cover
Contact Name
Agus Herianto
Contact Email
agusherianto.ummat@gmail.com
Phone
+6287864593560
Journal Mail Official
geography.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan
ISSN : 23392835     EISSN : 26145529     DOI : https://doi.org/10.31764/geography
Core Subject : Science, Education,
Geography : Jurnal Kajian Penelitian & Pengembangan Pendidikan was founded upon the conviction that the development of learning and teaching was vitally important to higher education. It is committed to promote, enhance and share geography learning and teaching in all institutions of higher education throughout the world, and provides a forum for geographers and others, regardless of their specialisms, to discuss common educational interests, to present the results of educational research, and to advocate new ideas.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2018): APRIL" : 5 Documents clear
ANALISIS KARAKTERISTIK DAN RESPON WISATAWAN DOMESTIK DI OBJEK WISATA PANTAI TEBING DESA REMPEK KECAMATAN GANGGA KABUPATEN LOMBOK UTARA Bq. Devi Armindiana; Agung Pramunarti
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 6, No 1 (2018): APRIL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.6 KB) | DOI: 10.31764/geography.v6i1.1406

Abstract

Pantai Tebing Lombok Utara adalah destinasi wisata di Kabupaten Lombok Utara yangpotensial yang terletak di Dusun Montong Pal Desa Rempek Kecamatan Gangga Kabupaten Lombok Utara.Berdasrkan survey awal, lokasi ini belum dikelola secara maksimal oleh pemerintah daerah sehingga belum banyak wisatawan yang berkunjung.Selain itu, masih banyak kekurangan lainya yang perlu dikembangkan di tempat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana karakteristik, respon, dan hambatan wisatawan domestik serta peran Pemerintah dalam pengembangan Objek Wisata Pantai Tebing sehinggadiperolehnya gambaran mengenai karakteristik dan respon wisatawan domestik serta manfaat bagi pemerintah dan masyarakat sekitar. Rancangan penelitian ini  adalahkualitatifyang teknikpenentuan informannya menggunakan teknikpurposive samplingdan aksidental sampling. Metode pengumpulan data dalam penelitian iniyaituobservasi, wawancara, danstudidokumentasi, sedangkan untuk menganalisis data dalam penelitian ini mengggunakandeskriptif kualitatif. Hasil penelitian menyatakan karaktristik wisatawan domestik dibedakan menjadi 5, yaitu: a) berdasarkan jenis kelamin, b) umur, c) pekerjaan, d) tingkat pendidikan dan e) intensitas kunjungan sedangkan respon wisatawan domestik bermacam-macam. Namun, peran Pemerintah dalam pengembangan Objek Wisata Pantai Tebing belum berperan sepenuhnya. Akhirnya, diharapkan kepada pemerintah dan para pengelola setempat untuk terus mengembangkan dan memelihara  aksesibilitas  serta  sarana  dan  prasarana  pendukung  bagi  wisatawan sertarespon wisatawanharuslah  menjadi  patokan  atau  pondasi  dasar untuk dapat mengetahui kekurangan dan kelebihan yang ada di objek wisata Pantai Tebing
PENGEMBANGAN OBJEK WISATA PEMANDIAN OI LAWU DI TINJAU DARI UNSUR BIOFISIK DI DESA BOKE KECAMATAN SAPE KABUPATEN BIMA Muhammad Arifin; Nurin Rochayati
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 6, No 1 (2018): APRIL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.719 KB) | DOI: 10.31764/geography.v6i1.1413

