cover
Contact Name
Octariana Sofyan
Contact Email
lppm@afi.ac.id
Phone
+62274-370458
Journal Mail Official
lppm@afi.ac.id
Editorial Address
Jl. Veteran Gang Jambu Kebrokan Pandeyan Umbulharjo Yogyakarta 55151
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kefarmasian AKFARINDO
ISSN : 25287257     EISSN : 25287265     DOI : -
The journal includes various fields of pharmaceuticals sciences such as: -Pharmacology and Toxicology -Pharmacokinetics -Community and Clinical Pharmacy -Pharmaceutical Chemistry -Pharmaceutical Biology -Pharmaceutics -Pharmaceutical Technology -Biopharmaceutics -Pharmaceutical Microbiology and Biotechnology -Alternative medicines
Articles 26 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 1 (2016)" : 26 Documents clear
POLA PERESEPAN ANTIHIPERTENSI PADA PASIEN PREEKLAMPSIA DI INSTALASI RAWAT INAP RSUD WATES KULON PROGO PERIODE JULIOKTOBER 2014 Kasih Miasih
Jurnal Kefarmasian Akfarindo Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Akademi Farmasi Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Preeklampsia merupakan individu spesifik kehamilan yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah, proteinurea, edema yang timbul pada usia kehamilan lebih 20 minggu.Pola peresepan antihipertensi pada pasien preeklampsia di Instalasi rawat inap RSUD WatesKulon Progo periode Juli – Oktober 2014.Metode: Penelitian ini dilakukan dengan penelusuran data rekam medis yang menderita preeklampsia di RSUD Wates Kulon Progo periode Juli sampai Oktober 2014. Data yang diperoleh dianalisa secara diskriptif non eksperimen. Sampel penelitian adalah pasien preeklampsia di Instalasi rawat inap di RSUD Wates periode Juli-Oktober 2014.Data di dianalisis secara diskriptif non analitik untuk mengetahui pola peresepan berdasarkan guidline pengelolaan gagguan hipertensi selama kehamilan, ketepatan dosis yang dibandingkan dengan Drug Information Handbook dan Kategori keamanan obat berdasarkan Food and Drug Adminitration.Hasil dan Kasimpulan: Data pencarian diperoleh 36 kasus, yang mengalami preeklampsia berat maupun preeklampsia ringan. Pasien preeklampsia yang memperoleh antihipertensi sebanyak 29 kasus.Antihipertensi yang digunakan adalah Amlodipin 10 mg sebanyak (47.17%), Nifedipin (33.96%), Metildopa (7.55%), Klonidin (3.77%), Nikardipin (3.77%), yang paling sedikit yakni Kaptopril (1.89%) dan Furosemid (1.89%). Tepat dosis anti hipertensi 96.23% dan tidak tepat dosis 3.77%. Kategori keamanan obat menurut FDA
GAMBARAN TINGKAT KEPATUHAN MINUM TABLET FERRO SULFAT PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS PANJATAN I BULAN FEBRUARI 2015 Wahid Rukman Yulianto; Andi Wijaya; Karim Zulkarnain
Jurnal Kefarmasian Akfarindo Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Akademi Farmasi Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Tingginya prevalensi anemia pada ibu hamil di Indonesia dipengaruhi oleh defisiensi besi dan kurangnya perhatian terhadap anemia pada kehamilan. Anemi pada kehamilan berakibat lahirnya bayi dengan berat lahir rendah (BBLR), penurunan IQ Point, bayi mudah terinfeksi berbagai penyakit dan mudah menderita gizi buruk.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat kepatuhan minum tablet Ferro Sulfat pada ibu hamil di Puskesmas Panjatan I pada bulan Februari 2015.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif non eksperimental dengan pengambilan data prospektif pada ibu hamil yang memeriksakan kehamilannya di Puskesmas Panjatan I pada bulan Februari 2015 sebanyak 40 orang. Data yang diperoleh dari kuesioner tertutup dan tabel evaluasi kepatuhan diolah menggunakan persentase sederhana menggunakan Microsoft Excel yang disajikan dalam bentuk tabel distribusi kepatuhan.Hasil: Berdasarkan penelitian diperoleh hasil sebesar 21 responden (52,5%) termasuk ibu hamil yang tidak patuh, sedangkan 19 responden sisanya (47,5%) termasuk dalam kategori patuh dalam mengkonsumsi tablet Ferro Sulfat. Faktor-faktor yang mungkin dapat mempengaruhi kepatuhan mengkonsumsi tablet Ferro Sulfat dalam penelitian ini adalah usia, pendidikan, pekerjaan, usia kehamilan dan paritas.Kesimpulan: Mayoritas ibu hamil di Puskesmas Panjatan I tidak patuh dalam mengkonsumsi tablet Ferro Sulfat.
