Jurnal Chart Datum
Jurnal ilmiah CHART DATUM adalah jurnal yang diasuh oleh Prodi S1 Hidrografi STTAL yang bertujuan untuk menyebarluaskan informasi dibidang hidrografi kelautan yang mengikuti perkembangan ilmu dan teknologi dibidang hidrografi. Naskah yang dimuat pada jurnal ini sebagian berasal dari hasil penelitian maupun kajian konseptual yang berkaitan dengan kelautan pada aspek hidro-oseanografi yang dilakukan oleh mahasiswa, dosen, akademisi, peneliti maupun pemerhati permasalahan kelautan. Edisi volume 01 No. 04 ini adalah terbitan ketujuh setelah terbit pertama kali tahun 2015 dengan frekuensi terbit dua kali dalam satu tahun.
Articles
12 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 6 No. 2 (2020): Jurnal Chart Datum"
:
12 Documents
clear
Identifikasi Perubahan Kontur Kedalaman Laut Diperairan Sekitar Anak Gunung Krakatau Pasca Erupsi Tahun 2018: Identification of Changes in Sea Depth Contours in the Waters Around the Anak Krakatau Volcano after the 2018 Eruption
Dedy Wirasetiyawan;
Nawanto Budi Sukoco;
Nur Riyadi;
Dikdik Satria Mulyadi
Jurnal Chart Datum Vol. 6 No. 2 (2020): Jurnal Chart Datum
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37875/chartdatum.v6i2.184
Krakatau (Rakata) adalah kepulauan vulkanik yang masih aktif yang terletak di Selat Sunda, antara Pulau Jawa dan Sumatera. Pada tahun 1927 atau kurang lebih 40 tahun setelah meletusnya Gunung Krakatau, muncul gunung api yang dikenal sebagai Anak Krakatau dari kawasan kaldera purba tersebut yang masih aktif dan tetap bertambah tingginya. Penyebab semakin tingginya gunung itu disebabkan oleh material yang keluar dari perut gunung baru itu. Pada penelitian ini dititik beratkan pada identifikasi perbandingan perubahan kontur kedalaman perairan disekitar Anak Gunung Krakatau sebelum dan pasca erupsi tahun 2018. Data penelitian ini berupa data sekunder Multibeam Echosounder (MBES) yang diperoleh dari hasil survei KRI Spica-934 di Perairan Selat Sunda atau di sekitar Anak Gunung Krakatau pasca erupsi tahun 2018 menggunakan MBES EM 2040 dan EM 302. Data yang diperoleh kemudian diolah menggunakan software Charis Hips and Sips selanjutnya dioverlay dengan Lembar Lukis Teliti (LLT) tahun 2016. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa terjadi perubahan kontur kedalaman laut di area sekitar Anak Gunung Krakatau pasca erupsi tahun 2018 yang mengakibatkan pendangkalan hampir diseluruh area Anak Gunung Krakatau, terutama di bagian selatan dan barat dimana terdapat garis pantai yang menyempit akibat longsoran, selain itu berdasar data hasil olahan terdapat pola garis kontur kedalaman laut yang mendekati garis pantai.
Perencanaan Jadwal Patroli Keamanan Laut Berdasarkan Pola Sebaran Klorofil-A dan Hasil Tangkapan Skipjack Tuna di Perairan Laut Maluku: Planning of Marine Security Patrol Schedules Based on Chlorophyll-A Distribution Patterns and Skipjack Tuna Catches in Maluku Sea Waters
Dhedy Anggriawan Maydwika;
Widodo Setyo Pranowo;
Gentio Harsono;
Nawanto Budi Sukoco;
Iska Putra
Jurnal Chart Datum Vol. 6 No. 2 (2020): Jurnal Chart Datum
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37875/chartdatum.v6i2.186
Perairan Laut Maluku memiliki hubungan kuat dengan Samudera Pasifik yang mengakibatkan maraknya kegiatan Illegal Unregulated and Unreported Fishing (IUU-Fishing). Patroli keamanan laut dalam rangka mengatasi IUU-Fishing saat ini masih mengandalkan informasi dari nelayan setempat yang diterima oleh pangkalan TNI AL terdekat, metode ini tentunya kurang efektif dan efisien. Penelitian ini menggunakan data sekunder akuisisi satelit klorofil-a level 3 dengan analisis korelasi pergeseran waktu yang digunakan untuk menentukan tingkat kesesuaian hubungan antara hasil tangkapan skipjack tuna dan konsentrasi klorofil-a, hal ini diperlukan untuk menganalisis hasil tangkapan tuna, termasuk hubungannya dengan klorofil-a secara spasial. Analisis terhadap data tersebut dapat mengidentifikasi dan menjadwalkan waktu terbaik untuk patroli keamanan laut. Hasil awal menunjukkan efektivitas operasi keamanan laut untuk simulasi selama lima tahun (Desember 2010 - November 2015). Hasil tangkapan skipjack tuna dipengaruhi oleh distribusi klorofil-a dengan koefisien korelasi sebesar (-0,31) dengan jeda waktu satu bulan.
