cover
Contact Name
Christina Sudyasjayanti
Contact Email
christina.sudyasjayanti@ciputra.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
performa@ciputra.ac.id
Editorial Address
CitraLand CBD Boulevard, Made, Kec. Sambikerep, Kota SBY, Jawa Timur 60219
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Performa : Jurnal Manajemen dan Start-up Bisnis
ISSN : -     EISSN : 25274635     DOI : https://doi.org/10.37715/jp
Core Subject : Science,
Jurnal penelitian dalam kajian ilmu manajemen dan start-up business berbasis pemasaran, keuangan, sumber daya manusia, dan entrepreneurship
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 6 (2017)" : 15 Documents clear
PERENCANAAN SUKSESI PADA PERUSAHAAN KELUARGA DI UNIVERSITAS CIPUTRA SURABAYA Bobie Ronaldo Setiawan; Hendro Susanto
Jurnal Performa : Jurnal Manajemen dan Start-up Bisnis Vol. 2 No. 6 (2017)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/jp.v2i6.609

Abstract

Indonesia merupakaan salah satunegara yang memilikijumlah family business yang besardibandingkandenganperusahaan non family business. Pada faktanya ternyata proses suksesi dari generasi pertama ke generasi penerus banyak yang mengalami kegagalan sehingga peneliti ingin membahas proses suksesi yang baik agar perusahaan keluarga dapat bertahan. Penelitian ini di lakukan secara kualitatif dengan metode wawancara terarah untuk mengetahui proses suksesi yang baik, khususnya di perusahaan jasa. Informan pada penelitian ini berjumlah tiga narasumber dengan kriteria memiliki perusahaan jasa di lingkup Universitas Ciputra dan merupakan generasi pertama. Tiga narasumber yang di pilih peneliti adalah perusahaan Flaurent Salon yang ada di Yogyakarta, Bengkel Prima Jaya yang ada di Gresik dan perusahaan PT Indonesia DS Karya Indah yang ada di Sidoarjo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada empat tahapan suksesi yang baik agar perusahaan dapat bertahan. Tahapan pertama adalah memahami tujuan perusahaan, menentukan kontribusi suksesor, menetapkan kriteria suksesor dan persiapan suksesor.
IDENTIFIKASI FAKTOR – FAKTOR KEGAGALAN BISNIS PADA LE CREME Dessy Puspita Sari
Jurnal Performa : Jurnal Manajemen dan Start-up Bisnis Vol. 2 No. 6 (2017)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/jp.v2i6.610

Abstract

Penyebab – penyebab lain kegagalan bisnis beranekaragam, baik berasal dari faktor eksternal maupun dari faktor dalam bisnis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor – faktor yang menjadi penyebab kegagalan bisnis pada Le Crème. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Subyek penelitian menggunakan informan yaitu Owner Le Crème, Dosen Pembimbing/Fasilitator, dan Ahli di bidang manajemen. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi. Langkah – langkah metode analisis data dilakukan dengan Pengumpulan data, Penyajian data, dan Penarikan kesimpulan dan verifikasi kesimpulan. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa faktor yang menjadi penyebab gagalnya bisnis yang dilakukan Le Crème adalah kurangnya pengalaman bisnis yang dimiliki oleh para anggota dalam menjalankan bisnis; rendahnya kinerja anggota bisnis terlihat dari kurangnya kerjasama yang baik dalam mengelola bisnis; pengelolaan keuangan yang kurang baik oleh para anggota; ketidakmampuan anggota dalam mengatur sistem manajemen pada bisnis Le Crème kurang terstruktur dan kurang tertata dengan baik.
PENGARUH PRODUCT KNOWLEDGE DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK NGOHIONG MEREK M&B Kevin Renata Limoputro; Gamaliel Waney
Jurnal Performa : Jurnal Manajemen dan Start-up Bisnis Vol. 2 No. 6 (2017)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/jp.v2i6.611

