cover
Contact Name
Jurnal Teknologi Bahan dan Barang Teknik
Contact Email
jurnal.tbbt@b4t.go.id
Phone
+62-22-2504088
Journal Mail Official
jurnal.tbbt@b4t.go.id
Editorial Address
Jl. Sangkuriang no. 14, Bandung.
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Teknologi Bahan dan Barang Teknik
ISSN : 20894767     EISSN : 27159116     DOI : 10.37209/jtbbt
Jurnal Teknologi Bahan dan Barang Teknik is a peer-reviewed and open access scientific journal. This journal is published by Center for Material and Technical Product (B4T) since 2011. Jurnal Teknologi Bahan dan Barang Teknik is published twice a year, in June and December. Jurnal Teknologi Bahan dan Barang Teknik publishes research results, conceptual ideas, and application of theory with a focus on technology of material and technical product. The scope of this journal are: Material Engineering, Energy Diversification, and Technology for Industry 4.0.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 2 (2021)" : 5 Documents clear
TINJAUAN PERMEABILITAS DAN KUAT TEKAN POROUS PAVING BLOCK RAMAH LINGKUNGAN BERBAHAN CAMPURAN LIMBAH PLASTIK DAN SISA PENGOLAHAN BATU MARMER Devita Mayasari; Tri Yuhanah; Pratiwi Putri
Jurnal Teknologi Bahan dan Barang Teknik Vol 11, No 2 (2021)
Publisher : Balai Besar Bahan dan Barang Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37209/jtbbt.v11i2.232

Abstract

Porous paving block mampu meloloskan air lebih banyak karena terdapat rongga di dalamnya. Bahan ramah lingkungan dengan memanfaatkan limbah plastik sebagai substitusi semen dan sisa pengolahan batu marmer sebagai substitusi agregat kasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan limbah sampah plastik HDPE dan sisa pengolahan batu marmer terhadap kuat tekan dan permeabilitas porous paving block. Metodologi penelitian dengan memeriksa material yang digunakan sebagai  campuran pada sampel diperiksa parameternya sesuai standar. Variasi HDPE dan pembuangan sisa pengolahan batu marmer yang digunakan dalam pembuatan porous paving block sebesar 20%, 40%, 60%, 80%. Pengujian sampel kuat tekan pada umur 7, 14, 28 hari dan 28 hari pengujian infiltrasi. Hasil penelitian nilai kuat tekan porous paving block dengan komposisi 1 : 4 penggunaan PC dan kerikil (V1) nilainya lebih tinggi yaitu 8,16 MPa dibandingkan penggunaan marmer (V2) 5,91 MPa. Jika PC diganti dengan HDPE (V3) maka nilai kuat tekannya sebesar 1,08 MPa. Penggunaan komposisi HDPE (V7) lebih banyak meningkatkan kuat tekan dibandingkan lebih banyak komposisi batu marmer karena pengerasan HDPE menutupi permukaan marmer sehingga menambah kekerasan. Permeabilitas melalui uji infiltrasi porous paving block tertinggi pada V1 0,83 cm/s dan terendah V7 0,1 cm/s. Infiltrasi mengalami penurunan seiring dengan penambahan kadar plastik yang digunakan karena semakin banyak lelehan plastik yang menutupi pori porous paving block.
PEMBUATAN KITOSAN DARI LIMBAH KULIT UDANG DAN PEMANFAATANNYA SEBAGAI KOAGULAN ALAMI PADA PENJERNIHAN AIR Feerzet Achmad; Mutiara Fajar; Irene Seventina Lubis; Suhartono Suhartono; Suharto Suharto
Jurnal Teknologi Bahan dan Barang Teknik Vol 11, No 2 (2021)
Publisher : Balai Besar Bahan dan Barang Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37209/jtbbt.v11i2.282

Abstract

Limbah kulit udang menjadi sampah yang pemanfaatannya kurang maksimal jika tidak diolah dengan baik. Kandungan kitin yang tinggi pada kulit udang bisa diolah menjadi kitosan dengan proses deasetilasi. Kitosan adalah senyawa turunan dari kitin yang bisa dijadikan sebagai koagulan dalam proses penjernihan air. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh variasi dosis koagulan kitosan dalam menjernihkan air. Parameter percobaan ini adalah kekeruhan dan TSS. Percobaan ini menggunakan kitosan dari kulit udang sebagai koagulan alami dan hasil pengujiannya akan dibandingkan dengan koagulan sintetik PAC. Sampel air yang digunakan pada percobaan ini diambil dari Sungai Belawan, Medan, Sumatera Utara. Air baku ini memiliki kekeruhan 70,7 NTU dan total suspended solid 60,0 mg/L. Variasi dosis yang digunakan adalah 1, 2, 3, 4, 5, dan 6 ppm. Berdasarkan uji FTIR, nilai derajat deasetilasi kitosan 1 (hasil penelitian) mirip dengan kitosan 2 (komersial). Kitosan 1 memiliki derajat deasetilasi 82,69% dan kitosan 2  memiliki derajat asetilasi 83,43%. Persen penurunan kekeruhan tertinggi yaitu kitosan 1 pada dosis 1 ppm dengan penurunan mencapai 92% dan kekeruhan sebesar 4,08 NTU. Kitosan 2 dapat menurunkan kekeruhan hingga 3,72 NTU dengan penurunan 94%. Sedangkan PAC dapat menurunkan kekeruhan sampai dengan 16,3 NTU dengan persen penurunan 78%, pada dosis 6 ppm.
OPTIMIZING HYDROGEN PRODUCTION FROM THE PHOTOVOLTAIC-POWERED ALKALINE WATER ELECTROLYZER Pramujo Widiatmoko; Hary Devianto; Habibil Ghifary; Fran Felix Nurdiansyah; J.F. Simorangkir
Jurnal Teknologi Bahan dan Barang Teknik Vol 11, No 2 (2021)
Publisher : Balai Besar Bahan dan Barang Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37209/jtbbt.v11i2.295

