cover
Contact Name
Edy Suryawardana, SE., MM.
Contact Email
solusi@usm.ac.id
Phone
+6285101187614
Journal Mail Official
solusi@usm.ac.id
Editorial Address
Soekarno Hatta street Tlogosari Semarang Central Java
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
SOLUSI
Published by Universitas Semarang
ISSN : 27162532     EISSN : 14125331     DOI : 10.26623
SOLUSI scientific magazine is a collection of quality scientific journals from various social science disciplines including economics, accounting, management and business. Topics raised in journals are adapted to current themes that can help practitioners and academics develop their knowledge and experience. The published journals are the results of studies and deep thoughts from competent and talented writers in their fields. The peer reviews as the directors are partners who always provide instructions and direction so that the scientific magazine SOLUSI is getting better and developing.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 1 (2010)" : 10 Documents clear
PENGARUH PROCEDURAL JUSTICE DAN DISTRIBUTIVE JUSTICE TERHADAP TINGKAT ESKALASI KOMITMEN DALAM PENGANGGARAN MODAL DENGAN SELF ESTEEM SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (STUDI EKSPERIMEN) Andi lrfan
Solusi Vol 9, No 1 (2010)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v9i1.1973

Abstract

Dalam proses pengambilan keputusan, terdapat banyak pertimbangan-pertimbangan dalam penyusunan anggaran modal untuk melakukan investasi. Pengambilan keputusan yang rasional menyebutkan bahwa manajer perusahaan berusaha memaksimalkan keuntungan perusahaan. Manajer harus melakukan investasi pada proyek-proyek yang memberikan keuntungan terbesar bagi perusahaan dan secara periodik menilai kinerja ekonomis dari proyek-proyek itu. Mereka harus meneruskan proyek-proyek yang menguntungkan, dan untuk menghindari kerugian maka manajer harus menghentikan proyek-proyek yang tidak menguntungkan.
UPAYA MEMPERTAHANKAN UMKM DI TENGAH PERSAINGAN CAFTA Evi Nurhidayati; Andy Kridasusila
Solusi Vol 9, No 1 (2010)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v9i1.1983

Abstract

Dengan adanya Free Trade Area, Indonesia perlu mengidentifikasi berbagai dampak dari persaingan CAFTA terhadap perturnbuhan UMKM di Indonesia, serta apa saja upaya yang bisa dilakukan untuk dapat mempertahankan UMKM di tengah persaingan CAFTA. Metode penulisan menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan pendekatan literatur. Pengumpulan data dilakukan dengan studi literatur pada buku teks, artikel media massa, dan penjelajahan on-line. Berbagai dampak negatif dari persaingan CAFTA terhadap sektor UMKM, diantaranya terhadap sektor pertanian seperti buah-buahan, kerajinan, furniture, serta konveksi. Sedangkan dampak positif dari pelaksanaan CAFTA adalah terbukanya peluang yang lebih besar bagi sektor UMKM untuk meraih pasar ASEAN dan China. Beberapa solusi yang dapat dilakukan sebagai upaya untuk mempertahankan UMKM di tengah persaingan CAPTA adalah melalui perbaikan internal UMKM dan juga dukungan dari pemerintah dan masyarakat.Key words: UMKM, persaingan CAFTA
APLIKASI KONSEP DASAR PERMINTAAN PASAR TERHADAP PEMASARAN PRODUK (STUDI KASUS PEMASARAN PRODUK TELEVISI VCD) Edy Suryawardana
Solusi Vol 9, No 1 (2010)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v9i1.1974

Abstract

Dewasa ini kondisi perekonomian Indonesia sedang lesu. Hal ini sangat berpengaruh terhadap kegiatan perekonomian di Indonesia. Dalam bidang perekonomian kita tidak bisa lepas dari adanya permintaan konsumen. Dengan kondisi seperti saat ini daya beli / permintaan itu pun terpengaruh dan cenderung menurun. Pengaruh turunnya permintaan atau daya beli masyarakat itu sejauh besar dipengaruhi oleh pendapaten seseorang. Memang ada beberapa kalangan yang tidak terpengaruh dengan beser kecilnya pendapatan mereka terhadap cara mereka unruk memenuhi keinginan mereka.
KEBIJAKAN PERDAGANGAN INTERNASIONAL INDONESIA MENGHADAPI ACFTA Dian Prawitasari
Solusi Vol 9, No 1 (2010)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v9i1.1984

