cover
Contact Name
Ni Made Wangi Suryati
Contact Email
wangi.suryatimade@gmail.com
Phone
+6287861692266
Journal Mail Official
wangi.suryatimade@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tukad Balian No. 180 Renon, Denpasar Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Riset Kesehatan Nasional
ISSN : 25806173     EISSN : 25486144     DOI : 10.37294
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Riset Kesehatan Nasional (JRKN) is a journal published by the Bali Institute of Technology and Health (ITEKES) and registered without ISSN 2580-6173 (Print) ISSN 2548-6144 (Online). The National Journal of Health Research (JRKN) provides a special forum for researchers and lecturers to exchange ideas about theory, research and research on fundamental issues relating to the world of health in general. Each Manuscript in the National Journal of Health Research (JRKN) has a DOI that can be accessed at the bottom of each abstract.
Articles 139 Documents
DAMPAK PEMBELAJARAN DARING TERHADAP KESEHATAN MENTAL MAHASISWA SEMESTER AWAL Fitria, Putri Ayu; Saputra, Desma Yuliadi
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v4i2.250

Abstract

Pandemi global yang ditetapkan oleh World Health Organization (WHO) karena kemunculan penyakit baru yaitu Covid-19 membuat banyak perubahan besar di dunia, salah satunya yaitu pembelajaran yang sekarang dilakukan secara daring. Tujuan ini bertujuan untuk mengetahui dampak apa saja yang dirasakan oleh mahasiswa semester awal dan bagaimana hubungannya dengan kesehatan mental. Penelitian dilakukan menggunakan metode kuesioner dengan melibatkan 110 responden yang merupakan mahasiswa semester awal dari berbagai Perguruan Tinggi di Indonesia. Pengumpulan data dilakukan selama 6 hari, dimulai dari tanggal 21 sampai dengan 26 November 2020. Hasil penelitian menunjukkan 58 mahasiswa semester awal merasakan dampak negatif (52,7%) dan 52 mahasiswa yang merasakan dampak positif (47,3%). Selanjutnya dari 110 responden, 94 mahasiswa di antaranya mengalami stres (85,5%) dengan berbagai macam tingkatan (stres ringan, stres sedang, dan stres berat) dan 16 mahasiswa di antaranya tidak mengalami stres (14,5%).
EFEKTIVITAS PEMBERIAN PREBIOTIK TERHADAP DURASI DIARE PADA ANAK PRA SEKOLAH DI RUANG DURIAN RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KLUNGKUNG Nara Kusuma, A.A. Ngurah; Sri Wahyuni, Ni Ketut
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v4i2.244

Abstract

Diarrhea is the second leading cause of death in children in the world, as well as in Indonesia. To reduce mortality due to diarrhea, it needs fast and appropriate management. Probiotics have been widely used in cases of acute diarrhea in children but have not been recommended at the Klungkung Regional General Hospital. This study aims to determine the effectiveness of prebiotic administration on the duration of diarrhea in pre-school children.This type of quantitative observational research uses a comparative study design. This study involved 40 respondents who were selected based on inclusion and exclusion criteria with purposive sampling technique.The results showed that the duration of diarrhea in pre-school children given prebiotics averaged 23.74 or 24 hours 14 minutes, while the duration of diarrhea in pre-school children given standard therapy was on average 47 hours 49 minutes. The results of the Independent T Test obtained p value = 0.001 <0.05, which means that prebiotic administration is more effective than giving standard therapy to the duration of diarrhea in pre-treated children. Suggested to the Hospital so that prebiotics can be used as standard therapy for pediatric patients who suffer from diarrhea. Keywords: Prebiotics, Duration of Diarrhea, Pre-school Children 
KUALITAS HIDUP PADA ORANG DENGAN LUPUS DI YAYASAN LUPUS BALI TAHUN 2020 Candra Sari, I Gusti Agung Nila; Kardiwinata, Made Pasek
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v5i1.308

