cover
Contact Name
Ahmad Azhari
Contact Email
ahmad.azhari@tif.uad.ac.id
Phone
+6281294055949
Journal Mail Official
mf.mti@uad.ac.id
Editorial Address
Magister Teknik Informatika Jl. Prof. Dr. Soepomo SH, Janturan, Warungboto, Yogyakarta 55164
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Mobile and Forensics
ISSN : 26566257     EISSN : 27146685     DOI : https://doi.org/10.12928/mf
Mobile and Forensics (MF) adalah Jurnal Nasional berbasis online dan open access untuk penelitian terapan pada bidang Mobile Technology dan Digital Forensics. Jurnal ini mengundang seluruh ilmuan dan peneliti dari seluruh dunia untuk bertukar dan menyebarluaskan topik-topik teoritis dan praktik yang berorientasi pada kemajuan teknologi mobile dan digital forensics.
Articles 104 Documents
Digitalisasi Pembayaran Marketplace Menggunakan Midtrans Payment Gateway Puspitasari, Tri May Mega; Maulina, Dina
Mobile and Forensics Vol. 1 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/mf.v1i1.997

Abstract

E-commerce erat kaitannya dengan pembelian dan pembayaran yang mudah serta praktis. Travnesia merupakan salah satu platform marketplace Indonesia yang menyediakan ragam paket wisata dari dalam dan luar negeri. Travnesia.com merupakan produk yang dirancang dan dikembangkan oleh PT. Teras Code Digital. Teras Code Digital merupakan perusahaan pengembangan perangkat lunak yang berfokus pada pengembangan aplikasi digital dengan tingkat keamanan data yang baik. Travnesia juga berperan sebagai tempat bertemunya pelaku bisnis pariwisata khususnya Biro Perjalanan Wisata (travel agent) untuk memasarkan produk secara digital. Dalam proses peningkatan pelayanan yang nyaman, aman, terkendali dan mudah dibutuhkan infrastruktur yang baik untuk pengembangan e-commerce tersebut terutama dalam melakukan transaksi pembayaran. Travnesia dilengkapi dengan layanan pembayaran online menggunakan Midtrans payment gateway dimana wisatawan dapat melakukan pembayaran online dalam pemesanan paket wisata. Untuk pengembangan fitur pembayaran yang aman digunakan, maka dari itu dirancanglah sebuah payment gateway yang memudahkan customer dalam melakukan transaksi pembayaran secara digital menggunakan Midtrans yang merupakan sebuah platform pembayaran online yang terhubung dengan berbagai metode pembayaran di Indonesia. Midtrans juga memiliki integrasi yang mudah dan keamanan yang baik karena menggunakan sistem anti-fraud.
Mobile Dictionary For Hitu Ethnic Language Nurlete, Fauzan Yuusril; Fatkhurohman, Agus
Mobile and Forensics Vol. 3 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/mf.v3i1.998

Abstract

Indonesians have many diverse ethnic groups. Each tribe has different traditions and cultures. As with language, each tribe has a different local language to communicate and interact with their community and environment. Hitu is one of the villages (Negeri) on Ambon Island, Central Maluku Regency. People in Tanah Hitu communicate every day using the Hitu language. Hituese is one of the local languages in Indonesia. The Hitu Country dictionary application is a mobile-based application that can make it easier for the people of Hitu Village to find translations from Hitu - Indonesian - English or vice versa. This is because many foreign and domestic tourists visit Hitu Village. People in Hitu can certainly speak Indonesian, but not all are able to speak it fluently. Therefore, this dictionary was created to facilitate the community in Hitu. This mobile application can display vocabulary translations that can be searched from Hitu to Indonesian and Indonesian to Hitu or vice versa. This dictionary will use Android-based mobile devices and will also take advantage of current developments that are very sophisticated. The Hitu dictionary application will be easy to carry anywhere and can be accessed every day.
Evaluasi Tingkat Kesiapan Keamanan Informasi Pada Lembaga Pendidikan Menggunakan Indeks Kami 4.0 Ferdiansyah, Pramudhita; Subektiningsih, Subektiningsih; Indrayani, Rini
Mobile and Forensics Vol. 1 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/mf.v1i2.1001

