cover
Contact Name
Lutfi Ali
Contact Email
lutfi.muharom@unmuhjember.ac.id
Phone
+6282231308136
Journal Mail Official
justindo@unmuhjember.ac.id
Editorial Address
Jl. Karimata No 49 Sumbersari Jember
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
JUSTINDO (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Indonesia)
ISSN : 25025724     EISSN : 25415735     DOI : http://dx.doi.org/10.32528/justindo
JUSTINDO is a scientific journal managed by the informatics engineering study program at the university of muhammadiyah jember as a publication media for research articles in the field of systems and information technology which covers the following topics: Software engineering, Games, Information Retrieval, Computer networks, Telecommunication, Internet, Wireless technology, Network security , Multimedia technology, Mobile Computing, Parallel / Distributed Computing, Development, management and utilization of Information Systems, Organizational Governance, Enterprise Resource Planning, Enterprise Architecture Planning, e-Businness, e-Commerce, e-Learning, Data mining, Text mining, Data warehouse, Online Analytical Processing, Artificial Intelligence, Decision Support System, and Mathematics. JUSTINDO is issued twice a year in February and August. The editor invites research lecturers, reviewers, practitioners, industry, and observers to contribute to this journal. JUSTINDO provides a platform for scientists and academics throughout Indonesia to promote, share and discuss new issues and the development of information systems and information technology. JUSTINDO aims to achieve the theory and application of this sophisticated field. In 2017, JUSTINDO already has an ISSN both printed and online, for ISSN (Print) is 2502 - 5724 and for ISSN (Online) is 2541 - 5735.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2020): JUSTINDO" : 11 Documents clear
IMPLEMENTASI OVERCLOCKING PADA PROCESSOR INTEL CORE I5-2500K UNTUK MENINGKATKAN KINERJA KOMPUTER Utama, Rizki Dwi; Juardi, Didi; Heryana, Nono
JUSTINDO (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Indonesia) Vol 5, No 1 (2020): JUSTINDO
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/justindo.v5i1.3381

Abstract

Processor merupakan suatu komponen pada komputer yang berfungsi sebagai otak dari komputer. Processor memiliki kecepatan frekuensi yang berpengaruh pada kinerja komputer. Semakin tinggi kecepatan frekuensinya maka kinerja komputer akan semakin baik. Ada suatu cara untuk meningkatkan kecepatan frekuensi pada processor, yaitu dengan overclocking. Overclocking processor dapat meningkatkan kinerja pada komputer. Selain meningkatkan kecepatan frekuensi pada processor, overclocking juga berdampak pada meningkatnya suhu dan konsumsi daya pada processor. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan cara-cara dalam melakukan overclock pada processor dan mengetahui perubahan kinerja dan kondisi pada processor yang telah di-overclock. Implementasinya yaitu dengan melakukan eksperimen secara langsung dengan menggunakan komputer.
DETEKSI SPAM PADA EMAIL BERBASIS FITUR KONTEN MENGGUNAKAN NAïVE BAYES fitriyah, nur qodariah; Oktavianto, hardian; hasbullah, hasbullah
JUSTINDO (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Indonesia) Vol 5, No 1 (2020): JUSTINDO
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/justindo.v5i1.3414

