cover
Contact Name
Livana PH
Contact Email
globalhealthsciencegroup@gmail.com
Phone
+6289667888978
Journal Mail Official
globalhealthsciencegroup@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kendal,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL
ISSN : 27149757     EISSN : 27156885     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Penelitian Perawat Profesional merupakan sarana publikasi karya ilmiah bagi para peneliti kesehatan khususnya perawat profesional. Jurnal Penelitian Perawat Profesional diterbitkan oleh Global Health Science Group. Jurnal Penelitian Perawat Profesional menerbitkan artikel-artikel yang merupakan hasil penelitian dalam lingkup keperawatan yang berfokus pada (10) pilar keperawatan, meliputi: keperawatan anak; keperawatan maternitas; keperawatan medikal-bedah; keperawatan kritis; keperawatan gawat darurat; keperawatan jiwa; keperawatan komunitas; keperawatan gerontik; keperawatan keluarga; dan kepemimpinan dan manajemen keperawatan. Jurnal Penelitian Perawat Profesional diterbitkan pertama kali pada Volume 1 No 1 November 2019. Jurnal Penelitian Perawat Profesional terbit 4x dalam setahun, yaitu bulan Februari, Mei, Agustus, dan November. Artikel penelitian yang dikirimkan ke jurnal online ini akan di-peer-review setidaknya 2 (dua) reviwer. Artikel penelitian yang diterima akan tersedia online setelah proses peer-review jurnal. Bahasa yang digunakan dalam jurnal ini adalah bahasa Inggris atau Indonesia
Articles 1,568 Documents
Profil Keamanan dan Efek Samping Vaksin SARS-Cov-2 bagi Ibu Hamil Rahma Hardiyanti
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 3 No 4 (2021): November 2021, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v3i4.697

Abstract

COVID-19 yang terjadi selama kehamilan mempengaruhi organogenesis dan perkembangan menimbulkan kemungkinan keguguran, gawat janin, persalinan prematur, ketuban dini, dan gangguan pertumbuhan janin sehingga ibu hamil saat ini disarankan untuk mendapatkan vaksinasi COVID-19. Literature review ini bertujuan untuk mengetahui efek samping pemberian vaksin COVID-19 pada ibu hamil. Menggunakan studi literatur dari jurnal baik nasional maupun internasional dengan cara meringkas topik pembahasan dan membandingkan hasil yang disajikan dalam setiap artikel. Hasil yaitu vaksin pada ibu hamil memberikan kekebalan tubuh terhadap COVID-19. Empat jenis vaksin COVID-19 yang berbeda yaitu mRNA, viral vector, inactivated virus and recombinant antigen. Vaksin mRNA menimbulkan respons imun yang sangat kuat dan perlindungan terhadap COVID-19 dengan gejala berat, mengidentifikasi tidak ada masalah keamanan mengenai malformasi atau embriotoksisitas. Vaksin pada ibu kemungkinan melindungi janin/neonatus melalui transmisi transplasental antibodi terhadap lonjakan protein setelah vaksinasi ibu. Kesimpulan yaitu Vaksin memberikan respon imun yang sangat kuat dan perlindungan terhadap COVID-19 dengan gejala berat dan dipertimbangkan aman penggunaannya pada ibu hamil
Perbedaan Status Gizi pada Balita Sebelum dan Sesudah Pandemi Covid-19 Putri Yunita Pane; Anaria Anaria; Eveline Suryati Aritonang
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 1 (2022): Februari 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v4i1.699

Abstract

Stunting adalah salah satu masalah kurang gizi kronis yang terjadi dikarenakan asupan gizi yang kurang dalam jangka waktu yang cukup lama sebagai akibat dari pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi yang diperlukan. Stunting dapat terjadi dengan dipengaruhi oleh berbagai faktor dari diri bayi dan faktor luar sesuai dengan UNICEF bahwa faktor yang mempengaruhi adalah tidak adekuatnya status nutrisi dan riwayat penyakit infeksi. Namun berbagai penelitian lain banyak yang mencetuskan faktor yang mempengaruhi stunting. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi Perbedaan status gizi sebelum dan sesudah pandemik covid 19 dengan kategori BB/U, TB/U dan BB/TB. Desain penelitian ini adalah penelitian kuantitaif dengan uji t paired t test. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh balita di Desa Sibiru-biru, dengan jumlah sampel 40 dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Hasil Penelitian: Tidak ada perbedaan status gizi berdasarkan BB/U, TB/U dan BB/TB sebelum dan sesudah pandemik Covid 19.
Tatalaksana Anestesi pada Pasien dengan Subdural Hemorrhage Nadila Ayuni Putri
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 1 (2022): Februari 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v4i1.701

