Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

THE COMPARISON OF HEALTH EDUCATION THROUGH TELEHEALTH (WHATSAPP) AND BOOKLET ON HIV/AIDS PREVENTION BEHAVIOR IN PROSPECTIVE BRIDES BASED ON THE HEALTH BELIEF MODEL Khoirunnisa, Khoirunnisa; Ambarsari, Wulan Novika; Aliarosa, Windasari
Journal of Maternity Care and Reproductive Health Vol 7, No 1 (2024): Journal of Maternity Care Reproductive Health
Publisher : Ikatan Perawat Maternitas Indonesia Provinsi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36780/jmcrh.v7i1.12288

Abstract

Background : HIV/AIDS is a sexually transmitted disease that is currently a disease with a high prevalence in Indonesia with the majority of sufferers in the age range of 25-49 years old. Health education is one of the primary prevention efforts in suppressing the incidence of HIV / AIDS. Currently, there are many media that can be used in delivering health education such as booklets and telehealth. Objectives : The purpose of this study was to determine the most effective media in providing health education on HIV/AIDS prevention behavior in prospective brides based on the health belief model. Methods : The study method used a type of quantitative study with a quasy-experiment. This study has a total sample of 54 respondents with accidental sampling technique. This study instrument used AHBS (AIDS Health Belief Scale) as a questionnaire. Result : There is a significant difference between health education through telehealth and booklets on HIV / AIDS prevention behavior in prospective brides based on the health belief model through the Mann Whitney statistical test obtained the results of p value (0.000 <0.05). Conclusions : It can be concluded that telehealth media is a fairly effective tool with the resulting N-gain score of 59.8% in delivering health education. Through this research, it is hoped that Religious Affairs Office Cimahi can use telehealth (whatsapp) and booklets as a media for HIV/AIDS health education for prospective brides
PENGARUH PENDEKATAN REFLECTIVE JOURNALING TERHADAP NILAI EVALUASI MAHASISWA PADA MATA KULIAH KEPERAWATAN ANAK DI STIKES BUDI LUHUR CIMAHI Aliarosa, Windasari
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol. 12 No. 2 (2019): Juli 2019
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62817/jkbl.v12i2.62

Abstract

Keperawatan anak merupakan salah satu mata kuliah dalam keperawatan di mana mahasiswanya perlu dilatih untuk meningkatkan kemampuan critical thinking agar mampu memberikan asuhan keperawatan kepada anak dan keluarganya dengan tepat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan pengaruh pendekatan reflective journaling terhadap nilai mahasiswa pada mata kuliah Keperawatan Anak di STIKes Budi Luhur Cimahi. Desain penelitian yang digunakan adalah quasy experiment posttest only. Jumlah responden sebesar 28 orang mahasiswa. Analisis data digunakan dengan teknik analisis untuk univariat dan bivariate. Tahap penelitian dimulai dai proses administrasi, informed consent, dan pengumpulan data selama 4 minggu. Diikuti dengan analisis data, diskusi hasil, dan pembuatan laporan akhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setengah responden pada kelompok intervensi memiliki nilai lulus pada mata kuliah Keperawatan Anak, hampir semua responden pada kelompok control memiliki nilai tidak lulus pada mata kuliah keperawatan anak. Sedangkan untuk hasil bivariate ditemukan adanya pengaruh pendekatan reflective journaling dengan nilai evaluasi pada mata kuliah keperawatan anak di STIKes Budi Luhur. Dari penelitian ini dikembangkan 3 buah modul pembelajaran dengan pendekatan reflective journaling. Keywords : reflective journaling, keperawatan anak, mahasiswa keperawatan
PERSEPSI MAHASISWA KEPERAWATAN TENTANG LIBERALISASI JASA KEPERAWATAN PADA MASYARAKAT EKONOMI ASEAN DI INSTITUSI PENDIDIKAN KEPERAWATAN DI KOTA BANDUNG DAN CIMAHI Aliarosa, Windasari; Fardiansyah, Muhammad Ari; Somana, Aan
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol. 12 No. 2 (2019): Juli 2019
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62817/jkbl.v12i2.65

