cover
Contact Name
Eswanto
Contact Email
eswanto@itm.ac.id
Phone
+6281396223345
Journal Mail Official
mekanikjtm@itm.ac.id
Editorial Address
Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknologi Industri Institut Teknologi Medan Jl. Gedung Arca No. 52 Medan Sumatera Utara 20217
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin "MEKANIK"
ISSN : 24431184     EISSN : 25810235     DOI : -
MEKANIK adalah Jurnal Ilmiah Teknik Mesin yang terkait dengan bidang teknik mesin atau bidang lain yang digunakan untuk mendukung kegiatan usaha, pendidikan, pelatihan, dan penelitian dalam bidang teknik mesin dalam bentuk karya ilmiah.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 2 (2020): November 2020" : 7 Documents clear
PROSES PEMBUATAN BLOK MESIN MOTTO MINI GP 50 CC Riyadi Sukit, Adzana Azzidani Jakti; Syahbuddin
MEKANIK: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 6 No 2 (2020): November 2020
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Medan (ITM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Blok mesin adalah sebuah part atau komponen yang sangat berpengaruh besar pada pada kendaraan roda 2 maupun kendaraan roda 4, karena fungsi dari blok mesin adalah tempat bergeraknya piston dalam melaksanakan proses kerja. Blok mesin sendiri mempunyai banyak fungsi yg dapat menjadikan kerja mesin menjadi baik fungsi blok mesin Antara lain adalah; 1. Sebagai tempat naik turun piston. 2. Tempat untuk mengarahkan energy pembakaran. 3. Sebagai tempat mekanisme engkol berlangsung. Dalam pembahasan tugas ahkir ini penulis hanya akan berfokus pada blok mesin yang terdapat pada motto gp 50cc, dimana tujuan penulis adalah untuk meneliti bagaimana cara dan proses pembuatan blok mesin motto gp 50cc dengan metode investment casting dan akan dilakukan uji struktur makro, uji kekerasan dan struktur mikro pada benda kerja atau part yang telah berhasil dibuat. Keywords: engine block, piston, investment casting, engine block function.
PENGARUH VARIASI LARUTAN ELEKTROLIT PADA GENERATOR HHO Firnanda, Haris; Barita, Barita
MEKANIK: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 6 No 2 (2020): November 2020
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Medan (ITM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Energi merupakan persoalan yang krusial didunia. Seiring berjalan nya waktu kebutuhan akan energi di dunia semakin meningkat khususnya energi fosil (bahan bakar). Oleh karena itu dibutuhkan energi alternatif atau suatu inovasi baru yang bertujuan untuk penghemat pemakaian bahan bakar, salah satu alternatif tersebut adalah penggunaan bahan bahan bakar hidrogen (H2). Untuk memperoleh gas hidrogen dapat dilakukan dengan cara memecah senyawa air (H2O) menjadi gas hidrogen hidrogen oksigen (HHO) atau brown`s gas yaitu melaui proses elektrolisis dengan bantuan listrik searah. Pada penelitian ini menggunakan generator HHO tipe dry cell dengan elektroda yang berupa plat stainless steel dengan larutan elektrolit baking soda sebanyak 60 gram dilarutkan kedalam air 700 ml dan jeruk nipis 2 kg yang diperas untuk mendapat air jeruk nipis sebanyak 700 ml. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui laju produksi, konsumsi daya yang digunakan oleh generator, dan efisiensi generator gas HHO. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan diperolah hasil larutan baking soda memiliki laju produksi sebesar maksimum 0,13392 l/min pada pengujian II dan III sedangkan air jeruk nipis maksimum sebesar 0,6516 l/min pada pengujian I.Kemudian untuk konsumsi daya larutan baking soda maksimum sebesar 55,44 Watt pada pengujian I dan efisiensi maksimum sebesar 12,77% pada pengujian II dan III. Kemudian untuk larutan air jeruk nipis konsumsi daya maksimum sebesar 75,99 Watt dan efisiensi maksimum sebesar 4,14% pengujian I. Kata kunci: Hidrogen, Elektolisis Air, Generator HHO Tipe Dry Cell, Larutan Elektrolit
PEMBUATAN CAKRAM REM SEPEDA MOTOR MENGGUNAKAN MATERIAL BAJA KARBON TIPE S45C Darma, Afif Arya Nugraha; Syahbuddin, Syahbuddin
MEKANIK: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 6 No 2 (2020): November 2020
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Medan (ITM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem Pengereman sangat berperan penting untuk kenyaman dan keamanan pengendara motor, cakram adalah salah satu bagian sistem pengereman yang dapat aus karena menerima beban mekanis.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencari nilai kekerasan cakram rem yang dibuat dan mendapatkan struktur mikro martensit. Penelitian ini menggunakan bahan baja karbon S45C dengan perlakuan panas hardening dan quenching, kemudian dilakukan pengujian menggunakan alat uji hardness rockwell dan alat uji mikroskop. Hasil penelitian mendapatkan tingkat kekerasan yang memiliki nilai rata – rata 65,2 HRC dengan proses heat treatment pada temperatur 1000 0C dengan suhu penahanan 90 detik dan dilakukan pendinginan cepat menggunakan media oli SAE 40. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Teknik Mesin Universitas Pancasila Jakarta dengan standar pengujian dilakukan sesuai dengan buku pedoman BOHLER dan diagram Time Temperatur Transformation. Kata Kunci : Cakram Rem,Sepeda Motor, Baja KarbonS45C, Heat Treatment, Struktur Mikro.
