cover
Contact Name
Ni Made Wangi Suryati
Contact Email
wangi.suryatimade@gmail.com
Phone
+6287861692266
Journal Mail Official
wangi.suryatimade@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tukad Balian No. 180 Renon, Denpasar Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Riset Kesehatan Nasional
ISSN : 25806173     EISSN : 25486144     DOI : 10.37294
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Riset Kesehatan Nasional (JRKN) is a journal published by the Bali Institute of Technology and Health (ITEKES) and registered without ISSN 2580-6173 (Print) ISSN 2548-6144 (Online). The National Journal of Health Research (JRKN) provides a special forum for researchers and lecturers to exchange ideas about theory, research and research on fundamental issues relating to the world of health in general. Each Manuscript in the National Journal of Health Research (JRKN) has a DOI that can be accessed at the bottom of each abstract.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2021)" : 12 Documents clear
HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN DERAJAT HIPERTENSI PADA LANSIA DI PUSKESMAS UBUD I Clarisa, Gusti Ayu Della; Nuryanto, Kadek; Sandra P, I Putu Gde Yudara; Damayanti, Ida Ayu Manik
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v5i2.323

Abstract

 Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola makan dengan derajat hipertensi pada lansia di Puskesmas Ubud I.Metode. Desain penelitian analitik korelatif dengan pendekatan cross -sectional. Sampel yang digunakan berjumlah 84 responden yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan pengukuran tekanan darah, data dianalisis menggunakan Spearman’s Rho Correlation.Hasil. Dari 84 responden 39 responden (46,4%) adalah laki-laki dan 45 responden (53,6%) adalah perempuan. Sebagian besar responden berumur 61 tahun. Hasil penelitian menunjukan mayoritas responden sebagaian besar memiliki pola makan yang cukup sebanyak 54 responden (64,3%), sebanyak 27 responden (32,1) memiliki pola makan baik dan sebanyak 3 responden (3,6%) memiliki pola makan kurang. Sebagian besar responden mengalami Hipertensi Grade I, yaitu sebanyak 47 responden (56,0%), sebanyak 29 responden (34,5%) mengalami Hipertensi Grade II dan sebanyak 8 responden (9,5%) mengalami Hipertensi Grade III. Terdapat hubungan antara pola makan dengan derajat hipertensi pada lansia di Puskesmas Ubud I dengan nilai r=0,282, p<0,009.Kesimpulan. Bagi lansia hipertensi agar mengatur serta menjaga pola makannya menjadi lebih baik lagi seperti halnya tidak mengkonsumsi atau mengurangi makanan yang dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah seperti tidak menambahkan garam lebih dari ¼ sendok teh kedalam makanan agar derajat hipertensi yang diderita tidak semakin tinggi.Kata Kunci:  Pola Makan, Hipertensi, Lansia
SELF EFFICACY MENSTRUAL HYGIENE MANAGEMENT PADA REMAJA PUTRI Adnyanita, Anak Agung Istri Citra; Suyasa, I Gede Putu Darma; Mastryagung,, Gusti Ayu Dwina
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v5i2.337

Abstract

 ABSTRAKLatar Belakang. Remaja putri yang mengalami pubertas akan ditandai dengan adanya menstruasi. Self efficacy yang memadai akan menghasilkan perilaku yang sesuai pada manajemen kebersihan saat menstruasi.Tujuan Penelitian. Untuk mengetahui tingkat self efficacy remaja putri dalam usaha manajemen kebersihan menstruasi yang dilakukan oleh remaja putri.Metode. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel yang digunakan adalah seluruh siswi kelas VII yang telah menstruasi yakni 155 responden.Hasil.  Penelitian ini menunjukkan dari 155 responden terdapat 88 responden (56,8%) memiliki tingkat efikasi diri dalam manajemen kebersihan saat menstruasi yang tinggi, sementara 66 responden (42,6%) memiliki tingkat efikasi yang sedang dan 1 responden (0,6%) memiliki tingkat efikasi diri yang rendah.Kesimpulan. Mayoritas responden dalam penelitian ini memiliki tingkat efikasi diri yang tinggi dalam manajemen kebersihan saat menstruasinya. Diharapkan agar petugas kesehatan terus meningkatkan upaya untuk meningkatkan self efficacy remaja dalam pengaturan kebersihan diri selama menstruasi. ABSTRACTBackground. Teenage girls who experience puberty will be indicated by the presence of menstruation. Adequate self-efficacy resulted in adequate behavior in menstrual hygiene management. Purpose. This research aimed to determine the level of self-efficacy on menstrual hygiene management among teenage girls.Methods. This study used a descriptive design with a cross sectional approach. Respondents were 150 grade VII students who already had menstruation.Results. The results of this study showed that out of 155 respondents, 88 respondents (56.8%) had high self-efficacy in menstrual hygiene management; 66 respondents (42.6%) had moderate self-efficacy and 1 respondent (0.6%) had low self-efficacy. Conclusion. The results of this study reveal that the respondents have high self-efficacy in menstrual hygiene management. It is imperative that health care professionals continue to increase self-efficacy in menstrual hygiene management.
PENGARUH EKSTRAK AVERRHOA BILIMBI L. TERHADAP JUMLAH SEL BETA PANKREAS TIKUS HIPERGLIKEMIA Indrayoni, Putu; Damayanti, Ida Ayu Manik
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v5i2.344