Abstract

Lupus adalah penyakit autoimun yang tidak dapat membedakan substansi asing dengan sel serta pada jaringan tubuh. Kualitas hidup merupakan pencapaian harapan mimpi standar serta perhatian yang mereka miliki yang berhubungan dengan suatu persepsi individu di dalam kehidupan konteks budaya dan nilai sistem hidup. Tujuan penelitian ini mengetahui gambaran kualitas hidup pada Odapus di Yayasan Lupus Bali dan mengetahui karakteristik pada Odapus di Yayasan Lupus Bali. Desain penelitian ini menggunakan cross-sectional study. Sampel pada penelitian menggunakan total sampling yaitu Odapus yang terdaftar di Yayasan Lupus Bali yang berjumlah 86 orang. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner online. Analisis data dilakukan dengan univariabel dan bivariabel. Sebagian besar dari hasil penelitian responden mempunyai kualitas hidup baik 80,23%. Hasil ini menunjukkan bahwa prevalensi kualitas hidup Odapus cukup tinggi. Kesimpulan pada penelitian kualitas hidup berkaitan dengan karakteristik Odapus yaitu usia, jenis kelamin, pendidikan, status pekerjaan, dan sosial ekonomi. Saran penelitian tetap mengoptimalkan program yang sudah ada untuk lebih meningkatkan kualitas hidup Odapus di Yayasan Lupus Bali. Kata Kunci: Kualitas Hidup, Orang dengan Lupus, Bali  
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG HIV/AIDS DENGAN STIGMA TERHADAP ODHA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS II DENPASAR SELATAN Bely, Jeanne Valentina Natassa Bely Natassa; Darmini, Anak Agung Ayu yuliati
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v4i2.251

Abstract

ABSTRACTBackground: HIV/AIDS is one of an infected disease. Until now days, there is not find an effective medicine or treatment to cure this diseases. The last six years, this disease shows an incretion rapidly either in the world or Indonesia. Often in the community people with HIV/AIDS has an alienated stigma. Purpose: To determine correlation  level of public knowledge about HIV / AIDS stigma to the people with HIV / AIDSMethod: The study design was descriftive correlational survey with crossectionamethod. Sample of the study was  100 respondents was taken by simple random sampling technique, Data was collected by a questionnaire and analyze by Spearman Rho statistical test with SPSS version 20. Result: The study Findings shows; 79% respondances classified into good categoriey, 85% classified into sufficient category poor. There is a significan correlation with negative direction between knowledge with stigma with the correlation value p= 0,000 (r = -0,543). Conclussion: Communit y Knowledge level has a closed correlation with stigma. More higer community knowledge level they will perform a low stigma. The community hope to find more information about HIV/AIDS in other to decriese stigma to the people with HIV/AIDS. Keywords: Knowledge, Public, HIV/AIDS, Stigma, ODHA.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN KUNJUNGAN KONTROL RAWAT JALAN PADA PASIEN SKIZOFRENIA Suliyanti, Ni Wayan; Alit Adianta, I Ketut; Kusuma Negara, S.Kep., M.N.S, I Gusti Ngurah Made
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v5i1.314

