cover
Contact Name
Panggih Nur Adi
Contact Email
panggi.s3@gmail.com
Phone
+6285215900604
Journal Mail Official
panggi.s3@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. labuhanbatu,
Sumatera utara
INDONESIA
CIVITAS (JURNAL PEMBELAJARAN DAN ILMU CIVIC)
ISSN : 24606111     EISSN : 26852063     DOI : 10.36987
CIVITAS : Jurnal Pembelajaran dan Ilmu Civic terbit 2 (dua) kali setahun pada bulan Maret dan September, berisi tulisan/artikel hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh para pakar, ilmuwan, praktisi, pengkaji, dosen dan mahaiswa dalam disiplin ilmu kependidikan dan pembelajaran serta ilmu civic umumnya. CIVITAS : Jurnal Pembelajaran dan Ilmu Civic diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan PKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Labuhan Batu. Dewan Editor menerima tulisan terpilih berupa hasil penelitian, review atau artikel bidang pendidikan, pembelajaran dan sains yang sudah diringkas untuk dipertimbangkan pemuatannya, dengan frekuensi terbit secara berkala 2 (dua) kali setahun. Naskah disampaikan ke dewan editor paling lambat dua bulan sebelum penerbitan atau akhir bulan Januari dan Juli pada setiap tahunnya. Naskah yang dimuat merupakan pandangan dari penulis, Dewan Editor hanya menyunting naskah sesuai format dan aturan yang berlaku tanpa mengubah substansi naskah.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol 12, No 1 (2026)" : 4 Documents clear
The Role of Corruption Control and Geopolitical Risks in Shaping Economic Growth of Low-Income OIC Economies Nurul Fahana aini Harun; Nur Hayati Abd Rahman; Shafinar Ismail; Khairunnisa Abd Samad
CIVITAS (JURNAL PEMBELAJARAN DAN ILMU CIVIC) Vol 12, No 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/civitas.v12i1.9089

Abstract

This study investigates the relationship between control of corruption, geopolitical risks, and economic growth among low- and lower-middle-income economies within the Organisation of Islamic Cooperation (OIC). Despite the OIC’s abundance of natural and human resources, 33 out of 57 member countries remain trapped in the middle-income stage, struggling to achieve the Sustainable Development Goals (SDG 8 and SDG 16), which emphasize inclusive growth and strong institutional governance. Using annual data for 21 OIC countries from 1996 to 2023, the study employs descriptive and correlation analyses within the framework of endogenous growth theory and the political-economy growth model. The findings reveal that control of corruption, human capital, and trade openness are positively correlated with economic growth, while geopolitical risks show an insignificant relationship, suggesting that institutional and structural factors are more critical to growth than external instability. Moreover, the strong link between governance and GDP underscores the vital role of institutional quality in sustaining economic progress. Policy recommendations include strengthening anti-corruption frameworks, investing in education and human capital development, and promoting trade integration to enhance resilience against global uncertainties. Future studies should extend the analysis using dynamic panel estimation to capture the long-term effects of governance and risk on growth direction.
Smart Management in Education: Integrasi Peserta Didik dan Sarana Prasarana Menuju Sekolah Cerdas dan Berkelanjutan Samsul Rizal
CIVITAS (JURNAL PEMBELAJARAN DAN ILMU CIVIC) Vol 12, No 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/civitas.v12i1.8503