Abstract

Latar belakang penelitian berdasarkan dari hasil survey awal mengenai pengetahuan produk konsumen terhadap produk ngohiong dan kualitas produk yang ditawarkan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh product knowledge dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian produk ngohiong merek M&B. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen ERAV dengan jumlah 68 orang. Penulis menggunakan teknik pengambilan sampling jenuh. Teknik pengambilan data menggunakan data primer berupa kuesioner dan mengunakan skala likert. Data dianalisa secara kuantitatif dan metode analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah product knowledge (X1), kualitas produk (X2) sebagai variabel independen dan keputusan pembelian (Y) sebagai variabel dependen. Hasil uji F menunjukkan bahwa product knowledge dan kualitas produk berpengaruh secara simultan terhadap keputusan pembelian. Hasil analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa variabel kualitas produk memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap keputusan pembelian. Koefisien determinasi menunjukkan nilai sebesar 0,483 atau 48,3% yang artinya bahwa variabilitas data keputusan pembelian yang dapat dijelaskan model regresi sebesar 48,3%. 51,7% variabilitas data keputusan pembelian tidak dapat dijelaskan oleh model regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan ERAV dapat lebih fokus pada kualitas produk sebagai faktor utama keputusan pembelian konsumen.
PERAN DELEGASI DALAM PROSES DELEGASI PADA FAMILY BUSINESS DI INDONESIA I Wayan Purwa Sandika; Charly Hongdiyanto; Ignatius Teodore Teddy Saputra
Jurnal Performa : Jurnal Manajemen dan Start-up Bisnis Vol. 2 No. 6 (2017)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/jp.v2i6.612

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh fenomena dimana family business untuk bertahan lintas generasi terutama pada proses suksesi kepada generasi penerus. Dalam proses suksesi terdapat faktor delegasi. Maka peneliti ingin mengetahui bagaimana peran delegasi dalam proses suksesi pada Family Business di Indonesia dengan tujuan untuk mengetahui peran delegasi dalam proses suksesi pada family business. Dengan demikian praktisi family business dapat menanggulangi masalah yang terjadi. Jenis penelitian yang digunakan merupakan penelitian kualitatif dengan objek family business dan 3 subjek penelitian yaitu generasi senior, generasi junior dan ahli. Penentuan menggunakan porposive sampling. Metode analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis selama dilapangan. Hasil dari penelitian ini menunjukan peran delegasi dalam menumbuhkan kepercayaan, transfer value dan dibutuhkannya pengetahuan sebagai landasan dalam merencanakan tahapan yang nantinya akan berdampak terhadap keberhasilan suksesi.
FAKTOR-FAKTOR PERTIMBANGAN KONSUMEN INSTITUTIONAL MARKET DALAM PEMILIHAN FASHION HERITAGE SEBAGAI VENDOR Samuel Kurniawan Prayitno
Jurnal Performa : Jurnal Manajemen dan Start-up Bisnis Vol. 2 No. 6 (2017)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/jp.v2i6.613

Abstract

Dalam memilih vendor, Konsumen Institutional Market memiliki persepsi sebagai bahan pertimbangan sebelum melakukan keputusan pembelian. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi apa saja yang menjadi pertimbangan konsumen institutional market dalam memilih vendor untuk memenuhi kebutuhan institusi/perusahaan mereka. Fashion Heritage merupakan perusahaan yang bergerak di industri garmen sebagai penyedia pembuatan baju custom-order untuk kepentingan individu/perusahaan yang membutuhkan seragam/pakaian yang di-design sendiri oleh pembelinya. Banyaknya kompetitor sejenis membuat perusahaan ingin menggali lebih dalam faktor apa saja yang menjadi pertimbangan konsumen dalam memilih vendor. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif terhadap konsumen institutional market Fashion Heritage. Pengumpulan data mengguanakan wawancara semi terstruktur dan metode member check sebagai validasi data. Hasil dari penelitian ini adalah ada dua faktor utama yang menjadi persepsi konsumen institutional market dalam memilih vendor yaitu harga dan kualitas produk. Indikator harga dibagi lagi menjadi tiga indikator yaitu, kesesuaian dengan budget, harga yang kompetitif dan harga terendah dengan kualitas terbaik. Sedangkan, untuk kualitas produk dibagi lagi ke dalam empat indikator yaitu performance, conformance, durability, dan service. Kedua indikator tersebut, digunakan oleh konsumen dalam menentukan persepsi mereka terhadap vendor sebelum melakukan keputusan pembelian.
DAMPAK PACKAGING DAN PRODUCT QUALITY TERHADAP KEPUASAN KONSUMENPADA PRODUK SAMBAL DAPOER KUNO Gissella Ezar; Cliff Kohardinata
Jurnal Performa : Jurnal Manajemen dan Start-up Bisnis Vol. 2 No. 6 (2017)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/jp.v2i6.614

