JUSTINDO (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Indonesia)
JUSTINDO is a scientific journal managed by the informatics engineering study program at the university of muhammadiyah jember as a publication media for research articles in the field of systems and information technology which covers the following topics: Software engineering, Games, Information Retrieval, Computer networks, Telecommunication, Internet, Wireless technology, Network security , Multimedia technology, Mobile Computing, Parallel / Distributed Computing, Development, management and utilization of Information Systems, Organizational Governance, Enterprise Resource Planning, Enterprise Architecture Planning, e-Businness, e-Commerce, e-Learning, Data mining, Text mining, Data warehouse, Online Analytical Processing, Artificial Intelligence, Decision Support System, and Mathematics. JUSTINDO is issued twice a year in February and August. The editor invites research lecturers, reviewers, practitioners, industry, and observers to contribute to this journal. JUSTINDO provides a platform for scientists and academics throughout Indonesia to promote, share and discuss new issues and the development of information systems and information technology. JUSTINDO aims to achieve the theory and application of this sophisticated field. In 2017, JUSTINDO already has an ISSN both printed and online, for ISSN (Print) is 2502 - 5724 and for ISSN (Online) is 2541 - 5735.
Articles
156 Documents
Game Edukasi Sebagai Media Pembelajaran Untuk Kelas IV SDN Banjarsugihan II Menggunakan Blender 3D
Nia Saurina
JUSTINDO (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Indonesia) Vol 2, No 2 (2017): JUSTINDO
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32528/justindo.v2i2.1049
Dunia animasi 3D di Indonesia sedang berkembang, namun software-software animasi komersial yang ada di pasaran biasanya sangat mahal dan tidak terjangkau oleh sebagian masyarakat. Hal ini adalah salah satu faktor penghambat perkembangan animasi di Indonesia, padahal masih banyak bakat-bakat yang belum terpoles namun berpotensi maju dalam bidang animasi. Game edukasi sebagai media pembelajaran menggunakan animasi 3D yang dibuat untuk menjelaskan alat bantu ajar mata pelajaran IPA, IPS dan Matematika dengan menggunakan teknologi animasi 3D. Mengubah materi dan ilustrasi berupa animasi 3D yang menarik sehingga siswa lebih mudah mengerti. Data yang di jadikan sebagai kebutuhan pembuatan aplikasi didapatkan dari wawancara kepada guru wali kelas dan guru pengampu mata pelajaran IPA, IPS dan Matematika di SDN Banjarsugihan II Surabaya. Metode pengembangan aplikasi yang digunakan adalah Rapid Aplication Development. Dengan teknologi yang digunakan, tools pembuatan 3 Dimensi blender dan Blender Game Engine untuk membuat aplikasi interaktif.
IMPLEMENTASI ALGORITMA LEVENSHTEIN DISTANCE DENGAN RESTFUL WEB SERVICE PADA KATA BAHASA INDONESIA KE BAHASA JAWA BERBASIS WEB
Welly Kuswanto
JUSTINDO (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Indonesia) Vol 5, No 2 (2020): JUSTINDO
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32528/justindo.v5i2.3447
Bahasa Indonesia yang selelu kita pakai menjadi bahasa persatuan di Indonesia. Disamping bahasa persatuan, Indonesia juga memiliki banyak bahasa daerah salah satunya adalah bahasa Jawa. Semua warga negara Indonesia tentunya terbiasa dalam berbahasa Indonesia karena Bahasa Indonesia adalah Bahasa nasional. Namun dalam berkomunikasi bahasa daerah seperti bahasa Jawa, masyarakat tidak terbiasa menggunakan Bahasa Jawa dibandingkan bahasa Indonesia terutama masyarakat yang tinggal di pulau Jawa. Hal ini dikarenakan masyarakat jawa terbiasa berbahasa Indonesia dibandingkan dengan berbahasa Jawa. Oleh karena itu, penulis mencoba membangun sistem untuk mempermudah pengembang aplikasi dengan tujuan agar efektif dan efisien dalam mengembangkan aplikasinya tanpa memandang berbagai platform dan bahasa pemrograman yang digunakan. Hal ini bertujuan untuk menyediakan komunikasi online yang menyenangkan disaat terjadi pandemic Corona Virues Disease 2019 (COVID 19) di Indonesia khususnya di pulau jawa. Efek langung yang dirasakan pada saat pandemi COVID 19 adalah semua pekerja mengimplementasikan komunikasi via dalam jaringan (daring/online) terkait dengan urusan kantor. Hal ini menyebabkan penulis menyediakan media komunikasi yang inovatif dalam bahasa Jawa, maka dibuatlah api (web service), serta menggunakan metode levenshtein distance dalam pencocokan kata bahasa Indonesia sebelum diterjemahkan ke bahasa Jawa. Web service yang dirancang mengunakan susunan restfull web service. Hasil aplikasi menggunakan metode approximate string matching didapatkan hasil persentase nilai precision sebesar 95,32%, nilai recall 100%, nilai accuracy 99,97%, dan nilai f-measure 97,51%. berdasarkan input sumber dan output target sangat efektif karena mendapatkan persentase yang cukup tinggi. tidak terdapat banyak kesalahan pada saat proses, sehingga secara fungsional dapat menampilkan hasil yang yang diinginkan.
