cover
Contact Name
Hardini Tri Indarti
Contact Email
jurnal.budiluhur@gmail.com
Phone
+62895346530937
Journal Mail Official
jurnal.budiluhur@gmail.com
Editorial Address
Jln Kerkoff no 243, Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Jawa Barat
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Budi Luhur: Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan
ISSN : 19788479     EISSN : 25810111     DOI : https://doi.org/10.62817/jkbl.v17i2
Core Subject : Health, Social,
JKBL (Jurnal Kesehatan Budi Luhur) as part of the atmosphere of disseminating scientific research results and ideas to improve health quality of Indonesian society. The journal includes original research articles, review articles, and short communications for nursing, midwivery, and others health fields.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 13 No. 1 (2020): Januari 2020" : 7 Documents clear
PERAN DUKUNGAN SUAMI PADA KUNJUNGAN ULANG KB SUNTIK 3 BULAN DI PUSKESMAS C CIMAHI PADA TAHUN 2018 Simanjuntak, Damai Yanti; Rahayu Savitri
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol. 13 No. 1 (2020): Januari 2020
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62817/jkbl.v0i0.73

Abstract

Layanan keluarga berencana adalah satu dalam paket layanan kesehatan reproduksi esensial yang perlu mendapat perhatian serius, karena dengan layanan keluarga berencana yang berkualitas, itu akan meningkatkan kesejahteraan, kesehatan bayi dan anak-anak dan kesehatan reproduksi. Suami adalah pasangan hidup istri sehingga peran suami dianggap sangat penting dalam mendukung keberhasilan penggunaan kontrasepsi. Di Puskesmas Cibeber penggunaan kontrasepsi tertinggi adalah kontrasepsi suntik 3 bulan, di mana wanita yang menggunakannya harus mengunjungi kembali sesuai dengan waktu yang diberikan setiap 3 bulan. Berdasarkan data yang diperoleh di kesehatan masyarakat, ada banyak kehamilan usia tua, kehamilan dengan jarak dekat dan bahkan multi paritas dan bahkan grande yang terjadi, salah satunya adalah karena kunjungan ulang kontrasepsi yang tidak tepat waktu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan jumlah dukungan suami untuk istri yang menggunakan kontrasepsi, jumlah kunjungan kembali selama 3 bulan akseptor kontrasepsi suntik dan hubungan dukungan suami selama 3 bulan kunjungan injeksi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan menggunakan uji chi square sebagai analisis bivariat dan kuesioner sebagai instrumen penelitian. Hasil penelitian ini adalah 51% dari suami yang tidak mendukung dan 49% dari suami yang mendukung penggunaan kontrasepsi suntik 3 bulan. Hasil analisis bivariat adalah terdapat hubungan yang signifikan antara peran dukungan suami dengan kunjungan kontrasepsi suntik 3 bulan dimana hasil analisis chi square menunjukkan nilai p = 0,000. Diskusi dalam penelitian ini wanita yang menggunakan kontrasepsi harus mendapat dukungan dari suami mereka sehingga kelanjutan kontrasepsi suntik 3 bulan dapat berjalan dengan baik dan melakukan kunjungan berulang tepat waktu.   Kata kunci: Kontrasepsi, Dukungan
PENERAPAN METODE VIRTUAL PATIENTS SIMULATIONS PADA MATA KULIAH KOMUNIKASI DAN KONSELING DALAM PRAKTIK KEBIDANAN PADA MAHASISWA DI STIKES BL CIMAHI Ismaya; Sri Maryati
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol. 13 No. 1 (2020): Januari 2020
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62817/jkbl.v0i0.74