Pembuatan dan Pengelolaan Peta Laut Indonesia Berbasiskan Sistem Datasentris Hydrographic Production Database (HPD): Creation and Management of Indonesian Marine Maps Based on the Hydrographic Production Database (HPD) Datacentric System
Hendrik Trio Mudho;
Imam Bachrodin;
Ahmad Lufti Ibrahim;
Nawanto Budi Sukoco;
Iska Putra
Jurnal Chart Datum Vol. 6 No. 2 (2020): Jurnal Chart Datum
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37875/chartdatum.v6i2.199
Pushidrosal ditetapkan sebagai Lembaga Hidrografi Nasional berdasarkan Perpres Nomor 62 Tahun 2016. Pushidrosal bertugas menyelenggarakan pembinaan hidro-oseanografi yang meliputi survei, penelitian, pemetaan laut, publikasi, penerapan lingkungan laut, dan keselamatan navigasi pelayaran baik untuk kepentingan TNI maupun untuk kepentingan umum, dan menyiapkan data dan informasi wilayah pertahanan di laut dalam rangka mendukung tugas pokok TNI Angkatan Laut. Salah satu produk Pushidrosal yang digunakan secara resmi dalam pelayaran di kawasan Perairan Indonesia adalah peta laut. Pushidrosal menggunakan tiga tool software dalam pembuatan peta laut, salah satunya yaitu Caris HPD. Perangkat lunak HPD (Hydrographic Production Database) terdiri dari Source Editor, Product Editor dan Paper Chart Editor (PCE). Pembuatan dan pengelolaan Peta Laut Kertas menggunakan Paper Chart Editor (PCE). Peta kertas yang dihasilkan berupa format vektor atau raster dari database, sehingga terjaga konsistensinya dari duplikasi data.
Purwarupa Informasi untuk Keselamatan Pelayaran Berdasarkan Karakteristik Eddy di Laut Banda : Information Prototype for Sailing Safety Based on Eddy Characteristics in the Banda Sea
Lalu Kurnia Darmawan;
Widodo Setyo Pranowo;
Gentio Harsono;
Nawanto Budi Sukoco;
Iska Putra
Jurnal Chart Datum Vol. 6 No. 2 (2020): Jurnal Chart Datum
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37875/chartdatum.v6i2.195
Laut Banda merupakan perairan yang sangat dinamis oleh arus dan gelombang serta rute padat karena termasuk jalur perdagangan internasional yang merupakan bagian dari Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI III), serta digunakan untuk berbagai kepentingan pelayaran. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi fenomena dan karakteristik Eddy yang terjadi di Laut Banda serta menyajikan informasi untuk keselamatan pelayaran berdasarkan kemunculan arus pusaran (Eddy). Pembangunan purwarupa informasi untuk keselamatan pelayaran ini menerapkan metode time series weekly analysis terhadap data komponen arus (U,V) harian level 3 periode tahun 2017 dari HYCOM Archieve. Arah arus dan jumlah kemunculan kejadian Eddy diidentifikasi dan dihitung kemunculannya per minggu. Pemetaan Eddy dilakukan guna memberikan informasi untuk keselamatan pelayaran. Hasil penelitian menunjukkan selama periode tahun 2017 arus Eddy di Perairan Laut Banda terbentuk sebanyak 85 kejadian dengan 34 kejadian Eddy tipe siklonik dan 51 kejadian Eddy antisiklonik. Titik pusat Eddy yang terjadi di Laut Banda pada kedua tipe Eddy umumnya bergerak sebanyak 0,25 – 2 derajat ke segala arah. Berdasarkan ukuran diameternya semua kejadian Eddy di Laut Banda bertipe Mesoscale Eddies dengan diameter dapat mencapai 50 – 200 kilometer. Diameter Eddy terbesar dengan ukuran 260,39 km, sedangkan diameter Eddy terkecil 74,58 km yang keduanya bertipe antisiklonik. Waktu pelayaran terbaik terhindar dari Eddy antisiklon di Laut Banda adalah pada Musim Peralihan I (Maret - Mei) dan II (September - November).