Abstract

Latar Belakang. Pasien skizofrenia yang tidak patuh pada pengobatan akan memiliki risiko kekambuhan lebih tinggi dibandingkan dengan pasien patuh pada pengobatan. Ketidakpatuhan pasien dalam pengobatan diantaranya lamanya pengobatan dan dukungan keluarga yang buruk keluarga terdekat merawat dan mengantarkan pasien kontrol ulang.Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan kunjungan kontrol rawat jalan pada pasien skizofrenia.Metode. Penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik korelasi, dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah convinience sampling. Jumlah sampel pada penelitian sebanyak 51 responden. Alat pengumpulan data adalah kuesioner dukungan keluarga dan kepatuhan kunjungan kontrol.Hasil. Berdasarkan hasil analisa dengan menggunakan uji Spearman Rho didapatkan nilai p=0,000 dan nilai Correlation coefficient sebesar 0,606, yang artinya ada hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan kunjungan kontrol rawat jalan pada pasien skizofrenia.Kesimpulan. Hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan kunjungan kontrol rawat jalan pada pasien skizofrenia, dikategorikan kuat dengan arah korelasi positif, yaitu semakin baik dukungan keluarga, maka semakin patuh kunjungan kontrol rawat jalan pasien skizofrenia. Kata Kunci: skizofrenia, Kepatuhan, Dukungan ABSTRACTBackground. Schizophrenic patients who were not compliant with treatment had a higher risk of recurrence than patients who were compliant with treatment. Patient noncompliance with treatment included the length of treatment and poor family support from family for caring and taking the patient back to control. The purpose of this study was to determine the satisfaction level of the correlation between family support and outpatient control visits compliance on patients with schizophrenia at Mental Polyclinic in Sanjiwani Gianyar Hospital.Method. This study employed a correlation analytic study design, with a cross-sectional approach. To conduct this study, 51 respondents were recruited as the sample through the convenience sampling technique. The data were collected using family support and visit control compliance questionnaires.Results. Findings indicated that the results of the analysis using the Spearman Rho test, it was found that the value of p = 0.000 and the correlation coefficient value was 0.606, which means that there was a significant correlation between family support and outpatient control visits compliance on patients with schizophrenia.Conclusion. The correlation between family support and outpatient control visits compliance on patients with schizophrenia is categorized as strong with a positive correlation, therefore the better family support, the more compliant the outpatient control visits on patients with schizophrenia are.Keywords: Schizophrenia, Compliance, Support
HUBUNGAN ANTARA PENGGUNAAN INTERNET DENGAN GANGGUAN POLA TIDUR PADA SISWA SMK BINTANG PERSADA Wahyuni, Nita Sri; Dina Susanti, Ni Luh Putu
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v5i1.304

Abstract

Latar Belakang : tidur merupakan salah satu kebutuhan yang harus dipenuhi oleh setiap manusia terutama di usia produktif, sebagai salah satu faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan serta produktivitas dalam bekerja dan konsentrasi dalam belajar.Tujuan : Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan penggunaan internet dengan gangguan pola tidur pada siswa SMK Binta PersadaMetode : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang melibatkan 84 orang orang siswa SMK Bintang Persada. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner kemudian data dianalisis secara deskriptif dengan bantuan Program SPSS for Windows 17,0 version.Hasil : Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan internet memiliki hubungan yang bermakna terhadap gangguan pola tidur dengan nilai p<0.001Kesimpulan : penggunaan internet memiliki hubungan yang significant terhadap gangguan pola tidurKata Kunci : internet, pola tidur
GAMBARAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH PADA SISWI SMPN 11 DENPASAR Dewi, Komang Ayu Purnama; Nurtini, Ni Made; Kurnia I, Ni Putu Riza
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v4i2.245

