cover
Contact Name
Widodo Kushartomo
Contact Email
widodokushartomo@gmail.com
Phone
+628176869150
Journal Mail Official
jmts@untar.ac.id
Editorial Address
Jl. Letjen S. Parman No. 1, Jakarta 11440
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil
ISSN : -     EISSN : 2622545X     DOI : http://dx.doi.org/10.24912/jmts
Core Subject : Engineering,
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil dikelola oleh Program Studi Sarjana Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Tarumanagara. JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil merupakan media publikasi hasil penelitian dan studi ilmiah dalam bidang Teknik Sipil yang diterbitkan 4 kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, Mei, Agustus, dan November. Jurnal ini terbit pertama kali pada 1 Agustus 2018.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Volume 5, Nomor 3, Agustus 2022" : 12 Documents clear
PENILAIAN TINGKAT KONDISI KERUSAKAN ELEMEN NON STRUKTURAL GEDUNG EXISTING BERDASARKAN PEMERIKSAAN VISUAL Natasya; Henny Wiyanto
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 5, Nomor 3, Agustus 2022
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The building is one of the physical buildings that play an important role in supporting user activities. Buildings have the potential to be damaged during operation time, one of which is damage to non-structural elements of the building. In addition, damage can also occur due to a lack of attention to maintenance activities which are often considered problems that have nothing to do with the purpose and function of the building. Therefore, assessing building conditions is very important to prevent serious damage and greater repair costs. This study aims to determine the value of damage conditions levels and maintenance priorities of non-structural elements and buildings. The method used is a visual inspection using secondary data in the form of photos of the damage. After assessing the elements' condition level and maintenance priority, a thorough assessment will be carried out so that the condition and maintenance priority of the building can be known. Based on the research results, the non-structural elements and buildings are in fairly good condition and require maintenance/repairs within 3 years or more with a reassessment in the future.   Abstrak Bangunan gedung merupakan salah satu bangunan fisik yang berperan penting dalam mendukung aktivitas pengguna. Bangunan gedung memiliki potensi untuk mengalami kerusakan selama beroperasi yang salah satunya adalah kerusakan pada elemen non struktural bangunan. Selain itu, kerusakan juga dapat terjadi karena kurangnya perhatian terhadap kegiatan pemeliharaan yang sering dianggap sebagai masalah yang tidak ada kaitannya dengan tujuan dan fungsi bangunan gedung. Oleh karena itu penilaian terhadap kondisi bangunan sangat penting dilakukan untuk mencegah kerusakan bertambah serius dan biaya perbaikan yang lebih besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai tingkat kondisi kerusakan dan prioritas pemeliharaan elemen non struktural dan bangunan gedung. Metode yang digunakan adalah pemeriksaan visual dengan menggunakan data sekunder berupa foto kerusakan. Setelah dilakukan penilaian tingkat kondisi dan prioritas pemeliharaan pada elemen akan dilakukan penilaian secara menyeluruh sehingga dapat diketahui kondisi dan prioritas pemeliharaan dari bangunan gedung. Berdasarkan hasil penelitian, kondisi dari elemen non struktural dan bangunan gedung berada dalam kondisi cukup baik dan membutuhkan pemeliharaan/perbaikan dalam jangka waktu 3 tahun/lebih dengan dilakukan penilaian kembali di masa mendatang.
KINERJA PEKERJA KONSTRUKSI YANG DIPENGARUHI KEMAMPUAN, MOTIVASI DAN DISIPLIN KERJA DI JABODETABEK Tri Septy Melyana; Hendrik Sulistio
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 5, Nomor 3, Agustus 2022
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The performance of human resources in the project environment is an important factor affecting the smooth running of the work. Lack of worker performance will affect the process of completing a project. Variables that affect worker performance are ability, motivation, and discipline along with their indicators. The purpose of this study was to determine the effect of the ability, motivation, and work discipline on the performance of building construction workers in Jabodetabek. The research method was carried out by distributing questionnaires to 40 building construction workers in Jabodetabek. Then the data were analyzed using Statistical Variance-Based Structural Equation Modeling (VB-SEM) using the Smart Partial Least Square (SmartPLS). After doing the analysis, it was found that the ability variable has a very significant and strong effect on the performance of workers, meaning that the presence of good worker abilities can cause worker performance to increase. The motivation variable has an effect but not a sign on the performance of workers and the discipline variable has a significant but not strong effect on the performance of workers, meaning that discipline can improve worker performance so that it can help increase company productivity to be optimal.   Abstrak Kinerja sumber daya manusia di lingkungan proyek menjadi faktor penting yang mempengaruhi lancarnya pekerjaan. Kurangnya kinerja pekerja akan berdampak pada proses penyelesaian suatu proyek. Variabel yang berpengaruh terhadap kinerja pekerja adalah kemampuan, motivasi, serta disiplin beserta indikatornya. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh variabel kemampuan, variabel motivasi, serta variabel disiplin kerja terhadap kinerja pekerja konstruksi gedung di Jabodetabek. Metode penelitian dilakukan dengan membagikan kuesioner kepada 40 orang pekerja konstruksi gedung yang berada di Jabodetabek. Kemudian data di analisis dengan menggunakan statistik Variance-based Structural Equation Modeling (VB-SEM) dengan menggunakan bantuan program Smart Partial Least Square (SmartPLS) 3.0. Setelah dilakukan analisis diperoleh bahwa variabel kemampuan berpengaruh sangat signifikan dan kuat terhadap kinerja pekerja artinya dengan adanya kemampuan pekerja yang baik maka dapat menyebabkan kinerja pekerja meningkat. Variabel motivasi berpengaruh tetapi tidak signifikan terhadap kinerja pekerja serta variabel disiplin berpengaruh signifikan namun tidak kuat terhadap kinerja pekerja artinya disiplin dapat meningkatkan kinerja pekerja sehingga dapat membantu meningkatkan produktivitas perusahaan menjadi optimal.

Page 2 of 2 | Total Record : 12