Abstract

perdagangan internasional negara semakin lama semakin diperlukan oleh semua negara. tidak ada satu negarapun yang mampu memenuhi semua kebutuhan masyarakamya secara mandiri. walaupun negara mampu lebih baik dari negara lain dalam menghasilkan beberapa barang, menurut avid Ricardo (Herny Simamora, 2007) negara bersangkutan haruslah hanya memproduksi apa yang paling baik yang dapat dihasilkannya. Disamping berkonsentrasi dalam menghasilkan produk yang makin baik, dibutuhkan oleh masyarakat global dan dapat bersaing, suatu negara juga dihadapkan pada upaya melindungi pasar di dalam negeri dari serbuan produk negara lain. Proteksi pasar dilakukan dengan harapan produk dalam negeri dapat terserap di pasar, bukannya mengkonsumsi produk negara lain. Kenyataaannya, proteksi yang dilakukan untuk menghambat masuknya produk negara lain, sulit untuk dipertahankan. 
PERBEDAAN PENGGUNAAN DISCRIMINANT FUNCTION DENGAN MULTIVARIATE ANALYSIS OF VARIANCE (MANOVA) DAN PENERAPANNYA DALAM LLMU EKONOMI Dyah Nirmala Arum Janie
Solusi Vol 9, No 1 (2010)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v9i1.1970

Abstract

Analisis fungsi diskriminan, kadang disebut juga analisis diskriminan, digunakan untuk mengklasifikasi permasalahan ke dalam nilai-nilai variabel dependen kategorikal, biasanya berbentuk dikotomi. Jika analisis fungsi diskriminan efektif untuk suatu himpunan data, tabel klasifikasi estimasi yang tepat dan tidak tepat akan menghasilkan persentasi ketepatan yang tinggi.Model diskriminan memiliki beberapa asumsi yang mendasari;1. Prediktor tidak berkorelasi signfikan satu dengan yang lainnya.2. Rata-rata dan varian untuk masing-masing prediktor yang digunakan juga tidak berkorelasi3. Korelasi antara dua prediktor konstan antar kelompok4. Nilai masing-masing prediktor memiliki distribusi normal
IDENTIFIKASI INDIKATOR PENILAIAN KINERJA KARYAWAN UNTUK MENYUSUN ANGGARAN BERBASIS KINERJA (STUDI DI UNLVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN DALAM RANGKA PERUBAHAN STATUS MENJADI BADAN LAYANAN UMUM 2010) Irianing Suparlinah; Puji Lestari
Solusi Vol 9, No 1 (2010)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v9i1.1975

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kegiatan-kegiatan yang dapat dijadikan indikator untuk penilaian kinerja, khususnya bagi karyawan administratif di lingkup Universitas jenderal Soedirman. Indikator ini sebagai dasar penyusunan anggaran berbasis kinerja dalam rangka perubahan menjadi Badan Layanan Umum 2010.Penelitian ini melibatkan responden yang terdiri dari para Ketua/Kepala Biro/Bagian/Sub Bagian di lingkup Universitas Jenderal Soedinnan. Ketua/Kepala Biro/Bagian/Sub Bagian menjadi responden penelitian karena diasumsikan memahami proses penilaian kinerja karyawan administratif, baik yang telah dilaksanakan selama ini melalui mekanisme DP3 maupun melalui indikator penilaian kinerja yang lain, Dari 79 orang populasi target, 2 orang tidak mengembalikan kuisoner, sehingga ukuran populasi terjangkau sebanyak 77 orang.
PENGARUH ROA, EPS, CURRENT RATIO, DER, DAN LNFLASI TERHADAP RETURN SAHAM (STUDI KASUS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BEI PERIODE TAHUN 2006 - 2008) Widyani Anik; Dian Indriana T L
Solusi Vol 9, No 1 (2010)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v9i1.1971