Abstract

ABSTRAKPendahuluan : Remaja putri pada masa pubertas sangat berisiko mengalami anemia gizi besi. Hal ini disebabkan banyaknya zat besi yang hilang selama menstruasi (WHO, 2011; 2016). SMPN 11 Denpasar merupakan salah satu SMPN di kota Denpasar yang terpapar oleh “Gerakan Jum’at dengan Pil Pintar, Sehat dan Cantik (Gemar Tersyantik)”. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran pengetahuan, sikap dan perilaku konsumsi tablet tambah darah pada siswi SMPN 11 Denpasar.Metodologi : Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Sampel: siswi SMPN 11 Denpasar yang memenuhi kriteria inklusi. Besar sampel 171 orang dengan teknik pengambilan sampel simple ramdom sampling. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner.Hasil : Sebagian besar siswi memiliki pengetahuan yang baik(88/51,46%) karena sudah melakukan penginderaan melalui membaca atau mendengarkan informasi tentang konsumsi tablet tambah darah yang dapat diakses dari berbagai media. Menurut Notoatmodjo (2010), pengetahuan adalah hasil penginderaan seseorang terhadap objek melalui indera yang dimilikinya. Sebagian besar siswi memiliki sikap positif (93/54,39%) tentang konsumsi tablet tambah darah yang merupakan respon tertutup dari penginderaan yang telah dilakukan tentang konsumsi tablet tambah darah, yaitu berupa penyuluhan atau informasi dari media massa. Sikap merupakan reaksi atau respon yang masih tertutup dari seseorang terhadap stimulus (Notoatmodjo, 2010). Sebagian besar siswi memiliki perilaku yang baik (88/51,46%).karena adanya stimulus yang baik tentang konsumsi tablet tambah darah seperti adanya akses informasi melalui media massa atau penyuluhan.Skiner dalam Notoadmodjo (2010) menyatakan perilaku merupakan reaksi seseorang terhadap stimulus. Kata kunci : Pengetahuan, Sikap, Perilaku, Tablet Tambah Darah ABSTRACTBackground : Adolescent girls at puberty are very at risk of developing iron deficiency anemia. This is due to the large amount of iron lost during menstruation (WHO, 2011; 2016). SMPN 11 Denpasar is one of the middle school in Denpasar which is exposed to the "Friday Smart pills, Healthy and Beauty (Gemar Tersyantik)". This study aims to describe the knowledge, attitudes and behavior of consuming blood-supplemented tablets in SMPN 11 Denpasar students.Method : This study is a descriptive study. Sample: SMPN 11 Denpasar students who meet the inclusion criteria. The sample size was 171 people with simple random sampling technique. The data collect by questionnaire.Results : Most of the students have good knowledge (88 / 51.46%) because they have sensed them through reading or listening to information about the consumption of blood-added tablets which can be accessed from various media. According to Notoatmodjo (2010),  knowledge is the result of a person's sensing of an object through his senses. Most of the students had a positive attitude (93 / 54.39%) about the consumption of blood supplemented tablets which was a closed response from the sensing that had been done about the consumption of blood supplemented tablets, namely in the form of counseling or information from the mass media.Attitude is a reaction or response that is still closed from a person to a stimulus (Notoatmodjo, 2010). Most of the students had good  attitudes (88 / 51.46%) due to a good stimulus regarding the consumption of blood-added tablets, such as access to information through mass media or counseling. Skiner in Notoadmodjo (2010) states that behavior is a person's reaction to a stimulus. Keywords : Knowledge, Attitude, Behavior, Blood Tablets
HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN DERAJAT HIPERTENSI PADA LANSIA DI PUSKESMAS UBUD I Clarisa, Gusti Ayu Della; Nuryanto, Kadek; Sandra P, I Putu Gde Yudara; Damayanti, Ida Ayu Manik
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v5i2.323

Abstract

 Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola makan dengan derajat hipertensi pada lansia di Puskesmas Ubud I.Metode. Desain penelitian analitik korelatif dengan pendekatan cross -sectional. Sampel yang digunakan berjumlah 84 responden yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan pengukuran tekanan darah, data dianalisis menggunakan Spearman’s Rho Correlation.Hasil. Dari 84 responden 39 responden (46,4%) adalah laki-laki dan 45 responden (53,6%) adalah perempuan. Sebagian besar responden berumur 61 tahun. Hasil penelitian menunjukan mayoritas responden sebagaian besar memiliki pola makan yang cukup sebanyak 54 responden (64,3%), sebanyak 27 responden (32,1) memiliki pola makan baik dan sebanyak 3 responden (3,6%) memiliki pola makan kurang. Sebagian besar responden mengalami Hipertensi Grade I, yaitu sebanyak 47 responden (56,0%), sebanyak 29 responden (34,5%) mengalami Hipertensi Grade II dan sebanyak 8 responden (9,5%) mengalami Hipertensi Grade III. Terdapat hubungan antara pola makan dengan derajat hipertensi pada lansia di Puskesmas Ubud I dengan nilai r=0,282, p<0,009.Kesimpulan. Bagi lansia hipertensi agar mengatur serta menjaga pola makannya menjadi lebih baik lagi seperti halnya tidak mengkonsumsi atau mengurangi makanan yang dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah seperti tidak menambahkan garam lebih dari ¼ sendok teh kedalam makanan agar derajat hipertensi yang diderita tidak semakin tinggi.Kata Kunci:  Pola Makan, Hipertensi, Lansia
SELF EFFICACY MENSTRUAL HYGIENE MANAGEMENT PADA REMAJA PUTRI Adnyanita, Anak Agung Istri Citra; Suyasa, I Gede Putu Darma; Mastryagung,, Gusti Ayu Dwina
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v5i2.337

