cover
Contact Name
Dede Salim Nahdi
Contact Email
educatio@unma.ac.id
Phone
+6285224977367
Journal Mail Official
educatio@unma.ac.id
Editorial Address
Gedung Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Majalengka Jl. KH. Abdul Halim No. 103 Majalengka 45418
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Educatio FKIP UNMA
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 24599522     EISSN : 25486756     DOI : http://dx.doi.org/10.31949/educatio
Core Subject : Education,
Education curriculum, instruction, learning, policy, preparation of teachers, Learning Media, Development Subject of Education, and Management of Education
Articles 98 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 4 (2023): October-December" : 98 Documents clear
Student’s Learning Strategies During Pandemic To Get A High Score On TOEIC Test Titin Kustini; Afief Fakhruddin
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i4.6294

Abstract

TOEIC is one indicator for mastery of English language skills. SMKN 1 Kadipaten and SMKN 1 Majalengka are two vocational schools that get the opportunity for a free TOEIC test from Ministry of Education and Culture. This research was conducted to find out how students' learning strategies in the pandemic dealing with the TOEIC test to achieve high scores related to learning situations during the pandemic. The study was conducted on the12th grade students in two vocational schools. Data were obtained from the distribution of questionnaires to students in the two vocational schools, observations and interviews with English teachers. The most of them said they didn’t prepare specially for the test (61,9%). For learning strategy they used, just prepare by browse and look at TOEIC tutorial video (24,2%), discuss with a friend (11%), and 6,6% said they did the exercise from the sources that teacher shared. Only 1,6% who got guidance from teacher by WhatsApp chat, 4,9% by direct explanation, 0,5% by zoom/google meet. In conclusion, they used learning strategy by self-study. The lack of guidance from the teachers caused their TOEIC test score to be low. This is also correlated with their low awareness of the benefits of taking the TOEC test. They said did the test just for experience (51,9%). To improve test results in the future, it is very necessary to have more intensive guidance from teachers and also to growth motivation so that they have the purpose to get the best results.
Pembelajaran Dalam Jaringan dan Motivasi Berprestasi dalam Perspektif Buddhis dan Pengaruhnya Terhadap Tingkat Rasa Percaya Diri Harianti Harianti; Partono Partono; Khie Khiong
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i4.6302

Abstract

Pendidikan memegang peranan krusial dalam kemajuan suatu bangsa, dan rasa percaya diri memiliki peran penting dalam proses pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh kedua faktor tersebut terhadap rasa percaya diri mahasiswa serta menemukan hubungan antara keduanya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik random sampling, melibatkan 105 mahasiswa. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner yang mengevaluasi pembelajaran daring, motivasi berprestasi, dan tingkat rasa percaya diri. Analisis data menggunakan regresi sederhana dan ganda serta uji koefisien determinasi untuk mengetahui seberapa besar pengaruh masing-masing variabel terhadap rasa percaya diri mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik pembelajaran dalam jaringan maupun motivasi berprestasi dalam perspektif Buddhis memiliki pengaruh signifikan terhadap tingkat rasa percaya diri mahasiswa. Variabel pembelajaran dalam jaringan memberikan sumbangan efektif yang lebih besar (57,1%) daripada motivasi berprestasi (22,25%) terhadap tingkat rasa percaya diri. Ini menegaskan pentingnya implementasi pembelajaran daring yang efektif serta peningkatan motivasi berprestasi dalam membentuk rasa percaya diri mahasiswa. Dalam kesimpulan, penelitian ini menegaskan bahwa pembelajaran dalam jaringan dan motivasi berprestasi memiliki hubungan yang erat dalam membentuk rasa percaya diri mahasiswa. Implementasi pembelajaran daring yang efektif dan peningkatan motivasi berprestasi dapat menjadi strategi penting dalam membentuk rasa percaya diri mahasiswa di konteks pendidikan Buddhis.
Manajemen Strategi Kepala Madrasah Dalam Mengembangkan Budaya Religius Untuk Membentuk Karakter Siswa Muhammad Ainul Yaqin; Sholehudin Sholehudin
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i4.6304

