cover
Contact Name
Dwi Widarna Lita Putri
Contact Email
ibnukhalilulloh@gmail.com
Phone
+6287864745600
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Pendidikan No 35 Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Al-Tazkiah : Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam
ISSN : 2337747X     EISSN : 25412663     DOI : https://doi.org/10.20414/altazkiah
Al-Tazkiah : Jurnal Ilmiah dalam Kajian Bimbingan dan Konseling Islam, Al-Tazkiah invites manuscripts on various topics including, but not limited to, the functional areas of Guidance, Counseling, Psychology, Crisis Counseling, Islamic Spiritual Guidance, Management of Individual Counseling services, Peer Counseling services, Development of Counseling Guidance Service Programs, Group Counseling, Cross Counseling Culture, Cultural Psychology, Islamic Psychotherapy, and Mental Health. Al-Tazkiah Collaborates with various partners such as the Association of Psychological in Indonesian (HIMPSI) and the Association Guidance and Counseling of Indonesian (ABKIN).
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 2 (2017)" : 5 Documents clear
KEBERSYUKURAN PADA PENYANDANG CACAT DI YOGYAKARTA Dwi Widarna Lita Putri; Ika Rosiana
Al-Tazkiah : Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Vol. 6 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (812.73 KB) | DOI: 10.20414/altazkiah.v6i2.115

Abstract

Penelitian bertujuan untuk melihat kebersyukuran pada penyandang cacat yang ada di Yogyakarta. Responden penelitian terdiri dari tiga orang cacat yang ada di Yogyakarta. Responden penelitian diambil dengan teknik snowball sampling. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, pengumpulan data dengan menggunakan observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa terdapat dinamika psikologis yang berbeda pada penyandang cacat yang usianya bebrbeda.
“KONSELING INDIVIDUAL DALAM MENGATASI KENAKALAN SISWA” DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI 1 YOGYAKARTA Firad Wijaya
Al-Tazkiah : Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Vol. 6 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (935.112 KB) | DOI: 10.20414/altazkiah.v6i2.117

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menegaskan bagaimana bentukbentuk kenakalan siswa di Madrasah Tsanawiah Negeri 1 Yogyakarta melalui layanan konseling individual dan bagaimana tahapan pelaksanaan layanan konseling individual sebagai bahan pelayanan dalam mengatasi kenakalan siswa di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Yogyakarta. Data ini bersumber dari konselor sekolah (Guru BK) yang bersangkutan menangani anak kelas IX dan siswa yang pernah di berikan layanan konseling individual dikarenakan bahawa ada beberapa siswa sering melakukan pelanggaran tata tertib sekolah. Objek dalam penelitian ini adalah peroses layanan konseling individual dalam mengatasi kenakalan siswa di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Yogyakarta, seperti pelanggaran; membolos, merokok, perkelahian antar siswa, dan alpha. Metode pengumpulan data ini menggunakan dengan Observasi, Wawancara. Analisis adata ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan cara menginterprestasikan data-data yang di peroleh dengan baik guna untuk mendapatkan keabsahaan data.Hasil penelitian ini menunjukkan bahawa bentuk-bentuk kenakalan siswa di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Yogyakarta yang di tangani langsung oleh guru BK dengan layanan konseling individual yaitu jenis atau bentuk kenakalan yang di lakukan oleh sebagian siswa yang bersifat amoral dan asosial yang peneyelesaiannya tidak bisa di atur oleh UU Negara indonesia yakni 1) Bolos sekolah, 2) tauran antar siswa, 3) merokok, 4) sering tidak masuk sekolah (Alpha). Dan upaya pelaksanaan layanan konseling individual di sekolah tersebut yaitu: 1) Tahap perencanaan, melalui indentifikasi masalah siswa, menentukan waktu pelaksanaan, menyiapkan tempat dan perangkat layanan, menetapkan fasilitas layanan, dan menyiapkan kelengkapan administrasi, 2) pelaksnaan layanan, hal yang di lakuakan oleh seorang guru BK pada tahap pelaksanaan yaitu membahas masalah klien, pengentasan masalah, memantapkan dan membantu klien dalam menyelesaikan masalah, 3) Evaluasi, 4) Laporan, dan 5) tindak lanjut.
PENGARUH PSIKOLOGI TRANSPERSONAL TERHADAP KREATIVITAS Muhammad Ali Syahbana
Al-Tazkiah : Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Vol. 6 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (845.513 KB) | DOI: 10.20414/altazkiah.v6i2.121