Abstract

Latar Belakang : Diabetes mellitus merupakan sejumlah gangguan metabolisme yang ditandai dengan hiperglikemia pada kondisi tanpa penanganan. Diabetes ditandai dengan tingginya kadar glukosa plasma puasa ≥ 126 mg/dL atau kadar gula darah 2 jam setelah makan ≥ 200 mg/dL selama OGTT (oral glucose tolerance test) atau kadar A1C ≥ 6,5% atau adanya krisis hiperglikemia dengan glukosa plasma acak ≥ 200 mg/dL. Bahan makanan dan modifikasi gaya hidup yang berkaitan dengan suplai antioksidan mampu menjadi profilaksis yang efektif melawan stress oksidatif pada diabetes dan komplikasinya. Salah satu sumber antioksidan alami adalah daun Averrhoa bilimbi L. yang telah digunakan secara tradisional sebagai antidiabetes. Daun A. bilimbi L. mengandung alkaloid, tannin, saponin, flavonoid, glikosida jantung, glikosida, triterpene, fenol dan karbohidrat. Efek hipoglikemia dari A. bilimbi L. diakibatkan oleh kandungan flavonoid dan saponin.Metode : Penelitian ini menggunakan tikus hiperglikemia yang diinduksi aloksan.  Perlakuan diberikan selama 21 hari dan menggunakan glibenclamid (0,66 mg/kg BB) sebagai control positif. Pewarnaan preparate sel beta menggunakan metode Gomori Aldehyde Fuschine dan Nuclear Fast Red. Pengamatan terhadap jumlah sel beta pancreas tikus dilakukan pada hari ke 7 dan ke 21 dengan menentukan jumlah rerata sel beta yang teramati pada 3 layang pandang. Analisis statistic dilakukan menggunakan program SPSS for windows 16,0 version.Hasil : Penurunan jumlah sel beta pancreas terjadi secara bermakna pada kelompok control dibandingkan dengan kelompok perlakuan (p<0,05) yaitu sebesar 32,19%.Kesimpulan : Aktivitas antioksidan A. bilimbi L. mampu mencegah penurunan jumlah sel beta pada tikus hiperglikemia.
HUBUNGAN ANTARA BODY IMAGE DENGAN POLA MAKAN REMAJA PUTRI KELAS XI DI SMK PGRI 4 DENPASAR Kartika, Kadek Yuni; Negara, IGN Kusuma; Wulandari, Sarah K.
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v5i2.329

Abstract

Latar Belakang: Pola makan yang buruk pada remaja akan memicu terhambatnya proses pertumbuhan dan perkembangan (growth spurt) akibat dari ketidakseimbangan asupan zat gizi pada remaja.Metode: Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik korelasi dengan metode pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja putri kelas XI SMK PGRI 4 Denpasar dengan jumlah sampel 109 responden. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode Nonprobability Sampling dengan teknik Total Sampling. Pengumpulan data dilakukan secara online menggunakan kuesioner dalam link google form.Hasil: Hasil temuan menunjukkan pada body image remaja putri kelas XI di SMK PGRI 4 Denpasar terdapat 55% dalam kategori negatif, dan pola makan remaja putri kelas XI di SMK PGRI 4 Denpasar terdapat 53,2% dalam kategori buruk. Selain itu juga, terdapat korelasi kuat antara dua variable, r=0.710, n=109, p<0.005.Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara body image remaja putri dengan pola makan remaja putri. Semakin positif body image remaja putri maka pola makan remaja putri semakin baik.
GAMBARAN KUNJUNGAN BALITA KE POSYANDU DAN STATUS GIZI BALITA PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI DESA BUAHAN KAJA KABUPATEN GIANYAR Anggari, Inggita; Suyasa, I Gede Putu Darma; Wulandari, S.SiT., M.Keb.,, Idah Ayu
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v5i2.338

