cover
Contact Name
Magister SIstem Informasi UNIKOM
Contact Email
yeffryhandoko@email.unikom.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jtk3ti@email.unikom.ac.id
Editorial Address
Jl. Dipatiukur No. 112-116, Kota Bandung, Jawa Barat, 40132
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Tata Kelola dan Kerangka Kerja Teknologi Informasi
ISSN : 24601799     EISSN : 26549506     DOI : https://doi.org/10.34010/jtk3ti.v5i1.2297
Core Subject : Science,
Jurnal yang diterbitkan berkala oleh Magister Sistem Informasi UNIKOM dua kali dalam setahun. Materi berisi keilmuan sistem informasi seperti: Manajemen Sistem Informasi, ERP, EAP, Kerangka Kerja TI, Tata Kelola TI, Manajemen Resiko, COBIT, Stakeholder Management, CRM, Change Management, IT COST.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 1 (2015): Mei 2015" : 5 Documents clear
Audit Tata Kelola Teknologi Informasi Terhadap Proses Bisnis Internal Berbasis STATCAP Cerdas Menggunakan COBIT 4.1 (Studi Kasus : Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Barat) Fikri Aditya Tri Andikaputra; Ana Hadiana
Jurnal Tata Kelola dan Kerangka Kerja Teknologi Informasi Vol 1 No 1 (2015): Mei 2015
Publisher : Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/jtk3ti.v1i1.285

Abstract

Teknologi Informasi telah menjadi bagian yang penting bagi organisasi. Dengan penggunaan Teknologi Informasi ini, organisasi mengeluarkan sumber daya dan investasi yang tidak sedikit didalam penerapannya sehingga organisasi mengharapkan dengan adanya Teknologi Informasi ini bisa memberikan manfaat bagi organisasi didalam mewujudkan peranan teknologi informasi terhadap strategi bisnis organisasi.Oleh sebab itu, diperlukan adanya tata kelola Teknologi Informasi (IT Governance) di organisasi sehingga setiap investasi didalam penerapan Teknologi Informasinya sesuai dengan tujuan dan strategi bisnis organisasi. Pada penelitian ini akan dikembangkan model audit tata kelola teknologi informasi di Badan Pusat Statistik (BPS) Propinsi Jawa Barat. Audit tata kelola teknologi informasi ini akan mengukur sejauh mana proses tata kelola teknologi informasi yang telah dilakukan selama ini yang meliputi kebijakan dan prosedur tata kelola, struktur organisasi pengelola yang disesuaikan dengan STATCAP CERDAS mengenai peningkatan TI pada BPS. Model audit tata kelola ini akan menggunakan framework COBIT 4.1. Pendekatan audit tata kelola teknologi informasi di Badan Pusat Statistik (BPS) Propinsi Jawa Barat ini akan mengukur kinerja TI dengan cara mengidentifikasi tujuan bisnis organisasi, tujuan-tujuan TI, dan proses-proses TI di instansi pemerintah disesuaikan dengan pemetaan hasil survey ITGI berdasarkan perspektif proses bisnis internal Proses audit tata kelola teknologi informasi ini menghasilkan temuan-temuan audit yang berdampak bagi keberlangsungan TI pada instansi pemerintah serta juga menghasilkan rekomendasi-rekomendasi untuk perbaikan proses tata kelola teknologi informasi dari segi kesesuaian tujuan teknologi informasi serta tujuan bisnis organisasi dengan komponen STATCAP CERDAS dan dapat dijadikan sebagai alternative dalam pemetaan metode audit. 
Pemodelan Enterprise Architecture Planning Berdasarkan Framework Zachman Pada Pelayanan Satu Pintu Di Direktorat Metrologi Kementerian Perdagangan Kurniati Anisa
Jurnal Tata Kelola dan Kerangka Kerja Teknologi Informasi Vol 1 No 1 (2015): Mei 2015
Publisher : Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/jtk3ti.v1i1.286

