cover
Contact Name
Akhirul Aminulloh
Contact Email
akhirul.aminulloh@unitri.ac.id
Phone
+6285233467750
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Komunikasi Nusantara
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol 8 No 1 (2026)" : 4 Documents clear
Analisis Flaming Terhadap Pendukung Prabowo-Gibran Pasca Pilpres 2024 Pada Komunitas Marah-Marah di Platform X Fahirah, Hanifah; Andreas, Rino
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 8 No 1 (2026)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v8i1.2510

Abstract

The phenomenon of flaming on social media is becoming increasingly diverse, especially in the political context, which triggers digital polarization. The Marah-Marah community on platform X serves as a space for users to vent their frustrations and express their political views openly, including against voters of 02, who are supporters of the presidential and vice-presidential candidates number 02 in the 2024 election. This research aims to examine how flaming is manifested and categorized within the Marah-Marah community. This study employs qualitative content analysis methods on posts within this community. The research findings identify four forms of flaming in the Marah-Marah community: Direct Flaming that is frontal, Indirect Flaming that is veiled, Straightforward Flames that are blunt, and Satirical Flames that utilize humor or irony. Each has a distinct communication style but is used to convey anger, disappointment, and rejection of certain political choices, indicating that flaming has evolved into a communication culture within the community, normalizing aggressive expression and reinforcing group identity and emotional solidarity in the digital public space. Abstrak Fenomena flaming di media sosial semakin beragam terutama dalam konteks politik yang memicu polarisasi digital. Komunitas Marah-Marah di platform X menjadi wadah bagi pengguna untuk meluapkan kekesalan dan mengekspresikan pandangan politik secara terbuka termasuk terhadap voters 02, yaitu pendukung pasangan presiden dan wakil presiden nomor urut 02 pada pemilu 2024. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana flaming dimanifestasikan dan dikategorikan dalam Komunitas Marah-Marah. Penelitian ini menggunakan metode analisis isi kualitatif terhadap unggahan dalam komunitas tersebut. Hasil penelitian menemukan empat bentuk flaming dalam komunitas Marah-Marah yaitu direct flaming yang bersifat frontal, indirect flaming yang terselubung, straightforward flames yang lugas dan satirical flames yang memanfaatkan humor atau ironi. Masing-masing memiliki gaya komunikasi yang berbeda namun digunakan untuk menyampaikan kemarahan dan kekecewaan serta penolakan terhadap pilihan politik tertentu, menunjukkan bahwa flaming telah berkembang menjadi budaya komunikasi di dalam komunitas, menormalkan ekspresi agresif dan memperkuat identitas serta solidaritas emosional kelompok dalam ruang publik digital.
Strategi Digital Marketing Riot Games melalui Pemanfaatan Media Sosial dalam Membangun Komunitas dan Promosi Game Noer, Mochammad Kresna; Syahri, Annisa Laila Alvi
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 8 No 1 (2026)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v8i1.2515