Abstract

Cedera otak traumatik merupakan penyebab terbanyak kecacatan dan kematian pada anak dan orang dewasa. Di Amerika Serikat, terjadi lebih dari 510.000 kasus cedera otak traumatik per tahun pada anak-anak usia 0-14 tahun;1 dengan 2.000–3.000 di antaranya meninggal setiap tahunnya. Tujuan dari penanganan cedera otak traumatik selain menangani cedera primernya, juga untuk mencegah terjadinya cedera sekunder. Jenis penelitian ini adalah case report . Pada kasus seorang laki-laki 18 tahun mengalami kecelakaan lalu lintas. Pasien dengan diagnosis subdural hemorrhage yang perlu tindakan craniotomy untuk evakuasi hematom. Status fisik pasien ASA II. Operasi dilakukan dengan anestesi umum, lamanya operasi berlangsung selama 2 jam. Selanjutnya hasil penelitian dianalisis menggunakan jurnal ilmiah yang diperoleh dari google schoolar, PubMed, dan NCBI. kata kunci yang digunakan adalah “Anestesi”, “Cedera kepala berat” dan “Subdural hemorrhage”. Hasil dari case report didapatkan bahwa pemilihan fentanyl, propofol, atracurium, sevoflurane dan penggunaan N2O sudah tepat pada pasien dengan cedera kepala terkait dengan pertimbangan efek masing-masing obat.
Pengetahuan Sikap dan Tindakan Pencegahan Infeksi di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit X Bandar Lampung Windawati Br. Sinulingga; Evelin Malinti
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 3 No 4 (2021): November 2021, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v3i4.702

Abstract

Rumah Sakit ialah salah satu institusi pelayanan kesehatan dimana dapat memberikan dampak positif dilain sisi dapat menyebabkan dampak negative seperti pencemaran lingkungan, sebagai sumber penularan penyakit, terhambatnya proses penyembuhan atau pemulihan pasien. Dengan demikian kemampuan untuk mencegah infeksi nosocomial dan upaya pencegahan merupakan tingkat pertama dalam pemberian pelayanan bermutu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan sikap dan Tindakan pencegahan infeksi di Rumah Sakit X Bandar Lampung. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional dan pengambilan sampel menggunakana tekni purposive sampling. Jumlah responden dalam penelitian ini ialah total sampel perawat di ruang bangsal rawat inap sebanyak 108 perawat. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuan, sikap dan praktik yang diberikan kepada perawat rawat inap dan di Analisa dengan distribusi frekuensi dan dipersentasikan. Didapati hasil bahwa 100% perawat mengetahui fakta bahwa mencuci tangan dengan sabun atau antiseptic berbasis alcohol mengurangi resiko penularan juga 100% menyadari bahwa kebersihan tangan harus dilakukan sebelum dan sesudah kontak langsung dengan pasien. Diketahui 100% perawat telah mendapat pelatihan tentang pentingnya kebersihan tangan. Pada umumnya 94% perawat selalu membersihkan tangan setelah kontak dengan darah atau cairan tubuh pasien.
Pengetahuan Covid-19 Berhubungan dengan Tingkat Kecemasan Tenaga Pendidik Johanes Alfredo Sinaga; Ernawati Siagian
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 3 No 4 (2021): November 2021, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v3i4.704

Abstract

Pengetahuan Covid-19 di kalangan tenaga pendidik sangat berpengaruh terhadap tingkat kecemasan para tenaga pendidik dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai pengajar di bidang pendidikan terutama di masa pandemi yang dapat mengurangi produktivitas di tempat kerja bagi tenaga pendidik. Penelitian ini untuk mengambarkan variabel atribut, pengetahuan Covid-19, tingkat kecemasan pada tenaga pendidik.Metode dalam peneltian ini adalah deskriptif korelasi dengan menggunakan teknik purposive sampling yang berjumlah 93 responden. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Zhung Self Anxiety Stress Scale(ZSAS) untuk mengukur pengetahuan COVID-19 dan tentang kecemasan menggunakan Depression Anxiety Stress Scales (DASS 42). Data akan dianalisis dengan menggunakan frekuensi dan presentasi secara univariat. Analisa secara bivariat dengan Spearmen Rho. Berdasarkan hasil penelitian mengenai gambaran pengetahuan covid-19 dengan tingkat kecemasan pada tenaga pendidik dapat disimpulkan bahwa gambaran pengetahuan dengan tingkat kecemasan para tenaga pendidik pada kategori baik sebesar (78,26%) dengan jumlah sebanyak 93 responden. Oleh karena itu, tidak ada hubungan yang signifikan antara masing-masing karakteristik dengan kecemasan dan pengetahuan Covid-19.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Demam Tifoid Tenny Norita Manalu; Jeanny Rantung
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 3 No 4 (2021): November 2021, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v3i4.710