Pembelajaran Langsung Dengan Menggunakan Media Flash Untuk Siswa SMP
Ahmad Afandi
JUSTINDO (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Indonesia) Vol 2, No 1 (2017): JUSTINDO
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32528/justindo.v2i1.1040
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perangkat pembelajaran langsung dengan menggunakan media Flash pada materi bangun ruang sisi datar dan untuk mendeskripsikan keefektifan pembelajaran langsung pada materi bangun ruang sisi datar. Subjek penelitian ini adalah siswa-siswi kelas VIII SMP Al-Badri Arjasa Jember. Dari hasil analisis diperoleh perangkat pembelajaran yang berkualitas baik, yaitu perangkat pembelajaran yang memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Perangkat pembelajaran dikatakan valid, karena nilai rata-ratanya adalah 3 dengan skala penilaian 1 - 4. Perangkat pembelajaran dikatakan praktis karena kemampuan guru mengelola pembelajaran menunjukkan kategori baik dan sangat baik. Perangkat pembelajaran dikatakan efektif karena respon siswa terhadap pembelajaran positif, dan Tes Hasil Belajar menunjukkan valid, reliabel, dan sensitif. Dari hasil analisis deskriptif didapatkan bahwa perangkat pembelajaran langsung dengan menggunakan media flash efektif untuk mengajarkan materi bangun ruang sisi datar. Hal ini dapat dilihat dari kemampuan guru mengelola pembelajaran sangat baik, aktivitas siswa dalam pembelajaran efektif, respon siswa terhadap pembelajaran positif, dan ketuntasan secara klasikal tercapai yaitu 84,62% dari ketuntasan belajar siswa tercapai jika minimal 80% siswa tuntas dengan kriteria ketuntasan minimal yaitu skor 75.
Kesenjangan Digital Pulau Raas & Pulau Sapudi Tahun 2016-2018
Yeni Dwi Rahayu;
Fairuzatul Jannah;
Virda Desiyanti;
Quswatun Hasanah;
Intan Dian Puji;
Abdul Wahid
JUSTINDO (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Indonesia) Vol 4, No 2 (2019): JUSTINDO
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32528/justindo.v4i2.2979
Pada era seperti saat ini perkembangan teknologi memiliki pengaruh yang sangat besar bagi manusi. Meskipun perkembangan teknologi sudah sangat pesat pada kenyataannya di Indonesia masih terdapat daerah yang mengalami kesenjangan digital sebagai contoh untuk perbandingan yaitu Pulau Raas dan Pulau Sapudi yang berada di Daerah Madura. Dalam penelitian ini peneliti menjelaskan tentang faktor – faktor yang dapat menyebabkan terjadinya kesenjangan digital antara Pulau Sapudi dan Pulau Raas. Dalam Memperoleh atau mengumpulkan data peneliti menggunakan metode pengumpulan data dan juga wawancara kepada pihak terkait. Dari penelitian ini dapat di tarik kesimpulan bahwa ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kesenjangan digital di Pulau Raas dan Pulau Sapudi, faktor yang dimaksud adalah Infrastruktur Teknologi dan Informasi yang tidak memadai sehingga menyebabkan pembangunan infrastruktur menjadi mahal dan sulit, kondisi ekonomi masyarakat yang masih berada dilevel menengah ke bawah dan masih kurangnya perhatian dari pemerintah setempat mengenai pentingnya teknologi sehingga infrastruktur tersebut masih belum menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat sekitar. Kata kunci: digital, infrastruktur TIK
Bussiness Continuity Management Sistem Informasi Akademik: Proses, Kendala, Risiko dan Rekomendasi
Ulya Anisatur Rosyidah
JUSTINDO (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Indonesia) Vol 1, No 2 (2016): JUSTINDO
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32528/justindo.v1i2.570
Munculnyagangguan dari dalam maupun dari luar sistem informasi sebuah perguruan tinggi, akan menghambat proses layanan yang diberikan. Salah satu proses yang akan terhambat adalah layanan didalam Sistem Informasi Akademik (SIA) yang meliputi informasi administrasi perkuliahan, data dosen dan mahasiswa, penjadwalan matakuliah hingga masalah pembayaran. Perguruan Tinggi membutuhkan sebuah prosedur untuk memastikan keberlangsungan layanan yang diberikan untuk menjamin adanya ketersediaan layanan (availability). Dengan menurunkan proses dari tata kelola COBIT Quickstart 2nd edition domain DS4 (ensure continuity service), Perguruan Tinggi dapat memastikan keberlangsungan layanan yang diberikan di SIA pada saat muncul gangguan ataupun bencana secara maksimal. Kata kunci: COBIT Quickstart 2nd Edition, DS4, SIA