Abstract

Direktorat Metrologi, Direktorat Jenderal Standarisasi dan Perlindungan Konsumen (Dirjen SPK) , Kementerian Perdagangan memberikan pelayanan kalibrasi, pengujian dan perijinan Alat-alat Ukur Takar Timbang dan Perlengkapannya (UTTP) untuk menjamin ketertelusuran pengukuran. Kegiatan pelayanan ini terpusat pada pelayanan satu pintu yang ada di Direktorat Metrologi. Kegiatan pelayanan ini menuntut Direktorat Metrologi untuk mengembangkan sistem informasi. Untuk mengembangkan sistem informasi ini diperlukan arsitektur enterprise sebagai pedoman dalam mengembangkan sistem informasi yang terintegrasi. Pengembangan sistem informasi ini harus selaras dengan strategi organisasi (enterprise). Pada tesis ini dipakai metoda pendekatan Enterprise Architecture Planning (EAP) untuk mengembangkan arsitektur enterprise. EAP merupakan suatu metode perencanaan arsitektur yang berorientasi pada kebutuhan bisnis yang terdiri dari arsitektur data, arsitektur aplikasi dan arsitektur teknologi serta rencana implementasi dari arsitektur yang telah dibuat untuk mendukung aktivitas bisnis demi pencapaian misi organisasi. Penelitian ini terbatas pada masalah Pemodelan Enterprise Architecture Planning (EAP) berdasarkan Framework Zachman pada Pelayanan Satu Pintu di Direktorat Metrologi Kementerian Perdagangan. Model arsitektur enterprise yang akan dikembangkan berdasarkan metodologi EAP meliputi pendefinisian arsitektur data, pendefinisian arsitektur aplikasi dan pendefinisian arsitektur teknologi. Dari hasil analisis arsitektur data yang ada saat ini diketahui bahwa data pelayanan kalibrasi dan pengujian terdapat dalam satu server dan data pelayanan perijinan dalam server tersendiri. Dari hasil analisis arsitektur aplikasi yang ada saat ini diketahui bahwa belum adanya aplikasi yang dapat melakukan pencetakan sertifikat secara langsung melalui laboratorium maupun instalasi. Dari hasil analisis arsitektur teknologi yang ada saat ini diketahui bahwa pada sistem perijinan akan digabungkan ke dalam Inatrade dengan mengirimkan data-data NPWP dan Angka Pengenal Impor (API) melalui web khusus 10 (portal khusus) yang dimiliki Dirjen SPK. Dari arsitektur data yang diusulkan ada 16 kandidat entitas data yang digunakan untuk menggambarkan Entity-Relationship (E-R) diagram pelayanan satu pintu. Dari arsitektur aplikasi yang diusulkan ada 9 aplikasi yang digunakan untuk melakukan pengintegrasian sistem. Dari arsitektur teknologi yang diusulkan ada 2 (dua) zona yaitu zona A untuk laboratorium kalibrasi dan zona B untuk instalasi pengujian UTTP yang akan dilakukan pencetakan sertifikat secara langsung. Dengan menggunakan pemodelan Enterprise Architecture Planning (EAP), akan dapat diperoleh pemahaman mengenai suatu organisasi, sehingga dapat dilakukan penilaian terhadap misi, tujuan, strategi bisnis serta apa yang dihasilkan oleh organisasi tersebut. 
PERENCANAAN STRATEGIS SISTEM INFORMASI PADA POLITEKNIK NEGERI BANDUNG Megi Donni Daradjat; Ana Hadiana
Jurnal Tata Kelola dan Kerangka Kerja Teknologi Informasi Vol 1 No 1 (2015): Mei 2015
Publisher : Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/jtk3ti.v1i1.287

Abstract

Menyelaraskan perencanaan strategis SI/TI dengan perencanaan strategis bisnis dan memberikan panduan perencanaan strategis SI/TI bagi institusi dalam mengembangkan atau meningkatkan penggunaan SI untuk memperoleh keunggulan bersaing dan mewujudkan visi, misi dan tujuan institusi merupakan manfaat yang diharapkan dari Perencanaan Strategis Sistem Informasi. Perencanaan Strategis Sistem Informasi pada Politeknik Negeri Bandung (POLBAN) merupakan hasil penyelarasan dengan Rencana Strategis POLBAN yang berlaku. Sesuai dengan metoda yang digunakan yakni Ward and Peppard, input dari Perencanaan Strategis Sistem Informasi berasal dari analisis lingkungan bisnis internal, lingkungan bisnis eksternal, lingkungan Sistem Informasi/Teknologi Informasi (SI/TI), internal dan lingkungan SI/TI eksternal guna mengetahui kondisi saat ini dan kebutuhan SI/TI masa datang. Analisis yang digunakan adalah Critical Success Factor, Value Chain, PEST, Porter Five Forces, Strategic Grid dan Kondisi SI/TI terkini yang selanjutnya dicari solusi SI/TI yang memungkinkan dalam mengatasi setiap faktor. Hasil akhir dari penelitian ini adalah rekomendasi strategi bisnis SI, strategi manajemen SI/TI, strategis TI, portofolio aplikasi mendatang dan rencana implementasi SI dengan melalui pertimbangan kebutuhan manajemen dan portofolio aplikasi yang sudah ada.
Perancangan Enterprise Arsitektur Menggunakan TOGAF ADM 9.1 di PPPPTK TK dan PLB Bandung Mia Fitriawati; Janivita Joto Sudirham
Jurnal Tata Kelola dan Kerangka Kerja Teknologi Informasi Vol 1 No 1 (2015): Mei 2015
Publisher : Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/jtk3ti.v1i1.289

