cover
Contact Name
Dr. Purnama Budi Santosa
Contact Email
-
Phone
+62274520226
Journal Mail Official
jgise.ft@ugm.ac.id
Editorial Address
Jl. Grafika No.2 Kampus UGM, Yogyakarta 55281
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
JGISE-Journal of Geospatial Information Science and Engineering
ISSN : 26231182     EISSN : 26231182     DOI : https://doi.org/10.22146/jgise.51131
Core Subject : Engineering,
JGISE also accepts articles in any geospatial-related subjects using any research methodology that meet the standards established for publication in the journal. The primary, but not exclusive, audiences are academicians, graduate students, practitioners, and others interested in geospatial research.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2023): June" : 5 Documents clear
Analisis Uji Beban Jembatan dengan Total station Moh Arief Herusiswoyo; Bilal Ma'ruf
Jurnal Geospasial Indonesia Vol 6, No 1 (2023): June
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jgise.73182

Abstract

Uji beban jembatan dimaksudkan untuk mengetahui jembatan berfungsi dengan baik dalam menahan beban baik beba di atas jembatan maupun beban jembatan itu sendiri. Uji beban dapat memberikan informasi mengenai respon jembatan terhadap beban yang diberikan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendapatkan besar, arah, dan pola lendutan akibat uji beban jembatan. Besar, arah, dan pola lendutan diamati menggunakan total station Sokkia series iM-50. Lendutan diamati pada tiga kombinasi pembebanan, yaitu kondisi sebelum terbebani, saat terbebani, dan setelah terbebani. Truk bermuatan 11 ton dijadikan sebagai beban pada uji beban tersebut. Studi kasus penelitian ini dilakukan pada jembatan tipe pelengkung baja jembatan Situ Gintung yang terletak di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Tahapan penelitian dimulai dari perencanaan dan pengukuran titik kontrol, perencanaan dan pemasangan titik-titik objek pengamatan pada jembatan, pembebanan jembatan dan pengukuran, serta perhitungan dan analisis lendutan. Terdapat empat titik kontrol yang dipasang, satu titik di sisi utara jembatan, satu  titik di sisi selatan jembatan, dan dua titik masing-masing dipasang di timur dan barat bawah jembatan. Sebanyak 32 titik pengamatan dipasang di jembatan yang terbagi menjadi tiga bagian pada sisi barat dan timur yaitu, lima titik di bagian hanger, tujuh titik di bagian slab lantai dan empat titik di pilar jembatan. Perhitungan lendutan dihitung dari permukaan awal ke posisi setelah terjadinya lendutan. Pengamatan lendutan menggunakan total station mampu mendeteksi lendutan jembatan. Namun besarnya lendutan yang terjadi masih memenuhi batas ijin lendutan yang ditetapkan oleh yang RSNI T-03-2005 tentang Perencanaan Struktur Baja untuk Jembatan. Dengan kata lain, jembatan ini sudah lolos uji beban.
Evaluation CityGML and CityJSON Data Format for 3D Cadastre in Indonesia Romanza Wiradinata Putra; Trias Aditya
Jurnal Geospasial Indonesia Vol 6, No 1 (2023): June
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jgise.78590

