cover
Contact Name
Rahmi Hidayati
Contact Email
rahmihidayati54@gmail.com
Phone
+6282322515697
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Ringroad Selatan Blado Potorono Banguntapan Bantul Yogyakarta
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE)
ISSN : -     EISSN : 27157431     DOI : https://dx.doi.org/10.32504
Core Subject : Health,
Humanism: Journal Of Community Empowerment adalah Jurnal yang diterbitkan oleh LPPM STIKes Surya Global Yogyakarta. Jurnal ini fokus pada karya ilmiah hasil pengabdian kepada masyarakat yang meliputi bidang Ilmu Kesehatan Masayrakat, Ilmu Keperawatan dan farmasi serta ilmu-ilmu yang sebidang dengan kesehatan.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2020)" : 5 Documents clear
Pendidikan Kesehatan Tentang PHBS dan Mencuci Tangan yang Benar di Kampung Notoyudan Kota Yogyakarta Mudita Sri Hidayah
Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE) Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hjce.v2i2.260

Abstract

Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) merupakan langkah yang harus dilakukan untuk mencapai derajat kesehatan yang optimal bagi setiap orang. Keadaan sehat adalah kehendak semua pihak, tidak hanya didominasi oleh perorangan, akan tetapi juga harus dimiliki oleh kelompok bahkan oleh masyarakat. Upaya kesehatan masyarakat bisa dilakukan dengan mengubah pola pikir dengan paradigma sehat. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait PHBS dan dan cara mencuci tangan dengan langkah-langkah yang benar. Metode yang digunakan adalah pretest-posttest, ceramah, tanya jawab dan demonstrasi, sedangkan media yang digunakan antara lain poster PHBS, poster isi piringku, sabun dan handuk. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat merujuk kepada 4 langkah action research yaitu perencanaan, tindakan, observasi, evaluasi, dan refleksi. Pendidikan PHBS dengan menggunakan alat peraga beruba poster dan pendidikan mencuci tangan dengan tarian agar mudah diingat oleh masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dinyatakan berhasil dan efektif meningkatkan pemahaman masyarakat tentang PHBS dan mencuci tangan yang benar. Efektif meningkatkan pemahaman tentang PHBS terlihat dari peningkatan hasil posttest tentang perilaku hidup bersih dan sehat. Efektif meningkatkanpemahaman masyarakat tentang cuci tangan, terlihat dari masyarakat dapat melakukan cuci tangan yang benar sesuai dengan langkah-langkah yang sudah direkomendasikan oleh kementerian kesehatan dan WHO.
PkM : Pendidikan Kesehatan Pencegahan Covid-19 Pada Anak Di Era New Normal Nova Ari Pangesti; Savinaz Imam; Betha Betha
Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE) Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hjce.v2i2.405

Abstract

COVID-19 telah dinyatakan sebagai masalah global sehingga disebut dengan wabah pandemi dunia. Kemungkinan anak menjadi carier jika orang tua positif Covid-19, sangatlah besar. Hasil studi pendahuluan yang dilakukan di Desa Meles, Kecamatan Adimulyo, Kabupaten Purworejo didapatkan data masih banyak ibu yang belum menerapkan pencegahan Covid-19 untuk anak mereka. Hasil wawancara dengan kader posyandu didapatkan data belum pernah ada penyuluhan kesehatan tentang Covid-19 pada anak. Berdasarkan latar belakang yang ada maka pengabdi bertujuan mengadakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat denganjudul Pendidikan Kesehatan Pencegahan Covid-19 Pada Anak Di Era New Normal. Metode ceramah, demonstrasi dan diskusi (tanya jawab) digunakan dalam kegiatan pendidikan kesehatan ini. Media yang digunakan dalam penelitian ini adalah LCD, laptop, dan pointer. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat diikuti oleh peserta sejumlah 22 orang yang terdiri dari anak-anak, ibu-ibu dan kader posyandu. Hasil PkM : Pendidikan Kesehatan Pencegahan Covid-19 Pada Anak Di Era New Normal yang dilakukan di Posyandu wilayah Desa Meles RW.03, Kec Adimulyo Kabupaten Purworejo dinyatakan berhasil dan efektiv untuk membantu meningkatakan upaya pencegahan Covid-19 pada anak di Posyandu wilayah Desa Meles RW.03, Kec Adimulyo Kabupaten Purworejo.
Cek Kesehatan dan konseling dalam Upaya Pencegahan Penyakit Hipertensi dan Asam Urat Sri Nur Hartiningsih; Ai Sholikah
Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE) Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hjce.v2i2.213

