cover
Contact Name
Novita Eka Muliawati
Contact Email
novita@stkippgritulungagung.ac.id
Phone
+6282232308788
Journal Mail Official
novita@stkippgritulungagung.ac.id
Editorial Address
STKIP PGRI Tulungagung Jl. Mayor Sujadi Timur No. 7 Plosokandang, Tulungagung, Jawa Timur, Kode Pos 66221
Location
Kab. tulungagung,
Jawa timur
INDONESIA
JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika)
Published by STKIP PGRI Tulungagung
ISSN : 24607800     EISSN : 25803263     DOI : 29100
Core Subject : Education,
JP2M is stands for Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika. JP2M is a high quality open access peer reviewed research journal that is published by Mathematics Education Department of STKIP PGRI Tulungagung. JP2M disseminates new research results in all areas of mathematics, mathematics education and their applications in learning by researchers, academicians, professional, practitioners and students from all over the world. Start from this year (September 2015), this journal will be published two times a year, in March and September.
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2015)" : 20 Documents clear
ANALISIS PEDAGOGICAL CONTENT KNOWLEDGE (PCK) GURU MATEMATIKA DAN PRAKTIK PEMBELAJARANNYA Maryono, Maryono
JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika) Vol 1, No 2 (2015)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.286 KB) | DOI: 10.29100/jp2m.v1i2.200

Abstract

Pedagogical Content Knowledge (PCK), dikenalkan pertama kali oleh Lee Shulman pada tahun 1986. PCK terdiri dari 2 bagian besar yaitu Pedagogical Knowledge (Pengetahuan Pedagogis/kompetensi pedagogis) dan Content Knowledge (Pengetahua Konten/kompetensi profesional). Penelitian sebelumnya lebih banyak mengkaji tentang pengetahuan guru saja dan masih sedikit yang mengkaitkannya dengan praktik pembelajaran guru di kelas. Oleh karena itu penelitian ini akan menganalisis PCK yang dikaitkan dengan praktik pembelajaran di kelas yang disebut dengan Pedagogical Content Practice (PCP). Secara sederhana PCP didefinisikan dengan praktik mengajar guru yang disesuaikan dengan PCK-nya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hubungan antara PCK dengan PCP guru. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Partisipan penelitian ini adalah 3 guru (dengan variasi lama mengajar yang berbeda). Hasil dari penelitian ini secara umum adalah: (1) guru pertama menunjukkan PCK dan PCP yang cukup; (2) guru kedua menunjukkan PCK dan PCP yang baik; (3) sedangkan guru ketiga juga menunjukkan PCK dan PCP yang baik.
ANALISIS KESALAHAN DALAM MENGERJAKAN SOAL MATERI LOGIKA MATEMATIKA MAHASISWA PRODI PENDIDIKAN MATEMATIKA IKIP PGRI BOJONEGORO Novianti, Dwi Erna
JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika) Vol 1, No 2 (2015)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.603 KB) | DOI: 10.29100/jp2m.v1i2.191

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan sampel sebanyak 15 dari 40 mahasiswa Tingkat IA Prodi Pendidikan Matematika. Teknik pengumpulan data yaitu observasi dan wawancara. Hasil penelitian diperoleh: (1) Jenis kesalahan yang dilakukan mahasiswa dalam menyelesaikan soal materi logika matematika beserta penyebabnya adalah kesalahan terjemahan (84%) dengan penyebab mahasiswa kekurangan waktu, kurang teliti, lupa, bingung dengan simbol matematika; kesalahan konsep (68%) dengan penyebab mahasiswa belum memahami betul konsep yang terkandung dalam materi logika matematika; dan kesalahan tanda (48%) dengan penyebab mahasiswa lupa dan tidak teliti. (2) Cara mengatasi terjadinya kesalahan mahasiswa adalah: (a) Penggunaan media pembelajaran yang tepat pada proses perkuliahan, (b) Menekankan konsep-konsep dasar yang harus dikuasai mahasiswa, (c) Ketelitian dalam mengkoreksi jawaban mahasiswa, (d) Menekankan pentingnya banyak latihan soal dan memperhatikan penggunaan simbol dengan benar, (e) Memberikan latihan soal secara berulang, dengan tipe soal yang hampir sama, (f) Mahasiswa diharapkan memahami konsep-konsep dan konsisten dalam penggunaan simbol matematika.
ANALISIS KEMAMPUAN KOGNITIF SISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA Nafi'an, Muhammad Ilman
JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika) Vol 1, No 2 (2015)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.493 KB) | DOI: 10.29100/jp2m.v1i2.196

