cover
Contact Name
Nana Suryana
Contact Email
pgmisuryalaya@gmail.com
Phone
+6285353534743
Journal Mail Official
pgmisuryalaya@gmail.com
Editorial Address
Gedung Rektorat, Kantor Fakultas Tarbiyah Lt. I Kampus IAILM Suryalaya Telepon (0265) 455808 Fax. (0265) 455809. Kec. Pagerageung Kab. Tasikmalaya – Jawa Barat – Indonesia 48158
Location
Kota tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
MADROSATUNA : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
ISSN : 26564947     EISSN : 26564793     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal MADROSATUNA adalah jurnal ilmiah yang menerbitkan artikel asli tentang pengetahuan terbaru, penelitian, atau penelitian dan pengembangan terapan lainnya di bidang pendidikan guru madrasah ibtidaiyah. Sejak 2018 jurnal ini telah diterbitkan secara teratur dua kali setahun (Juli dan Desember). Audiensi utama adalah akademisi, mahasiswa pascasarjana, praktisi, dan lainnya yang tertarik dengan Masalah Pendidikan guru Madrasah Ibtidaiyah.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 2 (2021)" : 5 Documents clear
Penggunaan Aplikasi Canva Untuk Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas VI di SDN 02 Tarantang Revina Junia Putri; Adam Mudinillah
MADROSATUNA : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : Latifah Pres

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47971/mjpgmi.v4i2.377

Abstract

Khusus di SD-SMP-SMA/SMK pembelajaran ilmu pengetahuan sosial ini adalah pelajaran yang harus ada ikut masing-masing tingkatan pendidikan. Pendidikan ilmu pengetahuan sosial adalah suatu bentuk sederhana atau olahan dari pengetahuan sosial dan humanisme, dan juga suatu bentuk tindakan dasar manusia yang di wadahi dan di sampaikan secara faktual dan psikologis atau pedagogi untuk tujuan pendidikan.Untuk pelajaran IPS ini pasti sudah banyak yang megetahuinya bahwa pelajaran ini membahas tentang materi hafalan yang mana sering kali dapat mambuat siswa merasa bosan. Maka dari itu akan lebih baik dan menarik jika untuk pembelajaran ilmu pengetahuan sosial kelas vi tema sub tema 2 pembelajaran 1 di sdn 02 tarantang menngunakan aplikasi Canva. Pada masa pendemi Covid 19 ini sangat banyak mendatangkan perubahan baru didalam kehidupan manusia pada saat ini termaksud dalam dunia pendidikan. Metode penelitian yang digunakan penelitian yang di modifikasi menjadi empat tingkat sebagai berikut kajian awalan, pengenalan entitas, pembuatan produksi, dan percobaan. Belajar dengan menggunakan yang namanya tidak tatap muka atau daring adalah suatu bentuk hal baru didalam dunia pendidikan maupun bagi mahasisswa diperguruan tinggi di Indonesia, khususnya bagi mahasiswa untuk dapat menyesuaikan dengan keperluan atau kebutuhan pengajaran di kelas seperti, membuat sebuah video presentase yang menarik. Oleh karena itu, untuk memenuhi kebutuhan tersebut pendidik bisa menggunakan aplikasi canva. Penggunaan aplikasi canva untuk pembelajaran pada ilmu pengetahuan sosial mendukung untuk meningkatkan ketertarikan siswa dalam proses belajar, salah satu aplikasi yang naik daun yaitu canva yang banyak di gunakan, aplikasi tersebut berukuran kurang lebih 24 MB dan dapat di download dengan gratis tetapi memang ada beberapa vitur di dalamnya yang tidak tersedia dengan gratis. Meskipun demikian, aplikasi tersebut tetap worth it digunakan editor media pembelajaran online.
Hubungan Efektivitas Pembelajaran Sistem Guru Keliling dengan Motivasi Belajar Siswa di Masa Pandemi Covid 19 Widiyanti Nur Hasanah; Hilman Mangkuwibawa; Sani Insan Muhamadi
MADROSATUNA : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : Latifah Pres

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47971/mjpgmi.v4i2.378

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi karena adanya perubahan sistem pembelajaran sebagai dampak dari adanya pandemi Covid 19. Pembelajaran di SD Dharma Ibu dilakukan dengan menerapkan sistem guru keliling. Sistem guru keliling ini salah satu pembelajaran luar jaringan yang dalam pelaksanaannya yang sama sekali tidak terhubung jaringan network. Dengan diterapkannya sistem guru keliling, diharapkan dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini didasari atas suatu asumsi bahwa munculnya motivasi belajar yang tinggi ditentukan oleh proses pembelajaran yang efektif. Sementara itu proses pembelajaran yang efektif bergantung dari situasi lingkungan yang kondusif serta sistem pembelajaran yang dipilih. Metode penelitian menggunakan metode korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Teknik penelitian menggunakan prohability sampling yaitu dengan memberikan peluang yang sama untuk seluruh siswa kelas IV. Data dikumpulkan menggunakan teknik angket yang sebelumnya sudah dilakukan uji validitas dan uji reliabilitasnya. Sedangkan untuk analisis data, menggunakan teknik korelasi Product-Moment yang teknik perhitungannya menggunakan program Kolmogorov-Smirnov SPSS versi 26. Hasil penelitian yang menunjukkan bahwa: 1) efektivitas pembelajaran sistem guru keliling dalam pembelajaran di masa pandemi covid 19 berada pada kategori tinggi dengan presentase 66,7% dan hasil rata-rata jawaban sebesar 66; 2) motivasi belajar siswa di kelas IV SD Dharma Ibu di masa pandemi covid 19 berada pada kategori tinggi dengan presentase 53,2% dan hasil rata-rata jawaban sebesar 78,22; 3) hubungan efektivitas pembelajaran menggunakan sistem guru keliling dengan motivasi belajar siswa di kelas IV SD Dharma Ibu memperoleh hasil 0,652 yang berada pada kategori tinggi.
Analisis Penerapan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di SDIT Luqman Al Hakim Sleman Wildan Nuril Ahmad Fauzi; Yuli Setiawati; Oyib Sulaeman
MADROSATUNA : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : Latifah Pres