Abstract

Mutual Recognition Arrangement (MRA) dalam jasa keperawatan merupakan salah satu nota pengakuan yang disusun dalam rangkaian Masyarakat Ekonomi ASEAN (ASEAN Economy Community/AEC). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi persepsi mahasiswa keperawatan tentang liberalisasi jasa keperawatan (Nursing Services) pasca pemberlakuan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) di institusi pendidikan keperawatan di Kota Bandung dan Cimahi. Adapun hal-hal yang diteliti, meliputi 1) MRA ASEAN pada jasa keperawatan, 2) sumber daya manusia pada pelayanan jasa keperawatan, 3) tata kelola/registrasi pada pelayanan jasa keperawatan, 4) infrastruktur pendukung pada pelayanan jasa keperawatan. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional yang diikuti 455 responden dari 3 institusi pendidikan, di mana analisis data menggunakan SPSS, dan excel dalam mengkalkulasi mean, standar deviasi, dan rentang nilai skala untuk univariat dan Mann-Whitney U untuk meihat perbedaan persepsi antara mahasiswa D3 dan S1 Keperawatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara persepsi mahasiswa program sarjana dengan diploma tiga keperawatan tentang liberalisasi jasa keperawatan pasca pemberlakuan Masyarakat Ekonomi ASEAN, namun mayoritas mahasiswa memiliki persepsi yang positif tentang liberasi jasa keperawatan pada Masyarakat Ekonomi Asean. Modul pembelajaran tentang Jasa Keperawatan dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN telah disusun sebagai hasil luaran penelitian ini. Kata Kunci : mahasiswa keperawatan, MEA, persepsi, nursing services
PENDEKATAN RESEARCH-BASED LEARNING MAHASISWA TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN ANAK JALANAN USIA SEKOLAH TENTANG PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL DI KOTA BANDUNG Megasari, Mona; Aliarosa, Windasari
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol. 13 No. 1 (2020): Januari 2020
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62817/jkbl.v0i0.84

Abstract

Research-based learning merupakan metode yang menggunakan riset sebagai latar belakang metodologi dan memiliki hasil eksperimental yang positif. RBL melibatkan tenaga pendidik spesialis untuk mengembangkan keterampilan seperti problem solving, critical thinking dan kreativitas mahasiswa. Salah satu mata kuliah yang tepat untuk menerapkan RBL sebagai metode pembelajaran adalah Child Abuse dalam Keperawatan dengan topik kekerasan seksual pada anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi peningkatan pengetahuan anak jalanan tentang pencegahan kekerasan seksual di Kota Bandung melalui pendekatan Research-Based Learning mahasiswa. Penelitian ini menggunakan desain quasy-experiment: pretest-posttest control group dengan jumlah responden sebanyak 15 responden untuk kelompok intervensi dan 16 responden untuk kelompok kontrol yang ditentukan dengan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis data menggunakan software komputer untuk menghitung frekuensi pada analisis univariat dan paired t-test untuk analisis bivariat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa retensi pengetahuan responden pada kelompok intervensi lebih tinggi dibandingkan dengan retensi pada kelompok kontrol sehingga kegiatan RBL mahasiswa secara signifikan berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan anak jalanan usia sekolah tentang pencegahan kekerasan seksual di Kota Bandung. Pendekatan Research Based Learning ini dapat menjadi strategi pembelajaran pada mata kuliah Child Abuse, agar dapat dilanjutkan pada tahun ajaran selanjutnya dengan harapan angka kejadian kekerasan seksual pada anak, khususnya anak rentan (anak jalanan), dapat berkurang atau bahkan dapat dicegah. Kata Kunci : Kekerasan Seksual, Anak, Research-Based Learning
LEADING CHANGE: ROLE OF THE LEADER IN CHANGE PROCESS Suryani, Meilati; Aliarosa, Windasari
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol. 15 No. 2 (2022): Juli 2022
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62817/jkbl.v15i2.150

Abstract

Change is an ongoing commitment that involves diffusion of the idea. Change is always occurring within health care, whether it is the update of a hospital policy or the implementation of an evidence base practice technique. Nurse leaders need to act as agent of change, to implement changes that will benefit nursing practice and improve quality of patient care. Kurt Lewin developed a change model involving three steps: unfreezing, changing and refreezing. Another approach that can be done is to adopt the ADKAR model. The ADKAR model outlines five milestones that an individual, unit, or group must achieve to change successfully: Awareness, Desire, Knowledge, Ability and Reinforce. Keywords : Change, ADKAR Model, Change Process