Abstract

The gaming industry is highly competitive and dynamic, making it crucial to understand approaches to maintaining user engagement and creating meaningful digital experiences. This study also highlights the challenges and opportunities faced in managing a global community. This study aims to analyze Riot Games' digital marketing strategy in utilizing social media as a cross-media strategy node to build a digital community and strengthen the promotion of game products. This study explores how Riot Games integrates social media in participatory marketing practices, as well as identifies the strengths and challenges in managing a global community in the gaming industry. This study uses a descriptive qualitative approach, with content analysis of Riot Games' social media content (X, Instagram, YouTube, Twitch), public documentation, and literature studies. SWOT evaluation is carried out to assess the company's internal and external factors. The results show that Riot Games is proven to implement an integrated digital marketing strategy, by customizing content according to the characteristics of the platform and prioritizing community involvement. The 7P elements, especially Promotion, People, and Process, are optimized to create consistent and immersive two-way interactions. This study shows the importance of community as the center of digital marketing strategies. Riot Games' cross-media approach can serve as a model for other companies in building user loyalty and competitive advantage in the digital economy. Abstrak Persaingan industri game sangat kompetitif dan dinamis sehingga penting untuk memahami pendekatan dalam mempertahankan keterlibatan pengguna dan menciptakan pengalaman digital yang bermakna. Kajian ini juga menyoroti tantangan dan peluang yang dihadapi dalam mengelola komunitas global. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi digital marketing Riot Games dalam memanfaatkan media sosial sebagai simpul strategi lintas-media untuk membangun komunitas digital dan memperkuat promosi produk game. Kajian ini mengeksplorasi bagaimana Riot Games mengintegrasikan media sosial dalam praktik pemasaran yang partisipatif, serta mengidentifikasi kekuatan dan tantangan dalam pengelolaan komunitas global di industri game. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan analisis isi terhadap konten media sosial Riot Games (X, Instagram, YouTube, Twitch), dokumentasi publik, dan studi literatur. Evaluasi SWOT dilakukan untuk menilai faktor internal dan eksternal perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Riot Games terbukti menerapkan strategi digital marketing yang terintegrasi, dengan menyesuaikan konten sesuai karakteristik platform dan mengedepankan keterlibatan komunitas. Elemen 7P khususnya Promotion, People, dan Process dioptimalkan untuk menciptakan interaksi dua arah yang konsisten dan imersif. Studi ini menunjukkan pentingnya komunitas sebagai pusat strategi pemasaran digital. Pendekatan lintas-media yang dilakukan Riot Games dapat menjadi model untuk perusahaan lain dalam membangun loyalitas pengguna dan keunggulan kompetitif di era ekonomi digital. Abstrak Persaingan industri game sangat kompetitif dan dinamis sehingga penting untuk memahami pendekatan dalam mempertahankan keterlibatan pengguna dan menciptakan pengalaman digital yang bermakna. Kajian ini juga menyoroti tantangan dan peluang yang dihadapi dalam mengelola komunitas global. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi digital marketing Riot Games dalam memanfaatkan media sosial sebagai simpul strategi lintas-media untuk membangun komunitas digital dan memperkuat promosi produk game. Kajian ini mengeksplorasi bagaimana Riot Games mengintegrasikan media sosial dalam praktik pemasaran yang partisipatif, serta mengidentifikasi kekuatan dan tantangan dalam pengelolaan komunitas global di industri game. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan analisis isi terhadap konten media sosial Riot Games (X, Instagram, YouTube, Twitch), dokumentasi publik, dan studi literatur. Evaluasi SWOT dilakukan untuk menilai faktor internal dan eksternal perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Riot Games terbukti menerapkan strategi digital marketing yang terintegrasi, dengan menyesuaikan konten sesuai karakteristik platform dan mengedepankan keterlibatan komunitas. Elemen 7P khususnya Promotion, People, dan Process dioptimalkan untuk menciptakan interaksi dua arah yang konsisten dan imersif. Studi ini menunjukkan pentingnya komunitas sebagai pusat strategi pemasaran digital. Pendekatan lintas-media yang dilakukan Riot Games dapat menjadi model untuk perusahaan lain dalam membangun loyalitas pengguna dan keunggulan kompetitif di era ekonomi digital.
Strategi Komunikasi Lingkungan PT Pertamina Hulu Rokan dalam Implementasi TJSL Taman Kehati dan Ekoriparian Pertiwi, Fadhila Sri; Firdaus, Muhammad; Wirman, Welly
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 8 No 1 (2026)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v8i1.2525