PROSES TEKNOLOGI PEMBUATAN MESIN PENCETAK PUTU MAYUNG MODEL TUAS PUTAR DENGAN MODIFIKASI MEKANISME CETAK KAPASITAS 5 KG/JAM Ginting, Regunanta; Nurdiana, Nurdiana; Sutrisno, Franky
MEKANIK: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 6 No 2 (2020): November 2020
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Medan (ITM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi pembuatan mesin pencetak putu mayung merupakan mesin yang digunakan untuk mencetak putu mayung. Teknologi pembuatan mesin pencetak putu mayung ini di mulai dari pembutan rangka, poros, plat penekan, tabung adonan, loyang, plat cetakan, ulir Penekan, dan piston Press. Pemilihan material setiap komponen mesin dilakukan dengan mempertimbangkan fungsi dan kekuatan material. Untuk melakukan proses pembuatan mesin pencetak putu mayung ini dilakukan dengan beberapa tahapan teknologi pembuatan diantara lain meliputi:pengadaan bahan atau persiapan bahan, proses pemotongan bahan,proses pengelasan, proses pembubutan, proses penggerindaan, proses finishing dan perakitan seluruh komponen. Proses pembuatan akan mempengaruhi kinerja mesin dimana katelitian sangat dibutuhkan, oleh sebab itu dalam proses pembuatan ini diharapkan agar bisa memilih dan menentukan mesin atau perkakas yang sesuai dengan yang dibutuhkan. Mesin-mesin yang digunakan dalam proses pebuatan mesin pencetak putu mayung ini adalah mesin gergaj potong, mesin gurdi/bor, mesin bubut, mesin las listrik, mesin gerinda tangan dan tools. Dalam proses pembutan mesin ini metode yang digunakan adalah dengan cara membentuk komonen-komponen yang telah di rancang atau direncanakan terlebih dahulu. Waktu proses pembuatan mesin pecetak putu mayung memakan waktu selama 12,72 jam. Kata kunci : pembuatan, mesin putu mayung , waktu pembutan, tuas pemutar
PERBANDINGAN PEMANFAATAN MATRIKS TEPUNG TAPIOKA DAN SAGU PADA KARBON AKTIF TONGKOL JAGUNG UNTUK MENGURANGI EMISI GAS BUANG KENDARAAN Hasan, Hanapi; Gunawan, Safri; Pakpahan, Binsar Maruli Tua; Eswanto, Eswanto
MEKANIK: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 6 No 2 (2020): November 2020
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Medan (ITM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini memanfaatkan limbah tongkol jagung sebagai karbon aktif dengan matriks tepung sagu dan tepung tapioka. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan hasil emisi gas buang kendaraan bermotor dengan penggunaan karbon aktif tongkol jagung dengan matriks tepung sagu dan tapioka. Pemanfaatan karbon aktif diklasifikasikan menjadi dua jenis, yaitu tongkol jagung dengan jenis matriks tepung sagu dan tongkol jagung dengan jenis matriks tepung tapioka. Komposisi masing-masing karbon aktif dengan matriks divariasikan menjadi 80:20, 70:30, dan 60:40. Saat pengujian, karbon aktif tersusun rapi pada saringan udara untuk menyerap senyawa Nitrogen dari udara yang masuk ke intake manifold. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase penurunan CO, HC, CO2, O2, dan NOx berturut-turut tidak signifikan dihasilkan matriks tertentu. Hal ini terlihat pada komposisi perbandingan tertentu matriks tepung sagu lebih baik untuk senyawa gas buang tertentu yang dihasilkan gas buang dan sebaliknya. Kesimpulan utama yang dapat ditarik adalah bahwa karbon aktif dari tongkol jagung sangat mempengaruhi emisi gas buang pada kendaraan. Kata kunci: Tongkol jagung, tepung sagu, tepung tapioka, emisi gas buang