Abstract

ABSTRAKTujuan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahuigambaran kunjungan balita ke Posyandu dan status gizibalita pada masa pandemi Covid-19 di Desa BuahanKaja Kabupaten Gianyar. Metode. Penelitian ini penelitian deskriptif. denganpendekatan cross sectional, populasi yang digunakanadalah balita usia 0-59 bulan di Posyandu Desa BuahanKaja, jumlah sampel sebanyak 200 balita, teknikpengambilan sampel pada penelitian dengan total sampling dan pengumpulan data menggunakan lembarkerja yang terdiri dari kolom-kolom yang berupa tabelanalisis deskriptif. Hasil Penelitian. Hasil penelitian kunjungan balita saatpandemi Covid-19 lebih dari 50% setiap bulannyakecuali bulan April dan Mei 2020. Kunjungan balitayang paling banyak yaitu pada November 2020 yaitu 167 balita (90,7%) dan tidak ada kunjungan pada April dan Mei 2020. Status gizi balita saat pandemi Covid-19 sebagian besar dengan status gizi baik, pada setiapbulannya ada balita dengan status gizi buruk, gizi kurangdan gizi lebih.  Status gizi buruk yang paling banyakpada Juli, Oktober, November dan Desember 2020 sebanyak 2 orang. Status gizi kurang yang paling banyakpada Desember 2020 yaitu 11 orang dan status gizi lebihyang paling banyak pada Agustus 2020 yaitu 2 orang. Simpulan. Diharapkan bagi keluarga dari balita untukmeningkatkan kunjungan balita ke posyandu agar pertumbuhan, perkembangan dan status gizi balita dapatdipantau dengan baik.Kata Kunci : Kunjungan, Status Gizi, Balita
DAMPAK PANDEMI COVID-19 PADA KESEHATAN MENTAL PEMANDU WISATA DI BALI Rahayuni, I Gusti Ayu Rai; Wulandari, Ida Ayu Putri
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v5i2.346

Abstract

Background : Tour guides as individuals who experience the impact of the loss of their livelihoods need to study and analyze whether there are psychological or mental impacts that are experienced considering that they are very vulnerable to not being able to control individual coping to easily accept situations or conditions without negative impacts. This research will study and describe the extent of the impact of the Covid-19 pandemic on the mental of tour guides in Bali. Methods :  This descriptive research with cross-sectional approach. Data was collected  from the association of tour guides in Bali in February 2021 with a total sampling technique of 115 tour guides who meet inclusion criteria. Data were collected using the Indonesian version of the SRQ-29 questionnaire online and processed by descriptive univariate. Results : The results of the study describe the conditions during the Covid-19 pandemic that 68 respondents (33.17%) had undergone a Rapid test, 45 people (21.95%) had undergone a swab test, 12 people (5.85%) had been confirmed as Positive Covid- 19 and 113 people (55.12%) stated that their area of origin or place of residence was once a red zone. The results of mental condition analysis during the pandemic showed that 134 people (65.37%) indicated symptoms of neurosis, 118 people (57.56%) indicated the use of psychoactive substances, 141 people (68.78%) indicated psychotic symptoms and that is 152 people (74.15%) indicated the presence of PTSD symptoms. Conclusion : Support from all parties through policies, attention and intervention is needed to minimize mental disorders, especially PTSD symptoms for the guides so that it is time for the Bali Return Program to start again productively without any mental obstacles. 
Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Kecemasan Ibu Hamil di Masa Pandemi Covid-19 Di Praktek Mandiri Bidan Wilayah Kerja Denpasar Selatan Nurtini, Ni Made; Purnama Dewi, Komang Ayu; NorianI, Ni Ketut
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v5i2.330