Kualitas Pelayanan Sistem Informasi Akademik Pada Kepuasan Mahasiswa Menggunakan Metode Webqual 4.0
Amalina Maryam Zakiyyah
JUSTINDO (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Indonesia) Vol 4, No 1 (2019): JUSTINDO
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32528/justindo.v4i1.2416
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Kualitas Pelayanan Sistem Informasi Akademik Terhadap Kepuasan Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jember. Kualitas pelayanan diukur menggunakan metode Webqual 4.0 dengan teknik pengumpulan data menyebarkan kuesioner melalui google docs, dan diperoleh 114 responden sebagai sampel dengan teknik snowball sampling. Kemudian data dianalisis dengan menggunakan uji regresi berganda dengan hasil bahwa model hanya mampu menjelaskan kepuasan mahasiswa sebesar 32,9% dan sisanya dijelaskan oleh faktor lain yang tidak diteliti. Secara bersama-sama ketiga variabel bebas memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan mahasiswa dalam menggunakan sistem informasi akademik. Walaupun secara parsial hanya variabel service interaction quality yang berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasan mahasiswa. (1 baris kosong, 10pt) Kata kunci: kualitas layanan, sistem informasi akademik, kepuasan, webqual ABSTRACT This study aims to measure the Effect of Academic Information System’s Service Quality on Student Satisfaction at the Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Jember. Service quality was measured by using the Webqual 4.0 method with data collection techniques distributing questionnaires through Google docs, and obtained 114 respondents as samples with snowball sampling technique. Then the data were analyzed using multiple regression tests with the result that the model was only able to explain student satisfaction by 32.9% and the rest was explained by other factors not examined. Together, the three independent variables have a significant influence on student satisfaction in using academic information system. Even though partially only service interaction quality variable has a significant positive effect on student satisfaction. Keywords: service quality, academic information system, satisfaction, webqual
Pengembangan Kerangka Layanan Publik Melalui Content Management System
Nia Saurina
JUSTINDO (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Indonesia) Vol 1, No 1 (2016): JUSTINDO
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32528/justindo.v1i01.248
Peningkatan pemanfaatan teknologi informasi oleh pemerintah dapat dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya adalah dengan membangun situs web pemerintah. Namun, kelangkaan sumber daya manusia di pemerintah yang menguasai teknologi informasi dan komputer khususnya teknis pembangunan situs web tak dapat dipungkiri menjadi sebuah kendala. Untuk mengatasi masalah tersebut salah satu cara penyelesaiannya adalah dengan menerapkan Content Management System (CMS) sebagai solusi cepat dan mudah dalam pembangunan situs web pemerintah. Dengan CMS, pemrogram dapat membangun sebuah situs web tanpa harus memiliki kemampuan khusus pemrograman web. Penelitian ini membahas penerapan CMS sesuai alur layanan publik di Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil serta BAPETIKOM kota Surabaya. Konten dan fitur yang ada dalam situs web ini dibangun berdasarkan hasil wawancara dengan Kepala Dinas dan beberapa staff dan karyawan Dinas Kota Surabaya. Perancangan sistem dilakukan menggunakan pemodelan Unified Modelling Language (UML). Perangkat lunak yang digunakan adalah paket installasi XAMPP terdiri dari PHP, Apache Web Server dan MySQL, dan perangkat lunak CMS Joomla. CMS layanan publik ini memberikan transparansi layanan publik kepada masyarakat, dimana masyarakat sebagai peminta jasa layanan mengetahui kejelasan alur penyelesaian pelayanan.
