cover
Contact Name
Terttiaavini
Contact Email
avini.saputra@uigm.ac.id
Phone
+6285377238800
Journal Mail Official
lppm@uigm.ac.id
Editorial Address
Jl. Jend Sudirman No 629 KM 4 Palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya
ISSN : 25028626     EISSN : 25494074     DOI : -
Core Subject : Art, Social,
Besaung is a scientific journal Visual Communication Design Study Program, Faculty of Government and Culture of the University of Indo Global Mandiri which includes the results of research, meetings, community service, conceptual coordination (thinking), and analytical studies in the fields of art, design and culture. Besaung is expected to be a medium for writers to publish their works, so publishing this journal can help in advancing science in the fields of art, design and culture. This journal is published twice in one year in March and September.
Articles 26 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1" : 26 Documents clear
Manfaat Pemisahan Sampah Organik dan Anorganik Melalui Media Buku Ilustrasi Anak Ardani Ari Suseno; Nabila Ulul Albab; Sonde Martadireja
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Vol 5, No 1
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jsdb.v5i1.1797

Abstract

Sampah diartikan sebagai sisa kegiatan sehari-hari manusia. Di lingkungan sosial masyarakat, untuk mempermudah penguraian, umunya sampah dikelompokkan menjadi dua bagian sederana; yaitu sampah organik dan sampah anorganik. dibutuhkan pengelolaan sampah yang untuk mengurangi kemungkinan dampak positif dam negatif ke lingkungan. Nilai ekonomis dikelompokkan dalam dampak positif, sedangkan, sumber bau dan kluster penyakit masuk dalam kelompok negatif. Pada penelitian ini, fokus masalah ada pada kelompok negatif. Karena apabila sampah dibiarkan menumpuk disatu tempat di pemukiman masyarakat, akan menjadi sumber bau yang tidak sedap sehingga kemudian dapat menjadi wilayah berkembangnya bibit penyakit. Kondisi ini menjadi indikasi bahwa sampah belum dikelola dengan baik dan dapat memperburuk kondisi lingkungan disekitarnya. Oleh karena itu, berangkat dari keilmuan desain komunikasi visual, maka paling tidak informasi bahaya dan cara pengolahan sampah yang tepat perlu dibuat. Pengetahuan tentang pemisahan sampah untuk mengurangi timbulnya pencemaran lingkungan, akan lebih baik jika diketahui atau dipahami sejak anak-anak. Pilihan bentuk karya untuk penyebaran informasi ini adalah buku ilustrasi anak. Proses mewujudkan karya buku ilustrasi ini menggunakan beberapa tahapan, tahap pertama yaitu proses pengumpulan data mengenai sampah dan proses pengolahannya, kemudian data mengenai jenis buku yang sesuai dengan target pembaca. Tahap kedua yaitu proses pembuatan buku, dalam tahap ini melewati beberapa proses dari pra produksi sampai produksi.
ANALISIS KONSEP DAN KOMPONEN VISUAL DASAR POSTER “TOBACCO BREAK HEARTS” Yosef Yulius; Bobby Halim
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Vol 5, No 1
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jsdb.v5i1.1804

Abstract

Seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat akan informasi tentang kesehatan, iklan layanan masyarakat merupakan salah satu media yang tepat untuk dipakai para penggiat dalam melakukan promosi kesehatan. Media sebagai sumber informasi haruslah dirancang sebaik mungkin mulai dari konsep hingga bentuk visualnya. Dalam perkembangannya, media iklan layanan masyarakat di Indonesia masih perlu dikembangkan agar kualitasnya bisa setara secara global. Meningkatnya kualitas media iklan layanan masyarakat akan berdampak positif terhadap target penyampaian pesan secara persuasif, kreatifitas dan inovasi harus terus diterapkan. Berdasarkan hal ini, bidang keilmuan desain komunikasi visual hadir untuk berkolaborasi dalam perancangan media iklan layanan masyarakat sebagai pemecah masalah. Proses perancangan tidak bisa dilakukan secara instan, ada beberapa proses yang harus dilalui seperti proses penyusunan konsep serta layout visual. Dalam menyusun konsep dan layout visual secara mendasar ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan meliputi aspek komunikasi dan aspek visual. Aspek komunikasi dibutuhkan sebagai bentuk strategi komunikasi yang terperinci dalam menyampaikan informasi kepada khalayak, sementara aspek visual dibutuhkan sebagai bentuk penyajian yang baik dalam mempersepsikan gagasan agar media mudah diterima dan diingat oleh khalayak. Metode penelitian secara kualitatif dipakai dalam menganalisis media poster iklan layanan masyarakat sebagai objek penelitian. Pemahaman akan hal tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas media terutama iklan layanan masyarakat yang bergerak di bidang kesehatan.
Pelestarian Sardundun Sebagai Budaya Masyarakat Di Desa Tanjung Bulan Fadhilah Hidayatullah
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Vol 5, No 1
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jsdb.v5i1.1798