Abstract

Evaluasi keamanan sistem informasi sangat diperlukan bagi sebuah organisasi, instansi, maupun perusahaan guna mencegah kebocoran data ataupun kerusakan sistem informasi. Penelitian ini dilakukan di sektor pendidikan pada lembaga UPTD XYZ di bawah kuasa Dinas Pendidikan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Evaluasi kematangan dan tata kelola keamanan informasi diterapkan berdasarkan standar ISO/IEC 27001:2017 dengan menggunakan indeks keamanan informasi KAMI versi 4.0. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi langsung dan interview terhadap penanggungjawab sistem informasi. Hasil yang didapatkan dari evaluasi untuk kebutuhan sistem elektronik sebesar 20, sedangkan tingkat kelengkapan informasi mendapatkan skor 245. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa tingkat keamanan informasi masih sangat rendah dan diperlukan perbaikan sistem keamanan informasi dengan bekerja sama dengan pengembang keamanan informasi dari pihak ketiga. Information system security evaluation is indispensable for an organization, agency, or company to prevent data leakage or damage to information systems. This research was conducted in the education sector at the UPTD XYZ institution under the authority of the Yogyakarta Provincial Education Office. Information security maturity and governance evaluation is implemented based on ISO / IEC 27001: 2017 standard by using the WE information security index version 4.0. The data collection method is done by direct observation and interviews with the person in charge of the information system. The results obtained from the evaluation for electronic system requirements were 20, while the level of completeness of information got a score of 245. From these results it can be concluded that the level of information security is still very low and it is necessary to improve information security systems in collaboration with information security developers from third parties.
Analisis Bukti Digital pada Storage Secure Digital Card Menggunakan Metode Static Forensic Hasa, Muh Fadli; Yudhana, Anton; Fadlil, Abdul
Mobile and Forensics Vol. 1 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/mf.v1i2.1217

Abstract

Secure Digital Card (SD Card) merupakan salah satu media untuk mendapatkan bukti digital dalam proses penyelidikan suatu kasus cybercrime. Oleh kerena itu, perlu adanya penelitian tentang analisa bukti digital pada media penyimpanan SD Card. Penelitian ini membahas tentang proses eksaminasi dan analisis bukti digital yang terdapat pada media penyimpanan SD Card yang bertujuan untuk membantu proses penyelidikan kasus cybercrime. Proses penelitian menggunakan tools forensic FTK Imager dan Autopsy serta menggunakan metode forensic static dimana barang bukti eletronik diproses secara bit-by-bit image dalam melakukan proses forensik. Hasil dari penelitian ini adalah barang bukti yang berupa SD Card dilakukan proses examinasi dan recovery data yang hilang, data yang berhasil di recovery dibedakan berdasarkan cara pelaku menghapus datanya. Data yang didapatkan pada SD Card dapat dijadikan sebagai barang bukti pada proses persidangan kasus cybercrime.
Ekstraksi Fitur Pengenalan Emosi Berdasarkan Ucapan Menggunakan Linear Predictor Ceptral Coeffecient Dan Mel Frequency Cepstrum Coefficients Helmiyah, Siti; Riadi, Imam; Umar, Rusydi; Hanif, Abdullah
Mobile and Forensics Vol. 1 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/mf.v1i2.1259

Abstract

Ucapan suara memiliki informasi penting yang dapat diterima oleh otak melalui gelombang suara. Otak menerima gelombang suara melalui alat pendengaran dan menghasilkan suatu informasi berupa pesan, bahasa, dan emosi. Pengenalan emosi wicara merupakan teknologi yang dirancang untuk mengidentifikasi keadaan emosi seseorang dari sinyal ucapannya. Hal tersebut menarik untuk diteliti, karena berkaitan dengan teknologi zaman sekarang yaitu pada penggunaan smartphone di berbagai macam aktivitas sehari-hari. Penelitian ini membandingkan ekstraksi fitur Metode LPC dan Metode MFCC. Kedua metode ekstraksi tersebut diklasifikasi menggunakan Metode Jaringan Syaraf Tiruan (MLP) untuk pengenalan emosi. Masing-masing metode menggunakan data emosi marah, bosan, bahagia, netral, dan sedih. Data dibagi menjadi dua, yaitu data testing dan data data training dengan perbandingan 80:20. Arsitektur jaringan yang digunakan adalah tiga lapisan yaitu lapisan input, lapisan tersembunyi, dan lapisan output. Parameter MLP yang digunakan learning rate = 0.0001, epsilon = 1e-08, epoch = 500, dan Cross Validation = 5. Hasil akurasi pengenalan emosi dengan ekstraksi fitur LPC sebesar adalah 28%. Sedangkan hasil akurasi dengan ekstraksi fitur MFCC sebesar 61,33%. Hasil akurasi ini bisa ditingkatkan dengan menambahkan data yang lebih banyak lagi, terutama untuk data testing. Perlunya pengujian pada nilai parameter jaringan MLP, yaitu dengan mengubah nilai-nilai parameter, karena dapat mempengaruhi tingkat akurasi pengenalan. Selain itu penentuan ekstraksi fitur dan klasifikasi metode yang lain juga dapat digunakan untuk mencari nilai akurasi pengenalan emosi yang lebih baik lagi.
Visualisasi Informasi Website International Conference Berdasarkan Web-Quality Framework Pangistu, Lalu Arfi Maulana; Azhari, Ahmad; Aktawan, Agus
Mobile and Forensics Vol. 1 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/mf.v1i2.1282