Abstract

Pendidikan memainkan peran penting dalam pembentukan karakter dan nilai-nilai religius pada peserta didik di lembaga pendidikan. Fokus artikel ini adalah untuk memahami manajemen strategi kepala madrasah dalam mengembangkan budaya religius untuk membentuk karakter siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif, menggabungkan data dari survei, wawancara, dan observasi. Hasil penelitian menyoroti manajemen strategi yang dilakukan oleh kepala madrasah dalam pengembangan budaya religius, penggunaan simbol-simbol keagamaan, serta kegiatan keagamaan yang rutin dilakukan seperti sholat berjamaah, pembacaan al-Qur'an, doa bersama, dan lainnya. Karakter religius peserta didik dijelaskan dalam konteks kegiatan dan norma keagamaan yang diadopsi oleh Madrasah Aliyah Burhanul Abrar, termasuk aspek senyum, salam, doa, pembacaan al-Qur'an, sholat, dan kegiatan ekstrakurikuler yang berbasis agama. Penelitian ini menunjukkan bahwa kepala madrasah memiliki peran signifikan dalam membentuk karakter religius siswa dengan memberikan dedikasi maksimal dalam memandu serta mengikuti kegiatan keagamaan bersama siswa. Pembiasaan karakter menjadi strategi penting dalam memperkuat budaya religius yang diterapkan secara berulang-ulang, yang bertujuan untuk membentuk kecerdasan emosi dan membawa dampak positif pada peserta didik. Kesimpulannya, manajemen strategi kepala madrasah berperan dalam mengembangkan budaya religius sebagai bagian integral dari proses pembentukan karakter siswa. Pembiasaan rutin nilai-nilai keagamaan dan penggunaan simbol-simbol keagamaan menjadi elemen penting dalam membentuk budaya religius yang kuat di Madrasah Aliyah Burhanul Abrar.
Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Mengembangkan Profesionalitas Guru di SMP Bhakti Pertiwi Abu Hasan Agus R; Siti Nadifah; Muhammad Ainul Yaqin
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i4.6361

Abstract

Kepala sekolah merupakan seorang pemimpin di suatu institusi pendidikan yang sangat besar berpengaruh pengaruhnya. Pengaruh tersebut merupakan kunci suksesnya suatu lembaga ada pada kedudukan seorang pemimpin sekolah. Dan dampak besarnya dapat dilihat dari kualitas sekolah maupun guru. Guru yang berkompeten dapat dilihat dari cara bagaimana kepala sekolah memimpin. Implementasi dari tindakan kepala sekolah yang baik upaya mengembangkan profesionalitas guru dan sekolah yang unggul. Menariknya kepala madrasah SMP Bhakti Pertiwi mempunyai cara tersendiri mengembangkan profesional guru, yaitu diukur dengan mengadakan kegiatan-kegiatan sekolah secara mandiri. Penelitian ini dirancang dengan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan data yang bersumber dari artikel jurnal. Subjek penelitian ini kepala sekolah. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah SMP Bhakti Pertiwi sudah menerapkan perannya yang berupa kegiatan-kegiatan yang diaplikasikan oleh kepala sekolah training (pelatihan), morning meeting, monitoring, supervisi, dan evaluasi kepada guru. Kegiatan yang dilakukan oleh kepala sekolah SMP Bhakti Pertiwi tersebut sangat memotivasi guru, menambah pengalaman guru, memberikan teladan kepada guru, meningkatkan wawasan guru. Dapat disimpulkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah Bhakti Pertiwi sudah mengimplementasikan banyak kegiatan dan keteladanan kepada guru agar mengembangkan profesionalitasnya.
Kesulitan Belajar Siswa Pada Pembelajaran Geografi Melalui Materi Penelitian Geografi Sintia Dwi Apriyani; Indah Meitasari
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i4.6421

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki kesulitan belajar siswa kelas X SMA Negeri 2 Cileungsi dalam mata pelajaran Penelitian Geografi serta mengeksplorasi upaya yang dilakukan untuk mengatasi kesulitan belajar tersebut. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa belum sepenuhnya menguasai materi Penelitian Geografi dan banyak yang belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Faktor-faktor internal seperti kurangnya perhatian, minat, dan motivasi siswa terhadap materi, bersama dengan faktor eksternal seperti metode pengajaran dan ketersediaan infrastruktur di sekolah, mempengaruhi kesulitan belajar siswa. Guru telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi masalah ini, termasuk menggunakan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) untuk menyelaraskan pembelajaran dengan kurikulum, meningkatkan perhatian siswa dengan pertanyaan acak dan tes tak terduga, serta membentuk kelompok belajar untuk mendukung pemahaman siswa. Namun, kesulitan belajar siswa masih terjadi karena kurangnya minat dan fokus siswa serta keterbatasan infrastruktur. Faktor-faktor seperti kebosanan siswa terhadap metode pengajaran, kurangnya minat terhadap materi, dan keterbatasan infrastruktur menjadi hambatan utama dalam mengatasi kesulitan belajar. Meskipun guru telah melakukan upaya, masih diperlukan langkah-langkah lebih lanjut untuk meningkatkan minat, fokus, dan pemahaman siswa terhadap materi Penelitian Geografi.
Implementasi Profil Pelajar Pancasila Elemen Berkhebinekaan Global di Sekolah Dasar Ikla Roza; Zaka Hadikusuma Ramadan
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i4.6464