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan, khususnya pada cara sekolah mengelola sistem manajemennya. Model pengelolaan yang sebelumnya bersifat konvensional kini mulai beralih ke arah smart management, yaitu sistem manajemen berbasis teknologi yang mendukung efisiensi, inovasi, dan keberlanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana integrasi antara manajemen peserta didik dan manajemen sarana prasarana dapat menjadi fondasi utama dalam mewujudkan sekolah cerdas (smart school) yang responsif terhadap perubahan zaman dan berorientasi pada pembangunan berkelanjutan.Pendekatan penelitian yang digunakan bersifat kualitatif dengan metode studi pustaka, yaitu menelaah berbagai sumber ilmiah seperti artikel jurnal dari Scopus dan Google Scholar, serta dokumen kebijakan pendidikan nasional periode 2020–2025. Hasil kajian memperlihatkan bahwa penerapan konsep smart management mendorong terwujudnya sistem pengelolaan peserta didik yang terhubung dengan infrastruktur digital, termasuk penggunaan Learning Management System (LMS), big data analytics, serta Internet of Things (IoT) untuk mendukung kegiatan belajar-mengajar.Pemerintah memainkan peran penting melalui kebijakan Merdeka Belajar dan program School Digitalization Roadmap 2025, yang menyediakan arah kebijakan serta infrastruktur pendukung bagi sekolah. Di sisi lain, sekolah berperan dalam membangun budaya digital yang bertanggung jawab, beretika, dan berkelanjutan. Sinergi antara kedua bidang manajemen ini mampu meningkatkan efektivitas, keterbukaan, dan mutu layanan pendidikan secara menyeluruh, sekaligus memperkuat daya saing sekolah di era transformasi digital.Kata Kunci: manajemen pendidikan, smart management, sarana prasarana, peserta didik, sekolah berkelanjutan.
TUJUAN PENDIDIKAN, SISTEM, DAN STRUKTUR SERTA KONSEP DASAR MANAJEMEN KURIKULUM DAN PENGEMBANGANNYA Muhammad Nurul Arif
CIVITAS (JURNAL PEMBELAJARAN DAN ILMU CIVIC) Vol 12, No 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/civitas.v12i1.8487

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki secara sistematis dan mendalam tiga pilar penyelenggaraan Pendidikan mulai tujuan, sistem dan strukturnya serta konsep fundamental manajemen dan pengembangan kurikulum. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) kualitatif, dengan data sekunder berasal dari literatur buku, jurnal, peraturan perundang-undangan, dan hasil penelitian terdahulu yang dianalisis melalui teknik analisis isi. Hasil kajian mengonfirmasi bahwa pendidikan merupakan fondasi krusial pembangunan SDM unggul dan berdaya saing, sebagaimana diamanatkan UU No. 20 Tahun 2003. Namun, pencapaian tujuan tersebut dihadapkan pada tantangan kompleks seperti disparitas kualitas guru, kesenjangan akses antartenjang, dan kebutuhan kurikulum yang adaptif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa manajemen dan pengembangan kurikulum yang dinamis berperan sebagai jembatan strategis mengatasi tantangan tersebut. Inovasi kurikulum terus berkembang, mencakup integrasi kurikulum nasional dengan kurikulum khas (seperti pesantren), model berbasis kitab turats dan KKNI, hingga konsep humanis “kurikulum cinta” yang menekankan nilai empati dan spiritualitas. Simpulan penelitian menegaskan bahwa pengembangan kurikulum harus bersifat holistik, menyeimbangkan aspek pengetahuan, keterampilan, dan karakter, serta responsif terhadap konteks sosial dan kemajuan zaman. Implikasi dari studi ini adalah sebagai referensi konseptual bagi pendidik dan pemangku kebijakan dalam merancang dan mengelola kurikulum yang lebih kontekstual, inklusif, dan berorientasi pada pembentukan peserta didik yang utuh
The Impact of Fintech Payments, Financial Literacy, and Lifestyle on Students' Financial Behavior Ferra Febbilia; Mahirun Mahirun
CIVITAS (JURNAL PEMBELAJARAN DAN ILMU CIVIC) Vol 12, No 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/civitas.v12i1.9088

Abstract

Salah satu transformasi paling signifikan terjadi dalam sistem transaksi keuangan, di mana masyarakat mulai beralih dari transaksi tunai menuju transaksi digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh yang diberikan dari fintech payment, literasi keuangan, dan gaya hidup terhadap perilaku keuangan mahasiswa Universitas Pekalongan. Penelitian ini dilakukan secara kuantitatif dengan analisis data menggunakan uji statistic SPSS. Hasil penelitian menunjukan bahwa fintech payment, literasi keuangan dan gaya hidup berpengaruh positif signifikan terhadap perilaku keuangan.

Page 1 of 1 | Total Record : 4