Abstract

Infrastruktur, prosedur serta rangkaian kebijakan perlu disiapkan oleh pemerintah dalam rangka implementasi kadaster 3D di Indonesia. Untuk mendukung upaya pengembangan sistem kadaster 3D di Indonesia, terlebih dahulu perlu menyusun dan mempersiapkan beberapa kebutuhan. Salah satu kebutuhan yang paling mendukung implementasi kadaster 3D di Indonesia adalah terkait dengan penggunaan format data. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi model CityGML dan CityJSON melalui proses konversi IFC menjadi CityGML dan CityGML ke CityJSON berdasarkan hasil pengecekan dan validasi terhadap setiap fitur dan elemen model CityGML dan CityJSON sehingga dapat memberikan rekomendasi kepada pemerintah dalam menentukan format data yang tepat untuk menyimpan dan memvisualisasikan model kadaster 3D. Data yang digunakan adalah elemen IfcSpace dan IfcWallStandardCase pada model IFC stasiun MRT Bundaran HI dan Blok M Jakarta. Konversi IFC ke CityGML dilakukan di perangkat eveBIM, FME, dan FZK. Pada masing-masing software dilakukan percobaan untuk membandingkan representasi geometri fitur dari model CityGML berdasarkan ada tidaknya kesalahan berupa penambahan atau pengurangan geometri fitur. Dengan demikian dapat dievaluasi model CityGML manakah yang memiliki representasi model 3D paling baik dan software yang paling tepat digunakan untuk konversi IFC ke CityGML. Dari evaluasi tersebut dapat diketahui pula apakah model CityGML dapat dikonversi menjadi model CityJSON serta apakah model 3D tersebut memiliki kesalahan. Dari hasil penelitian diketahui bahwa model CityGML yang dikonversi pada perangkat FME dan FZK memiliki representasi geometri fitur yang baik dan sesuai dengan geometri fitur asalnya yaitu model IFC, sedangkan model CityGML hasil konversi eveBIM tidak representatif karena banyak ditemukan kesalahan. Selanjutnya, hasil penelitian menunjukkan bahwa visualisasi model CityJSON tidak dapat dilakukan pada elemen CityGML yang direpresentasikan dalam LoD-4. Sampai dengan penelitian ini dilakukan, skema encoding CityGML versi 3 belum ditetapkan sebagai standar resmi sehingga perangkat lunak yang menangani konversi IFC ke CityGML masih menggunakan CityGML versi 2.
Analitik Geovisual Pengaruh Pandemi COVID-19 Terhadap Pola Dan Kecenderungan Kriminalitas Di Daerah Istimewa Yogyakarta Zelin Resiana; Trias Aditya
Jurnal Geospasial Indonesia Vol 6, No 1 (2023): June
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jgise.80670

Abstract

Angka kriminalitas pada pandemi COVID-19 saat ini terus meningkat. COVID-19 tidak hanya memicu kontraksi terhadap ekonomi tetapi juga peningkatan pengangguran secara besar-besaran hal ini dapat menjadi faktor peningkatan angka kriminalitas. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis pola distribusi spasial, tren data temporal dan analisis pengaruh pandemi COVID-19  terhadap kriminalitas. Metode yang digunakan untuk memvisualisasikan distribusi spasial adalah clustering metode kernel density, data spasio temporal divisualisasikan dengan menggunakan visualisasi time series (deret waktu), untuk mengetahui pengaruh variabel lain terhadap angka kriminalitas digunakan analisis statistik regresi dengan metode Geographically Weighted Regression (GWR). Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah pada tahun 2019 pola distribusi spasial kriminalitas terjadi di Kecamatan Depok, Mlati, Ngaglik berada pada wilayah kriminalitas dengan kerapatan titik yang sangat tinggi, dan tahun 2020 yaitu Kecamatan Depok dan Mlati. Jenis kriminalitas yang banyak terjadi tahun 2019 adalah pencurian dan penganiayaan, sedangkan tahun 2020 jenis kriminalitas penipuan dan penipuan dengan penggelapan. Analisis spasiotemporal tindak kriminalitas paling sering terjadi antara pukul 07.00-13.00 dan 12.01-18.00 yaitu 69,00 % tahun 2019 dan 72,00% tahun 2020. Analisis berdasarkan kebijakan PSBB dan PSBB Transisi terjadi peningkatan rata-rata kriminalitas tiap bulan saat diberlakukannya kebijakan. Berdasarkan nilai predicted hasil analisis GWR wilayah dengan kerawanan tinggi ada pada Kecamatan Depok dengan nilai kerawanan 26,67 tahun 2019 dan 35,54 pada tahun 2020. Model dapat menjelaskan data mengenai kriminalitas di Provinsi DI. Yogyakarta yaitu sebesar 47% untuk tahun 2019 dan 52% tahun 2020. Hasil uji-t, pada data 2019 dan 2020 variabel yang berpengaruh signifikan terhadap kriminalitas adalah sama yaitu jumlah laki-laki, persentase datang dan pindah dan persentase remaja. Namun pada data 2020 variabel yang berpengaruh lainnya adalah variabel COVID-19 juga signifikan terhadap kriminalitas.
Metode Penilaian Kematangan Infrastruktur Informasi Geospasial Pemerintah Daerah di Indonesia Menggunakan Capability Maturity Model Integration (CMMI) dan Geospatial Maturity Assessment Ordnance Survey (GMA OS) Asyfi'na Shofiyal Izza; Diyono Diyono
Jurnal Geospasial Indonesia Vol 6, No 1 (2023): June
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jgise.82534

