cover
Contact Name
Budi Hermawan
Contact Email
-
Phone
+6281703408296
Journal Mail Official
info@kdi.or.id
Editorial Address
Jl. Flamboyan 2 Blok B3 No. 26 Griya Sangiang Mas - Tangerang 15132
Location
Kab. tangerang,
Banten
INDONESIA
eCo-Buss
ISSN : 26224291     EISSN : 26224305     DOI : https://doi.org/10.32877/eb
Core Subject : Economy, Science,
Focus on the development of economic sciences especially ECommerce and Business, both scientific and practical review, so it is expected to become a scientific medium for the creation of integration between theoretical studies and practical studies for the development of economic science in various social aspects.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2020): Building a Customer-Centric Service Culture" : 6 Documents clear
Analisis Perkembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (Umkm) Sebelum dan Sesudah Memperoleh Pembiayaan dari Lembaga Keuangan Syariah: (Studi Kasus UMKM Kabupaten Bandung) Budi Rustandi Kartawinata; Candra Wijayangka; Hanansa R Dabinda; Salma Aprilia
eCo-Buss Vol. 2 No. 2 (2020): Building a Customer-Centric Service Culture
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v2i2.108

Abstract

This research was conducted to determine the development of Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) before and after obtaining financing from syariah financial institutions (case study: MSMEs around the Dayeuhkolot market). This study uses a quantitative method with a type of descriptive-comparative research. Sampling is done by non-probability sampling method type of proporsive sampling, with the number of respondents as many as 30 people. The data analysis technique is used descriptive analysis. Based on the results of testing the hypothesis significantly, the development of MSMEs around the Dayeuhkolot market experienced significant differences before and after obtaining financing from syariah financial institutions. This is evidenced by z count ? z table, namely for the dimension of sales turnover is 4.794 ? 2.042, the dimension of labor is 4.673 ? 2.042, and the customer dimension is 4.766 ? 2.042 with a significance level of 0.000 <0.05. Conclusion of this study, the development of MSMEs on the dimensions of sales turnover fall into the very good category, in the dimensions of labor included in the category quite well, and on the dimensions of the customer included in the fairly good category. Keywords: development of MSMEs, sales turnover, labor, customers, financing
Model Riset Persepsi Nilai Dan Keputusan Pembelian Produk Kopi Wanaal (Papua Coffee) Elizabeth 892
eCo-Buss Vol. 2 No. 2 (2020): Building a Customer-Centric Service Culture
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v2i2.127

Abstract

Merancang strategi promosi sangatlah diperlukan untuk memasarkan produk yang sebelumnya sudah ada dipasaran dengan jenis yang sama, Kopi Wanaal merupakan jenis kopi yang tumbuh di kota Sarmi, Papua. Pada awalnya kopi di Tanah Papua ini hanya terdapat dua daerah utama penghasil kopi yaitu lembah Baliem dan lembah Nabire, namun seiringnya waktu, tumbuh pula di daerah lain di Papua yang menghasilkan kopi, salah satunya di kota Sarmi. upaya untuk mengetahui preferensi konsumen terhadap jenis kopi wanaal ini maka diperlukan sebuah model riset persepsi nilai yang dihasilkan dari penggabungan jawaban para konsumen atau penikmat kopi. Penelitian ini dilakukan menggunakan analisa conjoin dengan harapan muncul sebuah komposisi yang tepat atas produk kopi wanaal ini untuk dijadikan sebuah rumusan awal untuk metode pemasaran yang tepat terhadap segmentasi pasar yang ada. Oleh karena itu dalam penelitian ini, 100 orang dijadikan sampel untuk kemudian jawaban yang diberikan diolah menggunakan SPSS dan dimasukkan dalam analisa konjoint. Dari 100 orang tersebut dihasilkan sebuah kesimpulan utama terkait model riset persepsinya yaitu dengan persamaaan ri = 13,354 + 0,053x11 - 0,056x12 + 0,002 x13 + 0,281x21 + 0,561x22 + 0,842x23 + 0,042x31 + 0.084 x32 + 0,127x33 Dari model riset itupula diketahui tingkat utility yang terletak pada atribut cita rasa sebesar 47%, hal ini menandakan bahwa kopi wanaal ini mampu bersaing ditengah pasaran dengan kopi jenis dan merek lainnya yang telah beredar dipasaran.
Momentum Imlek : Preferensi Konsumen Untuk Berbelanja Di Kawasan Kuliner Pasar Lama Tangerang Fidellis Wato Tholok
eCo-Buss Vol. 2 No. 2 (2020): Building a Customer-Centric Service Culture
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v2i2.129