Abstract

Penelitian menunjukkan bahwa terdapat lebih dari 3 milyar akun email di dunia dengan frekuensi pengiriman email sekitar 205 ? 294 milyar setiap hari. Salah satu masalah yang muncul dari pengiriman email yang luar biasa ini adalah adanya spam email. Salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan spam email tersebut adalah dengan teknik penyaringan spam email. Penyaringan spam email dapat dilakukan dengan menggunakan pendekatan teori berbasis pembelajaran, yaitu dengan klasifikasi. Penelitian ini menerapkan algoritma Naive Bayes untuk melakukan klasifikasi spam email sehingga dari dataset email, akan dikelompokkan menjadi 2 yaitu spam email dan non- spam email. Hasil uji dengan menggunakan k-fold cross validation sebagai pembagian data latih dan data uji, menghasilkan kesimpulan bahwa nilai rata ? rata data terklasifikasi benar adalah sebesar 3903, sedangkan nilai rata ? rata data terklasifikasi salah adalah sebesar 698, rata ? rata akurasi sebesar 84.8%, sedangkan rata ? rata precision dan recall berturut ? turut adalah 0.86 dan 0.85. Akurasi, precision, dan recall tertinggi diperoleh ketika menggunakan nilai k=9. Kata kunci: deteksi, klasifikasi, spam email, naive bayes  ABSTRACT  Research shows that there are more than 3 billion email accounts in the world with a frequency of sending emails around 205 - 294 billion every day. One problem that arises from sending this extraordinary email is the existence of spam email. One solution to overcome the problem of email spam is by email spam filtering techniques. Email spam filtering can be done using a learning-based theory approach, namely classification. This study applies the Naive Bayes algorithm to classify email spam so that from the email dataset, it will be grouped into 2 namely spam email and non-spam email. The test results using k-fold cross validation as a division of training data and test data, resulting in the conclusion that the average value of correctly classified data is 3903, while the average value of classified data is 698, the average accuracy is 84.8% , while the average precision and recall are 0.86 and 0.85, respectively. The highest accuracy, precision, and recall are obtained when using the value k = 9. Keywords: detection, classification, spam email, naive bayes
REPOSITORY DAN EVALUASI FRAMEWORK FORENSIKA DIGITAL MENGGUNAKAN DAUBERT CRITERIA Wachidah, Muzammilatul; Setiawan, Mukhammad Andri; Prayudi, Yudi
JUSTINDO (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Indonesia) Vol 5, No 1 (2020): JUSTINDO
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/justindo.v5i1.3415

Abstract

Terdapat banyak framework forensika digital masih tersebar dalam berbagai paper. Diperlukan sebuah upaya untuk menghimpun framework yang ada dalam sebuah repository untuk memudahkan mendapatkan informasi dan dokumentasi tentang framework tersebut. Selain itu, framework sebagai sebuah output dari kajian ilmiah perlu dilengkapi dengan review dari pakar agar bisa memberikan gambaran tentang  framework tersebut dari sudut pandang pakar. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk melakukan penilaian adalah menggunakan Daubert Criteria. Penelitian ini adalah sebuah upaya untuk menyiapkan sebuah system yang dapat menjadi repository framework dalam bidang forensika digital serta penilaian pakar terhadap framework tersebut. Adanya system ini diharapkan akan memudahkan untuk mendapatkan informasi tentang framework pada forensika digital serta menjadi media untuk mendapatkan dokumentasi tentang sehingga dibutuhkan sebuah repository untuk mendokumentasikannya. Sementara itu, evaluasi framework fframework yang dihasilkan oleh para penelitian melalui publikasi paper yang dapat diakses oleh publik. Kata kunci: repository; framework forensika digital; evaluasi; daubert criteria; expert  ABSTRACT There are many digital forensics frameworks still scattered in various papers. An effort is needed to compile the existing framework in a repository to make it easier to get information and documentation about the framework. In addition, the framework as an output of scientific studies needs to be supplemented by reviews from experts in order to be able to provide an overview of the framework from the expert's point of view. One method that can be used to conduct assessments is to use Daubert Criteria. This research is an attempt to prepare a system that can become a repository framework in the field of digital forensics and expert assessment of the framework. The existence of this system is expected to make it easier to obtain information about the framework in digital forensics as well as being a reference to get documentation about the framework produced in the field of digital forensics research. Keywords: repository; digital forensics framework; evaluation; daubert criteria; expert
SIPPER (SISTEM INFORMASI PEMINJAMAN PERPUTKAAN) BERBASIS BARCODE Pramesti, Regita Cahya; Sudarmilah, Endah
JUSTINDO (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Indonesia) Vol 5, No 1 (2020): JUSTINDO
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/justindo.v5i1.3170

