cover
Contact Name
Miftahus Surur
Contact Email
surur.miftah99@gmail.com
Phone
+6285258173692
Journal Mail Official
surur.miftah99@gmail.com
Editorial Address
JL. MADURA NO 34 MIMBAAN PANJI SITUBONDO
Location
Kab. situbondo,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Kewirausahaan
ISSN : 23020008     EISSN : 26231964     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
The Journal of Education and Entrepreneurship is a place for scientific publications that publishes research articles from a variety of research methods both quantitative, qualitative, development and mix methods related to the study of economics, entrepreneurship, and education.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 1 (2013)" : 6 Documents clear
PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF PICTURE AND PICTURE PADA MATA PELAJARAN IPS (EKONOMI) TERPADU UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII.A DI MTs. IBRAHIMY WALISONGO SITUBONDO Dassucik Dassucik
JURNAL PENDIDIKAN DAN KEWIRAUSAHAAN Vol 1 No 1 (2013)
Publisher : STKIP PGRI SITUBONDO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu faktor yang mempengaruhi model pembelajaran yang diterapkan guru untuk meningkatkan rendahnya hasil belajar siswa adalah pembelajaran cara penggunaan yang diterapkan oleh guru karena membuat siswa merasa bosan saat mengikuti kegiatan pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan pembelajaran kooperatif pembelajaran IPS Terpadu Picture and Picture materipelajaran IPS Motif dan Tindakan Prinsip Ekonomi untuk meningkatkan hasil belajar siswa di kelas VII.A MTs. Pelajaran Walisongo Ibrahimy Situbondo. Penelitian dilaksanakan sejak tanggal 01 November sampai dengan 30 November 2011 dengan objek penelitian siswa kelas 30 siswa VII.A. Desain studi Hopkins menggunakan skema dengan menggunakan empat tahapan yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Untuk memperoleh data penelitian menggunakan metode observasi, wawancara dan tes. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif.
PENGUKURAN KINERJA DOSEN MELALUI EKD (EVALUASI KINERJA DOSEN) STKIP PGRI SITUBONDO BERDASARKAN PERSEPSI MAHASISWA John Harisantoso
JURNAL PENDIDIKAN DAN KEWIRAUSAHAAN Vol 1 No 1 (2013)
Publisher : STKIP PGRI SITUBONDO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja dosen di STKIP PGRI Situbondo berdasarkan persepsi mahasiswa sebagai item pertama. Deteksi kedua kelemahan pada poin kinerja dosen STKIP PGRI Situbondo. Metode penelitian ini adalah sensus karena objek penelitiannya meliputi seluruh mahasiswa STKIP PGRI Situbondo. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yaitu instrumen kuantitatif deskriptif yang didukung oleh statistik deskriptif. Data primer dieksplorasi dengan kuesioner dan tabulasi menggunakan skala likert dari 1 untuk kinerja sangat buruk hingga skor 5 untuk kinerja terbaik. Data sekunder dikumpulkan dari literatur yang relevan dengan tujuan penelitian. Instrumen analitik meliputi frekuensi relatif, frekuensi kumulatif, mean aritmethic, dan deviasi standar. Semua instrumen didukung oleh SPSS dalam menganalisis menu Analisis Tabulasi Frekuensi dan Ringkasan Laporan pada kolom tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa kinerja dosen pada empat kompetensi yang meliputi kompetensi pedagogik, pengembangan profesional, kepribadian dan sosial secara keseluruhan dapat dikatakan baik. Kendati demikian, berdasarkan persepsi mahasiswa terhadap masalah kedisiplinan dan kepatuhan serta penguasaan media dan teknologi pembelajaran dosen juga perlu ditingkatkan terutama dalam penggunaan fasilitas yang ada.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN POE (PREDICTION, OBSERVATION, EXPLANATION) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (Studi Kasus MTS AL-FALAH BLITOK) Wiji Hartono
JURNAL PENDIDIKAN DAN KEWIRAUSAHAAN Vol 1 No 1 (2013)
Publisher : STKIP PGRI SITUBONDO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model POE merupakan salah satu model pembelajaran yang digunakan dalam kegiatan pembelajaran, membantu siswa membentuk pertama-tama pengetahuan melalui indera. Dengan melihat, mendengar, menyentuh, dan merasakan suatu masalah, yaitu dugaan melakukan (prediksi) tentang masalah Ilmu Sosial, melakukan observasi (observasi), serta membuat penjelasan materi (penjelasan). