cover
Contact Name
Elsi Dwi Hapsari
Contact Email
elsidhapsari2@gmail.com
Phone
+6287839259788
Journal Mail Official
elsidhapsari2@gmail.com
Editorial Address
Sekretariat DPP PPNI Graha PPNI Jl. Lenteng Agung Raya No 64, Kec. Jagakarsa, RT 006 RW O8, Jakarta Selatan
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI)
ISSN : 25031376     EISSN : 25498576     DOI : http://dx.doi.org/10.32419/jppni.v4i3
Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI) merupakan jurnal resmi Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI). Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia ini merupakan jurnal dengan peer-review yang diterbitkan secara berkala setiap 4 bulan sekali (April, Agustus, Desember), berfokus pada pengembangan keperawatan di Indonesia. Tujuan diterbitkan JPPNI adalah untuk mewujudkan keperawatan sebagai suatu profesi yang ditandai oleh kegiatan ilmiah yaitu kegiatan penelitian yang dilakukan oleh perawat di Indonesia, dikomunikasikan melalui media jurnal yang dikelola oleh organisasi profesi, dan didistribusikan ke kalangan perawat, pemangku kepentingan, dan masyarakat.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 3 (2018)" : 12 Documents clear
Tingkat Kecemasan dan Stres Pada Mahasiswa yang Mengikuti OSCE Vina Rachmawati; Mustikasari -
Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI) Vol 3, No 3 (2018)
Publisher : Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32419/jppni.v3i3.141

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai tingkat kecemasan dan stres yang dialami oleh mahasiswa yang mengikuti OSCE. Tujuan: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan tujuan untuk menggambarkan tingkat kecemasan dan stres pada mahasiswa yang mengikuti OSCE. Metode: Penelitian ini melibatkan 109 responden dengan kriteria inklusi yaitu mahasiswa aktif dan sudah mengikuti ujian OSCE praktikum anak. Penelitian ini sudah berhasil melewati uji etik. Instrumen yang digunakan yaitu Hamilton Rating Scale Anxiety (HRS-A) dan Perceived Stress Scale (PSS). Uji reabilitas instrumen HRS-A memiliki nilai Cronbanch’s Alpa yaitu 0,752 dan uji reabilitas instrumen PSS memiliki nilai Cronbanch’s Alpa yaitu 0,706. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan dari 109 responden didapatkan mahasiswa mengalami kecemasan ringan yaitu 71 (65,1%), kecemasan sedang 19 (17,4%) dan kecemasan berat 17 (15,6%) dan panik 2 (1,8%.  Hasil penelitian menunjukkan dari 109 responden didapatkan mahasiswa yang mengalami stres ringan 1 (0,9%), stres sedang 78 (71,6%) dan stres berat 30 (27,5%). Kesimpulan: Hasil penelitian ini diharapkan bisa memberikan informasi bagi institusi pendidikan mengenai gambaran tingkat kecemasan dan stres pada mahasiswa yang mengikuti OSCE. Peneliti lain dapat mengembangkan penelitian dengan meneliti faktor faktor yang mempengaruhi tingkat stres dan kecemasan serta strategi koping yang digunakan dalam mengatasi kondisi stres yang muncul saat melaksanakan OSCE.Kata kunci: Kecemasan, stres, mahasiswa keperawatan dan OSCE
SUMBER STRES KERJA PERAWAT DI RUMAH SAKIT Laili Rahayuwati; Lela Hasanah; Kurniawan Yudianto
Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI) Vol 3, No 3 (2018)
Publisher : Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32419/jppni.v3i3.143

Abstract

Tujuan penelitian. Mengetahui stresor kerja perawat berdasarkan karakteristik perawat yang bekerja di Rumah Sakit. Metode Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Responden dalam penelitian ini adalah 239 perawat yang diambil dengan menggunakan teknik total populasi. Instrumen yang digunakan adalah NIOSH Generic Job Stress Questionnaire, selanjutnya analisis univariat digunakan untuk melihat gambaran stresor kerja perawat berdasarkan karakteristik perawat. Hasil. Berdasarkan analisis data terdapat 5 stresor kerja: harga diri, konflik peran, ketidakjelasan peran, konflik dalam kelompok, konflik antar kelompok. Simpulan. Data sumber stress dapat digunakan untuk mengadakan sistem jenjang karir, memberikan pengakuan dan penghargaan atas prestasi yang dicapai perawat, memberikan kesempatan untuk berkembang kepada perawat, menyelenggarakan sistem rotasi yang terjadwal dan berkesinambungan.

Page 2 of 2 | Total Record : 12