Abstract

Perpustakaan merupakan sebuah institusi yang menyimpan dan mengolah karya ilmiah untuk memenuhi kebutuhan intelektualitas para penggunanya untuk keperluan pendidikan, penelitian dan kebutuhan lain. Selain kegunaannya dalam dunia keilmuan, perpustakaan sendiri akan lebih baik jika memiliki fasilitas yang dapat memudahkan petugas dan anggota dalam proses peminjaman, pengembalian serta pencarian buku, ditambah dengan sistem transparansi transaksi dan denda  diharapkan dapat membuat sistem ini menjadi lebih baik. Tujuan penelitian kali ini untuk merancang bangun sistem dengan memanfaatkan Barcode scanner agar proses peminjaman lebih cepat, akurat, efektif dan efisien serta untuk meminimalisir kesalahan dalam pengetikan saat proses transaksi peminjaman dan pengembalian buku. Metode yang dipakai dalam merancang dan membangun sistem ini adalah metode waterfall. Media untuk menyimpan data-data mengenai perpustakaan disimpan dalam database MySql (PhpMyAdmin) dan menggunakan arsitektur framework CodeIgniter. Hasil yang diharapkan, sistem dapat memberikan kemudahan bagi petugas dalam mengelola setiap aktivitas mengenai perpustakaan dan juga anggota mudah dalam mencari buku yang ingin dipinjam serta dapat terjadinya transparasi denda dan transaksi
GAME MOTORIK : PETUALANGAN SI ENTONG, MENGENAL MAKANAN BERGIZI Purliano, Haikal Ahkam; Sudarmilah, Endah
JUSTINDO (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Indonesia) Vol 5, No 1 (2020): JUSTINDO
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/justindo.v5i1.3173

Abstract

Game atau permainan adalah sesuatu yang dapat dimainkan dalam konteks tidak serius bermain game bertujuan untuk refreshing atau menghilangkan kejenuhan. Perkembangan game saat ini sangat pesat sehingga memiliki dampak besar terhadap anak-anak karena dengan tergesernya arena permainan oleh banyaknya permainan di smartphone atau komputer, menjadikan anak kekurngan permainan yang mampu meningkatkan perkembangannya dalam dimensi motorik kognitif, kreativitas, bahasa, emosi, nilai sosial dan sikap hidup. Motorik kasar menjadi penting, fisik-motorik ini akan mempengaruhi kemampuan anak dalam mengontrol dan menggunakan gerakan yang secara optimal. Tak sedikit yang menganggap bermain game sama dengan membuang-buang waktu dan tidak memiliki manfaat yang bagus. Seiring dengan perkembangan teknologi yang pesat menjadikan game untuk menarik minat anak dalam belajar bisa menjadi alternatif lain dengan mengembangkan aplikasi game edukasi agar anak lebih tertarik untuk belajar dan tidak mudah jenuh sekaligus dapat memenuhi kebutuhan bermain anak yang mampu mengasah otak atau dalam hal nilai-nilai lainnya. Metode penelitian ini menggunakan penerapan metode SDLC model Waterfall membentuk serangkaian fase yang diterapkan pada proses penelitian dan pengembangan game edukasi. Aplikasi ini diuji dengan Black Box Testing, untuk menjukan bahwa game edukasi sudah berjalan sesuai spesifikasi kebutuhan. Hasil pengujian menggunakan Black Box Testing menunjukan bahwa aplikasi game edukasi petualangan si entong, mengenal makanan bergizi telah sesuai dengan spesifikasi kebutuhan.
Deteksi Spam Pada Email Berbasis Fitur Konten Menggunakan Naïve Bayes Nur Qodariyah Fitriyah; Hardian Oktavianto; Hasbullah Hasbullah
JUSTINDO (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Indonesia) Vol 5, No 1 (2020): JUSTINDO
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/justindo.v5i1.3414

Abstract

Penelitian menunjukkan bahwa terdapat lebih dari 3 milyar akun email di dunia dengan frekuensi pengiriman email sekitar 205 – 294 milyar setiap hari. Salah satu masalah yang muncul dari pengiriman email yang luar biasa ini adalah adanya spam email. Salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan spam email tersebut adalah dengan teknik penyaringan spam email. Penyaringan spam email dapat dilakukan dengan menggunakan pendekatan teori berbasis pembelajaran, yaitu dengan klasifikasi. Penelitian ini menerapkan algoritma Naive Bayes untuk melakukan klasifikasi spam email sehingga dari dataset email, akan dikelompokkan menjadi 2 yaitu spam email dan non- spam email. Hasil uji dengan menggunakan k-fold cross validation sebagai pembagian data latih dan data uji, menghasilkan kesimpulan bahwa nilai rata – rata data terklasifikasi benar adalah sebesar 3903, sedangkan nilai rata – rata data terklasifikasi salah adalah sebesar 698, rata – rata akurasi sebesar 84.8%, sedangkan rata – rata precision dan recall berturut – turut adalah 0.86 dan 0.85. Akurasi, precision, dan recall tertinggi diperoleh ketika menggunakan nilai k=9. Kata kunci: deteksi, klasifikasi, spam email, naive bayes  ABSTRACT  Research shows that there are more than 3 billion email accounts in the world with a frequency of sending emails around 205 - 294 billion every day. One problem that arises from sending this extraordinary email is the existence of spam email. One solution to overcome the problem of email spam is by email spam filtering techniques. Email spam filtering can be done using a learning-based theory approach, namely classification. This study applies the Naive Bayes algorithm to classify email spam so that from the email dataset, it will be grouped into 2 namely spam email and non-spam email. The test results using k-fold cross validation as a division of training data and test data, resulting in the conclusion that the average value of correctly classified data is 3903, while the average value of classified data is 698, the average accuracy is 84.8% , while the average precision and recall are 0.86 and 0.85, respectively. The highest accuracy, precision, and recall are obtained when using the value k = 9. Keywords: detection, classification, spam email, naive bayes
Repository dan Evaluasi Framework Forensika Digital Menggunakan Daubert Criteria Muzammilatul Wachidah; Mukhammad Andri Setiawan; Yudi Prayudi
JUSTINDO (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Indonesia) Vol 5, No 1 (2020): JUSTINDO
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/justindo.v5i1.3415

