAN PENDIDIK DALAM AL-QUR’AN Isnanita Noviya Andriyani
Jurnal Al-Manar Vol 6, No 1 (2017): Juni
Publisher : STAI Masjid Syuhada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.889 KB) | DOI: 10.36668/jal.v6i1.33

Abstract

Pendidik merupakan salah satu aspek yang terpenting dalam pendidikan. Guru sebagai pendidik merupakan suatu amanah yang sangat berat untuk dilaksanakan. Dikatakan berat, karena guru harus bisa membimbing dan mengarahkan peserta didiknya ke arah yang positif dan lebih baik, dari semua aspek yang ada pada peserta didik baik dari segi kognitif, afektif, dan psikomotorik. Pendidik dalam Islam ialah siapa saja yang bertanggung jawab terhadap semua aspek yang ada pada peserta didik. Dalam Islam, orang yang pertama bertanggung jawab adalah ayah dan ibu (orang tua). Namun seiring berkembangnya dan kemajuan zaman tugas itu diserahkan kepada pihak lembaga pendidikan yang bertugas sebagai pendidik kedua setelah orang tua. Dan pada intinya baik orang tua, maupun tenaga pendidik adalah membimbing peserta didik dalam perkembangan jasmani dan rohaninya agar mencapai tujuan pendidikan yang sesuai dengan kodratnya sebagai manusia, yakni menjadi insan kamil.
PENDEKATAN PSYCHOTHERAPY ALQURAN DALAM GANGGUAN KESEHATAN MENTAL (Suatu Kajian Psikologi Agama) Alam Budi Kusuma
Jurnal Al-Manar Vol 6, No 1 (2017): Juni
Publisher : STAI Masjid Syuhada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (511.715 KB) | DOI: 10.36668/jal.v6i1.22

Abstract

Kehidupan di era modern ini telah berdampak negatif dalam tatanan mental manusia, karena gaya kehidupan manusia modern menimbulkan kecemasan-kecemasan dan ketegangan jiwa. Akibat logis dari gaya hidup tersebut, tidak sedikit manusia mengalami split personality, yang berdampak semakin sulitnya manusia memperoleh ketenangan dan kebahagiaan hidup. Oleh karenanya, terapi gangguan kesehatan mental lebih penting dibandingkan pemenuhan materi dalam mengantisipasi problem manusia, sebab kesucian jiwa akan menimbulkan kejernihan lahir dan batin, yang merupakan problem psikologis. Gangguan kesehatan mental akan mempengaruhi kejiwaan seseorang dan otomatis akan mempengaruhi juga kesehatan fisik seseorang. Jiwa, mental, dan fisik tidak dapat dipisahkan. Penyakit model ini tidak dapat diobati dengan obat kimia, perlu adanya terapi. Model pendekatan alquran untuk terapi dewasa ini menjadi solusi dalam permasalahan kehidupan yang mempengaruhi gangguan kesehatan mental.
I’JAZUL QUR’AN Rubini Rubini
Jurnal Al-Manar Vol 6, No 1 (2017): Juni
Publisher : STAI Masjid Syuhada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.26 KB) | DOI: 10.36668/jal.v6i1.77