Abstract

Konferensi merupakan pertemuan yang bertujuan untuk bertukar pendapat mengenai suatu masalah yang dihadapi bersama. Dengan adanya perkembangan teknologi membuat manusia berfikir untuk dapat bekerja lebih efektif dan efisien. Salah satunya yaitu membuat sistem konvensional menjadi sistem yang terkomputerisasi. Dengan memanfaatkan fasilitas website yang ke internet, pihak penyelenggara konferensi dapat lebih efektif untuk melakukan penyebaran informasi, registrasi, submisi, dan kegiatan lain yang berhubungan dengan konferensi.Pentingnya pengukuran kualitas pada website menjadi tolak ukur dalam meningkatkan kinerja sesuai dengan visi dan misi dari penerapan website. Pada penelitian ini, penulis merancang sistem informasi pada konferensi internasional berbasis website. Metodologi pengembangan website yang digunakan dalam penelitian ini adalah Software Development Life Cycle (SDLC). Metode pengujian kualitas website menggunakan 4 metode pengujian, diantaranya Alpha Test, SUS, UAT, dan UEQ. Sistem ini menghasilkan sistem informasi konferensi internasional berbasis website yang bekerja dengan baik dengan hasil pengujian alpha test sebesar 92%, menampilkan informasi yang sesuai dengan hasil pengujian SUS sebesar 73%, dapat diterima masyarakat dan layak ditunjukkan dari hasil pengujian UAT sebesar 75%, dan pengujian User Experience (UX) mendapatkan penilaian yang masuk ke dalam kategori "baik" dari hasil pengujian UEQ.
Ekstraksi Logis Forensik Mobile pada Aplikasi E-Commerce Android Anwar, Nuril; Akbar, Son Ali; Azhari, Ahmad; Suryanto, Imam
Mobile and Forensics Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/mf.v2i1.1791

Abstract

Pesatnya perkembangan aplikasi android, terutama aplikasi di bidang e-commerce dan transaksi jual beli online yang populer di Indonesia, memaksa pengguna untuk memberikan izin untuk menggunakan fitur dan layanan aplikasi selama pemasangan dan pasca pemasangan. Kurangnya pemahaman pengguna akan resiko dari izin akses yang diminta oleh aplikasi sebelum atau setelah melakukan instalasi menjadikan celah pada keamanan data pengguna untuk mengakses fitur pada perangkat smartphone seperti kamera, media penyimpanan, kontak, akun dan fitur lainnya. Logical Extraction Method menjadi metode yang digunakan untuk mendapatkan data aplikasi dengan mengakusisi seluruh data file sistem pada smartphone menggunakan bantuan tools MOBILedit Forensic, TWRP (Team Win Recovery Project), dan Aplikasi Migrate. Akusisi data dari masing-masing aplikasi akan diambil Android Package File (APK) yang digunakan untuk proses analisis secara statis dengan menggunakan Tools Forensic MobSF (Mobile Security Framework). Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan pada tiga aplikasi teratas e-commerce terdapat 51 izin akses dan dari tiga aplikasi e-commerce terpopuler di Indonesia dengan tingkat keamanan paling berbahaya dengan 49 izin akses, 7 izin akses normal dan 1 izin akses tanda tangan. Aplikasi lazada terdapat 21 izin akses berbahaya yang tidak diketahui pengguna sedangkan aplikasi Tokopedia terdapat 4 izin akses berbahaya yang tidak diketahui pengguna dan aplikasi Blibli.com terdapat 1 izin akses berbahaya yang tidak diketahui pengguna. Berdasarkan temuan celah keamanan dapat disimpulkan bahwa aplikasi e-commerce yang digunakan oleh penggunanya memungkinkan pula disisipi sebuah malware atau virus sejenis yang berpeluang dalam penggambilan data pribadi penggunanya. The rapid development of android applications, especially applications in the field of e-commerce and online buying and selling transactions that are popular in Indonesia, force users to give permission to use the features and services of the application during installation and post-installation. Lack of user understanding of the risk of access permissions requested by the application before or after installation creates a gap in the user's data security to access features on smartphone devices such as cameras, storage media, contacts, accounts, and other features. Logical Extraction Method is a method used to obtain application data by acquiring all system file data on smartphones using the help of MOBILedit Forensic tools, TWRP (Team Win Recovery Project), and Migrate Applications. Data acquisition from each application will be taken by Android Package File (APK) which is used for the static analysis process using Tools Forensic MobSF (Mobile Security Framework). Based on the results of an analysis conducted on the top three e-commerce applications there are 51 access permits and of the three most popular e-commerce applications in Indonesia with the most dangerous level of security with 49 access permits, 7 normal access permits, and 1 signature access permit. The Lazada application has 21 dangerous access permits that the user does not know while the Tokopedia application has 4 dangerous access permits that the user does not know and the Blibli.com application has 1 dangerous access permit that the user does not know about. Based on the findings of a security hole, it can be concluded that the e-commerce application used by its users also allows the insertion of a malware or virus that has the opportunity to capture the user's personal data.
Probabilitas Bernoulli Untuk Cluster Status Sekolah Menengah Atas Di Indonesia Purwaningsih, Tuti; Azhari, Ahmad; Purnaramadhan, Riza
Mobile and Forensics Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/mf.v2i1.1953