Abstract

Terdapat banyak framework forensika digital masih tersebar dalam berbagai paper. Diperlukan sebuah upaya untuk menghimpun framework yang ada dalam sebuah repository untuk memudahkan mendapatkan informasi dan dokumentasi tentang framework tersebut. Selain itu, framework sebagai sebuah output dari kajian ilmiah perlu dilengkapi dengan review dari pakar agar bisa memberikan gambaran tentang  framework tersebut dari sudut pandang pakar. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk melakukan penilaian adalah menggunakan Daubert Criteria. Penelitian ini adalah sebuah upaya untuk menyiapkan sebuah system yang dapat menjadi repository framework dalam bidang forensika digital serta penilaian pakar terhadap framework tersebut. Adanya system ini diharapkan akan memudahkan untuk mendapatkan informasi tentang framework pada forensika digital serta menjadi media untuk mendapatkan dokumentasi tentang sehingga dibutuhkan sebuah repository untuk mendokumentasikannya. Sementara itu, evaluasi framework fframework yang dihasilkan oleh para penelitian melalui publikasi paper yang dapat diakses oleh publik. Kata kunci: repository; framework forensika digital; evaluasi; daubert criteria; expert  ABSTRACT There are many digital forensics frameworks still scattered in various papers. An effort is needed to compile the existing framework in a repository to make it easier to get information and documentation about the framework. In addition, the framework as an output of scientific studies needs to be supplemented by reviews from experts in order to be able to provide an overview of the framework from the expert's point of view. One method that can be used to conduct assessments is to use Daubert Criteria. This research is an attempt to prepare a system that can become a repository framework in the field of digital forensics and expert assessment of the framework. The existence of this system is expected to make it easier to obtain information about the framework in digital forensics as well as being a reference to get documentation about the framework produced in the field of digital forensics research. Keywords: repository; digital forensics framework; evaluation; daubert criteria; expert
SIPPER (SISTEM INFORMASI PEMINJAMAN PERPUTKAAN) BERBASIS BARCODE Regita Cahya Pramesti; Endah Sudarmilah
JUSTINDO (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Indonesia) Vol 5, No 1 (2020): JUSTINDO
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/justindo.v5i1.3170

Abstract

Perpustakaan merupakan sebuah institusi yang menyimpan dan mengolah karya ilmiah untuk memenuhi kebutuhan intelektualitas para penggunanya untuk keperluan pendidikan, penelitian dan kebutuhan lain. Selain kegunaannya dalam dunia keilmuan, perpustakaan sendiri akan lebih baik jika memiliki fasilitas yang dapat memudahkan petugas dan anggota dalam proses peminjaman, pengembalian serta pencarian buku, ditambah dengan sistem transparansi transaksi dan denda  diharapkan dapat membuat sistem ini menjadi lebih baik. Tujuan penelitian kali ini untuk merancang bangun sistem dengan memanfaatkan Barcode scanner agar proses peminjaman lebih cepat, akurat, efektif dan efisien serta untuk meminimalisir kesalahan dalam pengetikan saat proses transaksi peminjaman dan pengembalian buku. Metode yang dipakai dalam merancang dan membangun sistem ini adalah metode waterfall. Media untuk menyimpan data-data mengenai perpustakaan disimpan dalam database MySql (PhpMyAdmin) dan menggunakan arsitektur framework CodeIgniter. Hasil yang diharapkan, sistem dapat memberikan kemudahan bagi petugas dalam mengelola setiap aktivitas mengenai perpustakaan dan juga anggota mudah dalam mencari buku yang ingin dipinjam serta dapat terjadinya transparasi denda dan transaksi
Pengaruh Human Organization Technologi (Hot) Fit Model Terhadap Evaluasi Sistem Informasi Akademik Dosen Dewi Lusiana
JUSTINDO (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Indonesia) Vol 5, No 1 (2020): JUSTINDO
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/justindo.v5i1.3611