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan kemampuan kognitif yang dimiliki siswa secara lengkap dan terstuktur dalam memecahkan masalah yang timbul dalam matematika yang menggunakan sebuah tes yang disebut tes superitem. Penggunaan tes ini sebagai pilihan alternatif untuk mempersingkat waktu guru dalam melakukan penilaian di kelas, dengan mengidentifikasi tingkatan kemampuan ranah kognitif siswa yaitu mengingat, memahami, menerapkan, menganalisis, mengevaluasi, kreasi. Digolongkan kembali level kemampuan siswa menurut 5 tingkatan penalaran taksonomi SOLO prastuktural, unistruktural, multistruktural, relasional, dan abstrak diperpanjang. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan di SMP Khadijah Surabaya. Subjek penelitian dipilih berdasarkan data nilai ulangan selama pembelajaran dikelas serta tingkat keaktifannya, maka diperoleh 1 siswa dengan rata- rata tinggi, 1 siswa rata- rata rendah.
PENGARUH PROGRAM INTERAKTIF GEOGEBRA TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI GRAFIK PERSAMAAN GARIS LURUS Farihah, Umi
JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika) Vol 1, No 2 (2015)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.637 KB) | DOI: 10.29100/jp2m.v1i2.190

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh program interaktif Geogebra terhadap motivasi dan hasil belajar siswa pada materi grafik persamaan garis lurus di kelas VIII MTsN Kampak Trenggalek. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen kuasi dengan jumlah siswa kelas eksperimen dan kontrol masing-masing 32 siswa. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan pretes, postes dan angket motivasi belajar. Analisis data yang digunakan adalah uji z. Hasil analisis data dengan uji z pada taraf kepercayaan 95% menunjukkan bahwa: (1) motivasi belajar siswa yang menggunakan program interaktif Geogebra lebih tinggi dibandingkan siswa yang tidak menggunakan Geogebra (2) hasil belajar siswa yang menggunakan program interaktif Geogebra lebih baik dibandingkan siswa yang tidak menggunakan Geogebra. Hasil analisis di atas dapat disimpulkan bahwa motivasi dan hasil belajar siswa yang menggunakan program interaktif Geogebra lebih tinggi daripada siswa yang tidak menggunakan Geogebra. Jadi Geogebra dapat digunakan sebagai alternatif media pembelajaran yang dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa.
PENERAPAN STRATEGI METAKOGNITIF PADA MATA KULIAH KAJIAN MATEMATIKA SD UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MAHASISWA PGSD Annisa, Choirul
JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika) Vol 1, No 2 (2015)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.606 KB) | DOI: 10.29100/jp2m.v1i2.197

Abstract

During the learning process of Kajian Matematika SD, there are only 10-15% of students who ask questions or give opinions. Students will express his opinion only when teacher raised questions. Writing test results also show that students are still cannĂ¢??t collecting the necessary information, give reasons and solve the problem. This indicates that the critical thinking skill of students still needs to be improved. Metacognition is awareness in using strategies in the learning process so they can actively learning, critical thinking, able to solve problems and make decisions. Metacognitive strategy that consist of planning, monitoring and evaluating can be used to develop the skill of metacognitive. This research belongs to the classroom action research. The results of this research obtained that the implementation of metacognitive strategies is able to improve students's critical thinking skills.
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI EKPERIMENTASI METODE MIND MAPPING DAN METODE MNEMONIC DITINJAU DARI TINGKAT KEMAMPUAN MEMORI SISWA Hasyim, Maylita; Sudjono, M. Joang Equator
JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika) Vol 1, No 2 (2015)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.388 KB) | DOI: 10.29100/jp2m.v1i2.189