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan model pembelajaran POE (Prediksi, Observasi, Penjelasan) dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada materi mata pelajaran Ilmu Sosial Pelaku Kegiatan Masyarakat Ekonomi MTs Semester Ganjil kelas VIII. Al-Falah Blitok, Kecamatan Bungatan Tahun Pelajaran 2011/2012. Penelitian ini akan diperoleh dengan menggunakan metode wawancara atau wawancara, dokumentasi data, observasi dan tes. Hasil tes siklus menunjukkan peningkatan persentase hasil belajar IPS Siswa Kelas VII setelah pembelajaran POE. Hal ini ditunjukkan oleh siswa yang tuntas 31 siswa sedangkan siswa yang tidak tuntas sebanyak tujuh siswa dari jumlah total 39 siswa. Persentase ketuntasan gaya klasikal siswa pada Siklus I sebesar 79,49% sehingga persentase ketuntasan pada siklus klasik I tidak memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM) MTs. Al Falah keruh 85%. Hasil Ulangan Siklus II menunjukkan adanya peningkatan persentase siswa di kelas setelah pelajaran POE VII yang ditunjukkan dengan jumlah siswa yang tuntas secara individu. Sedangkan siswa yang tidak tuntas sebanyak 35 siswa secara individu. Persentase hasil belajar pada Siklus II meningkat sebesar 10,25% ini merupakan kriteria ketuntasan minimal (KKM) di MTs. Al Falah keruh sebesar 85% sedangkan hasil belajar Siklus II sebesar 89,75%. Berdasarkan hasil analisis data nilai akhir siswa kelas VIII MTs. Bungatan berlumpur Al-Falah sebagaimana disajikan pada lampiran 23 dan lampiran I untuk Siklus 24 sampai Siklus II. Pada siklus I terdapat 8 siswa yang tidak tuntas studinya, sedangkan pada siklus II terdapat 4 siswa yang tidak tuntas studinya. Persentase ketuntasan belajar siswa pada gaya klasikal yaitu 79,49% pada Siklus I dan 89,74% pada Siklus II. Dari proses belajar mengajar Siklus I Siklus II terjadi peningkatan sebesar 10,25%. Data menunjukkan bahwa penelitian telah memenuhi ketuntasan klasikal, yaitu lebih dari 85% siswa yang menyelesaikan studinya, baik pada Siklus I maupun Siklus II. Pada Siklus I persentase ketuntasannya sangat kecil, namun setelah refleksi dan pembelajaran Siklus II dilakukan untuk meningkatkan pembelajaran pada Siklus I, ketuntasan klasikalnya meningkat.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TIPE TALKING STICK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII PADA MATA PELAJARAN IPS DI MADRASAH TSANAWIYAH NURUL JADID MLANDINGAN SITUBONDO Winarto Winarto
JURNAL PENDIDIKAN DAN KEWIRAUSAHAAN Vol 1 No 1 (2013)
Publisher : STKIP PGRI SITUBONDO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan Zaman Milenium tehknoligi sangat mempengaruhi reformasi ilmu pendidikan dan pengajaran, sehingga menjadi pemikiran para ahli di bidang pendidikan dan pengajaran untuk memenuhi harapan masyarakat yang begitu maju. Berfungsinya pendidikan nasional untuk mengembangkan keterampilan dan membentuk jaman. Dan peradaban martabat bangsa dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa (UU No. 20 Tahun 2003). Tujuan peneliti adalah 1. Untuk mengetahui bagaimana implementasi model pembelajaran Kooperatif Talking Stick pada mata pelajaran IPS (Ekonomi) kelas VII tahun pelajaran 2011/2012 2. Mengetahui penyajian ketuntasan siswa MTs Nurul Jadid Mlandingan Situbondo dalam pembelajaran model kooperatif. Kelas VII Tongkat Berbicara pada mata pelajaran IPS (ekonomi) tahun 2011/2012. Responden survei siswa MTs Nurul Jadid Mlandingan Situbondo kelas VII sanpling dipilih secara purposif. Data dikumpulkan dalam bentuk Ulangan Harian I dan II serta wawancara yang dilakukan selama masa penelitian.
STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF MELALUI VIDEO CRITIC UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN AKTIVITAS BELAJAR PADA BIDANG STUDI IPS EKONOMI (STUDI KASUS PADA SMP NEGERI 1 MANGARAN) Nursalam Nursalam
JURNAL PENDIDIKAN DAN KEWIRAUSAHAAN Vol 1 No 1 (2013)
Publisher : STKIP PGRI SITUBONDO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menyadari kenyataan ini para ahli Berusaha mencari dan merumuskan strategi yang dapat merangkul semua perbedaan yang dimiliki oleh siswa peserta didik. Strategi pembelajaran adalah menawarkan strategi pembelajaran aktif (active learning strategy). Strategi pembelajaran aktif yang diharapkan (strategi pembelajaran aktif) dapat menjadi strategi untuk Mengatasi Kesulitan belajar siswa. Strategi pembelajaran aktif adalah sangat banyak contoh yang dapat diterapkan yang semuanya adalah guru disini, Card Short, The Power of Two, Video Critical, Snow Bowling dan Active Debat. Dari beberapa contoh model pembelajaran aktif Peneliti tertarik Bahwa pembelajaran aktif dengan Video kritik adalah memberikan informasi tentang materi yang ditayangkan oleh guru dan siswa melalui video Memberikan kritik terhadap video yang ditayangkan oleh guru. Harapan belajar aktif melalui pembelajaran aktif melalui model kritik video, siswa mampu mengatur kelas dan menjelaskan poin-poin penting dalam materi. Peneliti menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, sedangkan jenis penelitiannya menggunakan penelitian tindakan kelas. Penelitian dilakukan di kelas VII-B SMP Negeri 1 Mangaran. Peneliti