Abstract

Hari Raya Imlek atau yang biasa dikenal sebagai festival musim semi merupakan saat yang paling ditunggu-tunggu kedatangannya tidak hanya oleh masyarakat yang termasuk dalam keturunan Tion Hoa di Indonesia, tetapi juga oleh para pedagang bahkan pebisnis secara global, atsmofer Imlek yang dominan diwarnai dengan warna merah ini semakin membuat meriah akan makna yang terkandung didalam Hari Raya Imlek itu sendiri. Dengan adanya momentum Imlek, budaya berbelanja akan semakin meningkat melebihi dari hari biasanya. Bagi para pedagang, Hari Raya Imlek dan layaknya Hari Raya lainnya akan melakukan sebuah tahapan pemasaran dimana para pedagang akan menyesuaikan dan merespons perilaku konsumen yang berubah dengan cepat. Para pedagang akan senantiasa beradaptasi untuk bersaing secara efektif dengan menerapkan program menarik seperti multi year transformation untuk memberikan peningkatan jangka panjang. Berdasarkan hal diatas, maka peneliti tertarik untuk membahas sebuah preferensi konsumen yang terbentuk saat momentum imlek untuk berbelanja di kawasan kuliner pasar lama Tangerang. Penelitian ini menggunakan analisis factor, dengan harapan dapat diketahui atribut dasar yang mendasari para konsumen secara garis besar alasan mereka untuk mengunjungi kawasan kuliner pasar lama Tangerang. Metode yang digunakan yaitu non probability sampling dan dalam menyebarkan kuesioner, penelitian ini pula menggunakan teknik gugus bertahap dengan harapan dapat mendapatkan jawaban yang beragam dari lima titik yang telah ditentukan. Sebanyak 169 responden dijadikan sampel dalam penelitian ini. Dalam pre test sebelum penyebaran kuesioner didapatkan hasil bahwa setidaknya ada enam atribut yang dijadikan dasar sebagai bahan preferensi utama para konsumen dalam mengunjungi Kawasan Kuliner Pasar Lama Tangerang dalam momentum Imlek yaitu Produk, Harga, Lokasi, Promosi, Atsmofer, dan Fasilitas Penunjang lainnya. Dari hasil uji analisis factor didapatkan hasil bahwa, setidaknya terdapat dua factor utama yang terbentuk, dimana dalam factor pertama, responden lebih dominan memilih variable produk (76,9%), Promosi (71,8%) dan fasilitas (54,5%), dan dalam factor kedua, responden lebih dominan memilih berbelanja di kawasan kuliner pasar lama Tangerang berdasarkan variable Lokasi (79%) dimana memang lokasi kawasan kuliner pasar lama Tangerang ini sangat mudah dijangkau lokasinya oleh kendaraan umum, Fasilitas (41,6%) dan variable produk sebesar (7,3%).
The Effect of Capital Adequacy Ratio, Loan to Deposit Ratio, Operating-Income Ratio, Non Performing Loans, Net Interest Margin on Banking Financial Performance Refni Sukmadewi
eCo-Buss Vol. 2 No. 2 (2020): Building a Customer-Centric Service Culture
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v2i2.130