Abstract

Dalam mendukung tercapainya tujuan pembelajaran matematika diperlukan faktor kemampuan memori yang berkenaan dengan daya ingat seseorang dan metode pembelajaran yang dapat membuat siswa menjadi aktif. Penelitian ini mengkaji perbandingan hasil belajar matematika berdasarkan metode mind mapping dan metode mnemonic ditinjau dari kemampuan memori siswa. Sampel penelitian ini sebanyak 2 kelas eksperimen dari seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 1 Besuki. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah analisis variansi dua jalan. Hasil analisis menyimpulkan: 1) Ada perbedaan hasil belajar matematika dengan meng-gunakan metode mind mapping dan metode mnemonic. Metode mind mapping mempunyai hasil belajar lebih baik daripada metode mnemonic; 2) ada perbedaan hasil belajar matematika berdasarkan tingkat kemampuan memori. Siswa yang memiliki kemampuan memori tinggi mempunyai hasil belajar yang lebih baik daripada siswa yang memiliki kemampuan memori sedang dan rendah; dan 3) ada perbedaan hasil belajar matematika antara metode mind mapping dan metode mnemonic ditinjau dari kemampuan memori.
PROFIL PENGAJUAN MASALAH MATEMATIKA SISWA SMP BERDASARKAN GAYA KOGNITIF Afifah, Dian Septi Nur
JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika) Vol 1, No 2 (2015)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.734 KB) | DOI: 10.29100/jp2m.v1i2.198

Abstract

Penelitian bertujuan mendeskripisikan profil pengajuan masalah siswa berdasarkan gaya kognitif Field Independent (FI) dan field dependent (FD ). Subjek penelitian adalah 1 siswa yang bergaya kogntif FI dan 1 siswa yang bergaya kognitif FD. Hasil analisis adalah: Profil pengajuan masalah oleh subjek FI: semua respon merupakan soal matematika yang bersumber dari informasi verbal; semua soal dapat terpecahkan, sudah ada soal dengan tingkat kesulitan tinggi, namun umumnya soal dengan tingkat kesulitan sedang; beragam; umumnya memuat data baru. Ditinjau dari segi sintaksis: kualitas soal tergolong ketegori tinggi. Ditinjau dari segi semantik: kualitas soal tergolong ketegori tinggi. Profil pengajuan masalah oleh subjek FD: ada respon yang merupakan pertanyaan non-matematika, dan respon lainnya adalah soal matematika yang bersumber dari informasi verbal; ada soal yang tidak dapat terpecahkan, sudah ada soal dengan tingkat kesulitan tinggi; kurang beragam; umumnya tidak memuat data baru. Ditinjau dari segi sintaksis: kualitas soal tergolong ketegori tinggi. Ditinjau dari segi semantik: kualitas soal tergolong kategori sedang.
MENUMBUHKAN TINDAK PIKIR KREATIF MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PACE Wardhani, Indah Setyo
JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika) Vol 1, No 2 (2015)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.061 KB) | DOI: 10.29100/jp2m.v1i2.192

