cover
Contact Name
Ni Made Wangi Suryati
Contact Email
wangi.suryatimade@gmail.com
Phone
+6287861692266
Journal Mail Official
wangi.suryatimade@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tukad Balian No. 180 Renon, Denpasar Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Riset Kesehatan Nasional
ISSN : 25806173     EISSN : 25486144     DOI : 10.37294
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Riset Kesehatan Nasional (JRKN) is a journal published by the Bali Institute of Technology and Health (ITEKES) and registered without ISSN 2580-6173 (Print) ISSN 2548-6144 (Online). The National Journal of Health Research (JRKN) provides a special forum for researchers and lecturers to exchange ideas about theory, research and research on fundamental issues relating to the world of health in general. Each Manuscript in the National Journal of Health Research (JRKN) has a DOI that can be accessed at the bottom of each abstract.
Articles 17 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2019)" : 17 Documents clear
Pengaruh Supervisi Kepala Ruang Terhadap Pendokumentasian Asuhan Keperawatan di Ruang Rawat Tahun 2018 wahyuni, nita
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.808 KB) | DOI: 10.37294/jrkn.v3i2.162

Abstract

Latar Belakang : Asuhan keperawatan merupakan proses atau rangkaian kegiatan praktik keperawatan langsung pada klien di berbagai tatanan pelayanan kesehatan yang pelaksanaannya berdasarkan kaidah profesi keperawatan dan merupakan inti praktik keperawatan.Tujuan : Tujuan penelitian ini adalah untuk Pengaruh Supervisi Kepala Ruang Terhadap Pendokumentasian Asuhan Keperawatan di Ruang Rawat Inap BRSU Tabanan.Metode : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang melibatkan 90 orang perawat di ruang rawat inap BRSU Tabanan. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner kemudian data dianalisis secara deskriptif dengan bantuan Program SPSS for Windows 17,0 version.Hasil : Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa supervisi memiliki hubungan yang bermakna terhadap pendokumentasian asuhan keperawatan dengan nilai p<0.001Kesimpulan : Supervisi memiliki pengaruh yang significant terhadap asuhan keperawatan.Kata Kunci : Supervisi, Asuhan Keperawatan
GAMBARAN KARAKTERISTIK WANITA POSTMENOPAUSE YANG TINGGAL DI WILAYAH PEDESAAN INDONESIA Diyu, Ida Ayu Ningrat Pangruating
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.032 KB) | DOI: 10.37294/jrkn.v3i2.171

Abstract

Latar Belakang: Menopause merupakan tonggak yang penting dalam kesehatan wanita dan signifikan mempengaruhi kualitas hidup wanita. Memasuki masa post-menopause keluhan akan  gejala menopause yang dialami meningkat.  Penelitian yang meneliti mengenai karakteristik maupun keluhan-keluhan wanita postmenopause yang tinggal di pedesaan masih jarang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik wanita postmenopause yang tinggal di pedesaan.Metode Penelitian: Desain penelitianyang digunakan adalah deskriptif cross sectional study. Penelitian dilakukan di Desa Petang, salah satu daerah  pedesaan di Bali, Indonesia. Sampel penelitian ini berjumlah 392 wanita postmenopause. Stages of Reproductive Aging Workshop (STRAW+10) digunakan untuk mengklasifikasikan wanita post menopause. Instrumen yang digunakan adalah instrument yang dirancang sendiri untuk mengetahui karakteritik demografi dan pola kebiasaan serta Menopause Rating Scale (MRS) untuk gejala-gejala menopause.Hasil Penelitian: Hasil analisa data menunjukkan sebagian besar wanita postmenopause yang tinggal di daerah pedesaan memiliki kebiasaan mengkonsumsi kopi yakni sebanyak 315 responden  (80,4%) dan tidak terbiasa berolahraga 218 (55,6%). Keluhan gejala -gejala menopause  dirasakan oleh wanita postmenopause diantaranya rasa tidak nyaman pada persendian dan otot yakni sebanyak 316 wanita  (82%), kelelahan fisik dan mental sebanyak 275 wanita (70,3%), masalah tidur sebanyak 223 (56,9%,), masalah seksual sebanyak 179 (45,7%), rasa tidak nyaman pada jantung sebanyak 122 (31,2%) serta badan terasa panas dan berkeringat sebanyak 119 (30,4%).Kesimpulan:  Wanita postmenopause yang tinggal didaerah pedesaan memiliki karakteritik yang sedikit berbeda . Hampir sebagian besar wanita postmenopause mengeluhkan lebih dari satu gejala menopause. Hal ini menjadi perhatian khusus dan tantangan tersendiri bagi petugas kesehatan dalam merancang intervensi yang tepat guna membantu mengatasi gejala-gejala yang dialami oleh wanita postmenopause 
POLA PEMBERIAN ASI PADA IBU NIFAS PADA PERIODE EARLY POST PARTUM DI KOTA DENPASAR Widiastuti, Ni Made Rai; widiani, ayuk
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.529 KB) | DOI: 10.37294/jrkn.v3i2.158