Abstract

Perkembangan teknologi terjadi dengan sangat cepat, hal tersebut terbukti dengan semakin meningkat nya peranan teknologi dalam berbagai bidang kehidupan. Salah satu bidang yang merasakan dampak dari perkembangan teknologi adalah bidang pendidikan. Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Taman Kanak-kanak dan Pendidikan Luar Biasa (P4TK TK dan PLB) sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT)di lingkungan Departemen Pendidikan Nasional di bidang pengembangan dan pemberdayaan pendidik dan tenaga kependidikan, memiliki tugas melaksanakan pengembangan dan pemberdayaan pendidik dan tenaga kependidikan khusus di bidang Taman Kanak-kanak dan Pendidikan Luar Biasa. Permasalahan yang terjadi adalah dalam mengakomodasi pelaksanaan tugas pokok dan fungsi yang di PPPTK TK dan PLB masih mengalami kendala, dimana lingkungan IT belum mendukung akomodasi tersebut. Teknik pengumpulan data dalam pengembangan sistem informasi program diklat ini dengan cara wawancara ,observasi dan dokumentasi, metodologi penelitian yang dipakai adalah TOGAF ADM 9.1 yang memberikan proses teruji dan dapat diulang untuk mengembangkan arsitektur. Alat bantu yang digunakan dalam merancang sistem berupa Value Chain, BPMN, Diagram Konteks, Use Case, dan Class Diagram. Perancangan enterprise arsitektur diharapkan dapat memudahkan para pegawai dalam mengakomodasi pelaksanaan aktivitas perancangan program diklat, implementasi program diklat ,dan evaluasi program diklat. Hasil dari penelitian ini adalah perancangan enterprise arsitektur untuk menunjang proses bisnis di PPPPTK TK dan PLB Bandung. 
Perancangan Security Technology Architecture PT. “N” Menggunakan Kerangka Kerja Enterprise Security Architecture Sriwisnu Noloadi
Jurnal Tata Kelola dan Kerangka Kerja Teknologi Informasi Vol 1 No 1 (2015): Mei 2015
Publisher : Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/jtk3ti.v1i1.290

Abstract

Arsitektur teknologi keamanan pada sebuah enterprise merupakan bagian dari dukungan sistem bisnis perusahaan yang sangat diperlukan, adanya kemungkinan fraud, gangguan sistem termasuk ancaman virus dan spam merupakan alasan diperlukannya teknologi keamanan yang handal bagi perusahaan, berdasarkan kondisi perusahaan saat ini teknologi keamanan yang memadai sangat mendesak diperlukan oleh PT “N” dengan tujuan pengoperasian sistem teknologi informasi yang mendukung proses bisnis perusahaan dalam kaitannya dengan ketersediaan data dan informasi yang aman. Kerangka kerja ESA (Enterprise System Architecture) dari NAC (Network Applications Consortium) digunakan untuk penyusunan dan perancangan Security Technology Architecture melalui 4 (empat) tahapan penting yaitu: menyusun kerangka kerja konseptual, arsitektur konseptual, arsitektur logis dan arsitektur fisik. Layanan penerapan Security Technology Architecture mencakup kontrol akses, proteksi batasan fisik, deteksi, kontrol isi informasi, auditing dan kriptografi. Hasil akhir menunjukkan bahwa yang paling cocok dari penyusunan dan penerapan Security Technology Architecture bagi perusahaan adalah dengan mengusulkan model keamanan yang yang mencakup bisnis, sistem informasi, dan arsitektur teknologi dengan mengandalkan dasar-dasar teknis yang direkomendasikan dan bisa diterapkan di telekomunikasi dan perusahaan pada umumnya 

Page 1 of 1 | Total Record : 5