Abstract

Tindak berpikir kreatif sangat diperlukan masyarakat guna pengambilan keputusan dalam menghadapi sebuah permasalahan kompleks. Matematika sebagai disiplin ilmu yang membutuhkan tindak berfikir kreatif mengambil peran penting dalam menunjang pengambilan keputusan. Berpikir kreatif nampak dalam bentuk kemampuan menemukan hubungan-hubungan yang baru serta memandang sesuatu dari sudut pandang yang berbeda dari yang biasanya. Tindak pikir kreatif dalam matematika dapat dimulai dari Sekolah. Dalam menumbuhkan tindak berfikir kreatif, siswa/mahasiswa dalam mempelajari matematika di sekolah/perguruan tinggi diharapkan tidak hanya mencontoh dan mencatat bagaimana cara menyelesaikan soal yang telah dikerjakan oleh guru/ dosen tetapi memahami bagaimana alur dari penyelesaian soal tersebut. Salah satu model pembelajaran yang dapat menumbuhkan kemampuan berpikir kreatif matematis adalah model pembelajaran PACE. PACE merupakan model pembelajaran yang berlandaskan konstruktivisme yang memiliki tahap/fase: Proyek (Project), Aktivitas (Activity), Pembelajaran kooperatif (Cooperative Learning) dan Latihan (Exercise). Model pembelajaran PACE baik untuk diterapkan dalam pembelajaran matematika, karena dapat menumbuhkan tindak berpikir kreatif matematis.
PENGARUH SIKAP BELAJAR DAN PERAN ORANG TUA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA KELAS XI IPA SMA NEGERI 1 CAMPURDARAT TULUNGAGUNG TAHUN PELAJARAN 2014/2015 Sulani, Sulani; Palupi, Richo Hasta
JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika) Vol 1, No 2 (2015)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.427 KB) | DOI: 10.29100/jp2m.v1i2.199

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sikap belajar dan peran orang tua terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas XI IPA SMAN 1 Campurdarat Tulungagung. Sikap belajar adalah kecenderungan yang ditunjukkan siswa ketika mengikuti proses pembelajaran, sedangkan peran orang tua adalah segala hal yang dilakukan orang tua sebagai bentuk tanggung jawab terhadap pendidikan anaknya. Berdasarkan uji regresi sederhana, diperoleh Fhitung untuk pengaruh X1 terhadap Y sebesar 22,344 dan pengaruh X1 terhadap Y sebesar 14,527, sedangkan nilai FTabel = 4,001. Berdasarkan uji regresi ganda, diperoleh Fhitung untuk pengaruh X1 dan X2 terhadap Y sebesar 16,5, sedangkan nilai FTabel = 3,153. Karena hasil analisis uji regresi sederhana dan ganda menunjukkan Fhitung > Ftabel, maka dapat diambil kesimpulan bahwa baik secara sederhana maupun secara bersama-sama terdapat pengaruh yang signifikan antara sikap belajar dan peran orang tua terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas XI IPA SMAN 1 Campurdarat Tulungagung tahun pelajaran 2014/2015.
PRINSIP- PRINSIP TEORI BEBAN KOGNITIF DALAM MERANCANG MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA Afidah, Vivin Nur
JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika) Vol 1, No 2 (2015)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.529 KB) | DOI: 10.29100/jp2m.v1i2.195

Abstract

Media pembelajaran merupakan salah satu komponen sistem pembelajaran. Tanpa media, proses pembelajaran sebagai proses komunikasi juga tidak akan bisa berlangsung secara optimal. Penggunaan media dalam pembelajaran dapat membantu siswa dalam memberikan pengalaman yang bermakna bagi siswa dan dapat mempermudah siswa dalam memahami sesuatu yang abstrak menjadi lebih konkrit. Media pembelajaran interaktif merupakan salah satu jenis media pembelajaran. Dalam mengembangkan media pembelajaran interaktif perlu mempertimbangkan beban kognitif siswa. Teori yang membicarakan beban kognitif adalah Cognitive Load. Berdasarkan teori beban kognitif (cognitive load theory), agar tercapai pembelajaran yang efektif, pengembangan media interaktif harus dapat mengurangi pemrosesan beban kognitif extraneous, mengatur pemrosesan beban kognitif intrinsic, dan membantu mengembangkan pemrosesan beban kognitif germane.

Page 1 of 2 | Total Record : 20