cover
Contact Name
Nazwar Hamdani Rahil
Contact Email
nhrahil@respati.com
Phone
+6282126797911
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Laksda Adisucipto, KM. 6.3 Depok
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu
ISSN : 26572397     EISSN : -     DOI : -
Prosiding ini di terbitkan untuk publikasi artikel hasil penelitian, pengabdian masyarakat yang mencakup bidang kesehatan, sain s dan teknologi, ekonomi, sosial humaniora.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 46 Documents
Search results for , issue "Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu" : 46 Documents clear
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DAN KONSUMSI GORENGAN DENGAN HIPERKOLESTEROLEMIA DI POSBINDU DUSUN KOPAT, DESA KARANGSARI, KECAMATAN PENGASIH, KABUPATEN KULON PROGO, YOGYAKARTA Hesti Yuningrum, Suryaningsih Elisabeth Novinta Langgu, Rr Dewi Ngaisyah,
Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.638 KB)

Abstract

Salah satu faktor risiko yang berpengaruh terhadap hiperkolesterolemia yaitu mengkonsumsi makanan berlemak (gorengan) dan aktivitas fisik yang kurang. Pada tahun 2013 perilaku konsumsi makanan berkolesterol di Kabupaten Kulon Progo sebesar 47,6%. Pada tahun 2011 proporsi penduduk berdasarkan aktivitas fisik kurang aktif di Kabupaten Kulon Progo sebesar 68,7%. Tujuan studi ini adalah untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dan konsumsi gorengan dengan hiperkolesterolemia di Posbindu Dusun Kopat, Desa Karangsari, Kecamatan Pengasih, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta. Desain penelitian adalah cross sectional. Subyek penelitian adalah masyarakat usia 40-65 tahun yang berjumlah 60 orang. Teknik sampling adalah purposive sampling. Data aktivitas fisik diperoleh dengan kuesioner global physical activity questionnaire (GPAQ). Konsumsi gorengan diperoleh dengan kue sioner semi quantitative food frequency questionnaire (SQFFQ). Kadar kolesterol total diperoleh menggunakan rapid test kolesterol (easy touch). Analisis data yaitu analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan chi square dan rasio prevalens (RP). Hasil analisis bivariat menunjukkan hubungan aktivitas fisik ringan dan aktivitas fisik sedang (p=0,001, RP=2,407), hubungan aktivitas fisik ringan dan aktivitas fisik berat (p=0,002, RP=2,667), hubungan aktivitas fisik sedang dan aktivitas fisik berat (p=0 ,822, RP=1,108) dan konsumsi gorengan (p=0,000, RP=8,173). Ada hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik ringan dan konsumsi gorengan dengan hiperkolesterolemia.Kata kunci : Hiperkolesterolemia, aktivitas fisik, konsumsi gorenganOne of the risk factors influencing hypercholesterolemia is the consumption of fried foods and few physical activities. In 2013, the consumption of cholesterol foods in Kulon Progo Regency is 47.6%. In 2011, the proportion of people in Kulon Progo based on the physical activity is still less active, which is 68.7%. The purpose of this study is to find out the correlation between physical activity and the consumption of fried foods and hypercholesterolemia at the Integrated Development Post in Kopat Sub-Village, Karangsari Village, Pengasih District,Kulonprogo Regency, Yogyakarta. The research design was cross sectional. The subject was the community aged 40-65 years old, as many as 60 people. The sampling method was purposive sampling. Data of physical activity was collected through the questionnaires of global physical activity questionnaire (GPAQ). Data of the consumption of fried foods was obtained through questionnaires of semi quantitative food frequency questionnaire (SQFFQ). The level of total cholesterol was obtained using rapid test of cholesterol (easy touch). Data analysi s was conducted through univariate analysis and bivariate analysis using chi square and prevalence ratio. The result of bivariate analysis showed the correlation between light physical activity and moderate physical activity (p=0.001, RP=2.407), the correlation between light physical activity and heavy physical activity (p=0.002, RP=2.667), the correlation between moderate physical activity and heavy physical activity (p=0.822, RP=1.108) and the consumption of fried foods (p=0.000, RP=8.173).There is a significant correlation between light physical activity and the consumption of fried foods and hypercholesterolemia.Keywords: hypercholesterolemia, physical activity, consumption of fried foods
GAMBARAN DIAGNOSIS PENYAKIT PASIEN TERDAMPAK GEMPA BUMI DAN TSUNAMI PALU DI POSKO KESEHATAN UNRIYO DI CAMP PENGUNGSIAN BALAROA TANGGAL 30 OKTOBER-3 NOVEMBER 2018 W. Utami, J. Nugrahaningtyas
Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.708 KB)

Abstract

Camp pengungsian yang berada di Balaroa digunakan untuk pengungsian akibat bencana gempa buni dan tsunami di Palu. Dampak kesehatan yang dapat terjadi adalah diakibatkan gempa bumi dan tsunami dapat berupa gangguan fungsi gerak, infeksi menular akibat air yang tercemar, akibat udara yang tercemar, gangguan kejiwaan, termasuk perubahan pola penyakit yang diakibatkan terganggunya meminum obat rutin yang selama ini dikonsumsi. Pemeriksaan dilakukan terhadap pasien yang datang langsung ke posko kesehatan Unriyo dan mereka yang tidak bisa ke posko kesehatan di datangi ke camp pengungsian. Pemeriksaan dilakukan oleh dokter dan bekerja sama dengan perawat, bidan, ahli gizi dan ahli kesehatan masyarakat Unriyo. Hasil yang diperoleh adalah sebanyak 38 pasien yang mendapatkan pemeriksaan dari petugas kesehatan Unriyo. Dari 38 pasien terdapat 20 Pria (52,6 %) dan perempuan sebanyak 18 pasien (47,4%). Dengan kelompok usia 0 -5 tahun: 7(18,4%) pasien, kelompok usia 5-11 tahun: 3(7,9%) pasien, kelompok usia 12-25 tahun: 7(18,4) pasien, kelompok usia 26-45 tahun: 9(23,7%) pasien, kelompok usia 46-65 tahun: 11(28,9%)pasien dan usia ?65 tahun: 1(2,6%)pasien. Diagnosis penyakit pasien adalah hypotensi: 8(21,1%) pasien, hypertensi: 9(23,7%) pasein, stroke: 1(2,6%) pasien, trauma akibat bencana 3(7,9%) pasien, ISPA: 9(23,7%) pasien, GEA: 3(7,9%) pasien, cacar air 1(2,6%) pasien dan urtikaria: 4(10,5%) pasien. Terdapat beragam penyakit yang disebabkan oleh dampak langsung maupun tidak langsung dari bencana gempa bumi dan tsunami. Dampak langsung adalah ISPA, trauma akibat bencana, urtikaria, sedangkan dampak tidak langsung adalah hipertensi, hipotensi, GEA maupun strokeKata Kunci: diagnosis penyakit, gempa bumi, tsunami, camp pengungsianThe refugee camp in Balaroa was used fo refugees due to the earthwuake and tsunami in Palu. Health effects that can occur are caused by earthquakes and tsunamis can be in the form of movement function disorders, infectious infections caused by polluted water, due to polluted air, psychiatric disorders, including changes in patterns of disease caused by disruption of taking routine drugs that have been consumed. The examination was carried out on patients who came directly to the Unriyo health post and those who couldn?t go to the health post, we were visited the refugee camp. The examination was carried out by doctor, and in collaboration with nurses, midwives, nutrionist and public health experts workers from Unriyo. The result obtained were 38 patients who received examination from Unriyo