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47971/mjpgmi.v4i2.379

Abstract

Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif, Teknik pengumpulan data digunakan berupa observasi dan diperkuat dengan kegiatan wawancara dan studi dokumentasi. Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di SDIT Luqman Al Hakim Sleman dilakukan terlebih dahulu dengan mensosialisasikan kepada orang tua murid dan memberikan surat persetujuan antara sekolah dan orang tua murid. SDIT Luqman Al Hakim Sleman menggunakan Hybrid Learning dalam pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas. Adapun PTMT di SDIT Luqman Al Hakim Sleman meliputi: mempersiapkan kurikulum, jam pembelajaran juga dirubah, tetap social distanding, mengatur jarak tempat duduk peserta didik minimal 1 meter, selalu memakai masker, pembelajaran ini hanya dilaksanakan di dalam ruangan saja, saat pembelajaran new normal jam istirahat pun juga ditiadakan, menyemprotkan disinfektan ke setiap penjuru ruang, dalam pembelajaran Tatap Muka Terbatas antara pendidik dengan siswa, siswa satu dengan siswa lainnya tidak boleh saling bersentuhan. Sekolah memberikan tempat untuk mencuci tangan beserta sabunnya, seluruh orang di lingkungan sekolah tanpa terkecuali harus dalam keadaan sehat, baik dari kepala sekolah, pendidik, pegawai dan siswa.
Pemanfaatan Penggunaan Lingkungan Alam Sekitar Sebagai Media Pendukung Pembelajaran IPA di MI/SD Mutiara Mutiara
MADROSATUNA : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : Latifah Pres

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47971/mjpgmi.v4i2.380

Abstract

Lingkungan alam merupakan salah satu ciri yang dikembangkan di sekolah sesuai dengan kebijakan Kementerian Pendidikan Nasional. Maka dari itu, materi dasar pembahasan kepedulian lingkungan terdapat dalaam kurikulum penedidikan, tersaji pada komponen materi pembelajaran di bidang studi IPA tiap jenjang Pendidikan. Pembelajaran pada pada kelas sering dipercaya menjadi hal yg membosankan, hal ini adalah galat satu penyebab rendahnyamotivasi & rendahnya output belajar bagi siswa. Untuk mengatasi permasalahan tersebut,peneliti memanfaatkan lingkungan alam sekitar menjadi media pendukung guna menaikkan hasil belajar siswa. Dengan harapan dari pembelajaran berbasis lingkungan dapat lebih menysukuri karunia Tuhan atas alam semesta ini, dengan cara selalu menjaga, memanfatakan, serta melestarikan untuk generasi penerus. Tujuan dari penelitian ini, yaitu untuk meningkatnya motivasi belajar siswa, siswa lebih inovatif dan kreatif, dapat mengetahui bagaimana proses pembelajaran dan hasil belajar peserta didik dalam memanfaatkan lingkungan sekitar, menjaga dan melestarikan kekayaan alam sekitar, guna untuk kehidupan yang lebih baik di masa yang akan datang. Pada Penelitian ini menggunakan metode Kajian Pustaka dengan berbagai sumber rujukan yang berfokuskan pada siswa untuk mengenal lingkungan setikar dalam pembelajaran IPA. Hasil Penelitian ini Pemanfaatan Penggunaan Lingkungan Alam Sekitar Sebagai Media Pendukung Pembelajaran IPA berperan penting dalam KBM terbukti siswa lebih memahami materi secara fakta dan hasil belajar lebih maksimal.
Teori Belajar Erickson Pada Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik Kelas III di SD Muhammadiyah 2 Manado Fitriani Fitriani; Maemonah Maemonah
MADROSATUNA : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : Latifah Pres

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47971/mjpgmi.v4i2.381

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik.Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan jenis penelitian kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara dan kuesioner, yang subjeknya berupa pendidik dan peserta didik. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan model kooperatif dalam pembelajaran mampu membuat peserta didik lebih aktif, membangkitkan kerjasama, mengemukakan pendapat dan memberi kesempatan bertanya sehingga peserta didik merasa termotivasi untuk melaksankan pembelajaran disekolah dan dibuktikan dengan hasil sebagai berikut: Aktivitas/Motivasi Siswa 64,28% dan setelah menggunakan model kooperatif menjadi 92,85%, dan Rata-rata ketuntasan belajar sebelum menggunakan model kooperatif 70,71, setelah menggunakan model kooperatif 95,71 dan ketuntasan klasikal sebelum menggunakan model kooperatif 64,28% setelah menggunakan model kooperatif mencapai 92,85% dari data tersebut menunjukan bahwa penggunaan model kooperatif mampu meningkatkan motivasi peserta didik.

Page 1 of 1 | Total Record : 5