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang : Pandemi COVID-19 dialami oleh seluruh negara di dunia,  pelayanan kesehatan maternal dan neonatal terkena dampak baik secara akses maupun kualitas. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisa hubungan tingkat pengetahuan dengan kecemasan ibu hamil di masa pandemi Covid-19. Metodelogi dalam penelitian ini adalah analitik cross sectional. Populasi semua ibu hamil yang melakukan pemeriksaan kehamilan di Praktek Mandiri Bidan (PMB) Wilayah Kerja Denpasar Selatan, pada bulan Januari sampai Februari 2021. Pengambilan sample dilakukan secara incidental sampling. Jumlah sample yang digunakan 100 orang ibu hamil. Intrumen pengumpulan  data dalam penelitian ini adalah kuesioner dengan google form (online). Analisa bivarite yang digunakan Spearmen Rho. Hasil penelitian ini responden paling banyak memiliki pengetahuan baik sejumlah 92 responden (92%), responden paling banyak dikategorikan normal untuk kecemasan sejumlah 96 responden (96%) dan 4 responden yang mengalami kecemasan ringan. Ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kecemasan ibu hamil di masa pandemi Covid-19 dengan  nilai koefisien korelasi (r)= 0,504, hal ini menunjukkan ada korelasi positif antara tingkat pengetahuan dengan kecemasan ibu hamil di masa pandemi Covid-19. Kesimpulan hasil ini penelitian ini bahwa semakin baik pengetahuan, kecemasan ibu semakin baik (normal).Kata kunci : pengetahuan, ibu hamil, kecemasan, covid-19
GAMBARAN KESEHATAN REPRODUKSI SISWA SMA DI SMAN I MENGWI Nuartini, Ni Nyoman; Kartiningsih, Luh Putu
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v5i2.339

Abstract

Abstrak Latar belakang dan tujuan: Indikator kesehatan salah satunya adalah kesehatan reproduksi remaja putri. Hal ini sangat penting mengingat kesehatan reproduksi dapat mempengaruhi terlahirnya generasi penerus yang berkualitas. SMAN I Mengwi merupakan salah satu Institusi pendidikan yang mendidik Siswa pada proses perkembangan reproduksi. Belum diketahui dengan pasti bagaimana gambaran kesehatan Siswa di sekolah ini sehingga perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui gambaran lebih lanjut. Metode :Rancangan penelitian ini adalah qualitative eksploratif. Data dikumpulkan melalui teknik wawancara mendalam terhadap 10 informan terkait dan dianalisis secara tematik.Hasil Dan Pembahasan : Keseluruhan informan penelitian ini memiliki persepsi bahwa kesehatan reproduksi adalah sesuatu yang sangat penting dan harus dijaga.  Gambaran  kesehatan reproduksi siswa SMAN I Mengwi cukup baik dan mampu merawat kesehatan reproduksi mereka dengan baik hanya saja masih dietmukan tingkat konsumsi tablet besi yang masih kurang sehingga masih ada keluhan letih dan lesu pada saat mengalami menstruasi.Simpulan dan Saran : Secara umum gambaran kesehatan reproduksi siswa SMAN I Mengwi Cukup baik dilihat dari segi pengetahuan dan pemahaman siswa menjaga kesehatan reproduksinya walaupun masih kurang dalam konsumsi tablet besi. Untuk itu disarankan kepada pihak terkait untuk membantu peningakatan cakupan konsumsi tablet besi pada siswa SMA untuk pencegahan anemia terutama pada saat menstruasi. Kata Kunci: Kesehatan Reproduksi, Siswa SMA              AbstractBackground and objectives: One of the health indicators is the reproductive health of young women. This is very important considering that reproductive health can affect the birth of a quality next generation. SMAN I Mengwi is one of the educational institutions that educate students in the process of reproductive development. It is not known with certainty how the health condition of students in this school. It is necessary to do research to find out more about the situation. Methods: The design of this research is qualitative exploratory. Data were collected through in-depth interviews with 10 related informants and analyzed thematically.Results and Discussion: All of the informants of this research have the perception that reproductive health is something that is very important and must be maintained. The description of reproductive health of SMAN I Mengwi students is quite good and able to take care of their reproductive health well, but it is still found that the level of consumption of iron tablets is still lacking so that there are complaints of fatigue and lethargy during menstruation.Conclusions and Suggestions: In general, the description of reproductive health of SMAN I Mengwi students is quite good in terms of knowledge and understanding of students maintaining their reproductive health although they are still lacking in consuming iron tablets. For this reason, it is recommended to related parties to help increase the coverage of iron tablet consumption in high school students for the prevention of anemia, especially during menstruation. Keywords: Reproductive Health, High School Students
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN SIKAP ORANG TUA TENTANG KEKERASAN PADA ANAK DI KELURAHAN RENON, DENPASAR SELATAN Praftini, Kadek Vira; Rismawan, Made; Wulansari, Nadya Treesna
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v5i2.332

