cover
Contact Name
Ary Bakhtiar
Contact Email
agriecobis@umm.ac.id
Phone
+62341-464318 (116)
Journal Mail Official
agriecobis@umm.ac.id
Editorial Address
Gedung GKB 1 Lantai 5, Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian-Peternakan, Universitas Muhammadiyah Malang Jl. Raya Tlogomas 246, Kota Malang, Jawa Timur Phone: 0341-464318 (116) - 082140841550
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Agriecobis : Journal of Agricultural Socioeconomics and Business
Core Subject : Economy, Social,
Agriecobis diterbitkan dalam kurun waktu dua kali setahun pada bulan Maret dan Oktober yang berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian di bidang sosial, ekonomi, penyuluhan dan kebijakan pertanian. Jurnal ini mencakup artikel hasil penelitian termasuk bidang Agribisnis, Sosial Pertanian, Ekonomi Pertanian, Penyuluhan, Pembangunan Pedesaan, Sosiologi Pedesaan, Manajemen Pemasaran, Manajemen Sumber Daya Manusia, dan Kewirausahaan.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2020): Oktober" : 6 Documents clear
Kepuasan Kerja Karyawan di Unit Usaha Milik Kampus Livia Windiana; Anas Ta'in; Istis Baroh
Agriecobis : Journal of Agricultural Socioeconomics and Business Vol. 3 No. 2 (2020): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/agriecobis.Vol3.No2.87-92

Abstract

Kepuasaan kerja karyawan dapat diartikan sebagai cara pandang/ sikap emosional karyawan baik yang menyenangkan atau tidak menyenangkan pada pekerjaan mereka. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui bagaimana tingkat kepuasaan kerja karyawan di Unit Usaha Fakultas Pertanian Peternakan Universitas Muhammadiyah Malang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian survei dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data dengan cara interview, dokumentasi dan kuisioner. Analisis yang digunakan adalah tabel distribusi frekuensi relatif, dengan jumlah sampel 35 karyawan. secara umum kepuasan kerja karyawan diukur melalui 40 indikator yang menyakut kepuasan kerja terhadap: gaji, promosi, atasan, rekan kerja dan pekerjaan itu sendiri. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kepuasan sedang, dan terdapat penyebaran skor kepuasan kerja dengan deviasi yang tinggi. Dari rentang skor tiap responden 40 – 200, diperoleh nilai skor minimal 115, skor maximal 188, rata-rata skor 148,6 dan standar deviasi 13,829.
Implementasi Kepedulian Lingkungan dalam Pembelian Makanan Kemasan Wahid Muhammad Shodiq; Rahayu Relawati; Ary Bakhtiar
Agriecobis : Journal of Agricultural Socioeconomics and Business Vol. 3 No. 2 (2020): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/agriecobis.Vol3.No2.58-65

Abstract

Green consumers muncul sebagai bentuk dukungan konsumen terhadap lingkungan atas kegiatan konsumsi yang dilakukan. Tujuan penelitian yakni  mengidentifikasi sikap konsumen, pilihan kemasan dan perilaku pasca konsumsi dalam pembelian makanan kemasan antar masyarakat pedesaan dan perkotaan. Pengumpulan data dilakukan di wilayah Desa Sidodadi Kecamatan Ngantang dan Kelurahan Tunggulwulung Kecamatan Lowokwaru dengan menggunakan kuesioner, wawancara dan observasi. Sebanyak 80 responden yang memenuhi kriteria (purposive sampling) digunakan dalam penelitian ini. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, secara keseluruhan kedua wilayah menunjukkan respon positif terhadap lingkungan. Responden sadar dan paham bahwa kegiatan konsumsi secara tidak langsung akan mempengaruhi lingkungan. Kondisi demikian berarti penerapan ekonomi lingkungan dalam kegiatan ekonomi dapat menjadi solusi untuk mengatasi dampak yang ditimbulkan. Penerapan green consumers dapat menjadi salah satu cara konsumen dalam menunjukkan kepeduliannya terhadap lingkungan. Tindakan tersebut perlu ditunjang oleh produsen hingga pemerintah mulai dari pengembangan produk ramah lingkungan hingga minimisasi limbah.
Perbandingan Tingkat Pengembalian Kredit pada Lembaga Perkreditan Desa (LPD) yang dicirikan Kecamatan Mayoritas Penduduk Bekerja di Sektor Pertanian dengan Jasa di Kabupaten Gianyar. Nita Agustini; Ketut Budi Susrusa; Makse Korri Arisena
Agriecobis : Journal of Agricultural Socioeconomics and Business Vol. 3 No. 2 (2020): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/agriecobis.Vol3.No2.50-57