Abstract

Artikel ini membahas hasil penelitian pada sastra tutur Sardundun yang ada di desa Tanjung Bulan, Kecamatan Pulau Beringin (OKU Selatan). Dilatar belakangi oleh perlunya pewarisan budaya lokal yang mempunyai nilai kehidupan, namun sudah mulai ditinggalkan oleh masyarakatnya. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Adapun hasil dari penelitian ini adalah menyajikan syair yang terdapat unsur budaya bahasa dan seni yang mempunyai kekayaan budaya lokal daerah setempat. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah agar masyarakat mengetahui bahwa provinsi Sumatera Selatan memiliki kebudayaan pada sastra tutur Sardundun. Nilai yang terkandung adalah prinsip kehidupan yang ada pada makhluk adalah dengan menyampaikan rasa syukur pada sang pencipta, yang didasari pada hati nurani melalui media bahasa yang dituturkan. Melalui pewarisannya dapat dilakukan dengan media bahasa yang dituturkan. Namun tidak sebatas lisan, akan tetapi lisan yang dituliskan. Awalnya dalam bentuk tuturan yang dilisankan, saat ini hanya dapat dilakukan dengan cara dituturkan melalui media tulis. Melalui pewarisan budaya lokal tersebut sangat tepat dilakukan dengan media tulis kemudian baru dituturkan. Pewarisan tersebut lebih efektif dilakukan di lembaga pendidikan, karena sebagai wadah dalam proses belajar dan mengajar. Rekomendasi untuk dilakukan penelitian lanjutan, sehingga dapat dijadikan sebagai materi untuk dunia pendidikan, sehingga transformasi budaya lokal sardundun terlaksana dan pewarisannya dapat terwujud. Dengan demikian budaya lokal tersebut tetap eksis dan ada ditengah masyarakat tempat tuturan itu lahir, serta familiar ditengah masyarakat pada umumnya.
Keberadaan Musik Gong Buleuh pada Masyarakat Kota Sungai Penuh Provinsi Jambi Deria Sepdwiko
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Vol 5, No 1
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jsdb.v5i1.1799

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengungkapkan Keberadaan Musik Gong Buleuh Pada Masyarakat Kota Sungai Penuh Provinsi Jambi, jenis penelitian ini adalah penelitian Kualitatif dengan metode menginterprestasikan fenomena berdasarkan isu-isu seni pada masyarakat Kota Sungai Penuh. Objek penelitian ini adalah Keberadaan Musik Gong Buleuh pada Masyarakat Kota Sungai Penuh Provinsi Jambi. Data yang di kumpul melalui studi pustaka, observasi, wawancara, dan Dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan berpedoman pada teknik etnografi. Adapun temuan hasil penelitian ini menyatakan bahwa Keberadaan musik Gong Buleuh ini di tengah masyarakat, sangat berperan penting dalam upacara Kenduhai Sko. Keunikan dalam sebuah instrumental yag terbuat dari buluh sesuai dengan keadaan Ekologi daerah Kota Sungai Penuh. Dengan demikian keberadaan musik Gong Buleuh ini tidak terpuruk bagi generasi muda tentunya menggali eksistensi agar tetap dilestarikan oleh budaya khususnya Kota Sungai Penuh. Musik Gong Buleuh  sebagai  kesenian tradisional memberikan makna  dalam kehidupan masyarakat Kerinci dan penampilannya memiliki aturan-aturan tertentu yang tidak boleh dilanggar. Apabila dilanggar akan mendapat sangsi sehingga musik Gong Buleuh bersifat ritual dalam upacara Kenduri Sko. Upacara  Kenduri Sko yang dilaksanakan dalam sepuluh tahun sekali sebagai pembersih benda-benda pusaka juga merupakan ajang silahturrahmi antar lapisan masyarakat. Dalam acara ini tanpa  menampilkan musik Gong Buleuh maka upacara dianggap tidak bermakna bagi masyarakat Kota Sungai Penuh. Dengan adanya musik Gong Buleuh dalam upacara Kenduri Sko masyarakat dapat berkomunikasi dengan tokoh adat dan tokoh masyarakat untuk meresmikan pembukaan Kenduri Sko tersebut.  
MANAJEMEN SANGGAR SENI TARI TRADISIONAL DINDA BESTARI DI KOTA PALEMBANG Nurdin Nurdin
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Vol 5, No 1
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jsdb.v5i1.1800