Abstract

Berdasarkan survei awal, kondisi pemandian Oi lawu kurang diminati para wisatawan disebabkan selain karena kondisi jalan menuju ke tempat pemandian Oi lawu jauh dari jalan umum, melewati jalan setapak serta tidak dapat di tempuh dengan kendaraan bermotor menuju lokasi objek wisata, prasarana dan sarana yang kurang memadai, kurangnya fasilitas untuk dinikmati oleh para wisatawan seperti wisata air lainnya. Rumusan masalah dalam penelitian ini: 1) Bagaimana kekuatan dan kelemahan dalam pengembangan objek wisata pemandian Oi lawu di Desa Boke Kecamatan Sape Kabupaten Bima?; 2) Bagaimana peluang dan ancaman dalam pengembangan objek wisata pemandian Oi lawu di Desa Boke Kecamatan Sape Kabupaten Bima? Manfaat Penelitian ini: 1) Bagi masyarakat, hasil penelitian ini dapat dijadikan bahan kajian dalam rangka ikut serta pelestarian, menjaga dan pengembagan objek wisata, khususnya pengembangan objek wisata pemandian Oi lawu di Desa Boke Kecamatan Sape Kabupaten Bima; 2) Bagi pemerintah, hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan informasi dalam upaya peningkatan dan pengembangan pariwisata daerah khususnya pengembangan objek wisata pemandian Oi lawu di Desa Boke Kecamatan Sape Kabupaten Bima; 3) Bagi Dinas kebudayaan dan pariwisata Kabupaten Bima dalam mengembangkan obyek pariwisata dan menentukan kebijaksanaan-kebijaksanaan yang menyangkut kepariwisataan dengan tetap memperhatikan faktor-faktor geografi. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan penentuan informan menggunakan Purposive sampling dengan informan kunci dan informan biasa. Metode pengumpulan data yakni Observasi, Wawancara (Interview) dan Dokumentasi. Jenis data adalah data kualitatif dan bersumber dari data sekunder dan primer dengan teknik analisis data SWOT. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Strategi SO, ialah: a) Memperindah objek wisata Oi Lawu; Penyediaan alat transportasi, dan c) Perbaikan jalan ke objek wisata Oi Lawu. 2) Strategis WO, ialah; a) Membangun jalan yang baik; b) Memperbaiki aliran objek wisata pemandian Oi Lawu; c) Meningkatkan keamanan objek wisata Oi Lawu, dan; d) Menanam pohon yang dapat menyerap air. 3) Strategi ST, ialah: a) Meningkatkan promosi dan memperbaiki program pengembangan lebih bagus objek wisata Oi Lawu; b) Meningkatkan promosi objek wisata Oi Lawu, dan; c) Pengadaan berugak, WC/Kamar ganti. 4) Strategi WT, ialah: a) Memperindah dan menjaga objek wisata; b) Perbaikan tempat pembuangan sampah dan pengadaan tempat pembuangan sementara di sekitar objek wisata, c) Memasang plang atau spanduk peringatan di objek wisata Oi Lawu, dan; d) Menanam pohon yang dapat menyerap air.
PENGARUH KETERSEDIAAN SUMBER BELAJAR DI PERPUSTAKAAN SEKOLAH TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS TERPADU SMP NEGERI 1 PRAYA BARAT Fatimaturrahmi Fatimaturrahmi; Arif Arif
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 6, No 1 (2018): APRIL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.6 KB) | DOI: 10.31764/geography.v6i1.1414

Abstract

Prioritas pembangunan dibidang pendidikan adalah dengan Pemanfaatan perpustakaan oleh siswa  secara berkelanjutan, hal ini erat kaitannya dengan proses pembelajaraan yang diselenggarakan oleh instansi pendidikan sekolah. Perpustakaan sekolah adalah perpustakaan yang dikelola oleh sekolah yang bersangkutan dengan tujuan untuk menyerap dan menghimpun informasi.Dengan adanya ketersediaan sumber belajar diperpustakaan, maka kegiatan belajar akan semakin efekif dan dapat menambah motivasi belajar siswa. Motivasi merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi belajar dan hasil belajar seseorang yang memiliki motivasi kecenderunagan untuk mencurahkan segala kemampuannya untuk menghasilkan hasil belajar yang optimal sesuai dengan hasil belajar yang diharapkan.Dalam kenyataan di sekolah, banyak siswa yang jarang memanfaatkan sumber belajar di  perpustakaan, sehingga motivasi belajar siswa menurun. Tujuan penelitian ini adalah. untuk mengetahui “Pengaruh ketersediaan sumber belajar terhadap motivasi belajar siswa SMPN 1 Praya Barat”. Di dalam metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif yang meneliti tentang Pengaruh Ketersediaan Sumber Belajar di Perpustakaan Sekolah Terhdap Motivasi Belajar Siswa Dalam Pelajaran IPS Terpadu di SMP Negeri 1 Praya Barat Lombok Tengah.Teknik korelasi yang digunakan korelasi pearson product moment. Hasil penelitian adalah Dari hasil perhitungan ternyata nilai rxy yang di peroleh dalam penelitian ini adalah 0,467, sedangkan nilai rxy dalam dengan taraf signifikansi 5% dan N= 21 adalah 0,433 kenyataan ini mnunjukkan bahwa nilai rxy yang di peroleh dalam penelitian ini adalah lebih besar dari pada nilai rxy dalam r table. Sehingga korelasi rxy dinyatakan signifikan. Dengan hasil penelitian tersebut di sarankan agar pihak sekolah SMP Negeri 1 Praya Barat senantiasa memberikan arahan untuk memanfaatkan sumber belajar di perpustakaan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa.
STUDI SANITASI INDUSTRI RUMAH TANGGA DALAM PENGELOLAAN TAHU TEMPE DI KELURAHAN KEKALIK JAYA KECAMATAN SEKARBELA Mariatun Mariatun; Harry Irawan Jauhari
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 6, No 1 (2018): APRIL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.763 KB) | DOI: 10.31764/geography.v6i1.1415