Abstract

Pembentukan Lembaga Perkreditan Desa (LPD) dalam membantu masyarakat desa untuk meningkatkan usaha ekonomi diantaranya adalah melalui LPD Kecamatan Payangan dan LPD Kecamatan Gianyar, Gianyar, Bali. LPD senantiasa mengutamakan dan memperhatikan aspek efisiensi serta produktivitas, salah satunya adalah dengan cara penyaluran dana (kredit). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui distribusi pinjaman berdasarkan sektor dari segi jumlah nasabah dan besarnya pinjaman dan perbandingan tingkat pengembalian kredit pada LPD di Kecamatan Payangan dan LPD di kecamatan Gianyar. Teknik penentuan sampel dalam penelitian ini dilakukan secara sensus, dan  diperoleh 33 LPD di Kecamatan Payangan dan 39 LPD di Kecamatan Gianyar. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis Uji Mann – Whitney (U-Test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan tingkat pengembalian kredit antara LPD di Kecamatan Payangan yang berbasis pada sektor pertanian dengan LPD di Kecamatan Gianyar yang berbasis pada sektor jasa. Melalui penelitian ini, LPD yang tingkat pengembalian kreditnya masih di bawah 80% sebaiknya lebih memperketat seleksi pemberian kreditnya agar tidak menjadi kredit bermasalah sehingga dapat memperoleh keuntungan dari kredit yang disalurkan oleh LPD.
Tren Harga Bawang Merah di Pasar Besar Kota Batu dan Pasar Sayur Karangploso Kabupaten Malang Periode Januari 2017 – Desember 2019 Bahrul Muchlis Habib; Rahmad Pulung Sudibyo
Agriecobis : Journal of Agricultural Socioeconomics and Business Vol. 3 No. 2 (2020): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/agriecobis.Vol3.No2.66-78

Abstract

Onions (Allium Cepa) is a vegetable that be a part of root vegetables such as carrot, potato, etc wich commonly used mainly the root part to be consumed. Onions known as one of the primary ingredient for food because it’s role as seasoning or as supplementary material like fried onions make it one of the ingredient with high economic value. Not surprisingly the price of onions commodity fluctuate everytime. Purpose of the research is : (1) knowing the onions price trend in Pasar Besar Kota Batu and Pasar Karangploso for the last 3 years (2) knowing the difference of the onions price trend between Pasar Besar Kota Batu and Pasar Karangploso. location determined intentionally (purposive). Data used for this research is secondary data obtained from Siskaperbapo or Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok managed by Disperindag of East Java Province. Analysis used for this research is tabulation and chart, also least cost methode to show the trend happened also to project the possible price in the near future. The result show that the trend is tend to fluctuate annually but if we break down each month and use least cost method both location show a negatif price trend.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi Usahatani Bawang Merah di Kecamatan Tawangmangu Vita Intari Afrianika; Sri Marwanti; Isti Khomah
Agriecobis : Journal of Agricultural Socioeconomics and Business Vol. 3 No. 2 (2020): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/agriecobis.Vol3.No2.79-86

Abstract

The purpose of this research was to find out production factors affecting on the shallots production in Tawangmangu Subdistrict. The basic method used in this research was inferensial statistic. The determination of the sample area was purposive and the determination of respondents was accidental sampling with 60 farmers as respondents. The technique of collecting data was done by observation, interview, and recording. The data analysis method used Cobb-Douglas regression analysis model. The coefficient of determination (Adj R2) in this research is 0,631, which mean that 63,1% of shallots production in Tawangmangu Subdistrict could be explained by all factors in this research and the rest was explained by other factors. F test result of variable land area, labor, number of seeds, manure, nitrogen fertilizer, phosphorus fertilizer, potassium fertilizer and pesticides simultaneously have an significant effect on the shallots production in Tawangmangu Subdistrict. t test result of land area, number of seeds and pesticides individually have a significant effect on production, while labor, manure, nitrogen fertilizer phosphorus fertilizer and potassium fertilizer individually have no significant effect on the shallots production in Tawangmangu Subdistrict. Land area variable is the most influences factor on the shallots production in Tawangmangu Subdistrict.
Kontribusi Nilai Curahan Kerja Wanita terhadap Pendapatan Rumah Tangga Petani Padi Sawah di Desa Noelbaki, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang Ana Maria Amheka; Johanna Suek; I Wayan Nampa
Agriecobis : Journal of Agricultural Socioeconomics and Business Vol. 3 No. 2 (2020): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/agriecobis.Vol3.No2.93-100

Abstract

This research aims to know number of women working hours in non agricultural and agricultural sectors and their role in grain farmers’ household income. The research has carried out in Noebaki Village, using 46 samples that chosen purposively based on active women.The collected data have been analyzed descriptively. Research result shows that allocation of women working time in five activities compare to men that of eight activities. Total Women time allocation for working as many as 542 HKO (11,40 HKO/person/ in a season),Total while men time allocation as many as 1.119 HKO (24,32 HKO/person/in a season) in seedling, weeding, fertilizing, transport and post harvest activities. Besides that, women are also working in non agricultural sector as a washing cloth and weaving with working times as many as 55.71 HKO and 56,77 HKO consecutively. From this job the women can contribute as much as 1.824.627 IDR or 11.15% to the household income. This contribution is smaller compare to 50% of income. Therefore to increase the women role in economic household, they have to improve their skill in various way as individual or as a group.

Page 1 of 1 | Total Record : 6