Studi Perubahan Alur Pelayaran Teluk Palu Pasca Gempa dan Tsunami Tahun 2018: Study on Changes in Shipping Paths in Palu Bay after the 2018 Earthquake and Tsunami
Marli Fredrik Lukas Watuliu;
Nawanto Budi Sukoc;
Nur Riyadi;
Dikdik Satria Mulyadi
Jurnal Chart Datum Vol. 6 No. 2 (2020): Jurnal Chart Datum
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37875/chartdatum.v6i2.196
Teluk Palu terletak di Sulawesi Tengah dan memiliki beberapa pelabuhan yang ramai disinggahi oleh kapal-kapal salah satunya Pelabuhan Pantoloan. Dengan terjadinya gempa dan tsunami tahun 2018 mengakibatkan adanya perubahan yang terjadi di alur pelayaran Pelabuhan Pantoloan yang dapat mempengaruhi keamanan dalam pelayaran. Keamanan dalam pelayaran merupakan faktor yang sangat penting untuk menunjang kelancaran transportasi laut serta mencegah terjadinya kecelakaan di laut. Perubahan bentuk dasar laut yang terjadi pasca gempa dan tsunami sangat mempengaruhi dalam perubahan yang terjadi pada Alur Pelayaran. Penelitian ini menggunakan data hasil Survei yang dilakukan oleh Pushidrosal dalam hal ini KRI Spica-934 di Teluk Palu pada tahun 2018 pasca terjadinya gempa dan tsunami. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan Multibeam Echosounder EM 302 single head. Hasil pengolahan data menggunakan Caris Hips and Sips menghasilkan data csar. Hasil data pengolahan dioverlaykan dengan data Lembar Lukis Teliti (LLT) hasil survei tahun 2012 sebelum terjadinya gempa dan tsunami tahun 2018. Setelah dilakukan overlay data hasil olahan dengan LLT tahun 2012 didapatkan bahwa tidak adanya perubahan pada Alur Pelayaran Pelabuhan Pantoloan dan tidak ditemukan adanya bahaya-bahaya navigasi yang dapat mempengaruhi keselamatan alur keluar masuk kapal di Pelabuhan Pantoloan. Yang terjadi perubahan adalah pada pergeseran beberapa kontur kedalaman setelah membandingkan data survei tahun 2018 dengan LLT tahun 2012.
Halaman Depan Vol 6 No 2
Tria Efendi
Jurnal Chart Datum Vol. 6 No. 2 (2020): Jurnal Chart Datum
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Halaman Depan Vol 7 No 2 2020
Subandriyo, joko
Jurnal Chart Datum Vol. 6 No. 2 (2020): JURNAL CHART DATUM
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Halaman Depan Vol 7 No 2 2020
Identifikasi Perubahan Kontur Kedalaman Laut Diperairan Sekitar Anak Gunung Krakatau Pasca Erupsi Tahun 2018
Wirasetiyawan, Dedy;
Budi Sukoco, Nawanto;
Riyadi, Nur;
Satria Mulyadi, Dikdik
Jurnal Chart Datum Vol. 6 No. 2 (2020): JURNAL CHART DATUM
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37875/chartdatum.v6i2.184
Krakatau (Rakata) adalah kepulauan vulkanik yang masih aktif yang terletak di Selat Sunda, antara Pulau Jawa dan Sumatera. Pada tahun 1927 atau kurang lebih 40 tahun setelah meletusnya Gunung Krakatau, muncul gunung api yang dikenal sebagai Anak Krakatau dari kawasan kaldera purba tersebut yang masih aktif dan tetap bertambah tingginya. Penyebab semakin tingginya gunung itu disebabkan oleh material yang keluar dari perut gunung baru itu. Pada penelitian ini dititik beratkan pada identifikasi perbandingan perubahan kontur kedalaman perairan disekitar Anak Gunung Krakatau sebelum dan pasca erupsi tahun 2018. Data penelitian ini berupa data sekunder Multibeam Echosounder (MBES) yang diperoleh dari hasil survei KRI Spica-934 di Perairan Selat Sunda atau di sekitar Anak Gunung Krakatau pasca erupsi tahun 2018 menggunakan MBES EM 2040 dan EM 302. Data yang diperoleh kemudian diolah menggunakan software Charis Hips and Sips selanjutnya dioverlay dengan Lembar Lukis Teliti (LLT) tahun 2016. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa terjadi perubahan kontur kedalaman laut di area sekitar Anak Gunung Krakatau pasca erupsi tahun 2018 yang mengakibatkan pendangkalan hampir diseluruh area Anak Gunung Krakatau, terutama di bagian selatan dan barat dimana terdapat garis pantai yang menyempit akibat longsoran, selain itu berdasar data hasil olahan terdapat pola garis kontur kedalaman laut yang mendekati garis pantai.