Abstract

Pada era globalisasi saat ini, tantangan yang harus dihadapi oleh pendidikan kebidanan adalah menghasilkan lulusan bidan yang profesional. Permasalahan dalam pendidikan kebidanan adalah rendahnya mutu pendidikan yang disebabkan oleh efektivitas, efisiensi dan standarisasi pengajaran. Salah satu permasalahan muncul adalah kurangnya pengembangan strategi pembelajaran yang dapat membantu dalam kemampuan berpikir kritis dan keterampilan komunikasi dalam perawatan pasien yang sesuai dengan revolusi industri4.0. pemanfaatan virtual patientsimulationts merupakan metode pengajaran yang sesuai dengan revolusi tersebut. Penelitian ini akan menggunakan quasi experiment design : one group pretest-posttestuntuk mengetahui keterampilan sebelum dan sesudah diberikan pembelajaran dengan metode virtual patient simulation. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa tingkat I program studi D IIIkebidanan STIKes Budi Luhur Cimahi yang sedang belajar di semester 2 pada mata kuliah komunikasi dalam praktik kebidanan, sebanyak 18 mahasiswaAnalisa data pada penelitian ini dengan Uji Wilcoxon. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa sebanyak 14 (73,7%) mahasiswa tidak terampil dalam melakukan komunikasi dan konseling sebelum diterapkan metode virtual patients simulationts; setelah diterapkan metode virtual patients simulationts sebanyak 13 (68,4%) mahasiswa terampil dalam melakukan komunikasi dan konseling; terjadi peningkatan nilai mean yaitu 46,79 menjadi 69,21 dengan persentase kenaikan 47,9% dan nilai p 0,000 (p<0,05). Simpulan pada penelitian ini yaitu terdapat perbadaan Keterampilan Komunikasi dan Konseling Mahasiswa sebelum dan sesudah diterapkan Metode Virtual Patients Simulationtspada Mata Kuliah Komunikasi dan Konseling dalam Praktik Kebidanan di STIKes Budi Luhur Cimahi Diharapkan metode ini dapat diterapkan secara berkelanjutan dalam mata kuliah komunikasi dan konseling dalam praktik kebidanan. Kata Kunci : Komunikasi kebidanan, pendidikan, Virtual Patients Simulationts.
PENDEKATAN RESEARCH-BASED LEARNING MAHASISWA TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN ANAK JALANAN USIA SEKOLAH TENTANG PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL DI KOTA BANDUNG Megasari, Mona; Aliarosa, Windasari
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol. 13 No. 1 (2020): Januari 2020
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62817/jkbl.v0i0.84

Abstract

Research-based learning merupakan metode yang menggunakan riset sebagai latar belakang metodologi dan memiliki hasil eksperimental yang positif. RBL melibatkan tenaga pendidik spesialis untuk mengembangkan keterampilan seperti problem solving, critical thinking dan kreativitas mahasiswa. Salah satu mata kuliah yang tepat untuk menerapkan RBL sebagai metode pembelajaran adalah Child Abuse dalam Keperawatan dengan topik kekerasan seksual pada anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi peningkatan pengetahuan anak jalanan tentang pencegahan kekerasan seksual di Kota Bandung melalui pendekatan Research-Based Learning mahasiswa. Penelitian ini menggunakan desain quasy-experiment: pretest-posttest control group dengan jumlah responden sebanyak 15 responden untuk kelompok intervensi dan 16 responden untuk kelompok kontrol yang ditentukan dengan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis data menggunakan software komputer untuk menghitung frekuensi pada analisis univariat dan paired t-test untuk analisis bivariat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa retensi pengetahuan responden pada kelompok intervensi lebih tinggi dibandingkan dengan retensi pada kelompok kontrol sehingga kegiatan RBL mahasiswa secara signifikan berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan anak jalanan usia sekolah tentang pencegahan kekerasan seksual di Kota Bandung. Pendekatan Research Based Learning ini dapat menjadi strategi pembelajaran pada mata kuliah Child Abuse, agar dapat dilanjutkan pada tahun ajaran selanjutnya dengan harapan angka kejadian kekerasan seksual pada anak, khususnya anak rentan (anak jalanan), dapat berkurang atau bahkan dapat dicegah. Kata Kunci : Kekerasan Seksual, Anak, Research-Based Learning
KOMPETENSI PERAWAT DALAM MELAKSANAKAN ASUHAN KEPERAWATAN SPIRITUAL Suryani, Meilati
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol. 13 No. 1 (2020): Januari 2020
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62817/jkbl.v0i0.87

