cover
Contact Name
Riong Seulina Panjaitan
Contact Email
editorbahanalam@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
editorbahanalam@gmail.com
Editorial Address
Jln Sunter Permai Raya, Jakarta Utara
Location
Kota adm. jakarta utara,
Dki jakarta
INDONESIA
Indonesia Natural Research Pharmaceutical Journal (INRPJ)
ISSN : -     EISSN : 25028421     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Indonesia Natural Research Pharmaceutical Journal (INRPJ) merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Farmasi, Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta yang terbit dua kali dalam setahun.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2017)" : 12 Documents clear
FORMULASI DAN UJI STABILITAS FISIK SEDIAAN SHAMPO DARI EKSTRAK ETANOL DAUN PARE (Momordica charantia Linn.) Jusnita, Nina
INDONESIA NATURAL RESEARCH PHARMACEUTICAL JOURNAL Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (976.728 KB) | DOI: 10.52447/inspj.v2i1.821

Abstract

Shampo merupakan sediaan kosmetik yang fungsi utamanya untuk membersihkan rambut dan kulit kepala. Secara empiris daun pare dahulu digunakan masyarakat untuk mengatasi masalah rambut. Sediaan shampo diformulasikan dengan menambahkan ekstrak etanol daun pare dengan variasi konsentrasi sebesar 1%, 2%, 3%, dan 4%. Selanjutnya dilakukan pengujian cycling test dan uji stabilitas fisik dengan cara sediaan shampo disimpan pada suhu rendah, suhu ruang, dan suhu tinggi selama 8 minggu, dimana setiap dua minggu dilakukan evaluasi berupa organoleptis, homogenitas, pemeriksaan pH, bobot jenis, viskositas dan sifat alir, tegangan permukaan, serta stabilitas busa.Data yang didapatkan berupa data kualitatif dan data kuantitatif, dimana data kuantitatif kemudian diuji statistik dengan metode ANOVA tipe two way menggunakan software SPSS versi 15.0.Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak ditemukan adanya pemisahan fase dan keempat formulasi sediaan shampo stabil pada penyimpanan suhu rendah, suhu ruang, serta suhu tinggi selama 8 minggu. Formula yang menunjukan stabilitas fisik optimum yaitu sediaan shampo dengan konsentrasi ekstrak etanol daun pare sebesar 1%. Kata kunci : rambut, shampo, ekstrak etanol, daun pare, stabilitas fisik. ABSTRACT Shampoo is a cosmetic preparation which is made to clean hair and scalp. Empirically pare leaves have been used to resolve hair problem. The shampoo has been formulated by adding etanol extract which varied from 1%, 2%, 3%, and 4%. Then cycling test and physical stability test by shampoo which stored in low temperature, room temperature, and high temperature for eight weeks, where every two week in the evaluation of organoleptic, homogenity, pH examination, specific gravity, viscosity & rheology, surface tension, and foam stability. The acquired data are qualitative and quantitative, which is quantitative data are acquired the tested statistics by two way type ANOVA method with SPSS software ver. 15.0. The result was not found phase separation and all four formulations is stable at low temperature, room temperature, and high temperature for eight weeks. Formula showed optimum physical stability is the shampoo which contans 1% of etanol extract  of pareleaves. Keywords : hair, shampoo, etanol extract, pare leaves, physical stability.
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL 96% DAUN RAMBAI (Sonneratia caseolaris, (L.) Engl) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Escherichia coli Sogandi, Sogandi
INDONESIA NATURAL RESEARCH PHARMACEUTICAL JOURNAL Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.735 KB) | DOI: 10.52447/inspj.v2i1.827

Abstract

ABSTRAK Kebanyakan masyarakat Indonesia telah mengenal obat-obatan tradisional dan lebih suka menggunakan obat-obatan tradisional untuk mengobati berbagai penyakit. Di Kalimantan Tengah buah rambai dapat dimakan demikian pula daunnya digunakan untuk mengobati penyakit cacar, obat diare dan mengobati luka memar dikulit, daun rambai mengandung tanin, flavonoid dan saponin. Tujuan penelitin ini untuk mengetahui efektivitas ekstrak daun rambai (Sonneratia caseolaris (L.) Engl) dalam menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli (ATCC 25922). Metode yang digunakan adalah metode difusi cakram tujuannya untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol 96% daun rambai  (Sonneratia caseolaris (L.) Engl). Kotrimoxazol 25μg digunakan sebagai pembanding aktivitas antibakteri. Ekstrak etanol 96% daun rambai (Sonneratia caseolaris (L.) Engl) menunjukkan adanya aktivitas antibakteri terhadap bakteri Escherichia coli. Aktivitas antibakeri yang paling tinggi adalah pada konsentrasi 100% dengan rerata diameter adalah 22,48 mm. Kata Kunci: Sonneratia caseolaris L. Engl, antibakteri, difusi cakram ABSTRACT Most Indonesian people have known traditional medicine and prefer to use traditional medicine to treat various diseases. In Central Kalimantan,rambai fruit is edibleas well as its leaves are used to treat smallpox, diarrhea and skin bruises. Rambai leaves contain tannins, flavonoids and saponins. The purpose of this study is to determine the effectiveness of the extract of Rambai leaf (Sonneratia caseolaris (L.) Engl) in inhibiting the growth of Escherichia coli bacterium (ATCC 25922). The method used is disc diffusion method to determine the antibacterial activity of 96% ethanol extract of the Rambai leaf (Sonneratia caseolaris (L.) Engl). Cotrimoxazole 25μg is used as a comparison of antibacterial activity. 96% ethanol extract of Rambai leaf (Sonneratia caseolaris (L.) Engl) shows antibacterial activity against Escherichia coli. The highestantibacterial activity is at a concentration of 100% with a mean diameter of 22.48 mm. Keywords: Sonneratia caseolaris, L. Engl, antibacterial, disc difussion

Page 2 of 2 | Total Record : 12