Perencanaan Jadwal Patroli Keamanan Laut Berdasarkan Pola Sebaran Klorofil-A Dan Hasil Tangkapan Skipjack Tuna Di Perairan Laut Maluku
Anggriawan Maydwika, Dhedy;
Setiyo Pranowo, Widodo;
Harsono, Gentio;
Budi Sukoco, Nawanto;
Putra, Iska
Jurnal Chart Datum Vol. 6 No. 2 (2020): JURNAL CHART DATUM
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37875/chartdatum.v6i2.186
Perairan Laut Maluku memiliki hubungan kuat dengan Samudera Pasifik yang mengakibatkan maraknya kegiatan Illegal Unregulated and Unreported Fishing (IUU-Fishing). Patroli keamanan laut dalam rangka mengatasi IUU-Fishing saat ini masih mengandalkan informasi dari nelayan setempat yang diterima oleh pangkalan TNI AL terdekat, metode ini tentunya kurang efektif dan efisien. Penelitian ini menggunakan data sekunder akuisisi satelit klorofil-a level 3 dengan analisis korelasi pergeseran waktu yang digunakan untuk menentukan tingkat kesesuaian hubungan antara hasil tangkapan skipjack tuna dan konsentrasi klorofil-a, hal ini diperlukan untuk menganalisis hasil tangkapan tuna, termasuk hubungannya dengan klorofil-a secara spasial. Analisis terhadap data tersebut dapat mengidentifikasi dan menjadwalkan waktu terbaik untuk patroli keamanan laut. Hasil awal menunjukkan efektivitas operasi keamanan laut untuk simulasi selama lima tahun (Desember 2010 - November 2015). Hasil tangkapan skipjack tuna dipengaruhi oleh distribusi klorofil-a dengan koefisien korelasi sebesar (-0,31) dengan jeda waktu satu bulan.
Purwarupa Informasi Untuk Keselamatan Pelayaran Berdasarkan Karakteristik Eddy Di Laut Banda
Kurnia Darmawan, Lalu;
Setyo Pranowo , Widodo;
Harsono, Gentio;
Budi Sukoco, Nawanto;
Putra, Iska
Jurnal Chart Datum Vol. 6 No. 2 (2020): JURNAL CHART DATUM
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37875/chartdatum.v6i2.195
Laut Banda merupakan perairan yang sangat dinamis oleh arus dan gelombang serta rute padat karena termasuk jalur perdagangan internasional yang merupakan bagian dari Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI III), serta digunakan untuk berbagai kepentingan pelayaran. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi fenomena dan karakteristik Eddy yang terjadi di Laut Banda serta menyajikan informasi untuk keselamatan pelayaran berdasarkan kemunculan arus pusaran (Eddy). Pembangunan purwarupa informasi untuk keselamatan pelayaran ini menerapkan metode time series weekly analysis terhadap data komponen arus (U,V) harian level 3 periode tahun 2017 dari HYCOM Archieve. Arah arus dan jumlah kemunculan kejadian Eddy diidentifikasi dan dihitung kemunculannya per minggu. Pemetaan Eddy dilakukan guna memberikan informasi untuk keselamatan pelayaran. Hasil penelitian menunjukkan selama periode tahun 2017 arus Eddy di Perairan Laut Banda terbentuk sebanyak 85 kejadian dengan 34 kejadian Eddy tipe siklonik dan 51 kejadian Eddy antisiklonik. Titik pusat Eddy yang terjadi di Laut Banda pada kedua tipe Eddy umumnya bergerak sebanyak 0,25 – 2 derajat ke segala arah. Berdasarkan ukuran diameternya semua kejadian Eddy di Laut Banda bertipe Mesoscale Eddies dengan diameter dapat mencapai 50 – 200 kilometer. Diameter Eddy terbesar dengan ukuran 260,39 km, sedangkan diameter Eddy terkecil 74,58 km yang keduanya bertipe antisiklonik. Waktu pelayaran terbaik terhindar dari Eddy antisiklon di Laut Banda adalah pada Musim Peralihan I (Maret - Mei) dan II (September - November).