UJI KUALITAS MINYAK ZAITUN (OLEUM OLIVARUM) MERK “X” DAN “Y” BERDASARKAN BILANGAN ASAM YANG BEREDAR DI KECAMATAN KASIHAN, BANTUL, DIY Yunita Wulan Sari; Harti Astuti; Sumantri
Jurnal Kefarmasian Akfarindo Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Akademi Farmasi Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Minyak zaitun adalah minyak lemak yang diperoleh dari buah masak Olea europea Linné (Familia Oleaceae) (Anonim, 1995). Minyak zaitun dalam bidang farmasi harus memenuhi persyaratan kualitas yang di antaranya adalah bilangan asam.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menetapkan bilang asam dari produk minyak zaitun yang beredar di Kecamatan Kasihan, Bantul, DIY.Metode: Bilangan asam ditetapkan dengan cara yang tertera dalam Farmakope Indonesia Edisi IV (1995). Bilangan asam yang ditetapkan untuk minyak zaitun berdasarkan Farmakope Indonesia Edisi IV (1995) ialah tidak lebih dari 5 ml kalium hidroksida 0,10 N untuk menetralkan asam lemak bebas dalam 10 g. Pada produk minyak zaitun merk “X” dan “Y” bilangan asam ditetapkan dengan metode Alkalimetri. Larutan baku yang digunakan sebagai titran adalah larutan kalium hidroksida 0,1 N dengan indikator fenolftalein dan titik akhir titrasi berupa perubahan warna menjadi merah muda.Hasil dan Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa bilangan asam pada produk minyak zaitun merk “X” sebesar 0.38 dengan jumlah kalium hidroksida 0,0964 N yang digunakan sebanyak 0,73 ml, sedangkan produk minyak zaitun merk “Y” memiliki bilangan asam sebesar 11,95 dengan jumlah kalium hidroksida 0,0964 N yang digunakan sebanyak 22,53 ml.
EVALUASI KEPATUHAN KONSUMSI ZAT BESI PADA IBU HAMIL DI DI RUMAH SAKIT KIA PERMATA BUNDA KOTAGEDE PERIODE FEBRUARI- MARET 2016 Andi Wijaya; Emi Yuniasri
Jurnal Kefarmasian Akfarindo Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Akademi Farmasi Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi suplemen zat besi dan kurangnya perhatian terhadap anemia pada kehamilan merupakan salah satu penyebab angka prevalensi anemia di Indonesia masih tetap tinggi. Suplementasi besi atau pemberian Fe merupakan salah satu upaya penting dalam mencegah dan menanggulangi anemia, khususnya anemia kekurangan besi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi suplemen zat besi di Rumah Sakit KIA Permata Bunda Periode Februari – Maret 2016.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif non eksperimental dengan pengambilan data secara prospektif pada ibu hamil yang memeriksakan kehamilannya di Rumah Sakit KIA Permata Bunda pada bulan Februari – Maret 2016. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah ibu hamil yang memeriksakan kehamilannya di Rumah Sakit KIA Permata Bunda pada bulan Februari dan Maret 2016. Data diperoleh menggunakan kuesioner tertutup dan tabel evaluasi kepatuhan diolah menggunakan program pada Microsoft Excel yang disajikan dalam bentuk tabel persentase tingkat kepatuhan.Hasil daripenelitian ini diperoleh sebanyak 54,16% responden termasuk ibu hamil yang patuh dalam mengkonsumsi suplemen zat besi. Sisanya, sebanyak 45,84% termasuk ibu hamil yang tidak patuh dalam mengkonsumsi suplemen zat besi.
IDENTIFIKASI BORAKS PADA TAHU YANG BEREDAR DI PASAR GIWANGAN YOGYAKARTA PERIODE FEBRUARI 2016 Deny Kusuma; Mega Utami
Jurnal Kefarmasian Akfarindo Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Akademi Farmasi Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makanan olahan dari bahan kedelai yang sering dikonsumsi di Indonesia adalah tahu. Dari anak hingga dewasa hampir semua mengkonsumsi tahu. Namun sekarang ini banyak tahu yang mengandung boraks. Boraks merupakan hablur transparan tidak berwarna atau serbuk hablur putih tidak berbau. Penyalahgunaan dari penambahan boraks dalam tahu selain agar tahan lama yaitu agar lebih kenyal dan padat. Bahaya dari penggunaan boraks antara lain merusak susunan syaraf pusat, hati, ginjal bahkan kematian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemungkinan adanya boraks pada tahu yang beredar di Pasar Giwangan Yogyakarta beserta kadarnya bila ada.Penelitian ini menggunakan penelitian eksperimental. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari 2016 di Balai Laboratorium Kesehatan Yogyakarta. Sampel yang digunakan adalah tahu putih yang tidak bermerk yang diambil secara acak di Pasar Giwangan Yogyakarta dari 3 pedagang. Metode yang digunakan untuk uji kualitatif boraks dengan menggunakan uji warna kertas kurkuma.Berdasarkan hasil penelitian secara kualitatif menggunakan uji kertas kurkuma menunjukkan tahu negatif terhadap boraks.
IDENTIFIKASI BORAKS DALAM LONTONG YANG BEREDAR DI PASAR BANTUL PERIODE FEBRUARI 2016 Sri Dadi Wiharti; Amalia Noor Devantari
Jurnal Kefarmasian Akfarindo Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Akademi Farmasi Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lontong dengan penambahan boraks banyak ditemukan di berbagai daerah. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh Rotua Suriany Simaniora di Kelurahan Padang Bulan Medan tahun 2006, dari 12 sampel lontong yang diperiksa terdapat 10 sampel lontong yang mengandung Boraks dengan kadar tertinggi 2,0238 g/kg. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya zat pengawet boraks pada lontong yang beredar di Pasar Bantul periode Februari 2016. Uji penelitian dilakukan secara experimental dengan pengujian kualitatif. Populasi adalah semua pedagang lontong yang beredar di Pasar Bantul. Sampel yang diambil sebanyak 4 pedagang lontong di Pasar Bantul.Penelitian dilakukan di Balai Laboratorium Kesehatan Yogyakarta. Uji Kualitatif dilakukan dengan uji kertas kurkumin. Hasil Pengujian terhadap 4 sampel lontong menunjukkan semua sampel negatif atau tidak mengandung boraks.

Page 3 of 3 | Total Record : 26