Abstract

Pemenuhan aspek spiritual pasien menjadi sangat penting dihubungkan dengan beberapa aspek. Perawatan spiritual dianggap penting diberikan kepada pasien karena pasien selama menjalani perawatan di rumah sakit akan mengalami berbagai kondisi psikologis seperti stress, kehilangan, penderitaan, tantangan dan bahkan kematian, dimana dalam kondisi seperti ini mereka akan berusaha untuk menemukan arti dan tujuan dari sakit yang mereka alami, mereka juga akan berusaha mencari penyebab dari sakit mereka. Tujuan penelitian ini untuk melihat sejauh mana kompetensi perawat dalam memenuhi kebutuhan spiritual pasien. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Kesimpulan sebanyak 41% perawat memiliki kompetensi baik dalam memberikan asuhan keperawatan spiritual. Perawat merasa kurang memiiki kompetensi dalam memberikan asuhan keperawatan spiritual dikarenakan kurangnya pengetahuan, beban kerja yang tinggi dan kurangnya kepercayaan diri. Saran untuk RS agar lebih mengembangkan kemampuan perawat dalam memberikan asuhan keperawatan spiritual. Kata Kunci : Kompetensi Perawat, Asuhan Keperawatan Spiritual Pasien
KONSELING EMPAT PILAR PENANGANAN DIABETES MELITUS TERHADAP PENURUNAN KADAR GULA DARAH Fardiansyah, Mochamad Ari
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol. 13 No. 1 (2020): Januari 2020
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62817/jkbl.v0i0.88

Abstract

Peningkatan Kadar glukosa dalam darah yang tidak terkendali akan mengakibatkan komplikasi dan kematian pada penderita diabetes mellitus (DM). Untuk itu diperlukan Pengelolaan DM yang terdiri dari empat pilar, yaitu edukasi atau penyuluhan, perencanaan makan, intervensi farmakologis dan olahraga. Perawat mempunyai peran penting dalam memberikan konseling empat pilar pada penderita DM. Tujuan penelitian ini untuk untuk mengetahui pengaruh konseling tentang Empat Pilar terhadap penurunan kadar gula darah pada pasien DM. Metode penelitian menggunakan desain eksperimen quasi non equivalent group design control group. Jumlah sampel dalam penelitian ini yaitu 30 pasien DM Tipe II yang terbagi atas kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling. Hasil penelitian menunjukkan, rata-rata kadar gula darah pasien DM pada kelompok intervensi sebelum konseling Empat Pilar yaitu 241,8 sedangkan pada kelompok kontrol yaitu 214,8 dan rata-rata kadar gula darah pasien DM pada kelompok intervensi setelah konseling Empat Pilar yaitu 231,1 sedangkan kelompok kontrol yaitu 217. Ada perbedaan kadar gula darah pasien DM sebelum dan setelah dilakukan konseling Empat Pilar pada kelompok intervensi dengan nilai P (0,000) < α (0.05) dan tidak terdapat perbedaan kadar gula pasien DM sebelum dan sesudah konseling pada kelompok kontrol dengan nilai P (0,092) > α (0.05) Simpulan terdapat pengaruh konseling tentang empat pilar terhadap penurununan kadar gula darah pada pasien diabetes mellitus. Puskesmas Cimareme dapat meningkatkan pelayanan asuhan keperawatan dalam membantu pasien diabetes mellitus yang memiliki kadar gula darah tinggi dengan memberikan konseling. Kata Kunci : konseling 4 pilar, gula darah, diabetes
ASUHAN KEPERAWATAN PADA NY. L DENGAN P2A0 POSTPARTUM DENGAN ROBEKAN PERINEUM GRADE IV DI RUMAH SAKIT X, INDONESIA Rahayu, Dedeh Sri; Wartinengsih
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol. 13 No. 1 (2020): Januari 2020
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62817/jkbl.v0i0.95