Abstract

Di pedesaan, biasanya sekolah negeri begitu banyak diminati karena biaya pendidikan yang relatif terjangkau. Namun pada kenyataan, banyak orang tua memilih sekolah swasta untuk mendapatkan fasilitas belajar lebih nyaman baik dari sekolah maupun dari pengajarnya. Unsur-unsur pendidikan menjadi penentu keberhasilan proses peningkatan mutu pendidikan dalam pencapaian tujuan pendidikan di satuan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi pembagian cluster terkait jumlah sekolah negeri dan swasta tingkat sekolah menengah atas tiap provinsi di Indonesia dengan menerapkan model probabilitas Bernoulli. Berdasarkan analisis yang sudah dilakukan dapat disimpulkan bahwa persebaran cluster menggunakan model probabilitas Bernoulli pada jumlah sekolah negeri tingkat menengah atas di indonesia memiliki 5 cluster dan banyak tersebar di bagian Indonesia wilayah tengah dan timur. Sedangkan pada jumlah sekolah swasta tingkat menengah atas di indonesia memiliki 6 cluster dan banyak tersebar di bagian pulau jawa. Provinsi-provinsi yang masuk ke wilayah cluster tersebut berarti memiliki karakteristik yang mirip yang dimilikinya sehingga mengelompok kedalam satu kelompok yang sama. In rural areas, public schools are usually in great demand because of the relatively affordable costs of education. But in fact, many parents choose private schools to get more comfortable learning facilities from both the school and the teachers. The elements of education are the determinants of the success of the process of improving the quality of education in achieving educational goals in educational units. This study aims to detect the division of clusters related to the number of public and private high school level schools in each province in Indonesia by applying the Bernoulli probability model. Based on the analysis that has been done, it can be concluded that the distribution of clusters using the Bernoulli probability model is that the number of senior high school public schools in Indonesia has 5 clusters and many are scattered in the central and eastern parts of Indonesia. Meanwhile, the number of high school private schools in Indonesia has 6 clusters and many are scattered in parts of the island of Java. Provinces that are included in the cluster area mean that they have similar characteristics so that they are grouped into the same group.
Urinoir Analyzer Pintar Pendeteksi Kelainan Pada Fungsi Ginjal Dengan Analisis Kadar Ph Dan Warna Pada Urin Febryansah, M. Iqbal; Yudhana, Anton; Ma'arif, Alfian
Mobile and Forensics Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/mf.v2i1.2032