Abstract

Sanggar Seni Tari Tradisional Dinda Bestari merupakan sanggar tari yang mengajarkan tari tradisional, tari kreasi dan tari kontemporer. Di sanggar ini juga mengajarkan tari anak-anak dan membuka kelas khusus anak-anak. Dalam sanggar ini siswa yang tergabung tidak hanya anak dan remaja akan tetapi ada juga yang dewasa.Penelitian ini bertujuan mendiskripsikan seperti apa manajemen Sanggar Seni Tari Tradisional Dinda Bestari yang berdomisili di Kota Palembang Sumatera Selatan, yang menerapkan fungsi manajemen pada semua aspek kegiatan sanggar diantaranya perencanaan, pengorganisasian, Pelaksanaan dan pengendalian. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah saya sendiri selaku pemilik, pendiri dan sekaligus pengelolah sanggar ini. Objek penelitian ini yaitu Sanggar Seni Tari Tradisional Dinda Bestari di Kota Palembang yang meliputi, latar belakang berdirinya dan sistem manajemen yang diterapkan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tiga cara yaitu participant observe, wawancara dan dokumentasi. Pada penelitian ini menggunakan human instrument yaitu peneliti itu sendiri yang berperan sebagai instrumennya, berfungsi menetapkan fokus penelitian, memilih informan sebagai sumber data, melakukan pengumpulan data, menilai kualitas data, analisis data, menafsirkan data, dan membuat kesimpulan atas temuannya. Teknik analisi data menggunakan reduksi data, deskripsi data dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data pada penelitian ini menggunakan metode triangulasi data. Hasil penelitian ini mendeskripsikan bahwa Sanggar Seni Tari Tradisional Dinda Bestari menggunakan fungsi manajemen  sebagai (1) perencanaan (Planning), (2) pengorganisasian (Organizing), (3) pelaksanaan (Actuating), dan (4) pengawasan (Controlling).
Pengembangan Desain Produk Berbahan Bambu dengan Menggunakan Strategi Desain di Nagari Kumanis Sijunjung (Studi Kasus ; UKM Kerajinan Bambu di Nagari Kumanis, Kabupaten Sijunjung) Kendall Malik; Ferry Fernando; Silvi Amalia
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Vol 5, No 1
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jsdb.v5i1.1796

Abstract

Penelitian yang difokuskan adalah mengenai kerajinan bambu di Nagari Kumanis Kabupaten Sijunjung tentang pemanfaatan material bambu sebagai produk potensial dengan menggunakan strategi desain.  Daerah produksi bambu di Sumatera Barat sebagian besar diproduksi di kabupaten Sumpur Kudus di Nagari Tanjung Bonai Aur dan Kumanis, Kabupaten Sijunjung. Nagari memiliki kelompok yang disebut Kerajinan Talago Bambu. Salah satu pusat kerajinan bambu yang telah lama berkembang di Sumatera Barat adalah kerajinan bambu Tanjung Bonai Aur dan Kumanis. Diketahui bahwa kerajinan bambu di nagari Kumanis cukup unik dalam hal aspek teknis, namun dalam aspek strategi desain dan strategi pasar produk bambu belum dieksplorasi dengan baik. Sehingga siklus ekonomi dan produksi bergerak di tempat. Perkebunan bambu di Sumatera Barat adalah milik masyarakat yang dikelola secara mandiri oleh penduduk. Bambu dalam masyarakat nagari Kumanis adalah penting oleh roda ekonomi dan upaya bambu ekonomi mereka sebagai pekerjaan sampingan. Bahkan, warga Minang telah memiliki kebun bambu yang secara tidak langsung sebagai petani bambu. Ini adalah kesempatan bagi penulis dalam proyek desain ini untuk memberikan ide dan ide desain kepada komunitas dan industri kecil (homeindustry). Padahal, bahan bambu belum diolah secara khusus untuk desain produk, terutama untuk desain produk bambu dan Strategi Desain. permasalahan dari penelitian ini adalah bagaimana meningkatkan, mengolah dan memanfaat material bambu sebagai salah satu perkembangan desain pelengkap interior dan sesuai dengan kebutuhan dan selera pasar.

Page 3 of 3 | Total Record : 26