BERTINDAK sebagai peneliti. Hasil primer berupa data hasil belajar siswa atau tes formatif. Sedangkan yang sekunder adalah observasi terhadap data dan dokumentasi yang dilaksanakan dalam proses pembelajaran. Metode pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan tes. Dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif. Penerapan strategi pembelajaran aktif melalui video kritik dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Jika sebelum penerapan strategi pembelajaran aktif melalui video kritik nilai rata-rata siswa adalah 63, maka setelah dilakukan pembelajaran diukur nilai rata-rata meningkat menjadi 83 siswa. Begitu pula ketuntasan belajar siswa juga Meningkat. Sebelum dilakukan penelitian tindakan, ketuntasan belajar siswa meningkat menjadi 85% atau sebanyak 30 siswa telah ketuntasan belajar. Fakta ini menunjukkan bahwa penerapan strategi pembelajaran aktif melalui video kritik dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Dari uraian di atas dapat disimpulkan persentase indikator siklus 1 dan siklus 2 yang memberikan kritik pada siklus 66% meningkat 88%, sedangkan pada kelompok diskusi meningkat 64% pada siklus 1 dan siklus 2 menjadi 91. %, dan menarik Kesimpulan Persentase mencapai 68% dari pad siklus 1 meningkat 15% menjadi 83% dengan kategori sangat aktif. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan strategi pembelajaran aktif melalui video kritik dapat Meningkatkan Hasil Belajar materi pelajaran tindakan, motif dan prinsip ekonomi mata pelajaran IPS Ekonomi Kelas VII-B Semester Ganjil 1 SMP Tahun Pelajaran Mangaran 2011/2012.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENGEMBANGAN KOPERASI DAMPAKNYA TERHADAP KESEJAHTERAAN ANGGOTA MELALUI KINERJA DAN PELAYANAN KOPERASI DENGAN METODE PARTIAL LEAST SQUARE (PLS) Djamaludin Djamaludin
JURNAL PENDIDIKAN DAN KEWIRAUSAHAAN Vol 1 No 1 (2013)
Publisher : STKIP PGRI SITUBONDO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam bentuk demokrasi riil adalah ekonomi koperasi. Namun, perkembangan koperasi belum signifikan dan tidak memenuhi harapan yang diinginkan. Penelifian bertujuan untuk memperoleh bukti empiris mengenai faktor-faktor tentang pengaturan dan pengembangan sistem organisasi koperasi, permodalan ekonomi, modal manusia, pendidikan dan pelatihan, kewirausahaan dan strategi kemitraan yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan anggota melalui kinerja dan pelayanan koperasi. Penrasalahan ini hendak dibahas dan dianalisis bagaimana hubungan antara faktor-fak untuk perkembangan koperasi dan apakah faktor faktar berpengaruh terhadap perkembangan koperasi dan lanerja kaperasi pelayanan serta berdampak pada kesejahteraan anggota. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kausafrtas dengan desain PeneNtian Survey Penelitian terhadap Anggota, Petugas dan Pengawas Guru KPRI Stratifite Situbondo di Jawa Timur dengan pengambilan sampel secara random sebanyak 260 responden sebagai sampel. Untuk mengetahui hubungan sebab akibat antara variabel eksogen (bebas) dan variabel endogen (terikat) dengan menggunakan analisis Partial Least Square (PLS). Dengan menggunakan Smart PLS, hasil pengujian hipotesis adalah variabel regulasi dan sistem organisasi memiliki korelasi positif yang signifikan dengan variabel pendidikan dan pelatihan, kewirausahaan dan kemitraan strategis. Variabel modal ekonomi juga memiliki korelasi positif yang signifikan dengan variabel kewirausahaan dan kemitraan strategis. Variabel pendidikan dan pelatihan mempunyai korelasi positif dengan variabel signiflkan kewirausahaan dan strategi kemitraan dan pada akhirnya terlihat bahwa variabel kewirausahaan signikan dengan variabel strategi kemitraan juga memiliki hubungan yang positif. Faktor pengembangan koperasi yaitu reguiasi dan sistem organisasi, permodalan ekonomi, kewirausahaan dan strategi kemitraan berdampak pada peningkatan kesejahteraan anggota melalui peningkatan kerjasama dan peningkatan faktor kinerja yaitu perkembangan regulasi dan sistem organisasi koperasi, kewirausahaan dan strategi kemitraan berdampak pada peningkatan lae9ejahtsraan anggota melalui peningkatan pelayanan koperasi. Berdasarkan nilai koefisien masing-masing variabel menunjukkan bahwa pelayanan koperasi mempunyai peranan yang lebih penting dari pada kinerja koperasi dalam meningkatkan kesejahteraan anggotanya. Sedangkan faktor fakbor pengembangan koperasi yang mempunyai pengaruh paling besar terhadap peningkatan kesejahteraan anggota adalah strategi kemitraan dan kewirausahaan. Selain itu, faktor pengembangan koperasi pemgkatan yang juga mempengaruhi peningkatan kesejahteraan anggotanya adalah regulasi dan sistem organisasi, permodalan ekonomi.

Page 1 of 1 | Total Record : 6