Abstract

Angka Kematian Ibu masih tinggi penyebab Angka Kematian Ibu adalah fistula, hematoma, infeksi dan perdarahan, perdarahan ini menjadi salah satu penyebab dari robekan perineum atau rupture perineum. Perineum adalah daerah yang terletak antara vulva dan anus, panjangnya rata-rata 4 cm. Komplikasi dari rupture perineum adalah fistula, hematoma, infeksi dan perdarahan. Menurut laporan yang didapat dari Ruang Nifas Gedung C lantai 4 Rumah Sakit Umum Daerah Cibabat Cimahi, pada periode Juli-Desember 2016 angka partus spontan mencapai 41,37%. Asuhan keperawatan ini bertujuan mendapatkan pengalaman secara nyata dan penulis mampu dalam memberikan asuhan keperawatan dengan pendekatan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosa keperawatan, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi keperawatan. Laporan studi kasus ini menggunakan metode studi kasus. Untuk memperoleh data menggunakan teknik observasi, wawancara, pemeriksaan fisik. Hasil pengumpulan data didokumentasikan dalam bentuk studi kasus. Hasil studi kasus: Asuhan keperawatan yang dilakukan pada Ny.L selama 6 hari terhitung pada tanggal 21-26 Febuari 2017 diperoleh diagnose keperawatan mengenai gangguan rasa nyaman nyeri, resiko infeksi, ansietas dan kurang pengetahuan. Tahap perencanaan penulis menyusun rencana tindakan sesuai dengan permasalahan yang ada, kemampuan, situasi dan kondisi. Tahap pelaksanaan tindakan yang dilakukan penulis sesuai dengan rencana yang telah disusun sebelumnya. Pada tahap evaluasi dari 4 diagnosa yang didapat semuanya teratasi, dalam implementasinya memerlukan kerja sama dengan perawat ruangan agar masalah klien dapat teratasi semuanya. Simpulan : Berdasarkan hasil penelitian studi kasus bahwa kasus post partum dengan rupture perineum perlu adanya penatalaksanaan yang dapat membantu percepatan kesembuhan luka dan tidak menyebabkan infeksi pada luka rupture perineum. Kata kunci : Studi kasus,Rupture perineum
HUBUNGAN KEBIASAAN MEROKOK DAN PERILAKU PENCEGAHAN DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS PARU PADA PASIEN TUBERKULOSIS Atira
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol. 13 No. 1 (2020): Januari 2020
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62817/jkbl.v0i0.96

Abstract

Tuberkulosis Paru (TB) adalah penyakit infeksi menular yang masih ditemukan di Indonesia. TB tersebut diduga di sebabkan oleh kebiasaan merokok dan perilaku pencegahan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kebiasaan merokok dan perilaku pencegahan dengan kejadian tuberkulosis paru. Metode penelitian ini menggunakan Survei Analitik dengan rancangan penelitian “Cross Sectional”. Besaran sampel 84 responden dengan Teknik samplingAccidental sampling. Hasil penelitian dengan uji univariat didapatkan 46 (54,8%) responden tidak mempunyai kebiasaan merokok dan 38 (45,2%) responden mempunyai kebiasaan merokok. Sebagian besar yaitu 44 (52,4%) responden berperilaku baik, dan hampir setengahnya yaitu 40 (47,6%) responden berperilalu buruk. Kejadian tuberculosis paru yaitu 52 (61,9%) responden tidak mengalami tuberkulosis paru dan hampir setengahnya 32 (38,1%) responden mengalami tubekulosis paru. Berdasarkan uji Analisis bivariat menggunakan teknik Chi-Square diperoleh nilai p=0, 748 > α (0.05), maka Ho diterima. Berdasarkan uji statistic dengan uji teknik Chi-Square diperoleh nilai p=0, 748 > α (0.05), maka Ho diterima. Simpulan: tidak terdapat hubungan antara kebiasaan merokok pasien TB dengan kejadian tuberkulosis paru. Tidak terdapat hubungan antara perilaku pencegahan dengan kejadian tuberkulosis paru. Saran: penelitian selanjutnya diperlukan survei terhadap lingkungan pemukiman agar menemukan variabel yang diduga penyebab kejadian Tuber kulosis. Kata Kunci : Tuberkulosis Paru, kebiasaan merokok dan perilaku pencegahan

Page 1 of 1 | Total Record : 7