Abstract

Perkembangan pemeriksaan penyakit kelainan ginjal melalui analisa urin saat ini dilakukan dalam dua proses pemeriksaan secara makroskopis dan mikroskopis. Pada dasarnya dibutuhkan sebuah alat yang mampu memproses dan menganalisis sebuah sampel urin secara otomatis agar tidak terjadinya kesalahan dalam melakukan pemeriksaan penyakit melalui sampel urin. Awalan perkembangan ini menggunakan sebuah Kontroler Arduino UNO dan dua buah variabel masukan yaitu sensor warna TCS3200 dan sensor PH meter SKU SEN0161. Dua buah variabel masukan sensor bekerja secara berdampingan dengan sensor TCS3200 memiliki hasil keluaran berupa nilai frekuensi RGB dan diproses kembali menjadi frekuensi keabuan. Lalu, sensor PH meter SKU SEN0161 menghasilkan sebuah nilai PH pada sampel urin. Hasil dari pemeriksaan tersebut ditampilkan pada sebuah penampil berupa LCD berukuran 16x2. Hasil pemeriksaan dari alat ini dibandingkan dengan hasil analisa pakar dari Balai Laboratorium Kesehatan Yogyakarta bagian Urology. dan mendapatkan tingkatan nilai akurasi 93% dengan keberhasilan data sebanyak 28 dari 30 data yang diambil. The development of examining kidney disorders through urine analysis is currently carried out in two processes of examination, macroscopic and microscopic. Basically, we need a tool that is able to process and analyze a urine sample automatically so that there are no errors in carrying out disease checks through the urine sample. The beginning of this development used an Arduino UNO controller and two input variables, namely the TCS3200 color sensor and the SKU SEN0161 PH meter sensor. Two sensor input variables working side by side with the TCS3200 sensor have an output in the form of RGB frequency values and are processed back into gray frequencies. Then, the PH meter SKU SEN0161 sensor generates a PH value in the urine sample. The results of these checks are displayed on a 16x2 LCD display. The examination results of this tool are compared with the results of the analysis of experts from the Yogyakarta Health Laboratory Center, Urology section. and get an accuracy level of 93% with the success of the data as much as 28 of the 30 data taken.
Enterprise Architecture Planning untuk Pengelolaan Masjid Muhammadiyah Fahana, Jefree; Umar, Rusydi
Mobile and Forensics Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/mf.v2i2.2033

Abstract

Majelis Tabligh merupakan unsur pembantu pimpinan yang ditunjuk sebagai penanggungjawab lapangan dalam pengelolaan masjid Muhammadiyah. Sampai tulisan ini hadir, data-data berkait pengelolaan masjid masih belum ada, seperti jumlah masjid se-DIY, kondisi masjid, pengelolaan jamaah, pengelolaan keuangan masjid, dan lainnya. Pengawasan terhadap masjid-masjid Muhammadiyah juga masih belum bisa dilakukan, maka perlu dukungan sistem informasi/teknologi informasi (SI/TI) yang terintegrasi. Enterprise Architecture adalah gambaran hubungan logis yang terintegrasi antara visi misi, proses bisnis, system informasi, dan infrastruktur organisasi. Enterprise Architecture Planning (EAP) merupakan suatu metode atau kerangka acuan untuk membangun suatu arsitektur informasi yang mengacu pada tujuan atau kebutuhan bisnis organisasi yaitu arsitektur bisnis, arsitektur data, arsitektur aplikasi, arsitektur teknologi. Pada penelitian ini menghasilkan suatu arsitektur bisnis yang teridentifikasi berupa area fungsi, fungsi bisnis, dan proses bisnis Majelis Tabligh. Arsitektur data berupa 10 entitas data. Arsitektur aplikasi berupa 18 aplikasi. Arsitektur Teknologi yang teridentifikasi salahsatunya menggunakan platform web dan Mobile. Selain itu, didapatkan juga portofolio aplikasi dalam bentuk Mc Farlan Grid. The Majelis Tabligh is an auxiliary element to the leadership who is appointed to be in charge of the field in the management of the Muhammadiyah mosque. Until now, there are still no data related to mosque management, such as the number of mosques in Yogyakarta, the condition of mosques, management of congregations, mosque financial management, and others. Supervision of Muhammadiyah mosques is still not possible, so it is necessary to support an information system/information technology (IS / IT) system. Enterprise Architecture is a description of the integrated logical relationship between the vision and mission, business processes, information systems, and organizational infrastructure. Enterprise Architecture Planning (EAP) is a method or frame of reference for building an information architecture that refers to the goals or business needs of the organization, namely business architecture, data architecture, application architecture, technology architecture. This research resulted in an identified business architecture in the form of function areas, business functions, and the Majelis Tabligh business process. The data architecture consists of 10 data entities. The application architecture is in the form of 18 applications. One of the identified technology architectures uses web and mobile platforms. In addition, you can also get a portfolio of applications in the form of the Mc Farlan Grid.

Page 4 of 11 | Total Record : 104