Abstract

 ABSTRAKLatar Belakang. Remaja putri yang mengalami pubertas akan ditandai dengan adanya menstruasi. Self efficacy yang memadai akan menghasilkan perilaku yang sesuai pada manajemen kebersihan saat menstruasi.Tujuan Penelitian. Untuk mengetahui tingkat self efficacy remaja putri dalam usaha manajemen kebersihan menstruasi yang dilakukan oleh remaja putri.Metode. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel yang digunakan adalah seluruh siswi kelas VII yang telah menstruasi yakni 155 responden.Hasil.  Penelitian ini menunjukkan dari 155 responden terdapat 88 responden (56,8%) memiliki tingkat efikasi diri dalam manajemen kebersihan saat menstruasi yang tinggi, sementara 66 responden (42,6%) memiliki tingkat efikasi yang sedang dan 1 responden (0,6%) memiliki tingkat efikasi diri yang rendah.Kesimpulan. Mayoritas responden dalam penelitian ini memiliki tingkat efikasi diri yang tinggi dalam manajemen kebersihan saat menstruasinya. Diharapkan agar petugas kesehatan terus meningkatkan upaya untuk meningkatkan self efficacy remaja dalam pengaturan kebersihan diri selama menstruasi. ABSTRACTBackground. Teenage girls who experience puberty will be indicated by the presence of menstruation. Adequate self-efficacy resulted in adequate behavior in menstrual hygiene management. Purpose. This research aimed to determine the level of self-efficacy on menstrual hygiene management among teenage girls.Methods. This study used a descriptive design with a cross sectional approach. Respondents were 150 grade VII students who already had menstruation.Results. The results of this study showed that out of 155 respondents, 88 respondents (56.8%) had high self-efficacy in menstrual hygiene management; 66 respondents (42.6%) had moderate self-efficacy and 1 respondent (0.6%) had low self-efficacy. Conclusion. The results of this study reveal that the respondents have high self-efficacy in menstrual hygiene management. It is imperative that health care professionals continue to increase self-efficacy in menstrual hygiene management.
PENGARUH EKSTRAK AVERRHOA BILIMBI L. TERHADAP JUMLAH SEL BETA PANKREAS TIKUS HIPERGLIKEMIA Indrayoni, Putu; Damayanti, Ida Ayu Manik
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v5i2.344

Abstract

Latar Belakang : Diabetes mellitus merupakan sejumlah gangguan metabolisme yang ditandai dengan hiperglikemia pada kondisi tanpa penanganan. Diabetes ditandai dengan tingginya kadar glukosa plasma puasa ≥ 126 mg/dL atau kadar gula darah 2 jam setelah makan ≥ 200 mg/dL selama OGTT (oral glucose tolerance test) atau kadar A1C ≥ 6,5% atau adanya krisis hiperglikemia dengan glukosa plasma acak ≥ 200 mg/dL. Bahan makanan dan modifikasi gaya hidup yang berkaitan dengan suplai antioksidan mampu menjadi profilaksis yang efektif melawan stress oksidatif pada diabetes dan komplikasinya. Salah satu sumber antioksidan alami adalah daun Averrhoa bilimbi L. yang telah digunakan secara tradisional sebagai antidiabetes. Daun A. bilimbi L. mengandung alkaloid, tannin, saponin, flavonoid, glikosida jantung, glikosida, triterpene, fenol dan karbohidrat. Efek hipoglikemia dari A. bilimbi L. diakibatkan oleh kandungan flavonoid dan saponin.Metode : Penelitian ini menggunakan tikus hiperglikemia yang diinduksi aloksan.  Perlakuan diberikan selama 21 hari dan menggunakan glibenclamid (0,66 mg/kg BB) sebagai control positif. Pewarnaan preparate sel beta menggunakan metode Gomori Aldehyde Fuschine dan Nuclear Fast Red. Pengamatan terhadap jumlah sel beta pancreas tikus dilakukan pada hari ke 7 dan ke 21 dengan menentukan jumlah rerata sel beta yang teramati pada 3 layang pandang. Analisis statistic dilakukan menggunakan program SPSS for windows 16,0 version.Hasil : Penurunan jumlah sel beta pancreas terjadi secara bermakna pada kelompok control dibandingkan dengan kelompok perlakuan (p<0,05) yaitu sebesar 32,19%.Kesimpulan : Aktivitas antioksidan A. bilimbi L. mampu mencegah penurunan jumlah sel beta pada tikus hiperglikemia.