Abstract

Tujuan : Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui bagaimana pola pemberian ASI pada ibu pasca melahirkan saat periode minggu pertama setelah melahirkan di Kota Denpasar.Metode : Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan Cross Sectional Study, sampel penelitian sebanyak 30 responden yang dipilih secara purposive sampling. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas I Denpasar Timur dan Puskesmas Pembantu Dauh Puri. Alat pengumpul data menggunakan kuesioner dengan mengikuti dari nifas hari pertama sampai nifas satu mingguHasil : Hasil penelitian ini menunjukan sebagian besar responden memiliki pandangan budaya dan kepercayaan yang baik dalam menyusui yaitu 25 (83,3%), sebagian besar responden mendapatkan dukungan suami yang baik dalam proses menyusui yaitu 22 (73,3%), dan sebagian besar responden memberikan ASI saja pada bayinya yaitu 24 (80%).Kesimpulan: Kesimpulan dalam penelitian ini adalah sebagian besar responden memiliki pandangan budaya dan kepercayaan yang baik dalam menyusui, sebagian besar responden mendapatkan dukungan suami yang baik dalam proses menyusui dan sebagian besar responden memberikan ASI saja pada bayinya.
KUALITAS HIDUP PASIEN KANKER PAYUDARA: SETTING RAWAT JALAN WULANDARI, SARAH
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.642 KB) | DOI: 10.37294/jrkn.v3i2.179

Abstract

Jumlah untuk kasus kanker di Indonesia, kasus baru dan angka kematian tertinggi ditempati oleh kanker payudara. Proses pengobatan yang salah satunya adalah kemoterapi secara spesifik dilaporkan dapat mempercepat penuaan dan penurunan kemampuan kognitif yang dapat merujuk pada perubahan kondisi kualitas hidup pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi kualitas hidup pasien kanker payudara yang telah menjalani kemoterapi. Penelitian deskriptif dengan pendekatan potong lintang dan pengambilan sampel secara purposive ini mendapatkan 53 responden perempuan kanker payudara dengan rentang umur 20-70 tahun. Alat pengumpul data menggunakan kuesioner. Hasil analisa menunjukkan kondisi kualitas hidup responden mayoritas berada pada kondisi cukup s.d. baik (9-16) dari rentang 0-16. Kondisi ini diharapkan agar pasien kanker payudara yang masih bias ditingkatkan kualitas hidupnya diberikan intervensi sesuai kebutuhan. Penelitian terkait kualitas hidup dengan komponen yang lebih kompleks juga dapat dikembangkan pada penelitian mendatang.
HUBUNGAN SENAM HAMIL DENGAN NYERI PINGGANG IBU HAMIL TRIMESTER III DI RSIA PURI BUNDA sagitarini, putu noviana
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (92.672 KB) | DOI: 10.37294/jrkn.v3i2.163