Abstract

Masyarakat Kelurahan Kekalik laya merupakan umumnya masyarakat yang bergerak dalam industri pengelolaan tahu tempe. Dalam pengolahan tahu tempe masyarakat Kelurahan Kekalik Jaya harus menerapkan sanitasi yang baik untuk menghilangkan kontaminan dan meningkatkan mutu serta umur simpan produk sehingga konsumen terhindar dari penyakit atau kecelakaan karena keracunan makanan. Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini yaitu 1) Untuk mendeskripsikan proses pengelolaan tahu tempe di Kelurahan Kekalik Jaya Tahun 2016, 2) Untuk mendeskripsikan sanitasi industri rumah tangga dalam pengelolaan tahu tempe di Keiurahan Kekalik Jaya Tahun 2016. Jenis penelitian adalah penelitian kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah masyarakat penambang pasir, Kepala Desa dan masyarakat umumnya. Metode pengumpulan data menggunakan observasi. wawancara, dan dokumentasi. Metode analisis data menggunakan analisis data model interaktif, Berdasarkan penjalasan dari bab-bab terdahulu, maka dapat menarik suatu kesimpulan yaitu 1) Proses pengeiolaan tahu tempe di Kelurahan Kekalik Java yaitu kedelai direndam selama kurang lebih enam jam atau sampai kedelai terpisah dengan kulitnya. Kedelai selanjutnya digiling menggunakan mesin dan diberi air untuk memudahkan penggilingan. Kemudian kedelai direbus di tungku Kedelai disaring dengan menggunakan kain, untuk memisahkan ampas dan airnya, dibiarkan terlebih dahulu agar sisa-sisa airnya menetes, dan sari tahu yang terdapat dalam air mengendap, 2) Sanitasi industri rumah tangga dalam pengelolaan tahu tempe di Kelurahan Kekalik Jaya meliputi limbah cair, gas bio, sebagai sumber pupuk pertanian, dan limbah padat
DAMPAK PENAMBANGAN GALIAN C DI DAERAH ALIRAN SUNGAI BENTEK TERHADAP LAHAN PERTANIAN DUSUN BENTEK DESA PEMENANG BARAT KABUPATEN LOMBOK UTARA Agus Beni Hariawan; Alfian Pujian Hadi; Khosi’ah Khosi’ah
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 6, No 1 (2018): APRIL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.734 KB) | DOI: 10.31764/geography.v6i1.1405

Abstract

Abstrak: Banyaknya penambangan bahan galian C berupa pasir dan batu yang tersebar di  daerah aliran sungai berdampak pada lingkungan sekitar. Sehingga hal ini perlu diadakan penelitian lebih lanjut. Penelitian bertujuan untuk mengetahui aktivitas galian C di  daerah aliran Sungai Bentek dan dampak galian C didaerah aliran Sungai Bentek terhadap lahan pertanian Dusun Bentek Kabupaten Lombok Utara. Rancangan penelitian ini  yaitu penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif Populasi pada penelitian ini adalah masyarakat Dusun Bentek baik yang terlibat langsung dalam penambangan pasir maupun yang terkena dampak penambangan pasir. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui observasi, dokumentasi dan wawancara, sedangkan untuk menganalisis data dalam penelitian ini mengggunakan deskriptif kualitatif. Hasil  penelitian  membuktikan  bahwa  aktivitas galian C di sungai Bentek berdampak pada kerusakan lahan pertanian Dusun Bentek. Aktivitasgalian C yang terjadi merupakan jenis penambangan ilegal, karena penambang tidak memiliki izin penambangan rakyat yang sah. Kurangnya  perhatian dari pemerintah serta  rendahnya  kesadaran  masyarakat mengakibatkan  masyarakat  menambang  melakukan dengan  penuh  kebebasan  sehingga  dapat merusakan lahan pertanian, sebab lokasi penambangannya sangat dekat dengan lahan pertanian sehingga terjadinya erosi tanah dan banjir. Kerusakan lahan pertanian ini  telah  mempengaruhi pendapatan para petani. Oleh sebab itu diharapkan kepada pemerintah dan masyarakat setempat untuk memperhatikan dan menjaga lingkungan tersebut.

Page 1 of 1 | Total Record : 5