cover
Contact Name
Aria Indah Susanti
Contact Email
-
Phone
+6285648538318
Journal Mail Official
jurnal.tecnoscienza@kahuripan.ac.id
Editorial Address
Jl. Soekarno Hatta No.1 Pelem Pare Kediri
Location
Kab. kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Tecnoscienza
ISSN : 25413295     EISSN : 26153319     DOI : -
TECNOSCIENZA is an academic journal on the issued related to engineering, earth science, and technology. Published actually in April and October. It is open to all scientist, researchers, education practitioners, and other scholar. Therefore this journal welcomes to various topics that have recieved by Proffesors and Doctors specifying on related studies, and they come from reputable universities all over Indonesia and universities abroad.
Articles 22 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2 (2021): TECNOSCIENZA" : 22 Documents clear
Pengembangan Desain Mesin Opak Jepit yang Ergonomis dan Sesuai Keinginan Konsumen dengan Metode Quality Function Deployment (QFD) Siswadi, Siswadi; Nugroho, Alfi
JURNAL TECNOSCIENZA Vol. 5 No. 2 (2021): TECNOSCIENZA
Publisher : JURNAL TECNOSCIENZA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/tecnoscienza.v5i2.433

Abstract

Opak Jepit merupakan produk makanan ringan tradisional. Salah satu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang memproduksi Opak Jepit yaitu UMKM yang ada di Wonoayu Sidoarjo. produksi opak sebagian besar masih belum memanfaatkan Teknologi Tepat Guna (TTG), sehingga proses produksi kurang efisien dan hasil produksi juga kurang maksimal. Beberapa UMKM Opak di daerah Wonoayu ada yang mulai mencoba menggunakan mesin, namun UMKM tersebut kembali ke proses manual dengan tangan tanpa mesin karena mesin yang ada di pasaran dirasa kurang ergonomis seperti terasa capek punggung dan pegal di tangan. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengembangkan desain mesin pembuat opak jepit yang ada dipasaran yang lebih ergonomis untuk mengurangi cidera ringan dan dibuat sesuai dengan keingginan pengguna atau UMKM agar produktivitas meningkat. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu metode Quality Function Deployment (QFD) dengan membuat House of Quality (HOQ). Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan juga pengisian kuesioner. Hasil penelitian menghasilkan pengembangan desain mesin Opak Jepit yang mempertimbangkan keinginan konsumen berdasarkan urutan prioritas terbesar mulai atribut desain mesin yang tahan lama dengan bobot bobot 0,199 dan prioritas terakhir yaitu pada atribut mudah dibersihkan dengan bobot 0,048. Hasil penentuan urutan prioritas atribut respon teknis yaitu pada atribut bentuk dan ukuran ergonomis dengan skor nilai keterkaitan terbesar yaitu skor 39, prioritas terakhir atribut respon teknis pada atribut pegas pembuka cetakan dan pemanas menggunakan listrik dengan nilai keterkaitan skor 1. Kata kunci: UMKM, TTG, QFD, HOQ
Pengaruh Serat Agave Sisalana terhadap Kekuatan Flexural Komposit Resin Akrilik dan Gliserol Susanto, Riswan E. W.; Maskuri, Maskuri; M.B., Ahmad Dony
JURNAL TECNOSCIENZA Vol. 5 No. 2 (2021): TECNOSCIENZA
Publisher : JURNAL TECNOSCIENZA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/tecnoscienza.v5i2.439

Abstract

Penggunaan gipsum sebagai pelindung tulang patah dirasakan karena ketidak nyamanan disebabkana kelembapan, atau dengan kata lain gipsum sangat dirugikan apabila terkena air. Telah diupayakan penelitian-penelitian yang menggunakan bahan dasar bio-material dan tiruan yang aman bagi kesehatan manusia dengan pendekatan dari fungsi lain seperti bahan penyusun gusi gigi yang terbuatdari polimer, seperti bahan dasar gigi tiruan yang berbahan resin akrilik. Resin Akrilik (HC) Heat Cured digunakan karena memiliki sifat anti toksik, anti iritasi, tidak mudah larut dalam mulut, baik dalam estetik, kemudahan dalam manipulasi dan diperbaiki serta perubahan dimensinya kecil. Dimana perbandingan resin akrilik (gr) dan gliserol (mL) sebesar (1:0,8) dan serat agave sisalana sebesar 20%, 30%, dan 40% (m/v). Kekuatan Flexural komposit tertinggi pada serat sisal yang 30% sebesar 181.09 N/mm2, serta terendah serat 20% sebesar 154.11 N/mm2, sedangkan serat sisal 40% sebesar 165.61 N/mm2. Menunjukan bahwa penambahan Serat mampu meningkatkan kekuatan Flexural, tetapi bila melampaui nilai maksimum maka penambahan Serat akan menurunkan kekuatannya sehingga nilai ikatan menurun yang memungkinkan terjadinya ruang mikroporositas resin akrilik heat cured terisi oleh residu sisa. Hasil analisis uji Levene diperoleh probabilitas 0,664, berarti data tersebut homogen. Sedangkan analisis dengan One-Way Anova diperoleh F hitung 2,598. Kata kunci: Serat Agave Sisal, Resin Akrilik Heat Cured, Komposit, Kekuatan Flexural

Page 3 of 3 | Total Record : 22