Abstract

Sistem informasi akademik Dosen atau SIA Dosen berbasis android di Universitas Muhammadiyah Jember adalah salah satu bukti kemajuan dalam hal pelayanan dan manajemen yang lebih baik. Untuk mengetahui persepsi-persepsi yang mempengaruhi mahasiswa menggunakan Sistem Informasi Akademik berbasis android, maka diperlukan evaluasi sistem informasi yang bisa digunakan untuk evaluasi sistem informasi salah satunya yaitu HOT (Human, Organization, Technology) Fit. Teknik random sampling pada 100 responden yang telah menggunakan SIA Dosen berbasis android digunakan sebagai pengambilan sampel penelitian. Metode SEM (Structural Equation Modelling) dignakan untuk metode analisis data. Hasil penelitian QoS (Quality of Services) atau Mutu layanan member nilai positif terhadap Kenyamanan pemakai (use satisfaction). Pemakai mendapatkan layanan prima diberikan penyedia terkait yang berkoefisien 0.449 antara service quality dengan use satisfaction sedang nilai C.R 3.283. Kenyaman pemakai (use satisfaction) tidak memberi hal  positif terhadap manfaat mendasar. Dikarenakan keuntungan yang diberikan SIA berbasis Android belum tentu memberikan kepuasan kepada pengguna berdasarkan nilai koefisien yaitu -0.074 kurang dari nilai syarat cukup yaitu lebih besar dari 0,5. Struktur organisasi (organization structure) berpengaruh signifikan positif terhadap net benefit. Dibuktikan dengan nilai koefisien antara organization structure dengan net benefit 0,884 juga dengan nilai C.R 4.869.Kata kunci: Model HOT-Fit, SIA
GAME MOTORIK : PETUALANGAN SI ENTONG, MENGENAL MAKANAN BERGIZI Haikal Ahkam Purliano; Endah Sudarmilah
JUSTINDO (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Indonesia) Vol 5, No 1 (2020): JUSTINDO
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/justindo.v5i1.3173

Abstract

Game atau permainan adalah sesuatu yang dapat dimainkan dalam konteks tidak serius bermain game bertujuan untuk refreshing atau menghilangkan kejenuhan. Perkembangan game saat ini sangat pesat sehingga memiliki dampak besar terhadap anak-anak karena dengan tergesernya arena permainan oleh banyaknya permainan di smartphone atau komputer, menjadikan anak kekurngan permainan yang mampu meningkatkan perkembangannya dalam dimensi motorik kognitif, kreativitas, bahasa, emosi, nilai sosial dan sikap hidup. Motorik kasar menjadi penting, fisik-motorik ini akan mempengaruhi kemampuan anak dalam mengontrol dan menggunakan gerakan yang secara optimal. Tak sedikit yang menganggap bermain game sama dengan membuang-buang waktu dan tidak memiliki manfaat yang bagus. Seiring dengan perkembangan teknologi yang pesat menjadikan game untuk menarik minat anak dalam belajar bisa menjadi alternatif lain dengan mengembangkan aplikasi game edukasi agar anak lebih tertarik untuk belajar dan tidak mudah jenuh sekaligus dapat memenuhi kebutuhan bermain anak yang mampu mengasah otak atau dalam hal nilai-nilai lainnya. Metode penelitian ini menggunakan penerapan metode SDLC model Waterfall membentuk serangkaian fase yang diterapkan pada proses penelitian dan pengembangan game edukasi. Aplikasi ini diuji dengan Black Box Testing, untuk menjukan bahwa game edukasi sudah berjalan sesuai spesifikasi kebutuhan. Hasil pengujian menggunakan Black Box Testing menunjukan bahwa aplikasi game edukasi petualangan si entong, mengenal makanan bergizi telah sesuai dengan spesifikasi kebutuhan.

Page 1 of 2 | Total Record : 11