Abstract

Demam tifoid merupakan penyakit infeksi akut yang disebabkan oleh bakter Salmonella typhi. Penelitian ini dilakukan untuk mencari tahu faktor yang dapat mempengaruhi kejadian demam tifoid di klinik Pratama Angelina. Metode penelitian bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional dimana pengambilan sampel memakai teknik purposive sampling. Responden penelitian adalah pasien thypoid dan pasien yang tidak thypoid yang berjumlah 43 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner hygiene perorangan dan pengetahuan tentang demam tifoid yang dianalisis menggunakan uji pearson correlation. Hasil penelitian ialah faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian demam tifoid di Klinik Pratama Angelina adalah responden memiliki riwayat demam tifoid dan pengetahuan tentang penyakit tifoid. Sedangkan faktor-faktor yang tidak mempunyai hubungan dengan kejadian demam tifoid adalah umur, jenis kelamin, tingkat pendidikan dan personal hygiene.
Characteristics and Addiction of Gadget in Adolescent During the Covid-19 Pandemic Gani Apriningtyas Budiyati; Nilam Purwaningrum; Yuliatil ‘Adawiyah; I Made Moh. Yanuar Saifudin
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 3 No 4 (2021): November 2021, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v3i4.711

Abstract

Gadgets are growing rapidly. Gadgets can be used as a medium to find information, entertainment, and interaction. This pandemic condition causes teenagers to often engage in activities in front of gadgets. Conditions in the long term can cause dependence and adverse health effects. The aim of this study is to know the characteristics of adolescents and the use of gadgets in adolescents during the covid-19 pandemic. This research is descriptive research. The population of this study is were adolescents aged 12-18 years. The number of sample in this study is 135 respondents. The analysis used is univariable analysis. The sampling technique used in this study is accidental sampling. Results of this study showing that the majority of adolescents aged 16 years (85.9%), the majority of education is high school (95.6%), the majority of the purpose of using gadgets is for social media (46%), the tasks that teenagers get during the pandemic are the majority 5 tasks (83%) . Most gadgets used during online learning are <3 gadgets (88.1%). For gadgets that are often used, the majority of respondents use mobile phones (97%) and the majority of respondents are in the category of gadget addiction (67%). The characteristics of adolescents in this study are mostly 16 years old, have high school education, with the aim of using gadgets to socialize media. The tasks they have to do in a day during the pandemic 5 tasks, with the number of gadgets used <3 gadgets. Teenagers use mobile phones more often than other gadgets and most of these respondents are addicted to using gadgets.
Bahaya Potensial dan Pengendalian Bahaya di Perkebunan Teh Selin Hosana Siagian; Jesica Natalia Simanungkalit
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 1 (2022): Februari 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v4i1.727

Abstract

Perkebunan teh merupakan salah satu pekerjaan yang penuh risiko di seluruh dunia. Di berbagai negara-negara, tingkat kecelakaan fatal dalam pertanian berjumlah dua kali lipat dari rata-rata untuk semua industri lain. Perkebunan teh memiliki potensi untuk mengalami bahaya di tempat kerja berupa bahaya fisik, biologis, kimiawi, ergonomi dan psikososial. Tujuan artikel ini untuk mengetahui lebih dalam mengenai bahaya potensial dan pengendalian bahaya pada pekerja di perkebunan teh. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review dengan penelusuran yang bersumber dari artikel nasional dan internasional yang dipublikasikan dalam kurun waktu tahun 2007-2020. Artikel yang telah dikumpulkan kemudian akan dianalisis menggunakan systematic literature review yaitu dengan mengidentifikasi, mengkaji, mengevaluasi dan mengintepretasi seluruh temuan secara sistematis dengan fokus topik tertentu. Hasil analisis dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat bahaya potensial pada pekerja di perkebunan teh disebabkan tindakan tidak aman yang dilakukan oleh pekerja dan kondisi tidak aman. Pengendalian bahaya potensial dapat dilakukan melalui penggantian, perancangan, pengendalian administratif, pemakaian alat pelindung diri (APD) dan perubahan sikap kerja.
Hubungan Perawatan Tali Pusat Menggunakan Topikal ASI dengan Lama Pelepasan Tali Pusat pada Bayi Baru Lahir Rizkiyah Novianti; Rotua Lenawati Tindaon; Asima Nency Lily Marpaung; Miftahul Jannah Daulay; Menny Carolina Br Malau
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 1 (2022): Februari 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v4i1.735