Abstract

Environmental conservation issues have become a global challenge that demands cross-sector collaboration and active community involvement. Effective environmental communication plays a crucial role in raising awareness, changing behavior, and encouraging public participation in various sustainability initiatives. This study analyzes the environmental communication strategies implemented by PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) in its Corporate Social and Environmental Responsibility (TJSL) program, specifically the Biodiversity Park (Taman Kehati) and Ecoriparian initiatives at Lancang Kuning University (Unilak), Riau. A descriptive qualitative method was employed, with data collected through interviews, observations, and documentation, and analyzed using the interactive model of Miles and Huberman. The findings reveal that PHR applies adaptive, participatory, and multi-stakeholder communication strategies, utilizing social media, interpersonal communication, and visual channels to deliver educational and persuasive messages. The evaluation indicates that the program has successfully increased environmental awareness, fostered community participation, and enhanced the educational and recreational functions of the conservation area. However, challenges remain in instilling disciplined waste disposal behavior and expanding public understanding of the area’s long-term goals. Therefore, it is recommended to strengthen digital content, engage local communities as agents of change, and broaden media collaborations. This study contributes to the development of an environmental communication model based on conservation and community empowerment in Indonesia. Abstrak Isu pelestarian lingkungan menjadi tantangan global yang menuntut kolaborasi lintas sektor dan peran aktif masyarakat. Komunikasi lingkungan yang efektif berperan penting dalam membangun kesadaran, mengubah perilaku, dan mendorong partisipasi publik dalam berbagai inisiatif keberlanjutan. Penelitian ini menganalisis strategi komunikasi lingkungan yang diterapkan oleh PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) dalam program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Taman Keanekaragaman Hayati (Kehati) dan Ekoriparian di Universitas Lancang Kuning (Unilak), Riau. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta analisis data model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PHR menerapkan strategi komunikasi yang adaptif, partisipatif, dan multi-pihak, dengan media sosial, interpersonal, dan visual sebagai saluran utama penyampaian pesan edukatif dan persuasif. Evaluasi menunjukkan keberhasilan program dalam meningkatkan kesadaran lingkungan, membangun partisipasi komunitas, dan memperkuat fungsi edukatif serta rekreatif kawasan konservasi. Namun, masih terdapat tantangan dalam membentuk budaya membuang sampah yang tertib dan memperluas pemahaman publik mengenai tujuan jangka panjang kawasan. Oleh karena itu, direkomendasikan penguatan konten digital, pelibatan komunitas lokal sebagai agen perubahan, dan perluasan kolaborasi media. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan model komunikasi lingkungan berbasis konservasi dan pemberdayaan masyarakat di Indonesia.
Strategi Komunikasi Promosi Kupon pada Struk Pembelian dan Dampaknya Pada Niat Pembelian Ulang Konsumen KFC Putra, Aditya Eka; Mansur, Suraya; Fianto, Latif
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 8 No 1 (2026)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v8i1.2791

Abstract

This study examines the use of purchase-receipt coupons as a promotional communication strategy in fast-food restaurants, focusing on KFC outlets in Central Jakarta. It analyses how receipt-based coupon messages are constructed, how consumers interpret them, and how these coupons contribute to repurchase intention. A qualitative descriptive case study design was employed. Data were collected through in-depth interviews with 14 consumers and two store managers, non-participant observation in cashier and dining areas, and document analysis of coupon-bearing receipts. The data were analysed thematically with the support of Dedoose software. The findings show that coupon messages consistently emphasise “savings” through discount magnitude and a 14-day redemption period, creating a sense of urgency. Consumer responses cluster into active, opportunistic, and passive users. Overall, receipt coupons mainly act as reinforcers and accelerators of repurchase intention, while taste, location, and service experience remain the primary drivers of repeat patronage. Abstrak Penelitian ini mengkaji penggunaan kupon yang tercetak pada struk pembelian sebagai strategi komunikasi promosi di restoran cepat saji, dengan fokus pada KFC di Jakarta Pusat. Tujuannya menganalisis bagaimana pesan pada kupon dikonstruksikan, termasuk bagaimana konsumen menafsirkannya, serta peran kupon terhadap niat pembelian ulang oleh konsumen. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan 14 konsumen dan dua store manager, observasi non-partisipan, serta analisis dokumen struk berkupon, lalu dianalisis secara tematik menggunakan Dedoose. Hasil menunjukkan bahwa pesan kupon menonjolkan tema “hemat” melalui besaran diskon dan batas waktu penukaran sekitar 14 hari yang menumbuhkan rasa urgensi. Respons konsumen terbagi menjadi pengguna aktif, oportunistik, dan pasif. Secara umum, kupon berfungsi sebagai penguat dan mempercepat niat pembelian ulang, sementara rasa, lokasi, dan pengalaman layanan tetap menjadi penentu utama kunjungan.

Page 1 of 1 | Total Record : 4