Abstract

Produksi dan konsumsi cabai nasional terus mengalami peningkatan secara stabil. Hal ini kemudian menciptakan peluang usaha untuk dapat menghasilkan produk olahan dari cabai, salah satunya ialah produk sambal Dapoer Kuno. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh packaging dan product quality terhadap kepuasan pelanggan pada produk sambal Dapoer Kuno. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode pengumpulan data yang dilakukan ialah dengan menggunakan kuesioner. Populasi penelitian ini merupakan konsumen Dapoer Kuno yang melakukan pembelian produk sambal secara online. Kemudian teknik pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling, sehingga diketahui jumlah sampel penelitian ialah 58 konsumen. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini ialah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menerangkan bahwa packaging memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan produk sambal Dapoer Kuno. Begitupun juga pada product quality, yang diketahui memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan produk sambal Dapoer Kuno.
PERBANDINGAN GAYA KEPIMPINAN AGENCY DAN STEWARDSHIP THEORY PADA GENERASI X DAN GENERASI Y DALAM PERUSAHAAN KELUARGA Steven Leonard Moniaga
Jurnal Performa : Jurnal Manajemen dan Start-up Bisnis Vol. 2 No. 6 (2017)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/jp.v2i6.615

Abstract

Perusahaan keluarga adalah perusahaan yang dimiliki oleh keluarga, atau mayoritas sahamnya dimiliki keluarga, dalam perusahaan keluarga terdapat dua generasi bahkan lebih, sehingga ketika ada beberapa generasi maka akan terdapat perbedaan di tiap generasi, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan gaya kepimpinan dari generasi X dan generasi Y dari sudut pandang agencydan stewardshiptheory. Penelitian ini menggunakan narasumber yang terdiri dari 1 orang pakar akademisi dari universitas ciputra, 1 orang pakar/profesional dalam perusahaan ciputragroup, 1 orang pakar/pelaku perusahaan keluarga generasi X, 2 orang pelaku perusahaan keluarga generasi X, dan 2 orang pelaku perusahaan keluarga generasi Y. Penelitian ini menyediakan tiga indikator, indikator behaviour, indikator governance, dan indikator outcome. Penelitian ini menggunakan metode analisis triangulasi dari interview dengan para narasumber. Hasil analisis terdapat kecenderungan stewardshiptheory pada generasi X, sedangkan agencytheory pada generasi Y, namun dalam perusahaan keluarga terdapat kedua sudut pandang ini yang harus diseimbangkan dengan proses kolaborasi untuk mencapai visi perusahaan keluarga.
EVALUASI KOMUNIKASI KELOMPOK PADA ANGGOTA DAPUR PANDHAWA Kevin Kurniawan Sietohan; Liliani Liliani
Jurnal Performa : Jurnal Manajemen dan Start-up Bisnis Vol. 2 No. 6 (2017)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/jp.v2i6.616