Abstract

lnformasi yang diperlukan oleh para investor di pasar modal tidak hanya informasi yang bersifat fundamental saja, tetapi juga informasi yang bersifat teknikal. lnformasi yang bersifat fundamental diperoleh dari kondisi intern perusahaan, dan informasi yang bersifat teknikal diperoleh dari luar perusahaan, seperti ekonomi, politik, financial, dan faktor lainnnya. lnformasi yang diperoleh dari kondisi intern perusahaan yang lazim digunakan adalah informasi laporan keuangan. Informasi fundamental dan teknikal tersebut dapat digunakan sebagai dasar bagi investor untuk memprediksi return, risiko atau ketidakpastian, jum!ah, waktu, dan faktor lain yang berhubungan dengsn aktivitas investasi di pasar modal. (Husnan,1998:315). Analisis teknikal adalah analisis instrument informasi yang menggunakan data-data historis perdagangan mengenai harga saham, volume dan beberapa indikator pasar yang lain untuk memprediksi pengeluaran harga saham dan menentukan rekomendasi keputusan investasi. Analisis teknikal menggunakan grafik atau gambar yang menghasilkan pola-pola tetentu dan pola-pola yang  dihasilkan kemudian dianalisis dengan memperbandingkannya dengan basil observasi yang telah dilakukan sehingga pola-pola tersebut memberikan Suatu indikasi pergerakan harga saham (Ang,1997).
ANALISIS PENGARUH DANA ALOKASI UMUM ( DAU ) DAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) TERHADAP BELANJA PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN/KOTA DI PROPINSI JAWA TENGAH Unun Dian Anggraeni; Yohanes Suhardjo
Solusi Vol 9, No 1 (2010)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v9i1.1981

Abstract

Kebijakan Pemerintah Indonesia tentang Otonomi Daerah, yang mulai dilaksanakan secara efektif tanggal 1 Januari 2000, merupakan kebijakan yang dipandang demokratis dan memenuhi aspek desentralisasi pemerintah yang sesungguhnya. Seperti dikemukakan o!eh Menteri Keuangan Budiono (dalam sidik et al, 2002:v). tujuan otonomi adalah untuk lebih meningkatkan kesejahteraan dan pelayanan kepada masyarakat, pengembangan kehidupan berdemokrasi, keadilan, pemerataan, dan pemeliharaan hubungan yang serasi antara pusat dan daerah serta antar daerah. Dalam UU No. 22/1999 dan UU No. 25/1999 yang menjadi landasan otonomi tersebut dijelaskan lebih jauh bagaimana pengaplikasian hal-hal tersebut melalui beberapa Peraturan Pemerintah (PP), yang kemudian "dipandu" dengan Kepmendagri No. 29/2002 (Abdul Halim,2004).
PENTINGNYA KELENGKAPAN PENGUNGKAPAN DALAM LAPORAN KEUANGAN Ardiani Ika S
Solusi Vol 9, No 1 (2010)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v9i1.1972

Abstract

Dalam pencapaian efisiensi dan sarana akuntanbilitas publik, pengungkapan laporan keuangan menjadi faktor yang signifikan. Hal ini disebabkan informasi yang disajikan dalam laporan keuangan akan dapat dipahami dan tidak menimbulkan salah interpretasi hanya jika laporan keuangan dilengkapi dengan pengungkapan yang memadai. Pengungkapan laporan keuangan dapat dilakukan dalam bentuk penjelasan mengenai kebijakan akuntansi yang ditempuh, kontijensi, metode persediaan, jumlah saham yang beredar dan ukuran alternatif, misalnya untuk pos-pos yang dicatat berdasarkan historical  cost (Ainun dan Fuad, 2000:70).
EFISIENSI MARKET DAN IMPLIKASINYA Dian Indriana T.L.
Solusi Vol 9, No 1 (2010)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v9i1.1982

Abstract

Teori pasar saham efisien memprediksikan bahwa harga-harga saham sebagai hasil dari interaksi ini memiliki karakteristik yang menarik. Intinya, harga-harga saham tersebut "tepat dalam mencerminkan" pengetahuan kolektif dan kemampuan pengolahan informasi para investor. Efisiensi pasar saham menimbulkan implikasi-implikasi penting bagi akuntansi keuangan, Satu implikasinya adalah efisiensi tersebut berkaitan langsung dengan konsep pemublikasian lengkap. Efisiensi berarti bahwa isi informasi dari laporan, bukan bentuk laporan, yang dinilai oleh pasar. Jadi, informasi dapat dirilis secara gampangnya lewat catatan dan laporan pelengkap seperti dalam laporan-laporan keuangan sebagaimana mestinya. Teori ini juga mempengaruhi cara akuntan dalam mempertimbangkan pelaporan tentang resiko perusahaan.

Page 1 of 1 | Total Record : 10