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh psikologi transpersonal terhadap kreativitas dari pandangan para tokoh psikologi transpersonal. Psikologi transpersonal yang merupakan aliran psikologi baru ke empat setelah aliran humanistik yang merupakan pengembangan dari aliran humanistik yang membantu manusia melaksanakan hal-hal yang diinginkan serta mewujudkan segala yang dimiliki serta spiritual manusia itu sendiri. Transpersonal menekankan tidak hanya bagian kebutuhan manusia dalam hal perkembangan manusia secara positif akan tetapi transpersonal menambahkan aspek yang lebih penting dalam hal spiritual yang membuat lebih baik dan merupakan sebuah kreatifitas.
BIMBINGAN KONSELING BERBASIS QUR’ANI DALAM MENGENTASKAN PROBLEMATIKA STRESS Maliki Maliki; Muhammad Lutfhi
Al-Tazkiah : Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Vol. 6 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (939.482 KB) | DOI: 10.20414/altazkiah.v6i2.123

Abstract

Stress merupakan salah satu penyakit internal seseorang yang menyebabkan terganggunya psikis dan fisik individu dan seringkali tidak disadari menjalar di sela-sela kehidupan manusia. Faktorfaktor yang mempengaruhi stress seperti: masalah perkawinan, problematika orang tua, hubungan interpersonal, pekerjaan, lingkungan hidup, keuangan, hukum, perkembangan, penyakit fisik dan keluarga. Adapun cara untuk menanggulangi stress yaitu mendirikan shalat, membaca al-Qur’an dan diluar shalat seperti berdo’a dan meminta pertolongan
PENDEKATAN COGNITIVE BEHAVIORAL THERAPY (CBT) DALAM MEREDUKSI KECEMASAN MENGHADAPI DUNIA KERJA PENYANDANG TUNADAKSA (Penelitian di Panti Asuhan Nurul Haq, Yayasan Madania, Jalan Janti GemakNomor 88 Gedong Kuning Banguntapan Bantul, Yogyakarta) Nurodin Nurodin
Al-Tazkiah : Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Vol. 6 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1133.13 KB) | DOI: 10.20414/altazkiah.v6i2.124

Abstract

Kecemasan dalam menghadapi dunia kerja merupakan permasalahan cukup normal yang dialami oleh penyandang tunadaksa dengan kondisi fisik yang tidak normal. Gangguan kecemasan pada tunadaksa apabila sudah berlebihan akan mengakibatkan ketidaknyamanan yang mengganggu stabilitas kehidupan. Kecemasan pada tunadaksa ini jika dibiarkan tanpa adanya penanganan, akan memunculkan masalah baru yang lebih besar yang menghambat keberlangsungan hidupnya dimasa yang akan datang. Tesis ini memiliki desain single case pre-testdan post-test eksperimentaldengan menggunakan pendekatan Cognitive Behavior Teraphy (CBT)dalam mereduksi kecemasan menghadapi dunia kerja yang dialami penyandang tunadaksa. Permasalahan yang dialami seperti merasa tidak mampu, takut menghadapi resiko dalam bekerja, kurang siapnya mentalitas untuk bekerja dan belum bisa mengambil keputusan sendiri dalam bekerja. Adapun waktu treatmentyang diberikan sebanyak sepuluh kali sesi pertemuan dengan alokasi waktu kurang lebih 45-60 menit pada setiap sesi. Dari hasil pengukuran menunjukan penerapan pendekatan Cognitive Behavioral Therapy (CBT) penyandang tunadaksa dapat mereduksi kecemasan menghadapi dunia kerja yang dialami. Hal ini terlihat adanya penurunan setelah mengikuti treatmentpada komponen penyebab kecemasan yaitu: (a) kognitif yang meliputi: berfikir irasional, pembicaraan negatif dalam diri, (b) emosi; takut, mudah tersinggung, khawatir, menekan perasaan, tidak mampu mengendalikan perasaan, psikologis (fisik); gelisah, berkeringat,lambung tidak nyaman, (d) behavior (perilaku); waspada (berlebihan), detak jantung tidak normal, (e) Pekerjaan; merasa tidak mampu, tidak siap bersaing. Dengan demikian pendekatan Cognitive Behavioral Therapy (CBT) efektif dalam mereduksi kecemasan menghadapi dunia kerja penyandang tunadaksa

Page 1 of 1 | Total Record : 5