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui evaluasi komunikasi kelompok pada anggota Dapur Pandhawa. Metode yang digunakan untuk penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Proses pengambilan data dilakukan dengan wawancara. Peneliti telah melakukan wawancara dengan 7 informan , yaitu 4 orang anggota Dapur Pandhawa, 2 orang doen fasilitator Dapur Pandhawa, dan seorang pengusaha properti yang ahli dalam ilmu komunikasi. tujuan penelitian ini juga untuk mengetahui faktor-faktor yang berperan pada komunikasi yang efektif dengan mengevaluasi komunikasi kelompok yang terjadi pada anggota Dapur pandhawa. Berdasarkan hasil wawancara telah ditemukan bahwa terdapat masalah pada komunikasi anggota kelompok Dapur Pandhawa yaitu pada komunikasi kelompok, arah komunkasi dan proses komunikasi. hasil dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kualitas komunikasi kelompok anggota Dapur Pandhawa, setiap anggota Dapur Pandhawa harus lebih terbuka satu sama lain, memberikan umpan balik terhadap anggota kelompok, serta memiliki kontribusi yang adil dalam setiap komunikasi yang terjadi antar anggota sehingga dapat membangun kepercayaan dimana anggota kelompok dapat menetapkan suatu keputusan yang didasarkan pada keputusan bersama untuk membuktikan Komunikasi kelompok yang efektif. selain itu Ada pun faktor-faktor yang berperan pada komunikasi kelompok yang efektif yaitu, informasi yang praktis, ringkas, efisien, Klarifikasikan harapan dan tanggung jawab, melakukan koordinasi tugas yang dilakukan dengan waktu yang efisien.
PENGARUH ATTITUDE TOWARD BEHAVIOR, SUBJECTIVE NORM, DAN PERCEIVED BEHAVIOR CONTROL TERHADAP ENTREPRENEURSHIP INTENTION MAHASISWA KEDOKTERAN Riau Salim; Wirawan ED Radianto
Jurnal Performa : Jurnal Manajemen dan Start-up Bisnis Vol. 2 No. 6 (2017)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/jp.v2i6.617

Abstract

Indonesia adalah negara ke-4 dengan populasi terbanyak di duniadan memiliki rasio entrepreneur 3.1%. Untuk meningkatkan jumlah entrepreneur di Indonesia dapat dilakukan dengan cara memberikan pendidikan entrepreneurship di tingkat universitas. Salah satu universitas yang memiliki karakter Entrepreneurship adalah Universitas Ciputra. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi entrepreneurship intention mahasiswa program pendidikan kedokteran Universitas Ciputra angkatan 2016 dan 2017 dengan menggunakan Theory of Planned Behavior. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan kuesioner sebagai metode pengumpulan data. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah 99 orang mahasiswa program studi kedokteran Universitas Ciputra angkatan 2016 dan 2017. Untuk metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa attitude toward behavior dan subjective norm tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap entrepreneurship intention sedangkan perceived behavior control berpengaruh signifikan terhadap entrepreneurship intention.
PERANCANGAN STRATEGI MARKETING MELALUI SOSIAL MEDIA MENGGUNAKAN METODE QSPM PADA PERUSAHAAN PRISMATIC PHOTOGRAPHY Vania Clearesta; Charly Hongdiyanto
Jurnal Performa : Jurnal Manajemen dan Start-up Bisnis Vol. 2 No. 6 (2017)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/jp.v2i6.618

Abstract

Pemasaran adalah adalah salah satu aktivitas yang penting untuk dilakukan suatu perusahaan untuk mempublikasikan perusahaan tersebut, dan memberi edukasi kepada masyarakat mengenai barang atau jasa yang ditawarkan. Berawal dari penggunaan sosial media berupa instagram untuk membantu pemasaran jasa perusahaan Prismatic Photography, tetapi media sosial tersebut tidak membuahkan hasil yang cukup signifikan dan tidak membuat peningkatan perolehan jumlah klien pada perusahaan. Media sosial dipilih sebagai sarana pemasaran perusahaan karena melihat tingginya pengguna media sosial saat ini. Penelitian ini dibuat dengan tujuan untuk merancang strategi pemasaran baru yang dapat berguna untuk perusahaan Prismatic Photography, dengan menggunakan metode QSPM. Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan analisis menggunakan matriks EFE, matriks IFE, matriks IE, matriks SWOT dan QSPM untuk menemukan alternatif strategi yang cocok untuk dilakukan perusahaan. Data dari penelitian ini didapat melalui metode wawancara, kuesioner, dan observasi. Hasil dari penelitian ini menciptakan 8 alternatif strategi pemasaran, dengan 3 prioritas strategi yang dapat dilakukan melalui sosial media, yaitu: 1) membuat paket-paket foto dengan harga miring, 2) membuat tren baru untuk fotografi tanpa patokan harga, dan 3) membuat kerja sama dengan perusahaan yang baru berdiri dengan harga khusus. Alternatif-alternatif strategi ini diharapkan dapat membantu mengembangkan perusahaan Prismatic Photography, serta membuat perusahaan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.

Page 1 of 2 | Total Record : 15