PROSES TEKNOLOGI PEMBUATAN MESIN PENGUPAS NANAS DENGAN MENGGUNAKAN ENGKOL PENEKAN KAPASITAS 200 BUAH/JAM Fuji, Fuji; Nurdiana, Nurdiana; Eswanto, Eswanto
MEKANIK: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 6 No 2 (2020): November 2020
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Medan (ITM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses teknologi pembuatan mesin pengupas nanas dengan menggunakan engkol penekan kapasitas 200 buah/jam ini tujuannya adalah mengidentifikasi bahan dan bentuk mesin yang akan dibuat, menentukan mesin perkakas dan tool yang sesuai dengan yang digunakan, membuat langkah kerja pembuatan setiap komponen mesin, menghitung jadwal total waktu pengerjaan mesin pengupas nanas, membuat jadwal total waktu pengerjaan mesin pengupas nanas. Jumlah mesin perkakas yang digunakan pada mesin ini adalah 5 mesin perkakas yaitu : mesin bubut, mesin gurdi/bor, mesin las listrik, mesin gerinda tangan,mesin bor tangan. Jumlah alat ukur yang digunakan adalah 4 alat ukur yaitu : mistar siku, jangka sorong, meteran,mistar baja. Jumlah komponen yang dikerjakan adalah 11 komponen yaitu : rangka, poros, bandul, engkol dan pendorong, pisau pengupas, pisau bonggol ,landasan nanas, relpendorong,plat pendorong,teflon dan plat penyangga. JumlahKomponen pendukung yang digunakan adalah 6 komponen yaitu : motor penggerak, gear,rantai, bantalan, reduser ,dan pegas. Perhitungan waktu kerja dapat dilakukan dengan menganalisa waktu pekerjaan disetiap langkah kerja, pengadaan bahan, pengukuran bahan, pemotongan bahan, pengelasan bahan, pengeboran bahan, serta interval waktu (waktu terbuang), dan finishing. sehingga waktu yang dibutuhkan untuk pembuatan komponen mesin pengupas nanas adalah selama 768,85 menit (12,81jam), perakitan selama 166 menit (2,76 jam) sehingga waktu total pembutan mesin pengupas nanas adalah 15,58 jam Kata kunci: pembuatan, mesin pengupas nanas, model pisau, gerak rotari
KAJIAN PEMANFAATAN SERAT BATANG PINANG RAJA (ROYSTONEA REGIA) SEBAGAI BAHAN SPESIMEN PEREDAM SUARA Mulia, Mulia; Gunawan, Safri; Supriadi, Supriadi; Lubis, Ria Dini Wanty; Susilo, Hendra
MEKANIK: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 6 No 2 (2020): November 2020
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Medan (ITM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian inimembahas pemanfaatan serat batang pinang raja (Roystonea Regia) sebagai spesimen peredam suara. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui koofisien absorbsi suara menggunakan inpedence tube dan laju temperatur menggunakan DTA. Komposisi Material yang digunakan sebgai spesimen peredam suara yaitu 50% serat batang pinang raja dengan mesh 32, poli isosianat 22,23 %, gypsum 16,67 % dan poliol 11.11 %. Hasil yang diperoleh menunjukkan nilai absorbsi suara sebesar 0,6016 pada frekuensi 1500Hz. Hasil pengujian DTA dengan heating speed 10o C/menit diperoleh bahwa material peredam suara mulai terbakar pada temperatur 475oCdengan waktu 45,5 menit. Setelah dilakukan pengujian dengan variasi komposisi dan meshing diperoleh nilai koefisien absorbsi suara terbesar pada komposisi yang telah diuji, sehingga layak untuk dijadikan sebagai material peredam suara. Kata kunci: batang pinag raja, DTA, koefisien absorbsi suara, impedence tube

Page 1 of 1 | Total Record : 7