Abstract

Cara yang tepat dalam melakukan perawatan tali pusat yaitu dengan metode topikal ASI. Topikal ASI ini sangat membantu untuk mengurangi resiko terpaparnya infeksi pada tali pusat karena di dalam ASI terdapat anti inflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan perawatan tali pusat menggunakan topikal ASI dengan lama pelepasan tali pusat pada bayi baru lahir. Penelitian deskriptif analitik dengan rancangan Cross Sectional. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 20 (dua puluh ) dan seluruh populasi (total sampling) ditempat melakukan penelitian. Kemudian peneliti memberikan instrumen untuk mengumpulkan data yaitu berupa kuesioner demografi dan kuesioner pertanyaan tentang perawatan tali pusat meggunakan topical asi dengan lama pelepasan tali pusat pada bayi baru lahir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan perawatan tali pusat menggunakan topikal ASI dengan lama pelepasan tali pusat pada bayi baru dengan nilai p-value sebesar 0.002 < 0.05. Kesimpulan dari hasil penelitian yaitu perawatan yang dilakukan kepada responden dengan metode topikal ASI berhubungan dengan lamanya pelepasan tali pusat pada bayi baru lahir.
Penatalaksanaan Holistik pada Laki Laki Usia 58 Tahun dengan Diabetes Melitus Tipe 2 melalui Pendekatan Kedokteran Keluarga Aulia Rika Fahrumnisa
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 1 (2022): Februari 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v4i1.736

Abstract

Pentingnya pendekatan keluarga dalam penatalaksanaan diabetes mellitus membantu mengidentifikasi faktor-faktor yang berpengaruh baik secara klinis, personal, dan psikososial keluarga sehingga penatalaksanaan akan lebih komprehensif. Tujual dalam peneliatian ini merupakan penerapan pelayanan dokter keluarga berbasis evidence based medicine dengan mengidentifikasi faktor risiko, masalah klinis, serta penatalaksanaan pasien berdasarkan kerangka penyelesaian masalah pasien dengan pendekatan patient centered dan family approach. Metode studi ini adalah laporan kasus. Data primer diperoleh melalui anamnesis, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penujang dan kunjungan ke rumah untuk menilai lingkungan fisik. Penilaian berdasarkan diagnosis holistik awal, proses, dan akhir studi secara kualitiatif dan kuantitatif. Pasien mengeluhkan sering merasa lemas, mudah haus, lapar serta terdapat peningkatan frekuensi berkemih pada malam hari. Sebelumnya, pasien sudah didiagnosis diabetes melitus sejak tahun 2011. Pasien didiagnosis dengan diabetes mellitus berdasarkan anamnesis, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang. Pengetahuan pasien mengenai penyakit yang dideritanya kurang, serta pola berobat kuratif, pola makan tidak baik. Pengetahuan keluarga tentang DM masih rendah. Pada hasil akhir terdapat perubahan dalam pola makan dan aktivitas fisik pada pasien.

Page 19 of 157 | Total Record : 1568


Filter by Year

2019 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 7 No 3 (2025): Juni 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 2 (2025): April 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 1 (2025): Februari 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 6 (2024): Desember 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 5 (2024): Oktober 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 4 (2024): Agustus 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 3 (2024): Juni 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 2 (2024): April 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 1 (2024): Februari 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 5 No 4 (2023): November 2023, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 5 No 3 (2023): Agustus 2023, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 5 No 2 (2023): Mei 2023, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 5 No 1 (2023): Februari 2023, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 4 (2022): November 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional (In Press) Vol 4 No 4 (2022): November 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 3 (2022): Agustus 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 2 (2022): Mei 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 1 (2022): Februari 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 3 No 4 (2021): November 2021, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 3 No 3 (2021): Agustus 2021, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 3 No 2 (2021): Mei 2021, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 3 No 1 (2021): Februari 2021, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 2 No 4 (2020): November 2020, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 2 No 3 (2020): Agustus 2020, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 2 No 2 (2020): Mei 2020, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 2 No 1 (2020): Februari 2020, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 1 No 1 (2019): November 2019, Jurnal Penelitian Perawat Profesional More Issue