Abstract

Mu’jizat merupakan petunjuk dari Allah SWT kepada manusia akan kebenaran para Rasul dan NabiNya. Mereka benarbenar utusan Allah dan mereka hanyalah memberi kabar, menyampaikan risalah dari Allah SWT. Allah memberi kemukjizatan untuk membuktikan kebenaran kenabian dan kerasulannya. Setiap kaum biasanya tidaklah mudah begitu saja menerima seruan/ dakwah para Rasul sebelum mereka mengetahui bukti kebenaran bahwa dia sebagai utusan Allah. Maka mukjizat sangat diperlukan agar kaumnya dapat menerima seruannya. Mukjizat yang diterima Rasulullah Muhammad saw amat banyak, namun yang paling besar adalah Al-Qur’an Al-Karim, kitab suci wahyu Ilahi terakhir yang diturunkan kepada Rasulnya sebagai petunjuk dan pedoman hidup bagi seluruh umat manusia di dunia, kitab suci yang akan dijaga kemurniannya oleh Allah sampai akhir zaman, Isi kandungan Al-Qur’an Al-Karim diantaranya, untuk berita ghoib (Terjadinya peperangan antara kerajaan Romawi dan Kerajaan Persia dan kemenangan di pihak romawi),informasi sejarah(Kisah Nabi Adam, nabi Nuh dan lainya adalah peristiwa ribuan tahun sebelum Nabi Muhammad. saw), ilmu pengetahuan (Al-Qur’an mengisyaratkan bahwa “cahaya matahari bersumber dari dirinya sendiri sedang cahaya/sinar bulan berasal dari pantulan), hokum (Al-Qur’an mengajarkan akan dasar-dasar aqidah, hukum-hukum ibadah, akhlak, dan dasar-dasar mu’amalah seperti ekonomi, politik, hidup berumah tangga, sosial, larangan khomer, curang, mencuri), bilangan (Keseimbangan bilangan kata dengan antonimnya dan sinononimnya).
PENGUATAN KELUARGA SAKINAH BAGI IBU MUDA DI KECAMATAN UMBULHARJO KOTA YOGYAKARTA Desy Aniqotsunainy
Jurnal Al-Manar Vol 6, No 1 (2017): Juni
Publisher : STAI Masjid Syuhada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.912 KB) | DOI: 10.36668/jal.v6i1.5

Abstract

This study is a community service program that is specifically focused on strengthening the harmonious family for young mothers and character building as a model of religious education improvement activities in the District Umbulharjo. Departing from the condition that the focus of the high divorce rate in the city of Yogyakarta District of Umbulharjo which are urban areas from year to year shows the highest number compared to other districts of the city. This study is a participatory action research (PAR) is the research followed by action strengthening harmonious family for young mothers in the district Umbulharjo, with data collection using the method of observation and interviews, then to secondary data such as records and reporting program to improve education marital target area, Data obtained by the search in the area of research. Results devotion focused on the action in an effort to strengthen harmonious family models pioneered by building awareness through open space for dialogue between the views of young mothers that are counterproductive to the goal of marriage, views more positive for the creation of a harmonious family. At the end of synergic cooperation in order to provide stimulus, so existing models harmonious family strengthening of the concept, and their coaching program post-marry so, young mothers will be optimized functions to be integrated community development center.
PRESTASI BELAJAR SISWA SMK MUHAMMADIYAH III WATES DITINJAU DARI KECERDASAN EMOSINYA Sutipyo R
Jurnal Al-Manar Vol 6, No 1 (2017): Juni
Publisher : STAI Masjid Syuhada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.457 KB) | DOI: 10.36668/jal.v6i1.23

Abstract

Prestasi belajar yang dipengaruhi oleh faktor intrinsik dan ekstrinsik telah banyak dikaji, terutama penelitian yang berkaitan dengan kecerdasan. Kecerdasan identik dengan IQ (Intelligence Quotient), dan seolah-olah dengan IQ yang tinggi dapat dipastikan prestasi yang diperoleh akan tinggi. Pemahaman ini berubah setelah Daniel Goleman menyatakan teori kecerdasan baru yang dikenal dengan kecerdasan emosional (Emotional Quotient = EQ). EQ menjadi pembahasan baru yang menarik terutama jika dihubungkan dengan prestasi belajar di dunia pendidikan. Penelitian ini merupakan field research dengan pendekatan kuantitatif dengan subyek penelitian siswa SMK kelas X. Subyek dipilih secara acak dengan metode purposive sample sebanyak 100 siswa. Hasil yang diperoleh rata-rata EQ dan prestasi belajar Pendidikan Agama Islam siswa SMK tergolong sedang dengan nilai sebesar 78,28 dan 82,63. Adapun pengaruh kecerdasan emosional terhadap prestasi belajar siswa SMK Muhammadiyah 3 Wates sangat lemah dan tidak signifikan. Sementara dari hasil uji Anova diketahui bahwa “Kecerdasan Emosional tidak dapat digunakan untuk memprediksi naik turunnya Prestasi Belajar Siswa secara langsung.

Page 1 of 1 | Total Record : 9