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi profil pelajar Pancasila elemen berkebhinekaan global di kelas IV Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif metode inquiry naturalistic. Sumber data primer dalam penelitian yaitu guru, siswa, dan kepala sekolah. Sedangkan sumber data sekunder dalam penelitian ini yaitu buku dan artikel serta penelitian terdahulu yang mendukung. Teknik pengumpul data yang digunakan yaitu wawancara menggunakan lembar wawancara dan observasi menggunakan lembar observasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu miles dan huberman yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Implementasi profil pelajar Pancasila dimensi berkebhinekaan global yaitu melaksanakan kegiatan rutin penampilan bakat, interaksi siswa satu sama lain seperti diskusi, kemudian refleksi dari kebhinekaan dan keadilan sosial seperti diskusi. Hambatan yang dialami perkembangan teknologi yang memicu ketertarikan siswa terhadap budaya asing yang kian pesat dan beimbas pada tertinggalnya budaya lokal; kurangnya kreativitas guru dalam mendemonstrasikan budayanya karena keterbatasan kreativitas guru; dan rendahnya dukungan dari lingkungan keluarga dan masyarakat dalam menanamkan nilai – nilai toleransi dan menghargai.
Pelaksanaan Profil Pelajar Pancasila Dimensi Beriman, Bertakwa Kepada Tuhan dan Berakhlak Mulia di Sekolah Dasar Sri Wahyuni; Zaka Hadikusuma Ramadan
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i4.6465

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan profil pelajar Pancasila dimensi beriman dan bertakwa kepada Tuhan dan Berakhlak Mulia di Kelas IV SD Muhammadiyah Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif metode inquiry naturalistic. Sumber data primer dalam penelitian yaitu guru, siswa, dan kepala sekolah. Sedangkan sumber data sekunder dalam penelitian ini yaitu buku dan artikel serta penelitian terdahulu yang mendukung. Teknik pengumpul data yang digunakan yaitu wawancara menggunakan lembar wawancara dan observasi menggunakan lembar observasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu miles dan huberman yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. pelaksanaan dimensi beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia di SD Muhammadiyah Pekanbaru yaitu melaksanakan kegiatan fisik yang berkaitan dengan PJOK, kemudian kegiatan ibadah. Kemudian senantiasa bersalaman dengan guru ketika datang ke sekolah. Selanjutnya membiasakan siswa ramah lingkungan Selanjutnya siswa diberikan pemahaman mengenai hak dan kewajiban baik di sekolah rumah dan lingkungan sekita. SD Muhammadiyah Pekanbaru telah berusaha menerapkan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan dimensi beriman, bertakwa dan berakhlak mulia. Namun memang belum terlaksana dengan sempurna karena masih menemukan peserta didik yang kurang kondusif, kurangnya kesadaran siswa dan harus selalu dimotivasi serta keterbatasam guru dalam mengawasinya di sekolah. Kemudian kurangnya kerjasama seluruh orang tua untuk melaksanakan kegiatan semua itu di rumah
Manajemen Kurikulum Merdeka Dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran di SMK Abu Hasan Agus R.; Siti Ratnatus Solehah
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i4.6848

Abstract

Salah satu kunci untuk mengatasi masalah pada mutu pembelajaran ialah dengan melakukan perubahan terhadap kurikulum. Tercapainya tujuan pembelajaran sangat dipengaruhi oleh faktor guru, siswa dan sistem pengelolaan kurikulum yang baik. Oleh karena itu manajemen kurikulum merdeka hadir untuk memberikan paradigma baru dalam dunia pendidikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan manajemen kurikulum merdeka yang ada di SMK Negeri 1 Gending sehingga bisa menciptakan sistem pembelajaran yang baik untuk meningkatkan mutu dalam pembelajaran. Adapun penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan manajemen kurikulum merdeka dalam meningkatkan mutu pembelajaran di SMK Negeri 1 Gending di laksanakan dengan menerapkan metode pembelajaran intrakurikuler, ekstrakurikuler dan pembelajaran P5 (Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) siswa menjadi lebih aktif dan kreatif karena mereka diberikan kebebasan dalam menentukan gaya belajar yang mereka inginkan. Sehingga hal tersebut mampu meningkatkan kualitas dalam proses pembelajaran.

Page 10 of 10 | Total Record : 98