Analisa Perbandingan Operator Gradien Untuk Deteksi Tepi Pada Citra Wajah
Miftahur Rahman Rahman;
Moh. Dasuki Dasuki;
Syarif Hidayatullah Hidayatullah
JUSTINDO (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Indonesia) Vol 3, No 1 (2018): JUSTINDO
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32528/justindo.v3i1.2203
Deteksi tepi (edge detection) pada suatu citra adalah suatu proses dimana akan menghasilkan tepi-tepi dari suatu citra. Deteksi tepi pada dasarnya merupakan salah satu teknik analisa mutu citra pada domain spasial dan juga salah satu proses pengolahan citra digital yang paling awal dilakukan dan paling banyak diteliti. Deteksi tepi berfungsi untuk mengidentifikasi garis batas (boundary) dari suatu objek yang terdapat pada citra sehingga dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan proses pengolahan citra selanjutnya. Beberapa implementasi deteksi tepi diantaranya adalah : pengenalan nomor mobil, segmentasi wajah, identifikasi wajah, pencocokan wajah, dan pengenalan tulisan. Dalam penelitian ini akan dilakukan perbandingan hasil keluaran dari penggunaan metode Roberts, Prewitt, dan Sobel yang merupakan operator gradien untuk mendeteksi tepi pada citra wajah. Dataset yang dipakai adalah citra wajah 2 dimensi. Hasil penelitan menyimpulkan bahwa pendeteksian tepi menggunakan operator gradien yaitu operator Roberts, Prewitt dan Sobel dapat diterapkan pada citra wajah. Operator Roberts merupakan operator yang paling sedikit menemukan pola tepi pada citra wajah daripada dua operator lainnya yaitu Prewitt dan Sobel. Sedangkan operator Sobel menghasilkan pola tepi yang lebih baik kualitas dan kuantitasnya daripada menggunakan operator Roberts, dan Prewitt.Kata Kunci : Deteksi Tepi, Operator Roberts, Operator Prewitt, Operator Sobel
Analisis Indikator Utama Dalam Information Security - Personality Threat Terhadap Phishing Attack
Kun Saidi;
Yudi Prayudi
JUSTINDO (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Indonesia) Vol 6, No 1 (2021): JUSTINDO
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32528/justindo.v6i1.3801
Social engineering (SE) merupakan kegiatan yang melibatkan human ,psikologi manusia, dan teknologi, sehingga menyebabkan kerugian dari victim dimana computer science dan sosial spikologi digunakan dalam menentukan bahaya SE terhadap masyarakat, serta dapat mengancam di berbagai sektor organisasi/institusi yaitu salah satunya menggunakan SE attack. Masyarakat tersebut merupakan partisipan (dosen/staff/karyawan) yang dipengaruhi oleh indikator meliputi self-efficacy information security (SEIS), general controllability, internet experience, breach experience, behavioral intention, security practice (technology), security practice (care behaviour), avoidance behaviour, avoidance motivation, dan self-efficacy (security awareness) terhadap phishing attack pada sektor tersebut. Analisis indikator tersebut menggunakan metode online survey (kuesioner) digunakan sebagai pengumpulan data, sedangkan metode MANOVA digunakan sebagai metode dalam pengujian data partisipan kuesioner tersebut. Analisis indikator tersebut bertujuan untuk mengetahui indikator yang berpengaruh terhadap partisipan tersebut terhadap phishing attack yang terjadi pada organisasi tersebut. Berdasarkan pada hasil analisis pairwise comparisons menunjukkan bahwa terdapat keterkaitan antar indikator yang berpengaruh yaitu indikator behavioral intention dengan indikator self-efficacy – security awareness berdasarkan pada indikator yang terdapat dalam self-efficacy in information security (SEIS) dan security awareness dengan nilai mean difference yaitu 41.019.750 (Sig. 0.05) dan nilai R2 (Adjusted R Squared) yaitu 0.698. Indikator tersebut merupakan indikator utama dalam personality threat, sehingga individu dapat mencegah menjadi korban cybercrime terhadap phishing attack.
Pengaruh Preprocessing Data pada Metode SVR dalam Memprediksi Permintaan Obat
Bakhtiyar Hadi Prakoso
JUSTINDO (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Indonesia) Vol 2, No 2 (2017): JUSTINDO
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32528/justindo.v2i2.1045
Stock out merupakan permasalahan yang sering muncul pada Instalasi Farmasi Rumah Sakit. Kondisi ini disebabkan karena permintaan obat lebih banyak dari stok obat yang ada. Upaya untuk mengatasi stock out dengan mengelola persediaan obat dengan benar salah satunya adalah dengan cara memprediksi permintaan obat. Pada penelitian ini akan digunakan metode SVR. Dalam perhitungan SVR melewati proses sebuah preprocesing data yang berfungsi untuk meningkatkan akurasi hasil. Penelitian ini akan membandingkan metode preprocessing linear scaling dengan z normalization. Hasil MAPE menunjukkan preprocessing dengan linear scaling menghasilkan nilai yang lebih baik dibandingkan dengan z-normalization.