Abstract

The weak condition of the banking sector encourages those involved in conducting a bank health assessment. One of the parties is the investor because the better the bank's performance, the greater the security guarantee of the invested funds. By using financial ratios, investors can find out the performance of a bank that can be seen through various variables. The variable used as the basis for valuation is the financial statements of the companies concerned. Company performance can be measured by analyzing and evaluating financial statements. Information on financial position and performance in the past is often used as a basis for predicting financial position and performance in the future. Banking performance can be measured using average loan interest rates, average deposit interest rates, and bank profitability. The profitability measure used is return on assets (ROA) in the banking industry. Return on Assets (ROA) focuses the company's ability to obtain earnings in the company's operations. The reason for choosing Return on Assets (ROA) as a measure of performance is because Return on Assets (ROA) is used to measure the effectiveness of the company in generating profits by utilizing its assets. The greater ROA shows the better financial performance, because the greater the rate of return. This study aims to examine the effect of Capital Adequacy Ratio (CAR), Loan to Deposit Ratio (LDR), Operating-Income Expense Ratio (BOPO), Non Performing Loans (NPL), Net Interest Margin (NIM), and on Return on Assets (NIM) ROA) as the Financial Performance of Banking Companies Listed on the Indonesia Stock Exchange in 2016-2018. The data used in this study were obtained from the Annual Financial Statements of Banking Companies Listed on the Stock Exchange in 2016-2018. the samples used were 23 Banking Companies Listed on the IDX. The analytical method used is multiple linear regression. The results showed that the CAR, BOPO, NPL, NIM, and LDR variables had a positive and significant effect on Return on Assets (ROA). Thus the bank is expected to pay attention to the level of efficiency of its operations to increase profitability on its financial performance.
Analyzing the Influence of Quality, Price, and After-Sales Service of 5 Sedan Low Category to Consumer Satisfaction Dwi Irawati; Yuni Siti Nuraeni
eCo-Buss Vol. 2 No. 2 (2020): Building a Customer-Centric Service Culture
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v2i2.131

Abstract

The demand for private transportation that comfort, cheap, and good quality has been increasing lately. It caused many companies to launch any car that can answer the request. Refer to Indonesia, people that like most to visit each other and traveling created an increasing demand for this type of car. The Indonesian automotive market launch type of car that has a sedan category but has a small shape, it called the city car. City car has answered the demand for many consumers especially for a little family with two or more children who want to have a small vehicle completed with comfort, cheap and excellent quality features so that my research is to proof is there any relation between quality, price and after-sales service according to consumer satisfaction to 5 best seller refer to web otomotif.kompas.com, they are Toyota Agya, Daihatsu Ayla, Honda Brio Satya, Suzuki Wagon R15 dan Datsun GO+. The result of this research is proving that quality, price, and after-sales service has a connection to consumer satisfaction
Analisis Faktor Berwirausaha dan Literasi Kewirausahaan terhadap Intensi Kewirausahaan: Studi di Indonesia Musdalifah Dimuk; Citrawati Jatiningrum
eCo-Buss Vol. 2 No. 2 (2020): Building a Customer-Centric Service Culture
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v2i2.517

Abstract

Penelitian tentang wawasan kewirausahaan dan literasi kewirausahaan pada universitas di Indonesia saat ini sedang berkembang. Tujuan dari pengembangan berbagai literasi kewirausahaan adalah untuk menumbuhkan lebih banyak wirausahawan dan menciptakan usahawan muda.yang sukses. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis apakah sikap, norma subjektif, kontrol perilaku yang dirasakan dan literasi kewirausahaan berpengaruh terhadap intensi kewirausahaan. Data primer penelitian ini dikumpulkan melalui survei kuesioner. Koefisien Korelasi Pearson dan Analisis Regresi Berganda digunakan dalam penelitian ini untuk menganalisis hubungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua variabel memiliki hubungan positif yang signifikan dengan Intensi Kewirausahaan. Kontribusi kajian ini adalah merekomendasikan bahwa beberapa factor tersebut dan literasi kewirausahaan merupakan hal penting sebagai peningkatan kemampuan mahasiswa untuk meningkatkan kemampuan berwirausaha yang menjadi modal utama seseorang untuk sukses dalam usahanya dan dapat menumbuhkan intensi kewirausahaan

Page 1 of 1 | Total Record : 6