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang: Anak yang mengalami kekerasan saat ini terbilang cukup tinggi. Kekerasan pada anak menjadi fenomena gunung es karena banyak kasus yang terjadi di masyarakat tetapi tidak dilaporkan. Pengetahuan dan sikap orang tua menjadi faktor utama dalam pencegahan kekerasan pada anak. Tujuan Penelitian: Mengidentifikasi pengetahuan dan sikap orang tua tentang kekerasan pada anak di Kelurahan Renon, Denpasar Selatan.Metode: Penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional ini dilaksanakan pada bulan Pebruari sampai April 2021. Sampel pada penelitian ini berjumlah 350 responden yaitu orang tua dengan anak berusia ≤19 tahun yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Alat pengumpulan data yang digunakan berupa kuesioner pengetahuan dan sikap orang tua. Analisa data menggunakan analisa data dekriptif dalam frekuensi dan persentase.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan dan sikap responden tertinggi adalah baik yaitu sebanyak 343 responden (98%) dan 228 responden (65,1%).Kesimpulan: Pengetahuan dan sikap responden tentang kekerasan pada anak sudah baik. Hal ini dapat menjadi modal awal untuk mencegah kejadian kekerasan pada anak khususnya di Kelurahan Renon.Kata kunci: Pengetahuan Orang Tua, Sikap Orang Tua, Kekerasan Pada Anak. ABSTRACT Background: Children who experience violence today are quite high. Violence against children is an iceberg phenomenon because many cases occur in the community but are not reported. Knowledge and attitudes of parents are the main factors in preventing violence against children.Purpose: To identify knowledge and attitudes of parents toward violence against children in Renon Village, South of Denpasar.Methods: This descriptive study with a cross sectional approach was carried out from February to April 2021. The sample in this study amounted to 350 respondents, namely parents with children aged ≤19 years who were selected using stratified random sampling technique. Data collection tools used in the form of a questionnaire of knowledge and attitudes of parents. Data analysis used descriptive data analysis in frequency and percentage.Results: The results showed that the knowledge and attitudes of the highest respondents were good, as many as 343 respondents (98%) and 228 respondents (65.1%).Conclusion: Respondents' knowledge and attitudes about violence against children are good. This can be an initial resource to prevent violence against children, especially in Renon Village.Keywords: Parental Knowledge, Parental Attitude, Child Violence.
PROFIL EFEK SAMPING OBAT ANTIVIRAL PADA PASIEN COVID DI RUMAH SAKIT X BALI PERIODE TAHUN 2020. Dewi, Fransiska Rosari; Pratama, I Putu Yuda
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v5i2.340

Abstract

Coronavirus Disease2019 (COVID-19) menjadi pandemi sejak awal tahun 2020 di seluruh dunia termasuk Indonesia. Penularan terjadi antara manusia ke manusia melalui droplet yang keluar saat batuk atau bersin serta melalui sentuhan dengan benda mati. Penelitian terkait obat-obatan dalam menangani pasien Covid-19 terus berlanjut hingga saat ini. Adanya obat baru tersebut tentunya tidak hanya efektifitas yang dicari melainkan aspek keamanan perlu dipertimbangkan oleh karena itu kita dituntut untuk lebih mengetahui lebih banyak efek samping dari obat. Maka penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran dan frekuensi efek samping antiviral pada penderita Covid-19. Penelitian bersifat cross-sectional retrospektif dengan mengambil data dari rekam medis pasien covid-19 dewasa di Rumah Sakit X Bali, Indonesia, pada periode tahun 2020. Data selanjutnya dilakukan penghitungan skor algoritma Naranjo yang dicocokan dengan skala potensi efek samping. Data yang diambil adalah jenis antiviral, profil pasien Covid-19, efek samping yang muncul, serta LOS pasien COVID-19.Terdapat 3 macam antiviral yang digunakan selama tahun 2020 yaitu hidroksiklorokuin, Oseltamivir dan favipiravir. Efek samping kemungkinan besar rasa tidak nyaman di perut (probable) pada Hidroksiklorokuin, Oseltamivir, Favipiravir berturut-turut ; 34%, .37% dan 25%. ESO mual pada Hidroksiklorokuin, Oseltamivir, Favipiravir berturut-turut ; 23%, 22%, 17%. Efek samping possible(skala Naranjo 4) pusing dan tidak napsu makan. ESO pusing pada Hidroksiklorokuin, Oseltamivir, Favipiravir berturut-turut ; 8%, 13%, 17% sedangkan ESO tidak adanya napsu makan Hidroksiklorokuin, Oseltamivir, Favipiravir berturut-turut ; 12%, 15%, 8%. Skala Naranjo 0 (doubtful) berupa kulit bersisik (Xerosis cutis) yaitu pada obat favipiravir. Kesimpulan ; Penggunaan antivirus dapat menimbulkan berbagai macam efek samping akan tetapi tidak ditemukan efek samping pada pasien covid-19 yang fatal pada penelitian ini.Kata kunci: Efek samping, antiviral, covid-19

Page 1 of 2 | Total Record : 12