cover
Contact Name
Ir. Jhon Hardy Purba, M.P.
Contact Email
jhon.purba@unipas.ac.id
Phone
+6236223588
Journal Mail Official
jhon.purba@unipas.ac.id
Editorial Address
Fakultas Pertanian, Universitas Panji Sakti Jl. Bisma No. 22, Banjar Tegal, Singaraja, Bali - 81117
Location
Kab. buleleng,
Bali
INDONESIA
Agro Bali: Agricultural Journal
ISSN : -     EISSN : 2655853X     DOI : https://doi.org/10.37637/ab.v2i2
Core Subject : Agriculture,
Agro Bali: Agricultural Journal is an information media that contains articles from research, theoretical studies, and scientific writings on agriculture especially agrotechnology i.e.: agronomy, horticulture, plant breeding, soil sciences, plant protection, and other pertinent field related to plant production.
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2021)" : 13 Documents clear
Participatory Evaluation of Early Maturing Sorghum Technologies in Eastern Amhara Region of Ethiopia Negussie Siyum; Abere Haile; Mekonenn Assefa; Mesfin Bahta
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (627.349 KB) | DOI: 10.37637/ab.v4i1.654

Abstract

The low or non-adoption of improved agricultural technologies might be resulted from inadequate participation of farmers at all stages of the process of benefiting farmers. The current study was conducted in the representative sorghum producing areas of Wollo i.e. Raya kobo, Kalu and Dawa chefa with the objective of assessing farmers’ preference towards improved sorghum varieties and providing a menu of sorghum technologies. The study was conducted in 2019 cropping season having one year duration. Both inferential and descriptive statistics were used to analyze the collected data. Farmers’ perception was assessed using preference ranking and narration. Moreover, Agricultural events such as field days and experience sharing were prepared to capture farmers’ perception about the technologies.  GenStat v.18th was used to analyze the data. Analysis of variance was employed to test the mean difference of yield among varieties. The result of ANOVA showed that improved sorghum varieties Dekeba and ESH1 gave the highest grain yield at respective sites. In kalu and Dawa chefa, farmers preferred Argiti whereas in Raya Kobo, Melkam was the variety preferred by the farmers. From the analysis of Spearman’s rank correlation, there was evidence on coincidence of farmers’ preference and the actual data. Therefore, based on the analysis of farmers’ preference and yield data, improved sorghum technologies Melkam and Argiti can be promoted in the respective districts of the study area.
Pertumbuhan Tanaman Nilam MV1 Varietas Lhokseumawe Akibat Konsentrasi dan Lama Perendaman Kolkisin Zuyasna Zuyasna; Ainun Marliah; Adinda Rahayu; Erita Hayati; Rika Husna
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.66 KB) | DOI: 10.37637/ab.v0i0.683

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi kolkisin dan waktu perendaman terbaik dalam proses induksi kolkisin untuk mendapatkan tingkat keragaman tertinggi. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan 2 Sektor Timur, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala, Darussalam, Banda Aceh yang dilaksanakan dari bulan Juni sampai Agustus 2020. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan dua faktor. Faktor pertama yaitu konsentrasi larutan kolkisin dengan 4 taraf (0%, 1%, 2%, 3%) dan faktor kedua yaitu lama perendaman dengan 4 taraf (2 jam, 4 jam, 6 jam, 8 jam). Terdapat 16 kombinasi perlakuan dengan masing-masing perlakuan diulang 4 kali, sehingga diperoleh 64 satuan percobaan. Parameter yang diamati meliputi pertambahan tinggi tanaman, pertambahan diameter, jumlah cabang, jumlah tunas, jumlah daun, panjang cabang dan luas permukaan daun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi kolkisin berpengaruh nyata terhadap luas permukaan daun setelah perlakuan (90 HSP), dengan rataan tertinggi terjadi pada perlakuan konsentrasi kolkisin 3%. Lama perendaman dengan kolkisin tidak berpengaruh nyata pada semua peubah yang diamati. Kombinasi perlakuan konsentrasi kolkisin dengan lama perendaman berpengaruh nyata terhadap jumlah cabang tanaman nilam pada umur 30 HSP, dimana jumlah cabang terbanyak terdapat pada konsentrasi kolkisin 2% dengan lama perendaman 6 jam.
Evaluasi Karakter Vegetatif F3 Tanaman Kedelai (Glycine max L.) Hasil Seleksi Pedigree pada Tanah Masam Dataran Tinggi Arvita Netti Sihaloho; Jonner Purba
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (601.237 KB) | DOI: 10.37637/ab.v0i0.686

Abstract

Lahan subur sudah tidak cukup untuk pertanian terutama untuk tanaman kedelai, oleh karena itu akan dilakukan penanaman di lahan yang tidak subur. Varietas tahan dan  berproduksi tinggi di lahan  tidak subur sangat dibutuhkan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan  informasi tentang keragaman genetik karakter vegetatif populasi F3 hasil seleksi metode pedigree, serta memperoleh genotipe-genotipe F3 terpilih berdasarkan karakter vegetatif. Pada populasi F3 terdapat 300 tanaman dari kedua tetua, masing-masing 60 tanaman. Penelitian ini dilakukan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Simalungun pada Juni – Agustus 2019, ketinggian tempat ± 500 m di atas permukaan laut dan pH tanah 4,5 – 5,5. Variabel yang diamati adalah umur berkecambah, tinggi tanaman, jumlah daun,  dan jumlah cabang. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa keragaman genetik dari semua karakter vegetatif yang diamati memiliki nilai keragaman genetik yang sedang. Hanya karakter tinggi tanaman yang nilai KKG-nya rendah, tetapi memiliki nilai heritabilitas sedang hingga tinggi. Berdasarkan karakter jumlah cabang, dilakukan seleksi, sehingga diperoleh galur-galur harapan yaitu 176, 159, 152, 128, 69, 66, 57, 56, 42, 24, 2, 112, 99, 91, 84, 74.

Page 2 of 2 | Total Record : 13