Abstract

Penyakit non-infeksi merupakan masalah yang sangat substansial, mengingat pola kejadiannya sangat menentukan status kesehatan di suatu daerah dan juga peningkatan keberhasilan status kesehatan di sebuah negara. Beberapa penyakit non-infeksi yang ada banyak diderita masyarakat Indonesia adalah penyakit hipertensi dan asam urat (GOUT). Tujuan kegiatan ini melakukan upaya pencegahan penyakit hipertensi dan asam urat di Dusun Mertosanan Wetan RT 10, Potorono, Banguntapan, Bantul. Metode yang digunakan dalam kegiatan abdimas ini dimulai dengan cek kesehatan pengukuran tekanan darah dan asam urat kemudian dilanjutkan konseling tentang hipertensi dan asam urat. Sebelum konseling dilakukan pretes dan diakhiri dengan postes. Hasil dari kegiatan ini adalah sebagian sebasar warga mengalami prehipertensi sebesar 53%, peningkatan kadar asam urat ≥ 6-7 sebesar 19,4%. Pengetahuan warga tentang hipertensi sebelum konseling dalam kategori kurang 29,4%, setelah konseling kategori cukup 25,5% dan kategori baik 74,5%, sebelum dilakukan konseling asam urat kategori kurang 78,4%, kategori cukup 21,6% setelah dilakukan konseling kategori cukup 39,3% dan kategori baik 60,7%. Kesimpulan pada kegiatan abdimas ini berjalan dengan lancar seluruh peserta antusian mengikuti kegiatan cek kesehatan dan konsultasi. Konseling terbukti efektif sebagai metode edukasi. Oleh karena itu diharapkan melalui kegiatan abdimas ini kesadaran masyarakat akan kesehatan semakin meningkat.
PkM : Peningkatan Mutu Puskesmas dan Keselamatan Pasien Wahidin Wahidin
Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE) Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hjce.v2i2.406

Abstract

Keselamatan merupakan sesuatu hal yang harus diutamakan dalam pelayanan kesehatan. Profesionalitas kerja harus ditunjukkan sebagai upaya menjaga keselamatan pasien serta meningkatkan mutu kerja yang baik. Karena mutu pelayanan merupakan indikator kualitas pelayanan. Tujuan dilakukan kegiatan ini untuk meningkatkan pemahaman petugas kesehatan tentang mutu puskesmas dan keselamatan pasien. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada hari Minggu, 08 Desember 2019 di Puskesmas Wirun, Kabupaten Purworejo. Menggunakan metode ceramah dan tanya jawab. Media yang digunakan antara lain LCD, laptop, pointer dan kuesioner umpan balik kegiatan. Kegiatan ini diikuti 39 peserta yang terdiri dari dokter, bidan, perawat, tenaga paramedic dan tenaga non medis serta staff Puskesmas Wirun. Adapun tahapan kegiatan terdiri dari 3 sesi yaitu pembukaan dan evaluasi tahap awal pemahaman peserta tentang mutu puskesmas dan keselamatan pasien, pemberian materi dan sesi evaluasi akhir. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan judul PkM : Peningkatan Mutu Puskesmas dan Keselamatan Pasien dinyatakan berhasil dengan baik dan dinyatakan efektif dalam meningkatkan pemahaman peserta tentang program mutu dan keselamatan pasien, pengorganisasian mutu puskesmas dan keselamatan pasien, memahami metode penilaian patient safety dan memahami perumusan kebijakan mutu puskesmas.
Edukasi Manajemen Tingkat Stres dengan Siklus Menstruasi pada Santriwati di Pondok Pesantren Krapyak Yogyakarta Nur Makiyah; Hodiri Adi Putra
Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE) Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hjce.v2i2.315

Abstract

Menstruasi merupakan proses alami pada siklus reproduksi perempuan yang ditandai dengan proses perdarahan yang teratur dari uterus. Siklus menstruasi yang tidak teratur dapat menyebabkan beberapa masalah  pada organ reproduksi seperti sulit menentukan masa subur dan sulit hamil. Tujuan dari pengabdian ini untuk mengedukasi santriwati dan meningkatkan pengetahuan serta pemahaman terkait mengelola stress dan siklus menstruasi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu pengukuran tingkat stress, pemberian pendidikan kesehatan, tanya jawab dan konsultasi online. Media online yaitu whatsapp, video call, dan telephone digunakan dalam kegiatan ini. Berdasarkan hasil diketahui bahwa dari 37 santriwati sebagian besar santriwati mengalami stress sangat berat sebanyak 18 santriwati (48,6%), 2 santriwati stress berat (5,4%), 4 santriwati stress sedang (10,8%), 6 santriwati stress ringan (16,2%) dan normal sebanyak 7 (18,9). Terdapat 26 santriwati (70,3%) mengalami siklus menstruasi tidak teratur dan sebanyak 11 santriwati (29,7%) yang memiliki siklus menstruasi teratur. Setelah diberikan pendidikan dan konsultasi tentang tips mengelola stress dan cara menjaga siklus menstruasi yang teratur maka pemahaman santriwati meningkats, santriwati mengerti cara mengelola stress yang ditandai dengan santriwati bisa menjawab pertanyaan dari konsultan saat konsultasi.

Page 1 of 1 | Total Record : 5