Abstract

Penilaian kematangan Infrastruktur Informasi Geospasial (IIG) dilakukan untuk mengetahui tingkat efektivitas pengelolaan Informasi Geospasial (IG). Saat ini penilaian IIG pemerintah daerah di Indonesia masih pada penilaian performa IIG yang tertuang dalam Sistem Informasi Monitoring Simpul Jaringan IG Nasional (SIMOJANG) pada laman https://simojang.big.go.id/dashboard. Metode penilaian kematangan IIG penelitian ini dilakukan dengan mengadopsi penilaian Capability Maturity Model Integration (CMMI) dan Geospatial Maturity Assessment Ordnance Survey (GMA OS). Perhitungan kematangan IIG dilakukan dengan mendefinisikan kriteria penilaian performa IIG dari SIMOJANG terhadap komponen penilaian CMMI dan GMA OS. Perhitungan kematangan diuji coba pada salah satu data daerah di Indonesia yang berasal dari perhitungan SIMOJANG dengan nilai performa sebesar 90,75%. Hasil penilaian CMMI dengan menggunakan 6 komponen memperoleh nilai total Process Area (PA) 16,893 dari total maksimal 18. Berdasarkan perhitungan, maka nilai kematangan IIG hasil menggunakan CMMI sebesar 93,85%. Sedangkan perhitungan kematangan GMA OS dengan 16 komponen, hasil tingkat kematangan kategori Sangat Matang sebesar 62,50% dan hasil Relatif Matang sebesar 37,50%, apabila nilai tersebut diberikan bobot masing-masing 1,0 dan 0,5 maka diperoleh nilai kematangan IIG GMA OS sebesar 81,25%.
Perancangan dan Evaluasi Aplikasi Peringatan Rawan Kecelakaan Lalu Lintas berbasis Android Yeni Ikawati; Purnama Budi Santosa
Jurnal Geospasial Indonesia Vol 6, No 1 (2023): June
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jgise.86034

Abstract

Data kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas di Daerah Istimewa Yogyakarta tahun 2016 sampai dengan tahun 2019 yang diperoleh dari Aplikasi Bappeda Dataku, menunjukkan trend yang meningkat setiap tahunnya. Untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas, diperlukan upaya peningkatan keselamatan lalu lintas. Penelitian ini mencoba merancang sebuah aplikasi berbasis Android yang dapat dimanfaatkan oleh para pengendara lalu lintas. Aplikasi ini dirancang untuk memberikan peringatan kepada pengendara saat melintasi jalan yang memiliki riwayat kecelakaan tinggi agar pengendara dapat lebih berhati-hati. Data yang digunakan adalah data riwayat kecelakaan tahun 2019 dan 2020 yang meliputi jumlah kecelakaan dan lokasi kecelakaan khususnya di Daerah Istimewa Yogyakarta. Pengolahan data dilakukan untuk menentukan titik yang akan dijadikan sebagai titik rawan kecelakaan. Kriteria daerah rawan kecelakaan adalah jika suatu lokasi memiliki data kejadian kecelakaan lebih dari sepuluh kali dalam kurun waktu dua tahun. Perancangan sistem dilakukan melalui beberapa tahapan meliputi pengumpulan data dan lokasi kecelakaan, desai aplikasi baik sisi server dan client, perancangan user interface, serta pengujian hasil rancangan. Pengujian hasil rancangan meliputi uji fungsionalitas serta uji usabilitas. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah aplikasi yang dapat memberikan informasi daerah rawan kecelakaan di Daerah Istimewa Yogyakarta. Sistem dapat memberikan peringatan dini jika pengguna mendekati area tersebut. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa aplikasi dapat berjalan dengan baik sesuai fungsinya.

Page 1 of 1 | Total Record : 5