Abstract

Energy transition has arisen its attention towards hydrogen technology. Green hydrogen can be produced from renewable energy sources such as photovoltaic (PV) through water electrolysis. However, its efficiency needs to be improved due to the intermittent nature of the remote microgrids. This study focuses on the design of SEPIC DC/DC converter and alkaline water electrolytic cells configuration on a 175 Wp polycrystalline silicon PV module. A homemade alkaline water electrolyzer of 3 M KOH was used and modeled numerically on Simulink MATLAB software. The converter and electrolytic cells configuration were designed for 1000, 800, 600 and 400 W/m2 solar irradiances. The results indicate that the required inductor decreased from 2.2 mH to 1.1 mH while the required capacitor increased from 10 mF to 27 mF as the solar irradiance increased. In a dynamic condition, the converter efficiency reached a maximum of 94.35%. Further, hydrogen production achieves 4.81 to 5.93 kg-H2/year as the installed electrolytic cell’s capacity increased from 70.2 to 174.9 W. The Levelized Cost of Hydrogen under unlimited photovoltaic power capacity is 13.08 USD/ kg-H­2
FAILURE ANALYSIS OF PRESTRESSED CONCRETE STEEL BAR DURING THE INITIAL DRAWING PROCESS Toni Agung Priambodo; Apriardi Ihlas
Jurnal Teknologi Bahan dan Barang Teknik Vol 11, No 2 (2021)
Publisher : Balai Besar Bahan dan Barang Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37209/jtbbt.v12i2.277

Abstract

Reinforced concrete is a common structural material used in the modern era. High tension steel provides strength to the concrete structure to reduce internal tensile forces and eliminate cracking. Failure of reinforcing steel causes the reinforced concrete to not have optimal strength and has the potential to cause failure in the main structure. The present paper describes the investigation of the failure case in the prestressed concrete bar (PC bar) during the manufacture of prestressed or pre-tensioned concrete. The failure occurred in the head section area during the initial drawing process. The chemical composition and tensile test showed the raw material complied to the manufacturer's specification. The fractography and microscopic examination of the failure area showed the characteristics of brittle fracture. Stress concentration in the head section and the tempering process of PC bar after quenching process at an inappropriate temperature caused temper embrittlement to be the cause of failure during the initial drawing process.
KARAKTERISTIK MATERIAL KOMPOSIT BERBASIS LIMBAH KAYU JATI DAN PATI UMBI GARUT TERMODIFIKASI SODIUM TRIPOLIFOSFAT (STTP) Tri Widagdo; Sujito Sujito; Imam Rofi’i
Jurnal Teknologi Bahan dan Barang Teknik Vol 11, No 2 (2021)
Publisher : Balai Besar Bahan dan Barang Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37209/jtbbt.v11i2.207

Abstract

Pengembangan bahan komposit hingga saat ini terus dilakukan untuk mendapatkan bahan komposit yang ramah lingkungan, guna menggantikan bahan komposit yang terbuat dari bahan plastik dan sintesis yang dinilai kurang ramah lingkungan. Pada penelitian ini dilakukan sintesis dan karakterisasi bahan komposit berbasis limbah serbuk gergaji kayu jati dan pati umbi Garut termodifikasi sodium tripolifosfat (STPP).  Dilakukan variasi pada konsentrasi STPP yang digunakan untuk memodifikasi pati umbi Garut yaitu 0%, 1%, 3% dan 5%. Karakterisasi dilakukan meliputi kerapatan, kadar air, pengembangan tebal, kekuatan dan modulus bending. Hasil karakterisasi didapatkan bahwa karakteristik bahan komposit terendah terdapat pada bahan komposit tanpa perlakuan modifikasi (STPP 0%). Hal ini menunjukkan bahwa modifikasi perekat berbasis pati umbi Garut menggunakan STPP mampu meningkatkan karakteristik bahan komposit. Karakteristik tertinggi didapatkan pada bahan komposit dengan perekat pati umbi Garut termodifikasi STPP 3%. Nilai karakteristik bahan komposit jenis ini yaitu kerapatan (0,83 ± 0,03) g/cm3, kadar air (13,26 ± 2,4) %, dan pengembangan tebal (14,98 ± 1,72) %, sementara sifat mekanik berturut-turut yaitu kekuatan bending (7,63 ± 0,49) MPa dan modulus bending (86,93 ± 24,02) MPa.

Page 1 of 1 | Total Record : 5