Abstract

Latar belakang: Salah satu keluhan yang dialami oleh ibu hamil adalah nyeri pinggang. Nyeri pinggang ini bisa dirasakan di semua tingkat usia kehamilan, namun paling banyak dirasakan saat kehamilan tua (trimester ketiga). Salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk mengurangi rasa nyeri pinggang tersebut adalah dengan melakukan senam hamil. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara senam hamil dengan nyeri pinggang pada ibu hamil trimester III di RSIA Puri Bunda. Metode: Penelitian ini menggunakan metode analitik kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah ibu hamil trimester III yang mengikuti senam hamil di RSIA Puri Bunda yang berjumlah 31 orang, sebagai sampel yang ditentukan seluruh populasi penelitian. data dikumpulkan pada bulan Januari-Februari 2016 dengan menggunakan kuesioner. Analisis data secara bivariat dengan uji speraman rho untuk mengetahui hubungan antara senam hamil dengan nyeri pinggang pada ibu hamil trimester III. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara senam hamil dengan nyeri pinggang pada ibu hamil trimester III dengan nilai p=0,029 dan nilai r=0.391 Kesimpulan: Senam hamil yang dilaksanakan ibu hamil trimester III mempunyai hubungan dengan keluhan nyeri pinggang. Ibu yang melakukan senam hamil secara teratur maka semakin kecil keyakinan mengalami keluhan nyeri pinggang.  Kata Kunci: ibu hamil trimester III, nyeri pinggang, senam hamil
Level Of Knowledge Mother About Stimulation Growth In Children's Age Development Age 4-6 Years Ariani, Ni Komang Sri; Indriana, Ni Putu Riza kurnia
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.662 KB) | DOI: 10.37294/jrkn.v3i2.172

Abstract

Parents as caregivers but also as educators should know that children from an early age begin to emerge new skills, both physical and mental skills. In parenting a child, parents need to understand what is happening to the child and recognize what the child needs for his development, as well as what things must be done to meet those needs. Objectives: to find out how the level of knowledge of mothers about the growth and development of preschool children aged 4-6 years. Methods: Descriptive using Non Probability Sampling, a sample of 40 respondents who met the inclusion criteria. Results: From 40 respondents, the majority of respondents aged 24-33 years, 25 respondents (62.5%) obtained data, and 19 respondents (47.5%) obtained high school education. Most respondents have a good level of knowledge about the stimulation of their children's growth and development, this can be seen from the results of the questionnaire all respondents answered statement number 1 correctly, meaning that all respondents understood about the meaning of growth and stimulation. Almost all respondents understand about the forms of stimulation, this can be seen from almost all respondents answering statements number 2 to number 9 correctly, only 5% of respondents answered incorrectly. Almost all respondents also have knowledge about stimulation in preschool children aged 4-6 years, this can be seen from almost all respondents answering statements number 11 to number 20 correctly, only 15 (%) respondents answered incorrectly. Discussion: Most respondents have a good level of knowledge about their children's growth and development stimulation.
EFEKTIFITAS PROMOSI KESEHATAN TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN HIV PADA REMAJA DI SMAK RANTEPAO, SULAWESI martina, siska evi
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.48 KB) | DOI: 10.37294/jrkn.v3i2.169

Abstract

Knowledge of HIV had been lacking among adolescents and adolescents are particularly vulnerable to HIV infection. Globally, the prevalence of HIV remains on the rise especially among adolescents who are at increased risk of infection. The purpose of this study was to examine the effect of health promotion on HIV knowledge among the student of Catholic High School in Rantepao, Toraja Utara Sulawesi Selatan by Quasi Experimental. Fifty-nine students recruited from Catholic High School in Rantepao, Toraja Utara Sulawesi Selatan by simple random sampling. Data were analyzed using Dependent t-test and Multiple linear regression. The results indicated that after participating in health promotion, there was a significant improvement in HIV knowledge in the experimental group which was shown by significant difference in mean score of HIV knowledge before intervention (X12,68), after intervention ( X 28.86), p< 0.00. In addition, Multiple linear regression showed that health promotion was a significant effect in HIV knowledge (p, 0.07). This HIV health promotion appears to be effective in improving HIV knowledge among adolescents in Catholic High School in Rantepao, Sulawesi.

Page 2 of 2 | Total Record : 17