health workers. Of the 38 patients there were 20 men (52,6 %) and tne number of female patients is 18 patienst (47,4%). The age group 0-5 yeas is 7 patients, the age group 5-11 years is 3 patients, the age group 12-25 years is 7 patients, the age group 26-45 years is 9 patients, the age group 46-65 years is 11 patients, and above 65 years is 1 patients. Patient's diagnosis is hypotension is 8 patients, hypertension is 9 patients, stroke is 1 patient, trauma from disaster 3 patients, ARI is 9 patients, GEA is 3 patients, varicella is 1 patients and urticaria is 4 patients. There are various diseases caused by direct or indirect impacts of the earthquake and tsunami. The direct impact is ARI, trauma due to disasters, urticaria, while indirect impacts are hypertension, hypotension, GEA and stroke.Keywords: diseases diagnosis, earthquake, tsunami, refugee camps
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG SENAM HAMIL DENGAN KETIDAKNYAMANAN KEHAMILAN TRIMESTER III Yustina Ananti, Tri Budi Rahayu,
Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu Vol 1, No 1 (2019): Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tidak semua wanita mengalami ketidaknyamanan selama kehamilan, tetapi banyak wanita mengalaminya dalam tingkat ringan hingga berat. Aspek fisiologis, anatomis dan psikologis yang mendasari setiap ketidaknyamanan merangsang pengetahuan ibu hamil mencari upaya lebih lanjut untuk mengatasinya. Diantara gerakan-gerakan senam hamil bisa memperlancar sirkulasi darah serta fleksibilitas otot-otot yang kaku karena gerakan fisik yang terbatas. Dari kunjungan ANC 10 ibu hamil trimester III didapatkan hasil 7 ibu hamil trimester III mengalami ketidaknyamanan pada kehamilan trimester III yaitu bengkak pada kaki 1 orang, nyeri punggung 2 orang, susah tidur 1 orang, mual muntah 1 orang, mudah lelah 1orang, mudah terengah-engah atau sesak napas 1 orang.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara tingkat pengetahuan ibu hamil tentang senam hamil dengan ketidaknyamanan kehamilan trimester III di BPM Nurhidayah Borobudur Magelang. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif menggunakan studi korelatif dengan pendekatan cross sectional. Metode pengambilan sampel yaitu total sampling sebanyak 30 responden ibu hamil trimester III. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 17-29 Juli 2012 dan instrumen penelitian berupa kuesioner yang meliputi tingkat pengetahuan ibu hamil tentang senam hamil dan ketidaknyamanan kehamilan trimester III.Hasil penelitian ini menunjukkan sebagian besar pengetahuan ibu hamil trimester III tentang senam hamil adalah cukup yaitu sebanyak 16 responden (53,3%) sedangkan sebagian besar ibu hamil trimester III mengalami ketidaknyamanan selama kehamilan trimester III dalam tingkat ringan. Setelah dilakukan uji statistic menggunakan Kendall Tau (􀟬), didapatkan p-value=0,003 dengan signifikan alpha 0,01. Ini berarti p-value lebih kecil dari alpha(0,01) dan correlation coefficient (r) sebesar 0,455 atau 45,5%. Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara tingkat pengetahuan ibu hamil tentang senam hamil dengan ketidaknyamanan kehamilan trimester IIIKata Kunci : Pengetahuan senam hamil, Ketidaknyamanan kehamilan trimester III
PENGARUH VIRUS CORONA TERHADAP INDUSTRI PARIWISATA INDONESIA Wiratma, Harits Dwi; Subandi, Yeyen Subandi; Riswandi, Riswandi Riswandi
Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu Vol 1, No 1 (2019): Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENGARUH VIRUS CORONA TERHADAP INDUSTRI PARIWISATA INDONESIA Harits Dwi Wiratma11*, Yeyen Subandi22, Riswandi33 1,2,3Program Studi Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ekonomi, Universitas Respati Yogyakarta1*h_rits@respati.ac.id, 2yeyensubandi@respati.ac.id, 3Riswandi97@gmail.com *Korespondensi Penulis Abstrak Industri pariwisata merupakan salah satu industri global yang mampu meningkatkan kemampuan perekonomian suatu negara. Industri ini memberikan peluang bagi siapapun untuk menjalankan industri, artinya industri ini memberikan multiplier effect bagi kehidupan ekonomi suatu penghidupan, akan tetapi industri ini sangatr rentan terhadap ancamana yang terkait dengan keamanan tradisional maupun non-tradisional global. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan Human Security yang lebih spesifik yaitu economic security dari konsep UNDP. Kata Kunci : Industri Pariwisata Indonesia, Human Security, Economic Security, UNDP
PENGARUH VIRUS CORONA TERHADAP INDUSTRI PARIWISATA INDONESIA Wiratma, Harits Dwi; Subandi, Yeyen; Riswandi, Riswandi
Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu Vol 1, No 1 (2019): Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENGARUH VIRUS CORONA TERHADAP INDUSTRI PARIWISATA INDONESIAHarits Dwi Wiratma11* , Yeyen Subandi22 , Riswandi33 1,2,3Program Studi Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ekonomi, Universitas Respati Yogyakarta 1*h_rits@respati.ac.id, 2yeyensubandi@respati.ac.id, 3Riswandi97@gmail.com *Korespondensi PenulisAbstrakIndustri pariwisata merupakan salah satu industri global yang mampu meningkatkan kemampuan perekonomian suatu negara. Industri ini memberikan peluang bagi siapapun untuk menjalankan industri, artinya industri ini memberikan multiplier effect bagi kehidupan ekonomi suatu penghidupan, akan tetapi industri ini sangatr rentan terhadap ancamana yang terkait dengan keamanan tradisional maupun nontradisional global. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan Human Security yang lebih spesifik yaitu economic security dari konsep UNDP.Kata Kunci : Industri Pariwisata Indonesia, Human Security, Economic Security, UNDP
KEBERHASILAN PEMBANGUNAN BERBASIS MASYARAKAT DALAM PENETAPAN YOGYAKARTA SEBAGAI ASEAN CITY OF CULTURE KE 5 TAHUN 2018-2020 Amini, Diansari Solihah; Nurgiyanti, Tanti; Tirtananda, Palupi
Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu Vol 1, No 1 (2019): Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

KEBERHASILAN PEMBANGUNAN BERBASIS MASYARAKAT DALAM PENETAPAN YOGYAKARTA SEBAGAI ASEAN CITY OF CULTURE KE 5 TAHUN 2018-2020Diansari Solihah Amini1 dan Tanti Nurgiyanti2 , Palupi Tirtananda3 Email : dian_amini@respati.ac.id1,2,3 Universitas Respati YogyakartaABSTRAKTulisan ini akan membahas tentang pencapaian Yogyakarta yang ditetapkan sebagai Kota Kebudayaan ASEAN (ASEAN City of Culture) ke-5, periode 2018 hingga 2020 oleh Menteri ASEAN Bidang Kebudayaan dan Kesenian (ASEAN Ministers Responsible for Culture and Arts/AMCA) dalam pertemuan AMCA yang ke-8 di Yogyakarta. Hal ini tentu membuktikan bahwa Yogyakarta mampu menunjukkan jati dirinya sebagai kota ber-identitas ASEAN yang menjunjung tinggi kemajemukan, inklusifitas, keamanan dan perdamaian yang tercermin melalui nilai-nilai keberagaman sosial yang tercipta dari berbagai kebudayaan yang ada di kota tersebut. Pencapaian ini tentunya tidak dapat dilepaskan dari keberhasilan pembangunan manusia di Yogyakarta yang menciptakan masyarakat berdaya dan berbudaya. Dengan menggunakan konsep pembangunan berbasis masyarakat, penelitian ini akan melihat bahwa kebudayaan memegang peran penting sebagai dasar bagi pembangunan manusia seutuhnya.Katakunci : kebudayaan, pembangunan berbasis masyarakat, city of culture